cover
Contact Name
Josep Ginting
Contact Email
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Phone
+6285782445170
Journal Mail Official
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dalung No.16, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80351
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penggerak
ISSN : 24605603     EISSN : 29876826     DOI : 10.62042
Core Subject : Religion,
Jurnal PENGGERAK bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan karya Ilmiah baik tenaga pendidik maupun pendidik sehingga memberi dampak bagi masyarakat luas. Jurnal ini dikemas dalam bentuk penelitian dan pemikiran kritis analitis di bidang Pendidikan dab Teologi Agama Kristen. Jurnal PENGGERAK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali (STTII BALI) yang merupakan member RJI dan PJTI untuk kemajuan penelitian dan keilmuan Teologi Kristen.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2018): Desember" : 7 Documents clear
KONSEP YANG KELIRU DALAM MEMILIH PASANGAN HIDUP Mahadewi, I Gusti Ayu Oka
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.40

Abstract

Ada banyak pemahaman keliru yang berkembang di dalammasyarakat ketika seseorang menentukan siapa yang akan menjadipasangan hidupnya. Filsafat hidup turun temurun dari satu kekuargakepada keluarga yang lain, satu desa kepada desa yang lain, satubangsa kepada bangsa yang lain, satu kepercayaan (agama) serta adatistiadat sangat kuat mempengaruhi seseorang dalam memilihpasangan hidupnya.
POLA PENGAJARAN DOKTRIN YANG EFEKTIF BAGI JEMAAT MASA KINI Kristiana, Pestaria Happy
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.45

Abstract

Pokok bahasan kali ini adalah “Pola Pengajaran Doktrinyang Efektif bagi Jemaat Masa kini.” Pola pengajaran yangdimaksud adalah bagaimana seorang pendidik di dalam gerejasanggup menciptakan proses belajar mengajar yang efektif bagijemaat. Pokok bahasan ini menjadi penting dikarenakan, prosesbelajar mengajar di dalam gereja cenderung mengalami stagnasiatau sesuatu yang tidak menarik. Untuk itulah diperlukan suatustrategi atau pola yang tepat agar proses belajar mengajar dapatberjalan dengan baik.Penentuan suatu pola pengajaran doktrin yang efektifmemerlukan pemahaman yang tepat tentang bagaimana pesertadidik belajar. Karena untuk dapat membentuk pola pengajaran yangefektif perlu memahami bagaimana orang dewasa belajar sertameramunya dalam bentuk sebuah proses belajar yang efektif. Daripembahasan tersebut didapatkan bahwa untuk menentukan polamengajar efektif tentang doktrin bagi orang dewasa adalah:pengajar memahami secara akurat tentang kebutuhan peserta didik.Pengajar harus mampu menemukan barbagai kebenaran yangsangat dibutuhkan oleh peserta didik. Mengenal Alkitab sebagaisebuah kebutuhan nyata haruslah menjadi penekanan pada polapembelajaran efektif. Akhirnya, orang dewasa membutuhkan ruanguntuk berbagi pengalaman bukan untuk dipenuhi dengan berbagaiilmu pengetahuan. Oleh karena itu, pengajar harus bisamenjembatani antara pengetahuan dan pengalaman dalam prosesbelajar dan mengajar yang berlangsung.
DOKTRIN TENTANG ANUGERAH Paul, John
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.41

Abstract

Mempelajari anugerah adalah hal yang sangat penting bagiorang percaya karena berkaitan dengan keselamatan, pelayanan,maupun pengudusan, pembenaran, dan lain sebagainya. Dari saatreferensi yang mula-mula tentang anugerah dalam Kejadian 6:8sampai Wahyu 22:21, tema anugerah ini terus bergema dalamfirmanNya.Kata ‘anugerah’ dalam bahasa Gerika ‘CHARIS’ yangberarti: kemurahan hati yang dilakukan dengan sukarela, tanpamenuntut atau mengharapkan pengembalian. Di antara orang Gerikasendiri, kata ‘charis’ dipakai untuk menyatakan kemurahan hati yangditunjukkan seseorang kepada temannya. Tetapi bila kata inidigunakan dalam Alkitab, maka hal itu berarti kemurahan hati Allahterhadap musuh-musuhNya (Roma 5:8-10). Karena itu anugerahAllah itu jauh lebih tinggi nilainya dari anugerah manusia !Anugerah adalah pemberian Allah, yang diberikan kepadamanusia, yang sebenarnya tidak berhak untuk menerima, meskipuntelah berbuat banyak jasa. Terminologi Alkitab tentang anugerahadalah Pemberian Allah yang tidak mungkin diperoleh dengan usahaapapun dari manusia
KEDAULATAN TUHAN DALAM KITAB ESTER M. Th, Suyatemi
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.42

Abstract

Kitab Ester merupakan kitab yang unik. Karena kitabEster sangat berbeda dengan kitab-kitab yang lain dalam Alkitab.Sebutan untuk Allah ataupun nama YHWH tidak ditemukan dalamteks ibrani. Tempat kediamannya adalah di Susan, ibu kota Persiapada musim dingin, bukan di Israel. Kitab ini menceritakan tentangperkawinan antara seorang perempuan Israel dengan seorang rajabangsa lain, kemudian memecahkan masalah tindakan anti Yahudidengan suatu pembelaan diri yang berdarah. Sekalipun sifatnyamemang berbeda dengan kitab-kitab yang lain, gulungan kitab initermasuk dalam kanon, sebagaimana diakui baik oleh para ahliYahudi maupun orang Kristen.
KONSEP GEMBALA DAN MAJELIS JEMAAT MENURUT PERJANJIAN BARU M. Th, Suyami
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.43

Abstract

Keberadaan Gembala Sidang dan Majelis Jemaat dalamsebuah gereja lokal sangat penting. Bagian ini akan membahassecara mendalam tentang Gembala dan Majelis Jemaat dari gerejamula-mula, serta hubungan yang terjalin diantara keduanya sehinggamenjadikan gereja mula-mula berkembang dengan sangat pesat.Pembahasan ini akan terfokus pada Kisah Para Rasul 6:1-7 dan surat-surat Paulus.
RIWAYAT HIDUP CLEMENS DAN PANDANGAN IMANNYA BAGI ORANG KRISTEN PADA MASA KEKAISARAN ROMAWI Mateus, Agus Joko
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.39

Abstract

Sesungguhnya ada banyak pribadi-pribadi yang dapat dijadikansebagai panutan, khususnya bapak-bapak gereja kuno. Dan adabeberapa pribadi yang tidak begitu popular namanya dalam sejarahgereja, tetapi memiliki iman yang kokoh dalam pengiringannyakepada Kristus, walaupun melalui proses yang panjang untukmengenal secara pribadi kepada-Nya. Pribadi itu tidak lain adalahKlemens rekan kerja rasul Paulus. Yang memberitakan Injilkebeberapa daerah di Palestina dan Aleksandria, yang akhirnyamenjabat sebagai seorang uskup. Klemens menjadi bapak gerejaapostolik, walaupun para sarjana modern kurang menyetujuinya,oleh karena kurang popular. Dan pada bagian makalah ini,memberikan bukti-bukti tentang siapakah Klemens.
NUBUATAN TENTANG MESIAS DARI KITAB PARA NABI Tengoro, Kuncoro Condro
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.44

Abstract

Satu kata yang mewakili bahasa Ibrani (mashiah), bahasaAram (meshiha), dan bahasa Yunani (Messias)Arti dasar dari112Mesias ini adalah “orang yang diurapi.”Gelar Mesias ini dipakaiuntuk penyelamatan yang akan datang, dan bahkan orang Yahudipercaya bahwa yang akan menyelamatkan pada masa yang akandatang adalah Allah sendiri. Walaupun ungkapan Mesias ini tidakdigunakan secara langsung, namun ada bermacam-macam dalampenggunaannya dalam rangkaian kata seperti Masias Tuhan (artinyayang diurapi Tuhan). Gagasan mengenai pengurapan seseoranguntuk suatu tugas khusus, muncul beberapa kali, terutama bagi-raja-raja dan imam-imam (Im. 4:3 dan selanjutnya); juga bagi nabi-nabi(1 Raj. 19:16); dan bapak-bapak leluhur Israel (Mzm. 105:15).Pengurapan ini digunakan dalam tugas khusus dan kemudiandigunakan dalam hal yang lebih teknis, hkususnya bagi seseorangyang akan dipilih Allah sebagai alatNya untuk menyelamatkanumatNya.113 George E. Ladd mengungkapkan bahwa pengurapan ituberkaitan dengan penugasan ilahi untuk jabatan teokrasi tertentu dandengan demikian menunjukan bahwa oleh pengurapan itu merekadigolongkan dengan kelompok hamba Allah yang khusus danpribadi mereka suci (1 Taw. 16:22), dan kesuciannya tersebutberkaitan dengan jabatannya.11

Page 1 of 1 | Total Record : 7