Articles
6 Documents
Search results for
, issue
"Vol 21 No 1 (2004)"
:
6 Documents
clear
PENGARUH PENYIMPANGAN KETEBALAN DAN MUTU PELAT BETON PADA PERKERASAN BETON SEMEN (PERKERASAN KAKU)
Furqon Affandi
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The application of concrete pavement in Indonesia started 1995, there was increase in its development but no significant, Rigid pavement type with commonly use in Indonesia is plain concrete pavement due to the simplicity in application and cheap, with typical slab thickness of 25 cm. The influence of the change composite reaction by approximately ± 25% will change the service life by ± 6%. From the analysis of slab thickness and concrete quality deficiencies, gave significant influence on pavement service life. The descrease of slab thickness by 25 mm of design thickness or the decrease of concrete quality by 20% of design quality will decrease half of pavement service life. Even though there is compensation by decreasing the payment on the contract unit price but economic analysis on disadvantages is required.
Manfaat puring (codiaeum variegatum) sebagai tanaman perdeduksi polusi udara di daerah permukiman
Nanny Kusminingrum
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tanmnan mempunyai berbagai fungsi. misalnya : untuk keselamatan pengemudi (mencegah silau lampu kendaraan. penunjuk arah belokan). kenyamanan. estetika. konservasi lingkungan maupun penyangga lingkungan. Sehubungan dengan multifungsi yang dipunyai oleh tanamon. mako perlu kiranya diteliti dan dikaji jenis  jenis tanaman permukiman apa saja yang dapat dimm1faatkan sesuai dengan peru11111kan11ya . Puslitbang Prasarana Transportasi sudah melakukan penelitian berbagai Jenis tanaman yang cocok ditanam di daerah permukiman, yang mempunyai fungsi mereduksi konsentrasi polutan akibat transportasi jalan (kendaraan bermotor). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa. tanaman Puring cukup baik dalam mereduksi polutan NOx . Selain itu. dari segi estetikapun jenis tanaman Puring ini cukup menarik dalam warna daunnya.
Pengujian warna cat termoplastik untuk marka jalan
Lekss miningsih
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jalan sebagai prasarana perhubungan memegang peranan penting di da/am menunjang laju pertumbuhan perekonomian . Dikaitkan dengan fungsi jalan yang sangat vital tersebut ditunjang antara lain jalan dapat memberikan keselamatan terhadap kendaraan pemakai jalan dengan menerapkan rambu-rambu jalan termasuk marka jalan yang berfungsi dengan baik sehingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu -lintas. Untuk penggunaan cat marka jalan di Indonesia umumnya digunakan cat marka jenis termoplastik menggantikan cat konvensional yang berumur pendek. Saal ini sudah ada Standar Nasional Indonesia (SNI yaitu spesifikasi cat Tennoplastik sesuai SN/ 06-4826- 1998 dan metode pengujian cat termoplastik sesuai SN! 03-6./ 50-2000 ( AASHTO M 250 - 98) Ketentuan yang sekarang digunakan untuk bentuk dan ukuran adalah menurut SK Menteri Perhubungan No.KM 60 tahun 1993 lentang marka jalan. Pengujian cat termoplastik tentang warna telah dilakukan , dan hanya dikenal satu warna cat ya itu warna putih. Belum adanya persyaratan warna. terutama cat warna kuning sebagai tambahan. sehingga belum ada keseragaman warna cat pada permukaan perkerasan jalan . Di da/am penel itian ini dibahas mengenai warna cat termoplastik. dengan mengikuti standar /nternasional (CJE Standard Colour) yang berlaku. sehingga dapal menjadi acuan untuk penggunaan warna cat termoplastik yang digunakan di Indonesia.
Modifikasi polimer dengan cara degradasi oksidasi terminal
tjitjik wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk meningkatkan kinerja campuran beraspal. umumnya penambahan polimer kedalam campuran beraspal adalah dengan cara menambahkan polimer kedalam aggregat panas ( hot bin ). cara ini sering menghasiikan campuran yang kurang homogen. Untuk itu dicari suatu cara bagaimana memasukkan polimer kedalam aspal dengan mudah . cepat pada temperatur yang relatif tidak terlalu tinggi dan menghasilkan aspal modifikasi yang homogen. yaitu memodifikasi polimer dengan cara oksidasi dengan bahan initiator. variasi temperatur dan waktu oksidasi. sehingga diharapkan aspal dan polimer dapat kompatibel. Hasil yang diperoleh dari modifikasi polimer tersebut tanpa bahan initiator . oksidasi pada temperatur 300 °C dan waklu -10 menit memberikan hasil Berat molekul volume rata-rata (Mv) 7500. nilai keasaman ( acid value ) meningkat dari 0. 17 menjadi 1.15 sehingga polimer mudah larut atau terdesper si kedalam aspal dalam waktu relatif singkat ( 15 menit ). stabil dalam penyimpanan dan menghasilkan mutu aspal modi(ikasi memenuhi persyaratan serta lebih baik dari aspal konvensional
Perkuatan struktur kolom beton bertulang dengan menggunakan lapisan fiber
N. Retno Setiati , Iswandi Imran
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Beton komposit dengan menggunakan fiber atau dikenal dengan istilah Fiber Reinforced Polymer Composite (FRPC) telah ditemukan sebagai suatu metode efektif untuk memperbaiki kolom beton dibawak kekuatan struktur. Penelitian ini membahas masalah studi eksperimental dan teori analitis kolom beton rerkekang secara eksternal dengan lapisan serat Aramid atau dilkenal dengan istilah Aramid Fiber Sheet (Al ·S). Benda uji beton terkekang dan tidak terkekang diberi gaya tekan uniaksial. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh suatu kesimpulan bahwa untuk beton normal terkekang yang dibebani tekan uniaksial secara signifikan dapat meningkatkan kekuatan. daktilitas. dan kapasitas energi ahsopsi (energi yang diserap)
Pengaruh geomembran terhadap perilaku kadar air tanah
M. Suherman
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 21 No 1 (2004)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan penkembangan tanah adalah terutama disebabkan oleh perilaku fluktuasi kadar alrnya. Ketidak merataan pengangkatan tanah akan dihasilkan - oleh salah satu antara ketidak seragaman pembah an kadar air dan _ketidak seragaman kondisi tanah atau kedua-duanya . Apabila fluktuasi kadar air sewaktu-waktu dapat diupayakan untuk menjadi kondisi seragam. maka sebagian masalah tersebut dapat dikurangi. · · · , Prinsip dasar penghalang kadar air adalah bertindak sebagai pemindah jarak tepi dari pondasi atau perkerasan ja fan serta mengurangi fluktuasi kadar air musiman pada tanah di bawah struktur. Waktu untuk terjadi perubahan kadar .air ·akan lebih lama karena penghalang dapat memperpanjang jarak tempuh perpindahan air yang ada di ·bawah struktur. Hal ini menjadikan distribusi kadar air lebih seragam disebabkan adanya kapiler pada bawah tanah sehingga pengangkatan tanah akan lebih lambat dan lebih seragam. Geomembran telah digunakan dalam upaya penjagaan tanah ekspansif Karena sifatnya yang kedap air. maka geomembran dapat memberikan solusi dalam menangani tanah ekspansif Geomembran dapat pula mereduksiperubahan kadar air dan dapat meminimasi perubahan volume pada tanah ekspansif