cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
cendekiawanmuda@gmail.com
Phone
+6282341891541
Journal Mail Official
jippcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP)
ISSN : 2987579X     EISSN : 29875137     DOI : https://doi.org/10.61116/jipp.v1i4.245
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Pendidikan dan psikologi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2025): Juli" : 5 Documents clear
Efektivitas Terapi Menulis Emosional dalam Mereduksi Stres Adaptasi pada Mahasiswa Tahun Pertama Nabil Muzakki Septiano; Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i3.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi menulis emosional dalam mereduksi stres adaptasi pada mahasiswa tahun pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah mahasiswa tahun pertama yang diseleksi melalui kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ), kemudian dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti empat sesi terapi menulis emosional selama dua minggu, sementara kelompok kontrol tidak menerima perlakuan apapun. Hasil simulasi menunjukkan adanya penurunan skor stres adaptasi secara signifikan pada kelompok eksperimen setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi menulis emosional dapat menjadi salah satu strategi intervensi psikologis yang efektif untuk membantu mahasiswa baru dalam proses adaptasi akademik dan sosial.
Upaya Membangun Kesehatan Mental Siswa Sekolah Dasar melalui Nilai Islam dalam Pembelajaran Dina Risma Faoziah; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i3.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan dalam pembelajaran untuk membangun kesehatan mental siswa Sekolah Dasar (SD). Latar belakang penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa kesehatan mental siswa sering kali kurang mendapat perhatian dalam pendidikan dasar, padahal kondisi psikologis yang sehat sangat penting untuk mendukung keberhasilan belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam seperti sabar, syukur, tawakal, ikhlas, dan husnuzan dalam kegiatan pembelajaran secara konsisten mampu membantu siswa mengelola emosi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun ketahanan terhadap tekanan akademik dan sosial. Guru berperan penting sebagai fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui keteladanan dan pendekatan kontekstual. Temuan ini memperkuat teori perkembangan psikososial Erikson dan konsep jiwa tenang (nafs muthmainnah) dalam psikologi Islam, yang menekankan pentingnya dukungan spiritual dalam pembentukan kesehatan mental anak. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai Islam diintegrasikan secara menyeluruh dalam semua mata pelajaran untuk membentuk lingkungan belajar yang mendukung kesehatan mental siswa secara holistik.
Implementasi Konseling Islam dalam Mengatasi Masalah Psikologis Siswa Madrasah Ibtidaiyah Amel Aulia; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i3.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi konseling Islam dalam mengatasi  permasalahan psikologis siswa di MI Nurussibyan Randugarut Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya jumlah siswa yang mengalami gangguan psikologis, seperti kecemasan belajar, kurangnya rasa percaya diri, hingga kesulitan dalam bersosialisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Psikologi Pendidikan Islam. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Islam di MI Nurussibyan dilakukan secara informal oleh guru agama dan wali kelas melalui pendekatan spiritual, seperti dialog keagamaan, pembacaan ayat Al-Qur’an, doa, serta metode kisah Islami. Konseling ini efektif dalam meningkatkan  ketenangan jiwa dan motivasi belajar siswa. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru dalam konseling, dan belum adanya ruang khusus konseling.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun bersifat sederhana, implementasi konseling Islam dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental siswa.
Analisis Pola Asuh Orang Tua dan Perkembangan Moral Siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhamad Ilham Mabruri; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i3.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral anak di MI NU 68 Leban Boja Kendal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas atas, orang tua, dan guru kelas yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola asuh yang dominan diterapkan oleh orang tua, yaitu pola asuh otoriter, permisif, dan demokratis. Pola asuh otoriter cenderung menghasilkan anak yang patuh namun kurang percaya diri dan takut berinisiatif. Pola asuh permisif menyebabkan anak lebih bebas namun kurang disiplin dan tanggung jawab. Sementara itu, pola asuh demokratis terbukti memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan moral anak, seperti sikap jujur, tanggung jawab, sopan santun, dan empati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh orang tua memainkan peran penting dalam membentuk karakter moral anak sejak usia dini, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi orang tua dan pendidik dalam menerapkan pola asuh yang tepat guna mendukung perkembangan moral anak secara optimal.
Dampak Broken Home terhadap Fokus Belajar Siswa Musta’in Yahya; Martha Chintya Garlis; Zulfa Oktafiana
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i3.559

Abstract

Keluarga broken home sering menjadi faktor penyebab menurunnya motivasi dan prestasi belajar siswa karena lemahnya dukungan emosional dan tidak berfungsinya peran keluarga sebagai tempat pendidikan dan perlindungan. Siswa dalam situasi ini cenderung mengalami gangguan emosi, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga acuh terhadap pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi broken home terhadap semangat belajar siswa serta merumuskan strategi yang dapat digunakan guru dan sekolah dalam memberikan dukungan yang tepat. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap berbagai sumber akademik relevan. Hasil menunjukkan bahwa siswa broken home memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan konseling, komunikasi terbuka, dan penciptaan lingkungan belajar yang menyenangkan. Peran guru sebagai figur pendamping sangat penting dalam membangun kembali kepercayaan diri dan fokus belajar siswa. Kajian juga menunjukkan bahwa meskipun banyak tantangan, beberapa siswa mampu menunjukkan ketahanan diri dan prestasi tinggi berkat lingkungan pendukung. Kesimpulannya, dengan kolaborasi antara sekolah, guru, dan keluarga, siswa dari keluarga broken home tetap memiliki peluang yang sama untuk berkembang secara akademik maupun emosional.

Page 1 of 1 | Total Record : 5