cover
Contact Name
NORA AFNITA
Contact Email
noraafnita12@gmail.com
Phone
+6282268753914
Journal Mail Official
noraafnita12@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kolonel Anas Malik, By Pass Kota Pariaman
Location
Kota pariaman,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Of Humanity Dedication
ISSN : -     EISSN : 30217652     DOI : https://doi.org/10.55062//JABDIMAS
Journal of Humanity Dedication merupakan sebuah media dalam menerbitkan hasil karya tulis dalam versi Artikel Ilmiah. JABDIMAS dikelola oleh Team Journal dibawah nauangan Institut Agama Islam Sumatera Barat (IAI SUMBAR) Pariaman. Jurnal ini berdiri dan beroperasi pada tanggal 13 Januari 2023 dalam rangka untuk menjawab kebutuhan para Dosen, Peneliti, Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan dalam mempublishkan hasil pengabdian kepada masyarakat (PKM). JABDIMAS melakukan penerbitan terhadap artikel yang masuk dalam 2 kali setahun, yaitu Bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Artikel yang masuk akan dilakukan seleksi dari pihak pengelola jurnal dengan memperhatikan kriteria dari Team Jurnal JABDIMAS, seperti artikel wajib sesuai dengan template jurnal JABDIMAS, Cek Turnitin untuk Plagiasi dibawah 30%, menggunakan Reference (Zotero atau Mandeley) dalam pengutipan dan Referencinya minimal 10 Tahun terakhir dan wajib kutipan artikel terkait dengan tulisan yang terdapat pada Jurnal/OJS. scope jurnal jabdimas meliputi Pendidikan, Agama, Ekonomi, Psikologi, Kesehatan, Perbankan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Pelatihan Sharaf Bab Al-Mazid As Sudasy Bagi Santri Binaan Cmm Ponpes Al-Firqatun Najiyah Malang Achmad Tito Rurady; Suherman suherman
Journal of Humanity Dedication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/787/3

Abstract

Sharaf is a very important part of Arabic language learning, which is also an inseparable part of the world of Islamic boarding schools. This training aims to help students master tashrif ishtilahiy in the chapter of mazid as sudasy. This training activity was held at al-Firqotun Najiyah Islamic boarding school in Malang district. The method used in this activity in general is an eclectic method, which is a combination of several methods needed according to the needs and conditions in the field. The specific methods that the proposer offers are the talqin and takrar methods. The talqin method is a way of dictating to the audience properly and correctly. The takrar method is the repetition/repetition of words. The results of the service showed that it was well organized even though there were still some obstacles such as too many participants, and relatively short time. All the material in this mentoring has been delivered entirely to the mentoring participants. Of the 40 participants, 87.5% have understood the chapter of al mazid as sudasy and 12.5 %, have not understood it, this is due to the large number of participants while the material is delivered in a short time
Upaya Dalam Pemberian Edukasi Tentang Penatalaksanaan Breat Care Untuk Mencegah Bendungan ASI Pada Ibu Pasca Salin Ratih Septian Arpen; Gusmadewi Gusmadewi
Journal of Humanity Dedication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1109

Abstract

Menurut (WHO) World Health Organization, persentase perempuan menyusui yang mengalami bendungan ASI rata-rata sebanyak 8.242 (87,05%) dari 12.765 yang ibu nifas, pada tahun 2019 yang mengalami bendungan ASI sebanyak 7.198 (66,87%) dari 10.764 ibu nifas pada tahun 2020 terdapat bendungan ASI sebanyak 6.543 (66,34%) dari 9.862 ibu nifas. pada tahun 2021 terungkap data ibu yang mengalami masalah menyusui sekitar 17.230.142 juta jiwa yang terdiri dari puting susu lecet 56,4%, bendungan payudara 36,12% dan mastitis 7,5%. Dari survei awal di lokasi pengabdian yaitu Posyandu Gerry Permai Kelurahan Padang Sarai Kota Padang yaitu salah satu yang dikemukakan adalah ditemukan beberapa permasalahan khusunya masalah ibu nifas, kemudian yaitu masalah kesehatan tentang penatalaksanaan breast care untuk mencegah bendungan asi pada ibu nifas sekitar hanya 6 orang ibu nifas yang mengetahui pengetahuan dan pengalaman ibu dalam menyusui terutama tentang perawatan payudara untuk menghindari pembengkakan payudara/bendungan ASI 14 orang ibu nifas yang ditemui 8 orang adalah ibu hamil  yang belum mengetahui mengalami pembengkakan payudara/bendungan ASI dan putting lecet pada awal menyusui. Tujuan pengabdian masyarakat ini tanggal 14 Januari 2026 adalah untuk mengetahui Perawatan payudara untuk melancarkan peredaran darah sehingga ASI dapat keluar dengan lancar. Selain itu, perawatan payudara juga dapat meningkatka produksi ASI. Metode kegiatan ini melalui Penyuluhan langsung pada Ibu Pasca salin. Hasil kegiatan pengabdiann masyarakat ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan, ibu menyusui dapat mahir dan terampil mempraktekan perawatan payudara dan pijat oksitiosin yang baik dan benar sehingga keberhasilan menyusui ASI Eklusif.
Pendampingan Kegiatan Keagamaan Oleh Mahasiswa KKN Di Nagari Padang Toboh Ulakan Husnul Fadhilah; Suci Ayu Lasmini; Ara Fathil Aida; Ahmad Faiz; Sadra Basir; Hamzah Irfanda; Nurva Dillatul Vatin
Journal of Humanity Dedication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/983

Abstract

The Community Service Program (KKN) is a form of student community service that aims to provide real contributions to various aspects of social, educational, and religious life. This article discusses the role of KKN students in religious activities in Nagari Padang Toboh Ulakan, a village with a strong religious tradition and a surau as a center of religious activities. The main problems faced are the low interest in reading the Qur'an among the younger generation and limited religious literacy that supports the formation of Islamic morals. Through a Participatory Action Research (PAR) approach, KKN students implemented several programs, including daily Qur'an recitation, religious studies after dawn, weekly wirid, Fahmil Al-Qur'an competitions between MDTA (Islamic Madrasahs), and teaching assistance at MDTA. These activities involved the active participation of the community and local religious institutions. The results of the implementation indicate that students play an important role as facilitators and agents of change in increasing Qur'an literacy, strengthening religious traditions, and fostering religious awareness among the younger generation. Thus, the presence of KKN students not only provides short-term positive impacts, but also encourages the content of religious development in Nagari Padang Toboh Ulakan
Penguatan Kesadaran Relasioanal Love Goals, Life Goals Pada Komunitas Sampan Kota Pariaman Hamzah Irfanda Irfanda; Muhajir Muslim; Ahmad Putra
Journal of Humanity Dedication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1043

Abstract

The phenomenon of fragmented life goals among Muslim youth, particularly in understanding the relationship between love, career, and worship, indicates an urgent need to present an educational approach that can link these three dimensions within a single framework of monotheism. From the perspective of Islamic Education, this integration is a prerequisite for the birth of a rabbani generation that has emotional maturity, sharp career vision, and spiritual strength. Based on this need, the community service activity of the Sarumpun Paga Nagar Islamic Youth Chat was held to strengthen the relational awareness of Pariaman City youth regarding love goals and life goals based on Islamic values. The purpose of this community service research is to analyze the process and impact of the educational-participatory program in increasing youth understanding of the connection between love, career, and worship, and to assess the extent to which this activity is able to form a more focused and worship-valuable life orientation. The method used is Participatory Action Research (PAR), which positions youth as active subjects in the process of problem identification, change actions, critical reflection, and follow-up planning. The results of the activity show a significant increase in youth understanding of the organic relationship between love, career, and worship from the perspective of Islamic Education. Participants were able to formulate more realistic, measurable love and life goals, centered on the values ​​of monotheism. Furthermore, they experienced attitudinal changes, including increased spiritual awareness, reflective skills, and a readiness to live a more visionary and worshipful life. In conclusion, this program is effective in strengthening youth relational awareness and serves as a relevant Islamic educational model for developing a rabbani generation. The participatory approach, based on Islamic educational values, has proven to be effective in delivering sustainable transformations in understanding and behavior among Muslim youth
PENDAMPINGAN DIDIKAN SUBUH BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER KEAGAMAAN ANAK DI MDA USWATUN HASANAH Nur Manna; Gusmirawati; Martin Kustati; Rezki Amelia
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1169

Abstract

Bagian Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan arahan kegiatan didikan subuh berbasis karakter sebagai upaya dalam memperkuat karakter keagamaan anak. Kegiatan didikan subuh merupakan suatu bentuk upaya keagaaman dari lembaga pendidikan keagamaan yang biasanya dilakukan pada waktu selepas subuh untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan membentuk karakter keagamaan anak-anak sejak usia dini. Meskipun demikian, beberapa lembaga pendidikan keagamaan menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan didikan subuh. Rendahnya partisipasi siswa dan dan kurangnya variasi dalam strategi pengajaran, hal ini membuat kegiatan didikan subuh menjadi kurang menarik. Kondisi tersebut juga teramati dalam kegiatan didikan subuh di MDA Uswatun Hasanah, yang belum berjalan secara optimal. Dalam kegiatan pendampingan ini digunakan metode Berbasis Aset (ABCD) yang mencakup tahapan-tahapan, dimulai dari tahapan discovery, dream, design, dan terakhir tahapan destiny. Hasil dari kegiatan pendampingan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan partisipasi anak-anak dalam kegiatan-kegiatan dalam program didikan subuh, dan adanya perkembangan karakter keagamaan anak, dari percaya diri, tanggung jawab, disiplin beribadah, kejujuran, toleransi, empati, sabar, dan akhlak yang baik. Maka dari itu kegiatan pendampingan didikan subuh berbasis pendidikan karakter dapat menjadi suatu strategi yang bermanfaat dalam menumbuhkan karakter kegamaan anak-anak di masyarakat.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DALAM PENYAMBUTAN BULAN SUCI RAMADHAN PADA DESA TAMBISKI NAULI KABUPATEN MANDAILING NATAL Azhar Nasution; Edriagus Saputra; Naimah Hasanah; Husni Ismail; Anni Marhamah; Aisyah Aisyah; Syafri Martabe Rizka Nasution
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1171

Abstract

This community service activity aimed to enhance religious understanding, spiritual preparedness, and social solidarity among community members in welcoming the holy month of Ramadan. The program was conducted on Saturday evening, February 14, 2026, after the Isha prayer at Masjid Al-Hilal, targeting the residents of Tambiski Village. The main speaker was Azhar Nasution, M.Ag., accompanied by a team of lecturers from Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. The activity employed lecture-based, participatory, educational, and religio-cultural approaches, positioning the community as both the subject and the object of the program. The results indicated an increase in public understanding of the importance of physical and spiritual preparation before entering Ramadan. This was reflected in the participants’ enthusiasm throughout the activity, especially during the discussion and question-and-answer session, which focused on recommended sunnah practices, fasting etiquette, spiritual preparation, and ways to cultivate a worshipful atmosphere within the family. The attendance of participants from various social groups demonstrated strong community engagement and support for religious activities in the village. The program also generated positive social impacts, including greater motivation among younger generations to participate in religious activities, strengthened social relationships among residents, and the growth of a spirit of mutual cooperation. Overall, this community service activity successfully served as a medium of religious education, spiritual motivation, and reinforcement of socio-religious values in welcoming Ramadan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LEBAKMUNCANG DALAM MENCEGAH BULLYING MELALUI PEMBELAJARAN HUMANIS BERBASIS TEKNOLOGI: Indonesia Mawaddah Warohmah; Huniadah Mista; Rinda Siaga Pangestuti; Hilwa Murdiyanti; Miftahussa’adah Wardi; Rilla Sovitriana; Ade Naelul Huda Naelul Huda; Deti Mulyo Harsoni
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1177

Abstract

Bagian Perundungan (bullying) masih menjadi persoalan serius di lingkungan pendidikan dasar karena berdampak pada kondisi psikologis siswa, seperti kecemasan, penurunan motivasi belajar, dan terganggunya perkembangan sosial-emosional. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan konvensional belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan dan empati dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan Model Pembelajaran Humanis Berbasis Teknologi sebagai strategi pencegahan bullying pada siswa MI Birrul Walidain, Desa Lebak Muncang, Ciwidey, Bandung. Kegiatan PkM ini memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui sosialisasi penguatan kapasitas guru, orang tua, dan komunitas sekolah dalam membangun kesadaran kolektif pencegahan bullying. Luaran strategis pengabdian yaitu pengembangan model H-Tech PAR Anti-Bullying Learning Model, pemanfaatan media edukatif digital, serta penguatan peran komunitas sekolah sebagai agen perubahan anti-bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif deskriptif-komparatif dalam kerangka Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi pre-test, diskusi panel partisipatif berbasis media edukatif, dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman dan sikap peserta. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman awal peserta sebesar 31%. Setelah penerapan model pembelajaran humanis berbasis teknologi, hasil post-test meningkat secara substansial dengan rata-rata mencapai 99%. Peningkatan paling menonjol terjadi pada pemahaman dampak bullying terhadap korban dan pelaku, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pencegahan bullying berbasis empati, komunikasi non-kekerasan, dan partisipasi komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Model Pembelajaran Humanis Berbasis Teknologi selaras dengan tujuan penelitian dan efektif sebagai strategi pencegahan bullying di sekolah dasar. Model ini bersifat aplikatif, partisipatif, dan berpotensi dikembangkan serta direplikasi pada konteks pendidikan yang lebih luas.
PENERAPAN TEORI TIPE MYERS-BRIGGS DALAM PERENCANAAN KARIR Elyas Titip; Sri Maizurrahmi Hexa Putri; Masril
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1178/5

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompleks menuntut individu memiliki pemahaman diri yang baik agar mampu menentukan pilihan karier yang sesuai dengan potensi dan karakter pribadinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep teori tipe Myers-Briggs dalam perencanaan karier, menjelaskan fungsi dan perannya dalam proses pengembangan diri, serta mengintegrasikan konsep tersebut dengan perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan yang dilaksanakan secara partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi mengenai tipe kepribadian Myers-Briggs dan konseling karier, diskusi interaktif, pendampingan dalam mengenali tipe kepribadian masing-masing, serta evaluasi pemahaman peserta melalui sesi refleksi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai karakteristik kepribadian, potensi diri, serta kesesuaian pilihan karier dengan tipe kepribadian yang dimiliki. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman bahwa keberagaman kepribadian merupakan bagian dari sunnatullah yang perlu dikembangkan melalui pengenalan diri, penyucian jiwa, ikhtiar, dan tawakal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan teori tipe Myers-Briggs yang diintegrasikan dengan perspektif Islam dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung layanan pengembangan karier berbasis psikologis dan spiritual di masyarakat.
PEMBINAAN SPIRITUAL KOMUNITAS MUALAF BADUY LEBAK BANTEN Kosim Kosim; Siti Aisyah; Izul Islamudin
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1179

Abstract

Spiritual development is an important process in strengthening the understanding, appreciation, and practice of Islamic teachings among convert communities, including the Baduy Muslim convert community. The Baduy convert community has unique social and cultural characteristics that require adaptive, persuasive, and sustainable guidance approaches. This community service activity was carried out to provide spiritual development for the Baduy Muslim convert community in order to strengthen their Islamic faith. The method of this community service was conducted through the delivery of educational materials and discussions for both parents and children. The materials provided began with educational screenings of Islamic films about the stories of Prophet Ibrahim and Prophet Ismail for the children, and studies of the book Nasoihul Ibad for the parents. The results of this activity showed an increase in children’s motivation to study religion, supported by the distribution of the Qur’an, Juz Amma, Iqro, and other reading books. In addition, the program also provided religious understanding for parents, which helped enhance their spirituality.
MINDFULNESS DENGAN TEKNIK STOP UNTUK MENCEGAH DOOMSCROLLING PADA DEWASA AWAL Navissa Akmalia; Fisa Amanah; M. Hubbal Khair
Journal of Humanity Dedication Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1187

Abstract

The digital era is characterized by unlimited access to information via social media, and now has fundamentally transformed news consumption patterns. While algorithmic curation and the delivery of relevant content can facilitate information retrieval, they may also undermine an individual’s capacity for self-regulated social media usage. An emergent phenomenon known as 'doomscrolling' encompasses compulsive behaviors driven by excessive scrolling and algorithmically generated content. This study investigates cognitive awareness and preventative strategies for doomscrolling through mindfulness-based techniques to mitigate the adverse effects of prolonged exposure to negative media content. The study involved 22 participants within the age range of 19–27 years. The findings indicate a significant increase in participants' cognitive awareness regarding doomscrolling, although challenges in reducing overall social media consumption persist.