cover
Contact Name
H.B.A Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
jurnaljecie@gmail.com
Editorial Address
Prodi PG PAUD, Universitas PGRI Argopuro Jember, Jl. Jawa No. 10 Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)
ISSN : 26144387     EISSN : 25992759     DOI : https://doi.org/10.31537/jecie.v7i1
Core Subject : Education,
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) has e ISSN 25992759 (online) and p ISSN 26144387 (print) is a national scientific journal of Early Childhood Education (PAUD) that aims to communicate the research results of lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of Early Childhood Education (PAUD). The JECIE is published twice a year in July and December. The field of study in the JECIE covers the field of education and teaching in Early Childhood Education (PAUD), including the study of physical motor development, socio emotional development, cognitive development, language development, development of moral and religious values, art development, childrens inclusive education, and various other fields related to Early Childhood Education.
Articles 312 Documents
Pengaruh Metode Pembelajaran Bernyanyi Lagu "Naik-Naik Ke Puncak Gunung" Terhadap Kemampuan Daya Ingat Anak Usia 5-6 Tahun Agustin, Tri Wahyu; Simatupang, Nurhenti Dorlina; Widayati, Sri; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.2918

Abstract

Daya ingat merupakan salah satu aspek kognitif penting pada anak usia dini yang berperan dalam proses menerima, menyimpan, dan mengingat kembali informasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran bernyanyi menggunakan lagu "Naik-Naik ke Puncak Gunung" terhadap kemampuan daya ingat anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari 34 anak kelompok B di TK Islam Al-Fatah Surabaya, dengan 18 anak sebagai kelompok eksperimen dan 16 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran bernyanyi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan daya ingat anak usia 5-6 tahun. Metode bernyanyi mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta membantu anak mengingat materi melalui irama dan pengulangan lagu.
Menciptakan Area Bermain yang Kaya untuk Menggali Sembilan Kecerdasan Anak: Sebuah Kajian Pustaka dalam Konteks PAUD Nurhayati, Sri
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.2926

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kesenjangan antara pemahaman teoritis tentang Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligences) dan penerapannya dalam desain fisik lingkungan belajar anak usia dini. Padahal, area bermain yang dirancang dengan baik berpotensi menjadi media utama untuk menggali seluruh spektrum potensi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara teoritis prinsip-prinsip perancangan area main di PAUD yang dapat mengakomodasi stimulasi kesembilan jenis kecerdasan menurut teori Howard Gardner. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis sumber-sumber primer seperti artikel jurnal, buku, dan prosiding terbitan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap jenis kecerdasan (linguistik, logis-matematis, spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan eksistensial) memerlukan area bermain dengan konfigurasi materi dan aktivitas yang spesifik. Sintesis ini menghasilkan sebuah kerangka konseptual untuk menciptakan lingkungan bermain yang kaya, terdiferensiasi, dan inklusif, sehingga memungkinkan setiap anak belajar sesuai dengan cara dan potensi dominannya.