cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari" : 28 Documents clear
Cover Kiwari Vol 3 No 2 Irena, Lydia
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30041

Abstract

Cover Kiwari Vol 3 No 2
Back Matters Kiwari Vol 3 No 2 Irena, Lydia
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30042

Abstract

Back Matters Vol 3 No 2
Front Matters Kiwari Vol 3 No 2 Irena, Lydia
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30110

Abstract

Front Matters Kiwari Vol 3 No 2
Strategi Penggunaan WhatsApp sebagai Customer Relations pada Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Tarumanagara Caesar Oei Winka, Wynne; Junaidi, Ahmad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30143

Abstract

Communication is the main aspect of social life so that this activity is not just exchanging messages but to achieve common meaning. As we know, communication activities are currently influenced by various factors, namely the development of technology and human resources. The use of technology is also carried out by Tarumanagara University to disseminate information and handle complaints related to the admission process for new students through WhatsApp social media. In this study, the author realized that in implementing communication strategies, persuasion skills are needed to convey stimulus (messages) so that they can achieve the desired response. The theories used in this study are interpersonal communication theory, communication strategies and persuasion influenced by new media. The research uses a descriptive qualitative approach with a case study research method, research data obtained from the results of in-depth interviews, participatory observations, documentation, and literature studies of four speakers. The results showed that the use of WhatsApp media as a strategy in reaching prospective students was quite good. This study also included evidence of support in the form of survey results conducted every month specifically for admission services via WhatsApp with an average result in 2022 obtaining a value of 3.8-4.0 for WhatsApp services at Tarumanagara University Admissions. Komunikasi menjadi aspek utama dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kegiatan ini bukanlah sekadar bertukar pesan saja melainkan untuk mencapai kesamaan makna. Seperti yang kita ketahui kegiatan komunikasi saat ini dipengaruhi dengan berbagai faktor yakni perkembangan teknologi dan sumber daya manusia. Pemanfaatan teknologi juga dilakukan oleh Universitas Tarumanagara untuk menyebarkan informasi serta menangani keluhan terkait proses penerimaan Mahasiswa baru melalui media sosial WhatsApp. Pada penelitian ini penulis menyadari bahwa dalam menerapkan strategi komunikasi diperlukan kemampuan persuasi untuk menyampaikan stimulus (pesan) sehingga dapat mencapai respon yang diinginkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Komunikasi Antarpribadi, Strategi Komunikasi, dan Persuasi yang dipengaruhi oleh New Media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus, data hasil penelitian diperoleh dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi kepustakaan terhadap empat narasumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaat media WhatsApp sebagai strategi dalam menjangkau calon mahasiswa sudah cukup baik. Pada penelitian ini juga disertakan bukti dukungan berupa hasil survei yang dilakukan setiap bulan khusus untuk pelayanan Admisi via WhatsApp dengan hasil rata-rata di tahun 2022 memperoleh nilai 3.8-4.0 untuk layanan WhatsApp di Admisi Universitas Tarumanagara.
Promosi Online Media Sosial Instagram dan Kepuasan Informasi tentang Industri Fashion Yoselina; Oktavianti, Roswita
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30168

Abstract

In today's era, with technology that is developing quite rapidly in the field of social media, this has a lot of impact on business people who want to easily disseminate their products to a large audience. The existence of technology has a big influence on the lives of the public. With technology, the life and activities of the audience become very practical and fast. This research was conducted with the aim of knowing whether there was an effect of online promotion on social media Instagram @Carmel_id on the satisfaction of information about the fashion industry among female students and career women. If so, how much influence does online promotion have on social media Instagram @Carmel_id on the satisfaction of information about the fashion industry among female students and career women. This study applies the Uses and Gratification theory with a quantitative approach. The population of this research are college students and career women. The research data collection was carried out by distributing questionnaires to 100 female students and career women @Carmel_id followers. The collected data will be processed through SPSS 26. This study shows that there is an effect of online promotion on information satisfaction by 77.6%, while 22.4% is influenced by other factors. This research shows that if online promotions increase, information satisfaction will also increase. Di era sekarang ini, dengan teknologi yang semakin berkembang cukup pesat di bidang media sosial, dan hal tersebut sangat menimbulkan banyak dampak bagi pebisnis yang ingin menyebarluaskan produknya kepada banyak khalayak dengan mudah. Adanya teknologi menimbulkan pengaruh yang besar pada kehidupan khalayak. Adanya teknologi, kehidupan dan aktivitas khalayak menjadi sangat praktis dan cepat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui apakah terdapat pengaruh promosi online media sosial Instagram @Carmel_id terhadap kepuasan informasi tentang industri fashion pada mahasiswi dan wanita karir. Penelitian ini menerapkan teori Uses and Gratification dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasisiwi dan wanita karir. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 mahasiswi dan wanita karir followers @Carmel_id. Data yang terkumpul diolah melalui SPSS 26. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh promosi online terhadap kepuasan informasi sebanyak 77,6%, sementara 22,4% dipengaruhi oleh faktor yang lain. Penelitian ini memberikan hasil jika promosi online meningkat maka kepuasan informasi juga akan meningkat.
Signifikansi Marketing Media Sosial dan Brand Equity terhadap Loyalitas Merek Starbucks Yose, Fernando; Purnama Sari, Wulan
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30169

Abstract

The rapid development of the era, especially in the digital field, has encouraged the industrial world to be more creative in marketing their products. This encourages companies to market their products through social media. As a company that leads coffee sales in Indonesia, Starbucks also markets its products through social media. As one of the market leaders for the largest coffee outlets in the world, a company as big as Starbucks pays attention to customer loyalty to their products. The research conducted by researchers was to find out how big the effect of social media marketing and brand equity is on Starbucks brand loyalty. This study used a quantitative approach, with data collection using an online questionnaire with a sample of 120 respondents (49 male respondents and 71 female respondents). The results of the study show that Social Media Marketing (trendyness, customization, and world of mouth dimensions) and Brand Equity influence brand loyalty positively and significantly. The dimensions of entertainment and interaction in social media marketing are not processed in the regression test because they have failed in the reliability test and the assumption of linearity test. This research is useful as input for companies in determining the appropriate use of social media marketing in communicating something about them. The results of the research that has been done, namely Social Media Marketing and Brand Equity affect how much influence it has on Starbucks brand loyalty, where brand loyalty will make Starbucks customers keep buying Starbucks products. Perkembangan zaman yang begitu cepat terutama dalam bidang digital mendorong dunia industri untuk lebih kreatif dalam memasarkan produknya. Hal ini mendorong perusahaan-perusahaan untuk memasarkan produknya melalui media sosial. Sebagai perusahaan yang memimpin dalam penjualan kopi di Indonesia, Starbucks turut memasarkan produknya melalui media sosial. Sebagai salah satu dari beberapa market leader gerai kopi terbesar di dunia tentu perusahaan sebesar starbucks memperhatikan loyalitas pelanggan terhadap produk mereka. Penelitian yang dilakukan peneliti adalah untuk mengetahui seberapa besar efek dari social media marketing dan brand equity terhadap loyalitas merek Starbucks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner online dengan sampel yang terkumpul sebanyak 120 responden (49 responden laki-laki dan 71 responden perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing (dimensi trendiness, customization, dan world of mouth) dan brand equity memengaruhi loyalitas merek secara positif dan signifikan. Dimensi entertainment dan interaction dalam social media marketing tidak diolah dalam uji regresi karena telah gugur dalam uji reliabilitas dan uji asumsi linearitas. Penelitian ini bermanfaat sebagai masukan bagi perusahaan dalam menentukan penggunaan social media marketing yang tepat dalam mengkomunikasikan suatu mereka. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu social media marketing dan brand equity berpengaruh terhadap loyalitas merek Starbucks yang dimana loyalitas merek akan membuat pelanggan Starbucks tetap membeli produk Starbucks.
Implementasi Interaksi Simbolik dalam Strategi Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus Divisi Copywriter Sevenads Indonesia) Cahyadi, James; Adi Pribadi, Muhammad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30170

Abstract

Nowadays, communication has become a very easy activity with the help of the internet. Instagram as a social media, is the most popular by the world community, from ordinary people to companies. Companies utilize Instagram media as a means of promotional activities or known as digital marketing, through creative content. Digital marketing is popularly used by companies because it can target more specific and wider targets. Thus the role of a digital agency is very important for a company in carrying out its digital marketing. Sevenads Indonesia as one of the digital agencies in Indonesia plays a role in creating social media content that is useful for helping companies market their products or services. This research is expected to see how the marketing process is carried out by the copywriter division, with a symbolic interaction theory approach. This research discusses how the role of symbolic interaction in the marketing communication strategy process by the copywriter division of the Sevenads Indoensia digital agency. This research uses Mead's symbolic interaction theory, and marketing communication by Kotler and Keller. Using the qualitative exploratory case study method, this research found that the work process of the copywriter division in planning marketing communications for brands is in accordance with the theory of symbolic interaction. Masa ini komunikasi menjadi kegiatan yang sangat mudah dengan adanya bantuan internet. Instagram sebagai media sosial, merupakan yang paling digemari oleh masyarakat dunia, dari masyarakat biasa hingga perusahaan. Perusahaan memanfaatkan media Instagram sebagai sarana kegiatan promosi atau dikenal dengan istilah digital marketing, melalui konten kreatif. Digital marketing gemar digunakan oleh perusahaan karena dapat menyasar target dengan lebih spesifik dan target yang lebih luas. Dengan demikian peran agensi digital sangatlah penting bagi suatu perusahaan dalam melaksanakan digital marketing-nya. Sevenads Indonesia sebagai salah satu agensi digital di Indonesia berperan dalam membuat konten media sosial yang berguna membantu perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa nya. Pada penelitian ini diharapkan dapat melihat bagaimana proses pemasaran yang dilakukan oleh divisi copywriter, dengan pendekatan teori Interaksi Simbolik. Penelitian ini membahas bagaimana peran interaksi simbolik dalam proses strategi komunikasi pemasaran oleh divisi copywriter agensi digital Sevenads Indoensia. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik dari Mead, dan komunikasi pemasaran oleh Kotler dan Keller. Menggunakan metode studi kasus eksploratori kualitatif, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa dalam proses kerja divisi copywriter dalam merencanakan komunikasi pemasaran bagi brand, telah sesuai dengan teori Interaksi Simbolik.
Konten Sarkasme, TikTok, dan Remaja Pradana, Johannes; Savitri Setyo Utami, Lusia
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30171

Abstract

In general, the language of sarcasm is used to ridicule and even beat the speech partner. Sarcasm language refers to harsh words and contains scathing jokes or satire that can hurt someone's heart. Sarcasm in social media is ridicule or ridicule that is expressed either in writing, photos, or videos. The social media that is widely used by Indonesian people from all walks of life is the TikTok application. One example of sarcasm on TikTok is in the TikTok content of a teenager @ramdani_eka who misused the word "chuaks" to become a sarcastic sentence ending. Examples of teenage sarcasm content are “Elite style, difficult economy chuaks”, and “It's useless to be pretty if you're fat chuaks”. The purpose of this study is to describe and describe the views of adolescents on sarcasm content on the @ramdhani_eka TikTok account. This study uses the theory of symbolic interaction, with three main concepts: Mind, Self, and Society which are the theoretical reviews and uses concepts related to social media. The research methodology used is a qualitative approach with the case study method. The results of the study describe the adolescent's view that sarcasm that does not touch sensitive matters tends to be considered ordinary joke material, but if it mentions sensitive matters, then the sarcasm is considered negative. Pada umumnya bahasa sarkasme dimanfaatkan untuk mengejek bahkan mengalahkan mitra tutur. Bahasa sarkasme mengacu pada perkataan yang kasar dan mengandung olokan atau sindiran pedas yang bisa menyakiti hati seseorang. Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Media sosial yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia dari segala kalangan adalah aplikasi TikTok. Contoh sarkasme di TikTok salah satunya adalah pada konten tiktok seorang remaja @ramdani_eka yang menyalahgunakan kata “chuaks” menjadi sebuah akhiran kalimat sarkasme. Contoh konten sarkasme remaja tersebut “Gaya elit, ekonomi sulit chuaks”, “Percuma cantik kalo gendut chuaks”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguraikan pandangan remaja pada konten sarkasme di akun TikTok @ramdhani_eka. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik, dengan tiga konsep utamanya: Mind, Self, dan Society yang menjadi tinjauan teoritisnya serta menggunakan konsep-konsep terkait media sosial. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian mendeskripsikan pandangan remaja bahwa sarkasme yang tidak menyentuh hal-hal sensitif cenderung dianggap sebagai bahan candaan biasa, tetapi jika sudah menyinggung hal-hal sensitif, maka sarkasme tersebut dianggap negatif.
Analisis Peran Push Notification dalam Mendorong Pembelian Peralatan Rokok Elektrik di E-Commerce Antony, Kevin; Pandrianto, Nigar
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30172

Abstract

Technological developments have now made the existence of electric cigarettes increasingly popular, demand for them continues to increase in various countries including Indonesia, as well as developments in information technology such as the internet which have created new marketing techniques, one of these techniques is push notifications, a marketing instrument that can be considered effective. if its existence is able to influence individuals to be interested in the products offered and ultimately make purchasing decisions, therefore this study aims to understand how the role of push notifications influences purchasing decisions for e-cigarette equipment, especially in the Tokopedia application. The research method used to find data is a case study with observation and in-depth interviews as a data collection technique, then the collected data will be processed into interview transcripts. The results of this study indicate that the reaction of each individual in responding to push notifications is found to be different, it depends on their preferences in enabling the feature, besides that this research also shows that push notifications as a marketing tool have an influence on purchasing decisions for Foom products in Tokopedia, however, to make push notifications sent more effective, notifications must be adjusted to user preferences and needs. Perkembangan teknologi kini membuat keberadaan rokok elektrik menjadi semakin populer, peminatnya terus meningkat di berbagai negara termasuk Indonesia, begitu pun dengan perkembangan teknologi informasi seperti internet yang telah menciptakan teknik-teknik marketing baru. Teknik tersebut adalah push notification. Sebuah instrumen marketing dapat dianggap efektif jika keberadaannya mampu memengaruhi individu untuk tertarik pada produk yang ditawarkan dan akhirnya melakukan keputusan pembelian. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran push notification dalam mendorong keputusan pembelian perlengkapan rokok elektrik terkhusus pada aplikasi e-commerce Tokopedia. Metode penelitian yang digunakan untuk mencari data adalah studi kasus dengan observasi dan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Setelah itu data-data tersebut akan diolah menjadi transkrip wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reaksi setiap individu dalam menanggapi push notification ditemukan berbeda-beda, bergantung pada preferensi mereka dalam memfungsikan fitur tersebut. Selain, itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa push notification sebagai sebuah alat marketing memiliki pengaruh pada pembuatan keputusan pembelian produk Foom di Tokopedia, namun untuk membuat push notification yang dikirimkan semakin efektif, notifikasi harus disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pengguna.
Budaya Organisasi yang Diterapkan di Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi sehingga Membentuk Komunikasi Organisasi Christi Hanna, Meylinda; Gafar Yoedtadi, Moehammad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30173

Abstract

The purpose of this research is to understand the culture applied by the Bekasi City PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Organization in shaping Organizational Communication. The Bekasi City PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) organization is the first and oldest professional organization for journalists in Indonesia, which was born and based on February 9, 1946 in the city of Surakarta. The Organizational Culture applied by PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Bekasi City applies the rules of the Press written in the Law on the Press No.40 of 1999, applies guidelines that explain a collection of Journalistic ethics and must be carried out by all Journalism in Indonesia in writing news accurately, balanced and not abusing the profession such as accepting bribes. This study aims to explain how the organizational culture of the Indonesian Journalists Association (PWI) Bekasi City in shaping an organizational communication. The method used in this research is to use a descriptive qualitative method to describe the organizational culture of the Bekasi City PWI Organization in shaping Organizational Communication through the form of sentences resulting from interviews. The data collection techniques carried out in this study are by conducting interview activities with four resource persons, namely the Chairperson of the Bekasi City PWI, the Bekasi City PWI Secretary, the Bekasi City Treasurer, and the Bekasi City PWI Member Section. make observations. The results of this research show that the culture applied in the Bekasi City PWI (Indonesian Journalists Association) Organization adheres to moral values based on Pancasila, namely values applied based on Pancasila with the aim of providing understanding in the role of journalism, namely acting as an independent and professional Indonesian journalist without distinction of ethnicity, race, and religion even differentiate organizational membership groups. Tujuan Penelitian ini ditulis bertujuan untuk memahami budaya yang diterapkan oleh Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi dalam membentuk Komunikasi Organisasi. Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi merupakan organisasi profesi jurnalis yang pertama di Indonesia dan tertua yang lahir dan berpijak pada tanggal 9 Februari 1946 di kota Surakarta. Budaya Organisasi yang diterapkan oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi menerapkan aturan-aturan tentang Pers yang tertulis di Undang-Undang tentang Pers No.40 Tahun 1999. Aturan tersebut menerapkan pedoman-pedoman yang menjelaskan tentang kumpulan etika Jurnalistik dan wajib dilakukan oleh seluruh Jurnalistik di Indonesia dalam menulis berita dengan akurat, berimbang dan tidak menyalahgunakan profesi seperti menerima suap. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana budaya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi dalam membentuk suatu Komunikasi organisasi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjabarkan budaya organisasi Organisasi PWI Kota Bekasi dalam membentuk Komunikasi Organisasi melalui bentuk kalimat-kalimat hasil dari wawancara. Adapun teknik pengumpulan data yang dilaksanakan dalam penelitian ini yakni dengan melakukan kegiatan wawancara dengan empat narasumber yakni Ketua PWI Kota Bekasi, Sekertaris PWI Kota Bekasi, Bendahara Kota Bekasi, dan Seksi Anggota PWI Kota Bekasi. melakukan observasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa budaya yang diterapkan dalam Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi menganut nilai moral yang berasaskan Pancasila yakni nilai yang diterapakan dengan berasaskan Pancasila bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam peran Jurnalistik yakni berperan sebagai wartawan indoneisa yang indpeneden dan professional tanpa membedakan suku, ras, dan agama sekalipun membedakan golongan keanggotaan organisasi.

Page 1 of 3 | Total Record : 28