cover
Contact Name
Novi Ayu Yulia
Contact Email
noviayuyulia@gmail.com
Phone
+6282334243103
Journal Mail Official
jurnalmaqamatunzah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Panglima Sudirman No.360, Semampir, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf
ISSN : 30250560     EISSN : 30265894     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf adalah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Ilmu Tasawuf Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Keberadaan Jurnal Maqamat diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan dan penyebaran ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang Ilmu Tasawuf. Oleh karena itu, Jurnal Maqamat menampung dan mempublikasikan karya-karya akademik terbaik berupa artikel ilmiah dari para ahli, peneliti dan praktisi pada bidang tersebut. Artikel dapat berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka. Artikel tersebut akan diterbitkan pada bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024" : 5 Documents clear
RESPON MUHAMMAD TAQI MISHBAH YAZDI TERHADAP POLA PIKIR MATERIALISME Adil, Muhammad
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/sy95jw94

Abstract

Penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan manusia yang dimana realitas bukan hanya bersifat materialistik semata, tetapi juga immaterial dibalik yang dapat dijangkau dan dinalar oleh penalaran manusia. Dalam kajian ini dalam paradigma atau cara pandang materialisme memandang bahwa wujud itu sama halnya dengan materi, karena ditinjau dari subjek dan objek sesuatu itu dianggap ada apabila memiiki bentuk dan meliputi tiga dimensi ialah panjang, lebar dan padat atau memiliki tipologi materi sehingga bisa disifati dengan kuantitas dan dapat dibagi. Kita tidak mungkin mengatakan bahwa alam ini memiliki tujuan dan sebab akhir, sebab tidak ada tinjuan yang memiliki ilmu dan kehendak sehingga dapat dinisbahkan suatu tujuan penciptaan kepadanya. Apa yang menjadi masalah dengan aliran materialisme.? Bahwasanya pandangan materialisme barat dalam memperoleh suatu pengetahuan yang benar hanya bersifat indrawi dan pengalaman. Mengapa penting membahas aliran materialisme.? Karena aliran ini akan berimplikasi secara filosofis mengingkari realitas inmateri dan mengingkari hal-hal inmateri hingga Ma'ad (Hari Kebangkitan). Apa yang dikritik dari aliran materialisme? Fondasi ontologis dan pola pikir aliran materialisme berdasarkan pemikiran Filsafat Islam M.T Misbah Yazdi. Metode yang digunakan? Kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik serta studi pustaka.
HERMENEUTIKA FAZLUR RAHMAN DAN CONTOH PENERAPANNYA DALAM TAFSIR AL-QUR'AN Lestari, Puput
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/6fm2k251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman tentang Hermeneutika Fazlur Rahman. Hermeneutika Fazlur Rahman dikenal dengan Metode Double Movement. Dalam tulisan ini, metode yang digunakan adalah menggunakanmetode penelitian deskripsi analitis dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian studi pustaka, yakni melakukan penelitian dengan penelusuran pada buku-buku, artikel-artikel, serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pembahasan. Data yang dikumpulkan ialah pemikiran-pemikiran Fazlur Rahman terhadap penafsiran al-Qur’an khususnya dengan metodedouble movement yang bersumber dari artikel-artikel dan buku yang berkaitan dengan Fazlur Rahman. Karya-karya tersebut selanjutnya dijadikan rujukan dan diambil kesimpulan untuk membangun pembahasan yang utuh di dalam tulisan. Kesimpulan yang didapat adalahpandangan Hermeneutika Fazlur Rahman mengenai metode double movement, mampu memberikan pemahaman yang sistematis dan kontekstualis, sehingga menghasilkan penafsiran yang yang tidak literalis dan tekstualis, melainkan penafsiran yang mampu menjawab masalah kekinian.Adapun yang dimaksud dengan gerakan ganda adalah: dimulai dari situasi sekarang ke masa Al-Qur’an diturunkan dan kembali lagi ke masa kini.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BINGKAI IRFANI (TELAAH KAJIAN PENDIDIKAN TASAWUF) Solihin, Mohamad
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/4v2z8259

Abstract

Tasawuf merupakan disiplin ilmu yang tidak hanya berkaitan dengan upaya memperbaiki akhlak individu saja dalam mencapai ma’rifatullah, tetapi sesungguhnya tasawuf juga erat kaitannya dengan upaya memperbaiki akhlak orang  lain,  khususnya  dalam  konteksini adalah melalui Pendidikan Agama Islam  (PAI). Ajaran tasawuf irfani sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Ini karena tujuan utama PAI adalah membentuk manusia yang mampu menjadi abdullah (shaleh secara individu) dan khalifatullah (shaleh secara sosial). Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, penerapan tasawuf irfani, yang puncaknya adalah ma'rifatullah dan mahabbatullah, sangat relevan. Maqamat-maqamat dalam tasawuf irfani dapat membantu guru PAI dalam mencapai tujuan Pendidikan Agama Islam.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TASAWUF DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH-SEKOLAH ISLAM Maghfiroh, Ummi Lailia
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/39588q31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di beberapa sekolah Islam di Indonesia yang telah mengintegrasikan tasawuf ke dalam kurikulum mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tasawuf, seperti kesederhanaan, kejujuran, kerendahan hati, dan kasih sayang, diterapkan secara efektif melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan interaksi sosial sehari-hari. Guru berperan penting sebagai teladan dalam penanaman nilai-nilai ini, yang berdampak positif pada pembentukan karakter siswa. Meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi dari sebagian orang tua dan keterbatasan sumber daya manusia, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan karakter berbasis tasawuf memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual.
PERAN TASAWUF DALAM PEMBENTUKAN ETIKA DAN MORALITAS DI MASYARAKAT MODERN Shofiatun Nikmah
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/7zd9w503

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran tasawuf dalam pembentukan etika dan moralitas di masyarakat modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip tasawuf, seperti kesederhanaan, pengendalian diri, dan kasih sayang, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku etis dan moral individu dalam konteks kehidupan yang semakin kompleks dan materialistis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf menawarkan pendekatan spiritual yang mendalam dalam menghadapi tantangan moral di era modern, dengan menekankan pentingnya pembersihan jiwa dan pemahaman yang mendalam tentang makna kehidupan. Implementasi ajaran tasawuf dalam kehidupan sehari-hari terbukti dapat meningkatkan kesadaran moral dan memperkuat komitmen individu terhadap nilai-nilai etis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tasawuf memiliki relevansi yang kuat dalam upaya membangun masyarakat yang lebih bermoral dan etis di tengah tekanan globalisasi dan modernisasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5