cover
Contact Name
Saputro Edi Hartono
Contact Email
padmaedihartono@gmail.com
Phone
+6282121211075
Journal Mail Official
jurnal.pelitdharma@stabn-sriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Edutown BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, 15339
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pelita Dharma
ISSN : 24426482     EISSN : 29628512     DOI : -
Jurnal Pelita Dharma merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Kepenyuluhan Buddha yang terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Juni dan Desember. Artikel yang masuk dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian dan kajian pustaka yang mencakup kajian agama dan keagamaan Buddha.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Mengimplementasikan Trilogi Kepenyuluhan, Penyuluh Agama Buddha di Provinsi Banten Herlinda Wening Pundarika; Heriyanto Heriyanto; Saputro Edi Hartono
Jurnal Pelita Dharma Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengimplementasikan trilogi kepenyuluhan, penyuluh agama Buddha di Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Subjek dalam penelitian ini adalah penyuluh agama Buddha yang terdata dan umat Buddha di Provinsi Banten. Teknik pengumpulan data melalui tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari empat komponen, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta pengujian kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa implementasi trilogi kepenyuluhan sudah berjalan dengan baik dengan adanya bentuk kegiatan dari setiap fungsinya. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengimplementasikan trilogi kepenyuluhan dilakukan penyuluh agama Buddha dengan menggunakan berbagai media berbasis teknologi, seperti Power Point (PPT), media sosial, dan Zoom Meeting. Manfaat yang diperoleh dari penggunaan TIK dalam mengimplementasikan trilogi oleh penyuluh agama Buddha mencakup beberapa hal, yakni meningkatkan kepercayaan diri, mempermudah penyebaran informasi dan administrasi, mengetahui permasalahan awal, serta menjadi bahan referensi.
Peran pandita Magabudhi dalam implementasi moderasi beragama di Kota Tangerang Selatan Liong Houw; Anwar Aman; Puja Subekti
Jurnal Pelita Dharma Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama akhir-akhir ini sangat penting dilakukan mengingat kemajemukan yang ada di Indonesia dalam hal suku, bangsa, budaya, agama, dan antar golongan masyarakat yang plural dan multikultur. Masyarakat Indonesia yang agamis, meskipun Indonesia bukan negara agama, dapat kita saksikan dalam aktivitasnya sehari-hari yang tidak lepas dari nilai-nilai agama. Keberadaan agama sangat vital di Indonesia sehingga sudah menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan pemahaman dan penafsiran dalam beragama berimplikasi pada cara beragama yang berlebihan dan memunculkan sikap konservatif di satu sisi, dan liberal pada sisi lainnya. Menanggapi hal itu, Menteri Agama menuangkan Rencana Strategis Enam Misi Kementerian Agama RI ke dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 18 Tahun 2020.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran pandita MAGABUDHI dalam implementasi moderasi beragama di Kota Tangerang Selatan menyikapi PMA Nomor 18 Tahun 2020. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Berdasarkan ajaran Buddha dalam Brahmavihara yang menjunjung tinggi sikap keragaman di dalam masyarakat, terutama masyarakat Buddhis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua pandita MAGABUDHI menyikapi perlu adanya toleransi, saling menghormati dan saling menghargai sesama intra maupun antar umat beragama. Selain itu, perlu juga dikembangkan upaya-upaya mencari persamaan dalam kerukunan intra umat beragama, maupun kerukunan antar umat beragama, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyimpulkan pandita MAGABUDHI mengimplementasikannya melalui cara-cara mengembangkan kepedulian kepada sesama dengan sikap moral yang dilandasi dengan welas asih dan cinta kasih di tengah-tengah suasana pandemi Covid-19 masih berlangsung, baik kepada umat Buddha, maupun masyarakat luas dimana umat Buddha membaur dalam aktivitas sehari-hariAkhirnya peneliti menyarankan agar PC MAGABUDHI Kota Tangerang Selatan perlu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para anggotanya dengan cara memberikan pembekalan berupa pendidikan dan pelatihan yang lebih intensif. Pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan kompetensi para pandita MAGABUDHI. Melalui pendidikan dan pelatihan juga bisa menjadi standar yang menyetarakan kompetensi para anggotanya.
Faktor Menurunnya Minat Pemuda Buddhis dalam Berorganisasi di Kota Bengkulu (Studi Kasus Organisasi Sekber PMVBI Bengkulu) Metta Karuna Firdaus; Edi Ramawijaya Putra; Jatayu Jiwanda DL
Jurnal Pelita Dharma Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya penurunan minat serta keaktifan pemuda Buddhis dalam mengikuti kegiatan wihara serta organisasi dalam kurun waktu tiga periode kepengurusan organisasi Sekber PMVBI Bengkulu. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi penurunan minat pemuda Buddhis dalam berorganisasi di kota Bengkulu, kesulitan apa saja yang dihadapi pemuda Buddhis di kota Bengkulu dalam mengikuti kegiatan Vihara Buddhayana terutama organisasi Sekber PMVBI Bengkulu, serta upaya pa yang dapat dilakukan untuk mengatasi penurunan minat pemuda Buddhis dalam berorganisasi di kota Bengkulu.Dalam penelitian ini metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus menekankan pada aspek seperti latar dan karakteristik individu secara menyeluruh, hasil dari penelitian difokuskan dan ditekankan guna memberi gambaran yang detail tentang keadaan sebenarnya dari objek studi yang akan diteliti. Penelitian dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan, studi dokumen berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, dan melakukan interview (wawancara) dengan melakukan pendekatan terhadap informan. Hasil penelitian menunjukan adanya faktor yang berasal dari internal perorangan maupun organisasi dan faktor eksternal perorangan maupun organisasi. Faktor internal perorangan berkaitan dengan keinginan atau minat pemuda, pemuda terjebak pada zona nyaman, rasa kurang percaya diri. Faktor yang timbul dari dalam organisasi meliputi: kurangnya rasa solidaritas, pengaruh pemimpin dalam suatu organisasi. Faktor eksternal dalam diri seseorang meliputi: usia, pekerjaan, serta Pendidikan dan faktor dari luar organisasi wihara meliputi lingkungan sosial, pandemi covid-19, serta jumlah SDM yang minim merupakan faktor dari luar organisasi yang berpengaruh terhadap penurunan atau keaktifan pemuda Vihara Buddhayana.
Masyarakat madani (civil society) dalam perspektif Buddhisme Pratna Dian Pratiwi; Pramudita Mei Nata; Krisdiantoro Alfani Bramantio; Sutadi Sutadi
Jurnal Pelita Dharma Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia membutuhkan tumbuh dan berkembangnya masyarakat madani (civil society), akan tetapi hingga saat ini pembentukan masyarakat madani di Indonesia masih kurang optimal. Berkenaan dengan hal tersebut dalam ajarannya Buddha mengajarkan mengenai hiri dan ottapa sebagai landasan diri dalam menumbuhkan karakteristik sadar hukum, oleh karena itu peneliti merasa tertarik dengan hal tersebut sehingga peneliti ingin melakukan kajian mengenai masyarakat madani (civil society) dalam perspektif Buddhisme. Untuk melakukan kajian ini peneliti menggunakan metode library research atau kajian kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian, dengan demikian peneliti akan mengkaji Tipitaka secara mendalam yang berkaitan dengan masyarakat madani (civil society) melalui sumber primer dari Tipitaka pali dan sekunder yang berasal dari pendapat maupun pembahasan penulis lain.  Hasil dari penelitian ini yaitu dalam pembentukan masyarakat madani (civil society) dalam persepektif Buddhisme membutuhkan pemenuhan terhadap kriteria merujuk pada 7 (tujuh) prinsip suku Vajji, hiri, dan ottapa yang ditunjang dengan pemenuhan prasyarat dalam membentuk masyarakat yang madani.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang madani dalam persepektif Buddhisme adalah masyarakat beradab yang mumpuni dalam perkembangan ilmu pengetahuan, merealisasi hiri dan ottapa, serta memenuhi syarat-syarat pembentukan masyarakat yang madani (civil society).
Perspektif Mahasiswa tentang Rasa Puas (Santuṭṭhi) terhadap Pacar: Studi Kasus Mahasiswa STABN Sriwijaya Semester VIII Tahun Akademik 2022/2023 Metta Cris Angel; Muawanah Muawanah; Nyoto Nyoto
Jurnal Pelita Dharma Vol. 10 No. 1 Edisi Desember 2023
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans are social beings who cannot live alone and cannot be separated  from the influence of other humans because humans need and influence one  another. One of the relationships that are owned is a relationship of love or  courtship. Dating raises several problems, such as at STABN Sriwijaya  Tangerang Banten, it was found several cases of students, especially in the VIII  semester of the 2022/2023 Academic Year, who felt dissatisfied in being in a  relationship, so they changed girlfriends, but there were also students who had  been in relationships for a long time. The purpose of this research is to describe  students' perspectives about satisfaction (santuṭṭhi) to partner for students of  STABN Sriwijaya semester VIII for the 2022/2023 Academic Year. This study uses a qualitative approach with a case study model. The  informants in this study are students of STABN Sriwijaya semester VIII for the  2022/2023 academic year who are Buddhists. Data collection techniques used,  namely observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the  Miles, Huberman, and Saldana models. The data validity technique was carried  out by testing credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results of this study concluded (1) Student perspectives about santuṭṭhi  to girlfriends by STABN Sriwijaya students in semester VIII of the 2022/2023  academic year consisting of goals, knowing about santuṭṭhi, meaning, and  importance. The goals of having a romantic relationship include: looking cool,  motivation to study or study, desire, marriage, encouragement, filling in  deficiencies, and finding partners who share the same beliefs. Then students know  or not about santuṭṭhi data obtained include: satisfied with what is owned and do  not know. Students' understanding of santuṭṭhi is the special person we choose,  not feeling lonely, as a home, not there, learning together, encouragement for life,  a place to tell stories of complaints, life partners, family, and motivation. Then  according to students feeling satisfied or santuṭṭhi it is important to have; (2)  Student constraints in expressing satisfaction or santuṭṭhi to boyfriend consists of  personal character, communication problems, not giving a sense of comfort,  changes in the nature of the partner, people talk, differences in thoughts, and  stubbornness; (3) The way students express satisfaction or santuṭṭhi to partners  include: giving gifts, appreciating partners, paying attention, making partners  happy, concrete actions, improving oneself, asking for blessings, and conveying  them directly. Keywords: Perspective, Student, Santuṭṭhi

Page 1 of 1 | Total Record : 5