cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
hendri@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
japm@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
ISSN : 3030864X     EISSN : 30308631     DOI : https://doi.org/10.61722/japm.v1i2.534
Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2025): September" : 51 Documents clear
DANGE STATUS BUDAYA SULAWESI TENGAH: PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PELESTARIAN KULINER TRADISIONAL DI ERA GLOBALISASI Denis Tirtana; Moh.Sukri; Haikal Putr Fachrezy; Suasa Suasa; Mashuri H Tahili; Rahmawati Halim
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 5 (2025): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i5.7521

Abstract

Penelitian ini membahas kedudukan Dange sebagai salah satu kuliner tradisional khas Sulawesi Tengah dalam konteks peluang dan tantangan pelestariannya di era globalisasi. Dange tidak hanya berfungsi sebagai makanan, tetapi juga sebagai identitas budaya masyarakat lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap pelaku usaha dan konsumen, serta pengembangan analisis SWOT untuk melihat faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi eksistensi Dange. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dange memiliki cita rasa yang unik, bahan baku yang mudah diperoleh, dan nilai historis yang tinggi sehingga berpotensi menjadi daya tarik wisata kuliner unggulan daerah. Namun, tantangan muncul dari minimnya promosi, proses pengolahan yang masih tradisional, serta perubahan pola konsumsi generasi muda yang lebih tertarik pada makanan modern. Melalui inovasi produk, pengemasan yang lebih praktis, serta optimalisasi pemasaran digital, Dange berpeluang untuk berkembang dan dikenal lebih luas. Dengan demikian, diperlukan upaya kolaboratif antar masyarakat, pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan generasi muda agar Dange tetap lestari sebagai warisan budaya kuliner Sulawesi Tengah di tengah arus modernisasi global.