cover
Contact Name
Ihsan Ihsan
Contact Email
ihsan.ihsan@umi.ac.id
Phone
+6285217364940
Journal Mail Official
ihsan.ihsan@umi.ac.id
Editorial Address
Jalan Urip Sumoharjo KM. 05 (Kampus II) UMI, Makassar, Sulawesi Selatan, Kode Pos: 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ABDIMAS KAUNIAH
ISSN : -     EISSN : 28305027     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH adalah Jurnal Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang perikanan, kelautan, social ekonomi, kewirausahaan, dan lingkungan hidup
Articles 53 Documents
PKM KELOMPOK PENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI PESISIR KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR Asbar, Asbar; Abdullah, Abdullah; Ilmiah, Ilmiah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i2.569

Abstract

Kawasan pesisir Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar memiliki sumberdaya yang cukup besar untuk pegembangan wisata pantai. Akan tetapi, wilayah pesisir Sanrobone dan sekitarnya ditemukan berbagai macam sampah laut yang tersebar di sepanjang bibir pantai seperti berbagai sampah organik dan sampah anorganik serta pengolahan sampah tersebut masih kurang di wilayah tersebut. Tujuan PKM ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis sampah laut dan bagaimana cara pengolahan sampah tersebut menjadi pupuk kompos dengan mellalui metode pelatihan membuat pupuk kompos. Metode kegiatan PkM ini adalah penyuluhan yang disertai dengan pelatihan merancang bahan-bahan pupuk kompos yang berasal dari sampah-sampak organik dari laut, serta metode partisipatif dimana mitra yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan sampai terlaksananya kegiatan. Hasil yang telah dicapai adalah kelompok sudah mampu menjaga kelestarian lingkungan pesisir dengan menerapkan perilaku ramah lingkungan dan meminimalkan sampah yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Masyarakat sudah memanfaatkan sampah organic menjadi pupuk kompos. Kompos adalah pupuk organik yang dibuat dari hasil fermentasi bahan organik, seperti bahan hijau, bahan kering tanaman, dan sisa makanan.
PENDAMPINGAN PROSES PRODUK HALAL OLAHAN IKAN DI UKM MEGA BUANA KOTA MAKASSAR Kasmawati, Kasmawati; Hadijah, Siti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i2.570

Abstract

Usaha Mikro dan Kecil (UMK) menjadi penompang perekonomian dalam persaingan pasar global. Kota Makassar berupaya untuk terlibat langsung dalam pendirian beberapa kelompok usaha pengolahan hasil perikanan, dengan tujuan agar hasil perikanan yang melimpah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sehingga dapat membantu perekonomian keluarga serta meningkatkan taraf hidup anggota kelompok tersebut. Salah satu Kelompok Usaha Pengolahan Ikan di Kota Makassar adalah UKM Mega Buana yang terletak di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Mega Buana adalah belum mengetauhi prosedur pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online, Kualitas kemasan dan label produk yang digunakan belum sesuai dengan standar produk perikana , belum memperoleh sertifikat halal. Iptek bagi UKM ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online, memperbaiki Kualitas kemasan dan label produk serta pengurusan sertifikat halal. Metode Pendekatan dan bentuk kegiatan yang di tawarkan untuk mendukung kegiatan PkM adalah Sosialisasi, Penyuluhan dan praktek secara langsung bagaimana memperoleh NIB secara on line, membut labeling serta ikur serta pengurusan sertifikat halal. Hasil yang telah di capai adalah kelompok UKM Megabuana telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) yang merupakan salah satu persyaratan untuk pengurusan sertifikat halal, labeling dan cara kemasan produk telah sesuai dengan cara Produksi yang baik serta proses pengurusan sertifkat halal telah di pahami dengan baik
PKM KELOMPOK PENGOLAH PRODUK KEPITING RAJUNGAN DI DESA BONTO BAHARI, KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS Asni, Andi; Hamsiah, Hamsiah; Ilmiah, Ilmiah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i2.571

Abstract

Pengolahan hasil perikanan sebagai salah satu kegiatan peningkatan pendapatan masyarakat. Diversifikasi produk olahan Rajungan tidak saja dapat dilakukan pada level industi, tetapi juga dapat dilakukan pada skala rumah tangga. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pengetahuan pengolahan kepiting rajungan masih sangat terbatas, dimana pada umumnya masyarakat di daerah ini masih kurang memanfaatkan diversifikasi produk olahan rajungan sebagai bahan makanan yang siap saji. Tujuan PkM untuk memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan dan peningkatan daya saing diversifikasi produk dan peningkatan penerapan iptek di Masyarakat. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada Hari Sabtu, Tanggal 12 Oktober 2024 di wilayah pesisir Desa Bonto Bahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Metode pendekatan pada adalah metode partisipatif dimana mitra yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan sampai terlaksananya kegiatan tersebut. Pelaksanaan metode pendekatan tersebut dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan atau demonstrasi. Luaran produk yang dihasilkan berdasarkan rencana kegiatan adalah dalam bentuk produk dengan spesifikasinya olahan Rajungan berupa sambosa rajungan dan Basreng rajungan. Hasil produk-produk tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk menjadi produk usaha industri rumah tangga yang berkesinambungan.