cover
Contact Name
Josep Ginting
Contact Email
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Phone
+6285782445170
Journal Mail Official
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dalung No.16, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80351
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penggerak
ISSN : 24605603     EISSN : 29876826     DOI : 10.62042
Core Subject : Religion,
Jurnal PENGGERAK bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan karya Ilmiah baik tenaga pendidik maupun pendidik sehingga memberi dampak bagi masyarakat luas. Jurnal ini dikemas dalam bentuk penelitian dan pemikiran kritis analitis di bidang Pendidikan dab Teologi Agama Kristen. Jurnal PENGGERAK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali (STTII BALI) yang merupakan member RJI dan PJTI untuk kemajuan penelitian dan keilmuan Teologi Kristen.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023): Desember" : 6 Documents clear
Membawa Nilai-Nilai Kekristenan Kepada Masyarakat Hindu Di Bali Melalui Pendekatan Tradisi Panca Sraddha Fransiska, Ni Nyoman; Boki, Edmund HP
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.78

Abstract

Kemajemukan dalam bidang kepercayaan banyak menimbulak permasalahan yang cukup serius di negara Indonesia. Tidak terkecuali di propinsi Bali dimana mayoritas adalah kepercayaan beragama Hindu. Ke-Kristenan memang sudah lama masuk dan diterima di propinsi Bali tetapi sampai dengan saat ini masih banyak kendala untuk ke-Kristenan diambil menjadi milik masyarakat Bali menjadi kepercayaan mereka. Dengan sebuah metode pendekatan terhadap nilai-nilai inti masyarakat Hindu di Bali yaitu panca Sraddha, yaitu pendekatan kesamaan dengan nilai-nilai ke imanan Kristen diharapkan jalan yang lebih terbuka untuk pengenalan nilai ke-Kristenan bisa masuk kedalam kehidupan masyarakat hindu Bali, bahkan Gereja dan Pendidikan Agama Kristen bisa di terima dengan mudah ada dalam lingkungan masyarakat Hindu di Bali.
Peter Explains Spirit Baptism (Acts 11:13-18) Glass, Matthew
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.79

Abstract

Spirit baptism is a commonly misunderstood doctrine. Typically, systematic theology provides an explanation of a doctrine by examining all the relevant texts on a topic and offering logical conclusions based upon those texts. However, systematic theology must be built upon sound biblical exegesis using a proper exegetical method. The modest aim of this article, then, is to use a proper exegetical method and provide sound biblical exegesis on one text that must be given its due weight in the debate about Spirit baptism.
SUATU TANGGAPAN TERHADAP PENGAJARAN HYPER-GRACE DAN APLIKASINYA BAGI ORANG PERCAYA Sukadana, I Gusti Ngurah; Fransiska, Ni Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.80

Abstract

Pengajaran hyper grace merupakan suatu ajaran yang mengabaikan pentingnya pertobatan, karena menganggap Yesus sudah memberikan anugrah keselamatan dan menebus dosa manusia di atas kayu salib. Pemahaman ini dapat menjadi ancaman bagi pertumbuhan spiritualitas umat Tuhan. Penting sekali untuk ditanggapi dan mendapat penjelasan secara Alkitabiah. Tujuan penulisan ini agar jemaat Kristen tidak memiliki pandangan yang salah akan anugrah Keselamatan yang diterimanya. Adapun metode penulisan yang digunakan yaitu secara kualitatif deskriptif melalui peneliti terdahulu, dan literatur lainnya yang berkaitan dengan pokok pembahasan di atas. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Keselamatan yang diterima orang percaya bukan menjadi suatu alasan untuk tidak menjaga hidup kudus melainkan harus memiliki karakter yang kudus dan terus menerus mengalami pertobatan.
Kompleksitas Kepemimpinan Kristen Antargenerasi Dalam Konteks Kontemporer Kobstan, Heintje Barry; Sasonto, Markus Lewi
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.81

Abstract

The main objective of this work is to show the complexity of intergenerational leadership in a contemporary context. Through indepth research and analyzing differences and similarities between different generations in terms of views, values, and attitudes, as well as identifying effective strategies and approaches to address these challenges. This research also aims to identify key factors influencing dynamics between different generations and formulate approaches that can be used to address new challenges. This research looks at generational differences not only from the perspective of conflict but also from the perspective of working together and using different values to achieve common goals. In this study, literature studies and journals were used as methods related to the analysis of relevant and current literature on intergenerational Christian leadership issues. This approach enables a deep understanding of the complexities and dynamics that exist in the context of intergenerational Christian leadership in the current situation. In discussing the leadership gap between generations in the contemporary context, it does not escape to talk about generation theory and transformational leadership theory. Generation theory and transformational leadership theory are the link and can be the answer to the leadership gap between today's generations. It is undeniable that there are differences in the opinions of the older generation about the younger generation and vice versa in the opinions of the younger generation about the older generation, causing tensions and solutions to the problem. The critical point of human interaction is related to the basic ideas, life goals, ambitions, and beliefs of the transformational leader, who will be able to bring change to the people he leads so as to bring change in serving better, holding fast to the values of truth, and encouraging and inspiring others to have confidence when working or serving and being in the life of Christ.
Kasih Dalam Membangun Keharmonisan Pada Keluarga Kristen Menurut Nasehat Rasul Paulus Dalam Kitab Efesus Hutabarat, Oditha R
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.76

Abstract

Memiliki Keluarga yang harmonis adalah merupakan dambaan seluruh anggota keluarga. Rasul Paulus dalam nasehatnya di Kitab Efesus mengajarkan bagaimana seorang pria harus bersikap yaitu harus rendah hati, mengasihi istri, bijaksana dan dapat mendidik anak dalam kebenaran Firman Tuhan. Seorang istri juga diajarkan agar mempunyai sikap rendah hati, tunduk terhadap suami dan menghormati suaminya. Paulus juga mengajarkan seorang anak dalam keluarga agar taat dan menghormati orang tua. Penelitian bertujuan untuk mengetahui maksud nasehat Paulus dalam Surat Efesus terhadap pertumbuhan keharmonisan rumah tangga Jemaat. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian jenis kualitatif deskriptif. Kesimpulan dari data yang telah diperoleh bahwa nasihat Rasul Paulus tentang Keharmonisan Rumah Tangga Kristen dalam Surat Efesus yang diajarkan kepada jemaat dapat menjadi suatu pedoman keluarga Kristen untuk membina rumah tangga yang takut akan Tuhan. Dengan Dimensi yang paling mendorong nasehat Rasul Paulus tersebut adalah Sikap Istri dan Latar belakang yang paling tinggi mendorong nasehat tersebut adalah Pekerjaan jemaat.
Gaya Mengajar Interaksional Yesus Sebagai Pola Dalam Menyampaikan Firman Tuhan Di Sekolah Minggu Samosir, Lidya Octavia; Kristiana, Pestaria Happy
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.77

Abstract

This research is aimed at providing exposure to educators, in this case Sunday school teachers, about Jesus' interactional teaching style. It is hoped that by understanding Jesus' interactional teaching style, Sunday school teachers can be more effective in conveying the truth of God's Word. This research is important, considering that the aim of conveying God's Word is life change. However, this goal has not been achieved optimally. This is because individual educators do not understand teaching styles that can make the learning process in Sunday school more interesting and effective. To find this teaching style, researchers used qualitative research methods with literature studies and expositions from the Gospels about Jesus' teaching style. There are 5 principles of Jesus' interactional teaching style, namely: Dialogue, two-way delivery, situational problems, dominant role of students and teachers as facilitators.

Page 1 of 1 | Total Record : 6