cover
Contact Name
Zulkifli
Contact Email
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Phone
+6285171098626
Journal Mail Official
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Anduring, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25153
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30248019     DOI : https://doi.org/10.59435/gjpm
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat (GJPM) adalah sebuah publikasi ilmiah yang berfokus pada penelitian, praktik, dan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dan positif kepada masyarakat. Jurnal ini menyediakan wadah bagi para peneliti, praktisi, akademisi, dan individu yang tertarik untuk membagikan pengalaman, pengetahuan, dan temuan mereka dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 284 Documents
Strategi Edukasi Bank BRI dalam Meningkatkan Pengguna Aplikasi Brimo oleh Nasabah Wildatuz Zahroh; Habibatun Nafilah; Miko Ari Firmansyah; Agung Parmono
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2306

Abstract

Penggunaan layanan perbankan digital semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan aplikasi mobile banking BRImo oleh nasabah Bank BRI. Namun, masih terdapat sebagian nasabah, khususnya di segmen usia lanjut dan wilayah dengan literasi digital rendah, yang belum optimal dalam memanfaatkan fitur-fitur BRImo karena minimnya pemahaman dan kekhawatiran terhadap keamanan transaksi digital. Permasalahan ini menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan edukasi sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan nasabah terhadap aplikasi BRImo. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi edukasi yang diterapkan Bank BRI dalam meningkatkan penggunaan aplikasi BRImo, meliputi sosialisasi langsung di kantor cabang, pelatihan tatap muka bagi nasabah, pemanfaatan media sosial dan konten edukatif digital, serta pendampingan personal oleh petugas customer service. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan nasabah dan pegawai bank, serta dokumentasi kegiatan edukasi. Hasil sementara menunjukkan bahwa strategi edukasi yang dilakukan secara konsisten mampu meningkatkan pemahaman nasabah terhadap fitur BRImo hingga lebih dari 60%, serta mendorong peningkatan frekuensi transaksi digital pada kelompok nasabah yang mengikuti program edukasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi strategi edukasi perbankan digital yang lebih efektif dan inklusif.
Strategi Pemasaran Produk Kopi Menggunakan Konsep 4P pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember M. Zarkasi Rohim; Ahmad Sulaiman Lukman; Agung Parmono
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2307

Abstract

Perumda Perkebunan Kahyangan Jember merupakan salah satu perusahaan daerah yang memiliki potensi dalam pengembangan dan pemasaran produk kopi. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan strategi pemasaran yang terarah agar produk mampu menjangkau konsumen secara lebih luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk kopi pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menggunakan konsep bauran pemasaran 4P yang meliputi Product, Price, Place, dan Promotion. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kondisi pemasaran, pengumpulan informasi, analisis strategi 4P, penyusunan rekomendasi, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan pemasaran produk kopi dapat dilakukan melalui penguatan kualitas, identitas, dan kemasan produk pada aspek Product; penyesuaian harga berdasarkan kualitas, ukuran, dan kondisi pasar pada aspek Price; perluasan jaringan distribusi serta pemanfaatan saluran digital pada aspek Place; dan peningkatan promosi melalui media sosial serta kegiatan promosi langsung pada aspek Promotion. Penerapan konsep 4P memberikan pemetaan yang lebih sistematis terhadap kondisi pemasaran produk kopi dan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan strategi pemasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu Perumda Perkebunan Kahyangan Jember meningkatkan jangkauan pemasaran dan memperkuat daya saing produk kopi sebagai salah satu produk perkebunan daerah.
Dari Bantuan Sosial Menuju Kemandirian Ekonomi: Pelatihan Hair Cutting Berbantuan Video Digital Oliva Lili Wangsa Wirawan; Pascalian Hadi Pradana; Ade Irma Noviyanti; Derrida Dhini Imama; Yustina Syafitri; Firda Yuliana Dewi; Rachel Edhi Shashanti; Radina Rasmitasari; Lisa Berdiana; Rahmawati Suwarno Putri
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2295

Abstract

Program bantuan sosial berperan sebagai instrumen perlindungan terhadap kerentanan ekonomi, tetapi keberlanjutan kesejahteraan penerima manfaat memerlukan penguatan kapasitas produktif. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan desain pemberdayaan melalui pelatihan hair cutting, menganalisis peran video digital dalam pembelajaran keterampilan prosedural, mengkaji keterkaitan praktik hair cutting dengan technical competence, soft skills, dan work readiness, merumuskan jalur employment dan self-employment, serta menyusun model keberlanjutan menuju aktivitas produktif dan kemandirian ekonomi. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan, Maret-Agustus 2026, di Dinas Sosial Kabupaten Jember menggunakan pendekatan action-oriented community empowerment. Data diperoleh melalui observasi pelaksanaan, dokumentasi foto, telaah dokumen, dan asesmen/observasi unjuk kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat dirancang melalui integrasi asesmen kebutuhan, pelatihan hair cutting, video digital, praktik terbimbing, simulasi layanan, soft skills, dan kewirausahaan. Video digital berfungsi sebagai visual scaffolding untuk memperjelas prosedur dan memungkinkan pengulangan materi, sedangkan praktik langsung menghubungkan pengetahuan prosedural dengan tuntutan layanan dan kerja. Kompetensi hair cutting selanjutnya diarahkan pada work readiness melalui penguatan sanitasi, keselamatan kerja, komunikasi, disiplin, adaptabilitas, dan pelayanan. Model yang dirumuskan menghubungkan social protection → capacity building → technical competence → work readiness → employment/self-employment → productive activity → economic independence. Kemandirian ekonomi dan peningkatan self-efficacy belum diklaim sebagai dampak terukur karena memerlukan pengukuran longitudinal dan tracer.
Digitalisasi Verifikasi Lahan Kelompok Tani Melalui Pendampingan Penggunaan Google Earth Di Kabupaten Jember Muhammad Ilham Habibullah; Dafitur Rahman; Putri Kamilatul Rohmi
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2308

Abstract

Verifikasi luas lahan kelompok tani merupakan proses penting dalam mendukung program bantuan dan subsidi pertanian di Kabupaten Jember. Namun, proses verifikasi yang dilakukan secara manual masih membutuhkan waktu yang relatif lama, berpotensi menimbulkan kesalahan, dan memerlukan tenaga lapangan yang cukup banyak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada staf Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember dalam penggunaan aplikasi Google Earth sebagai alat bantu verifikasi luas lahan kelompok tani. Mitra kegiatan adalah staf Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember yang terlibat dalam proses verifikasi lahan, dengan sasaran kegiatan berupa peningkatan kemampuan dalam menggunakan aplikasi Google Earth. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, penyampaian materi, sosialisasi penggunaan Google Earth, praktik pengukuran luas lahan, dan pendampingan kepada peserta. Evaluasi program dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk mengetahui pemahaman serta kemampuan peserta dalam menggunakan Google Earth. Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi, melakukan pengukuran luas lahan, dan memanfaatkan hasil pengukuran sebagai alat bantu verifikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth dapat membantu mempermudah proses pengukuran dan verifikasi luas lahan, baik dari segi efisiensi waktu maupun kemudahan dalam melihat kondisi lahan secara visual. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis, seperti keterbatasan pemahaman awal peserta terhadap teknologi digital dan ketergantungan pada koneksi internet, kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kemudahan dan efektivitas proses verifikasi lahan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung proses verifikasi lahan yang lebih praktis, mudah, dan efisien