cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6282341891541
Journal Mail Official
jhppcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Simpang Empat Bypass BIL Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP)
ISSN : 29875196     EISSN : 29875773     DOI : https://doi.org/10.61116/jhpp.v1i4.189
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): Januari" : 5 Documents clear
Integrasi Nilai Kewirausahaan melalui Pembelajaran PJOK untuk Pendidikan Karakter Siswa SMK yang Kompetitif Hari Juwono
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v3i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi nilai-nilai kewirausahaan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam membentuk karakter siswa yang kompetitif di SMK Negeri 1 Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kesiapan mental dan karakter wirausaha siswa SMK yang sering kali hanya berfokus pada keterampilan teknis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru PJOK, siswa, dan kepala sekolah sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kewirausahaan seperti kemandirian, kreativitas, kerja keras, dan pengambilan risiko dapat dilakukan melalui modifikasi metode pembelajaran PJOK, seperti permainan tim yang menuntut strategi, simulasi wirausaha berbasis kegiatan olahraga, dan penugasan pengelolaan event olahraga sederhana. Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal inisiatif, kemampuan memecahkan masalah, dan kolaborasi. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan fasilitas dan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru. Disimpulkan bahwa pembelajaran PJOK memiliki potensi besar sebagai medium efektif untuk menumbuhkan karakter wirausaha yang kompetitif di lingkungan SMK.
Analisis Kesiapan dan Hambatan Implementasi Sistem Cold Chain pada Distribusi Ikan Tangkap Ayu Putri Madu Ratna; Maqsfiranda Erza
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v3i1.590

Abstract

Ikan tangkap adalah komoditas yang sangat rentan mengalami penurunan mutu. Implementasi Sistem Rantai Dingin (Cold Chain) yang efektif sangat krusial untuk menjaga kualitas, daya saing pasar, dan keamanan pangan hasil perikanan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi secara kualitatif tingkat kesiapan dan mengidentifikasi hambatan utama dalam implementasi cold chain pada seluruh mata rantai distribusi ikan tangkap di Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi dipilih karena potensi perikanan lautnya yang besar dan peran strategisnya di Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui in-depth interview kepada para pemangku kepentingan utama: nelayan, pengumpul, pedagang besar, pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan perwakilan dinas terkait. Hasil penelitian menunjukkan kesiapan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) masih rendah, terutama di tingkat nelayan kecil. Hambatan utama meliputi keterbatasan modal untuk investasi alat pendingin, ketidakstabilan pasokan es, kurangnya kesadaran dan pelatihan tentang penanganan ikan yang baik, serta integrasi sistem yang belum optimal antar pelaku rantai distribusi. Studi ini merekomendasikan intervensi kebijakan yang berfokus pada kemudahan akses permodalan dan program pelatihan terstruktur.
Telaah Aspek Psikologis dan Sosial Petani dalam Mengadopsi Smart Farming untuk Peningkatan Mutu Hasil Pertanian Marini, Marini; Cindy Deviani
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v3i1.591

Abstract

Adopsi Teknologi Digital Pertanian (Smart Farming), seperti sensor, aplikasi mobile, dan IoT, memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan mutu hasil pertanian. Meskipun demikian, tingkat adopsi di kalangan petani kecil Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyuwangi, masih rendah. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis hambatan psikologis dan sosial yang mendasari resistensi petani di Banyuwangi dalam mengadopsi teknologi digital. Metode penelitian melibatkan in-depth interview dengan 25 petani subak, penyuluh, dan perwakilan dinas pertanian, dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga hambatan psikologis utama: (1) Technophobia (ketakutan terhadap kegagalan teknis), (2) Risk Aversion (keengganan mengambil risiko kerugian modal), dan (3) Self-Efficacy Rendah (kurangnya keyakinan diri dalam mengoperasikan alat). Sementara itu, hambatan sosial meliputi (1) Tekanan Kelompok Tani, (2) Trust Deficit terhadap penyedia teknologi, dan (3) Digital Divide struktural. Studi ini menyimpulkan bahwa intervensi kebijakan harus bergeser dari fokus teknis ke pembangunan literasi digital dan kapasitas psikososial petani, serta menciptakan ekosistem kepercayaan antar-pemangku kepentingan.
Upaya Pekerja dalam Mengelola Risiko Kerja terkait Penggunaan Mesin Berat pada Sektor Manufaktur Indra Sukma Pradana; Galih Dwi Wahyudi
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v3i1.592

Abstract

Penggunaan mesin berat merupakan sumber risiko keselamatan kerja utama di sektor manufaktur. Meskipun prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) formal telah ditetapkan, kecelakaan kerja masih kerap terjadi, menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis persepsi risiko dan upaya pengelolaan risiko dari sudut pandang pekerja yang mengoperasikan mesin berat di sektor manufaktur (khususnya pabrik pengolahan hasil bumi) di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan pendekatan fenomenologis dengan in-depth interview kepada 20 operator mesin, supervisor, dan Petugas K3. Hasil temuan mengidentifikasi adanya diskrepansi persepsi antara pekerja senior (menganggap risiko sebagai rutinitas) dan pekerja junior (lebih patuh prosedur). Hambatan utama pengelolaan risiko terletak pada tekanan target produksi, kurangnya pelatihan praktis berbasis simulasi, dan pengaruh budaya kerja yang mengedepankan kecepatan di atas keselamatan. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas K3 sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial pekerja, yang menuntut perubahan strategi K3 dari pendekatan compliance-based menjadi budaya K3 yang partisipatif dan berorientasi pada manusia.
Penerimaan dan Kepercayaan Konsumen terhadap Teknologi Keamanan Elektronik pada Rumah Tinggal Fajar Alam; Bagus Pramono
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v3i1.593

Abstract

Peningkatan angka kriminalitas di perkotaan dan tingginya kebutuhan akan rasa aman telah mendorong adopsi teknologi keamanan elektronik, seperti CCTV dan sistem alarm, di lingkungan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kualitatif penerimaan dan tingkat kepercayaan konsumen rumah tangga di Kabupaten Banyuwangi terhadap teknologi keamanan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis, data dikumpulkan melalui in-depth interview dengan 30 partisipan (pengguna aktif, pengguna pasif, dan calon pengguna) di tiga kluster pemukiman berbeda. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa penerimaan didorong oleh faktor perceived ease of use (kemudahan penggunaan) dan social influence (pengaruh sosial), sementara hambatan utamanya adalah cost perception (persepsi biaya tinggi) dan privacy anxiety (kecemasan privasi). Temuan kunci menunjukkan adanya defisit kepercayaan terhadap keandalan teknis (seringnya false alarm dan kualitas rekaman) serta keterbatasan dukungan teknis pascapenjualan. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan pasar teknologi keamanan di Banyuwangi memerlukan intervensi yang fokus pada peningkatan literasi digital keamanan, transparansi data, dan skema layanan purnajual yang responsif dan terpercaya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5