cover
Contact Name
Jumiati
Contact Email
yysrahmatanfwa@gmail.com
Phone
+6281297409136
Journal Mail Official
jurnajkems@gmail.com
Editorial Address
Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JKEMS (Jurnal Kesehatan Masyarakat)
ISSN : 29879108     EISSN : 29879108     DOI : https://doi.org/10.58794/jkems.v2i1.646
Core Subject : Health,
JKEMS-Jurnal Kesehatan Masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua penulis yang telah mengirimkan artikelnya untuk dipublikasikan di JKEMS-Jurnal Kesehatan Masyarakat
Articles 35 Documents
PENERAPAN PIJAT LAKTASI SEBAGAI STRATEGI NON-FARMAKOLOGIS DALAM PENANGANAN BENDUNGAN ASI: STUDI KASUS DI PMB Bdn. Silvi Ayu, S.Keb PEKANBARU Sesti, Indria; Yulita, Nova
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v4i1.1651

Abstract

Bendungan ASI merupakan masalah umum pada masa nifas yang ditandai dengan pembengkakan, nyeri, dan tidak lancarnya aliran ASI akibat sumbatan saluran laktiferus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat laktasi sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengatasi bendungan ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu ibu nifas (Ny. D, usia 38 tahun) di PMB Bdn. Silvi Ayu, S.Keb Pekanbaru selama bulan Februari–Juli 2025. Intervensi dilakukan berupa pijat laktasi dengan durasi 20 menit menggunakan teknik pijat lembut pada payudara dan punggung. Evaluasi dilakukan terhadap keluhan nyeri dan kelancaran aliran ASI sebelum dan sesudah tindakan. Hasil: Setelah dilakukan pijat laktasi, ibu menyampaikan bahwa rasa nyeri berkurang, payudara tampak lebih lunak, dan aliran ASI lancar. Bayi mampu menyusu dengan baik dan mengalami kenaikan berat badan. Kesimpulan: Pijat laktasi terbukti efektif mengurangi gejala bendungan ASI dan meningkatkan kenyamanan menyusui pada ibu nifas.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI PONDOK PESANTREN AR-RUMANI PEKANBARU Sari, Sumia Arsita Sari
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v3i2.1315

Abstract

Personal hygiene adalah perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Dampak yang timbul pada masalah personal hygiene adalah gangguan integritas kulit, gangguan membran mukosa mulut, infeksi pada mata dan telinga, dan gangguan fisik pada kuku. Berdasarkan data WHO tahun 2016, diperkirakan 15 dari 20 remaja putri pernah mengalami keputihan setiap tahunnya. Infeksi tersebut disebabkan karena kurangnya kebersihan diri, terutama vulva hygiene saat menstruasi. Untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di Pondok Pesantren Ar-rumani Pekanbaru
PERAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN UNTUK MENCEGAH PENYAKIT dinda, Nadinda
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v4i1.1454

Abstract

Kebersihan lingkungan, Kesadaran kolektif, Kesehatan masyarakat, Pencegahan penyakit, Peran masyarakat Masalah kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti diare, demam berdarah, dan infeksi saluran pernapasan akut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya preventif terhadap penyebaran penyakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan observasi lapangan terbatas di beberapa wilayah padat penduduk di Indonesia. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan dokumentasi kegiatan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam program sanitasi, pengelolaan sampah, dan edukasi kebersihan berkontribusi secara signifikan dalam menurunkan insiden penyakit lingkungan. Keterlibatan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan lembaga pendidikan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya kebersihan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan pemerintah melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat, penguatan program PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta pemanfaatan media digital untuk menyebarkan edukasi lingkungan secara masif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DALAM MEWUJUDKAN BANDARA SEHAT Fadila, Diah; Elika, Amanda Catur; Hafzani, Afifa Dini; Putri, Raina Amalia; Ningsi, Anes Hartati; Dangu, Desri Elsadiah; Trisnowati, Heni; Isni, Khoiriyah; Sari, Ana Imelda; Kusuma, Mahardika Eka Yudha
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v3i2.1589

Abstract

Rokok menjadi permasalahan yang krusial dalam sektor kesehatan masyarakat, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat umum, termasuk bandara, untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok. Namun, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi tantangan seperti lemahnya sosialisasi dan penegakan aturan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran implementasi KTR di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dalam mewujudkan bandara sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara singkat. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang pengelola dan satu orang pengunjung Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Fokus penelitian adalah pada implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Data yang diperoleh dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan penerapan KTR sudah berjalan baik melalui penyediaan ruang merokok, pemasangan tanda larangan, dan penegakan sanksi. Namun, masih ditemukan ada beberapa pengunjung yang belum memahami aturan KTR. Lokasi ruang merokok dinilai kurang strategis sehingga pelanggaran masih sering terjadi di area bandara. Penerapan KTR di Bandara YIA cukup baik dari sisi pengelola, namun masih perlu peningkatan edukasi, sosialisasi, dan penegakan aturan agar kepatuhan pengunjung meningkat dan lingkungan bandara menjadi lebih sehat serta nyaman bagi semua pengguna jasa bandara. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada pengunjung serta penegakan aturan yang lebih tegas agar kepatuhan terhadap kebijakan KTR di bandara agar semakin optimal.
PENGEMBANGAN CERITA BERGAMBAR UNTUK PROMOSI KESEHATAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR DALAM PENCEGAHAN SEMBELIT ANAK NIngsi, Anes Artati; Saputra, Deo; Hikmah, Nurul; Dangu, Desri Elsadiah; Assyukru, Faatih Rizkiyah; Isni, Khoiriyah; Trisnowati, Heni
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v3i2.1623

Abstract

Sembelit pada anak merupakan masalah kesehatan yang sering diabaikan, meskipun memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup dan perkembangan anak. Gaya hidup sedentari serta rendahnya asupan serat dari buah dan sayur merupakan penyebab utamanya. Upaya edukasi gizi yang ada sering kali kurang efektif karena tidak sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukatif berupa cerita bergambar berjudul Upi Melawan Sembelit, yang mengenalkan pentingnya konsumsi buah dan sayur melalui narasi yang komunikatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk merancang, menguji, dan menyempurnakan media. Inovasi utama dari media ini terletak pada integrasi elemen visual yang menarik, karakter edukatif, serta konten gizi dalam format cerita yang sesuai untuk anak. Validasi oleh ahli terhadap aspek isi, penyajian, bahasa, dan konteks menunjukkan skor kelayakan yang sangat tinggi, berkisar antara 98,3% hingga 100%. Revisi dilakukan untuk meningkatkan kualitas media, termasuk penambahan karakter Upi dan penataan ulang dialog agar alur cerita lebih jelas dan mudah dibaca. Uji coba terbatas pada anak usia 7–12 tahun sebanyak 30 orang melalui pengisian kuesioner terstruktur. Hasil uji coba menunjukkan anak-anak merespon  sangat positif dengan skor 90,22%. Anak-anak menilai media ini menarik, mudah dipahami, dan efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan secara menyenangkan. Dengan demikian, media ini dinilai layak digunakan sebagai sarana edukasi kesehatan, khususnya dalam pencegahan sembelit melalui peningkatan konsumsi buah dan sayur.

Page 4 of 4 | Total Record : 35