cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
jurnalpinisi01@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PPG UNM, Menara Pinisi Wing C jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar, Sulsel
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi: Journal of Teacher Proffesional
ISSN : 27231631     EISSN : 27231631     DOI : https://doi.org/10.26858/tpj.v4i2.48238
Pinisi: Journal of Teacher Professional is a journal that provides an authoritative source of scientific information for researchers and academics, research institutions, government agencies, and teacher education. We publish original research papers, review articles and case studies focused on educationand learning. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Pinisi: Journal of Teacher Professional published by Program studi PPG Universitas Negeri Makassar and successfully issued three times in each volume (April, August, November). Pinisi: Journal of Teacher Professional We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) and check the review process. First, kindly please register as an author, and then log in for paper submission. Please tick “Author” when making a registration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020): Agustus" : 15 Documents clear
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASIC LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SDN 9 BENTENG ABDULLAH RF
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28987

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh semua mahasiswa keguruan. Mata pelajaran ini berbeda dengan mata pelajaran mahasiswa pada umumnya yang dilaksanakan di kampus. Mata pelajaran ini dilaksanakan dalam bentuk praktek lapangan sebagaimana kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh para guru secara umum. PPL ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 9 Benteng, Kabupaten Sidrap. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Teknik dan prosedur pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1) observasi, 2) tes dan 3)dokumentasi. Temuan hasil penelitian adalah terjadi peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan   model kooperatif tipe Problem Basic Learning di kelas V UPT SD Negeri 9 Benteng Kabupaten Sidrap. Kesimpulan penelitian ini adalah: penerapan model Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang Konduktor dan isolator pada siswa kelas V UPT SD Negeri 9 Benteng Kabupaten Sidrap.
PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Carsinah Carsinah
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28715

Abstract

 Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SD Negeri Ciawi Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes dalam pembelajaran Tematik. Dari 15 siswa baru 7 siswa atau sekitar 46,67% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Ciawi Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah problem based learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Ciawi Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Pada siklus pertama 7 dari 15 anak atau 46,67% siswa mencapai KKM. Pada siklus kedua 13 dari 15  anak atau 86,67% siswa mencapai KKM.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 129 ABBANUANGE Andi Nuryana Andi Nuryana
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28828

Abstract

Masalah penelitian ini adalah hasil belajar IPA di kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelasanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini yaitu model Pembelajaran Problem Based Learning dan hasil belajar siswa. Setting penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 13 orang. Data diperoleh melalui, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan yang berarti, baik pada proses pembelajaran maupun evaluasi berupa pemberian tes formatif siklus I dan II yang diberikan pada akhir setiap tindakan siklus. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada hasil tes setiap akhir siklus. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan model Pembelajaran Probelem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA Siswakelas IV SDN 129 Abbanuange. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru serta hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan setiap siklus, yaitu pada siklus I berada pada kategori cukup(C) dan pada siklus II berada pada kategori baik(B)
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA AUDIO VISUAL Ina Lusi Yani
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28651

Abstract

Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor minat dan lingkungan.  Sebagian besar siswa cenderung kurang aktif dalam pembelajaran.  Hal tersebut dapat ditingkatkan salah satunya melalui pemilihan model dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi siswa, materi, manfaat, dan tujuan pembelajaran.  Permasalahan yang dihadapi yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran tematik pada Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan Subtema 3 Bersatu Kita Teguh Pembelajaran 1 SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan Kota Surakarta.  Hasil Penilaian Harian (PH) menunjukkan bahwa sejumlah 13 siswa  dari 21 siswa kelas VI belum mencapai batas KKM.  Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan memanfaatkan media audio visual.  Dalam penelitian ini menggunakan 2 siklus, dimana setiap siklus telah dilakukan tindakan-tindakan perbaikan.  Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat dilihat dari adanya peningkatan jumlah presentase ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran tematik mulai dari kegiatan prasiklus sampai dengan siklus II.  Perubahan terjadi pada aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan hasil tes evaluasi di akhir pembelajaran.  Sehingga peningkatan hasil belajar siswa mulai dari kegiatan prasiklus sampai dengan siklus II sebesar 18 %, dimana sebanyak 18 siswa telah dinyatakan mencapai batas KKM.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KERJASAMA PESERTA DIDIK DI KELAS V SDN 210 BONTOMINASA KABUPATEN BULUKUMBA ayu andriani
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26804

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil kerjasama peserta didik di kelas V SDN 210 Bontominasa Kabupaten Bulukumba. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 20 orang . pengambilan data dilakukan  dengan menggunakan lembar observasi  berisi tingkah laku peserta didik selama kegiatan belajar. Melalui kegiatan observasi ditemukan informasi bahwa ada dua faktor yang memepengaruhi kemampuan bekerjasama peserta diidk yaitu faktor dari Guru dan faktor dari peserta didik itu sendiri.  Faktor dari guru terdiri atas :(1) guru kurang melibatkan peserta didik  secara aktif dalam pembejajaran, (2) Guru kurang meberikan kesempatan kepada peserta didik.(3) guru kurang menggunakan model pembejaran yang berfareiasi, (4) Penggunaan model/ metode yang monoton. Adapun pada aspek peserta didik: (1) peserta didik  kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, (2) peserta didik  kurang berinteraksi dengan teman sebayanya, ( 3) peserta didik  hanya menyelesaikan tugas secara mandiri, ( 4) kurangnya sikap kerjasama dalam menghadapi masalah. pada pertemuan pertama, secara klasikal tingkat keberhasilan berda pada kualifikasi cukup denga presentase keberhasilan berkisar 55%, dan untuk pertemuan kedua setekah dilaksanakan kegiatan refleksi terhadap kekurangan-kekurangan yang ditemukan pada pertemuan pertama, maka diperoleh peningkatan terhadap hasil observasi kerjasama peserta didik yakni menjadi 75% atau dengan kualifikasi baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwaPenerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat  meningkatkan sikap kerjasama Siswa di Kelas V  SDN 210 Bontominasa Kabupaten Bulukumba.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR KELAS VI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Dahniar Dahniar
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran problem based learning di kelas VI SDN 55 Cibollo selama praktek pengenalan lapangan (PPL) melalui pembelajaran Luring. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas menggunakan model spiral, yang dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 12 peserta didik yang terdiri dari 5 peserta didik laki-laki dan 7 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes, kemudian dilakukan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dari data yang diperoleh. Penerapan model problem based learning menunjukan hasil di antaranya dapat meningkatkan aktivitas peserta didik kelas VI SDN 55 Cibollo  terutama tema 1 selama pembelajaran Luring. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I terjadi peningkatan aktvitas peserta didik sebesar 90.16. Ini berarti bahwa hanya 1 peserta didik (3.3) memiliki tingkat aktivitas kurang. 6 peserta didik (60%) memiliki kategori cukup, 3 peserta didik (26.7%) aktif, dan 2 peserta didik (10%) sangat aktif. Pada siklus III rata-rata aktivitas peserta didik meningkat menjadi 118.57. Artinya sebanyak 9 peserta didik (36.7%) sangat aktif, 2 peserta didik (60%) kriteria aktif, dan hanya 1 peserta didik (3.3%) dalam kriteria cukup aktif. Dengan demikian melalui penerapan model pembelajaran problem based learning selama pembelajaran daring terbukti dapat meningkatkan motivasi peserta didik kelas VI SDN 55 Cibollo  pada pelajaran 2021/2022.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING arry nugraheni
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.29013

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SD Negeri Janjang Kecamatan Jiken Kabupaten Blora.. Dari 19 siswa baru 7 siswa atau sekitar 37% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Janjang Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri  Janjang. Pada siklus pertama 6 dari 10 anak atau 60% siswa mencapai KKM. Pada siklus kedua 9 dari 11 anak atau 82% siswa mencapai KKM.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI FPB DAN KPK TIGA BILANGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SISWA KELAS VI UPTD SD 63 BARRU Ernawati Karim
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28883

Abstract

Pendidikan diarahkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik salah satunya kemampuan berpikir kreatif. Pembelajaran di sekolah masih menekankan pada perubahan kemampuan berpikir pada tingkat dasar, belum memaksimalkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa serta sering menggunakan pembelajaran yang berpusat pada guru daripada pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hal ini menyebabkan turunnya kreativitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek atau project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar fisika materi FPB dan KPK tiga Bilangan. Kondidsi awal menggambarkan bahwa hasi ulangan materi gelombang bunyi dan cahaya dari 30 siswa yang mampu meraih nilai di atas KKM hanya ada 3 siswa atau 30% dengan nilai rata-rata kelas 65,5. Setelah peneliti berma kepala sekolah dan teman sejawat melakukan diskusi untuk melakukan  penelitian tindakan kelas, maka ditentukan model pembelajarannya yaitu Project Based Learning (PjBL) maka pada pelaksanaan pembelajaran memmbuah hasil, ada peningkatan hasil post tes siklus I. Dari 10 siswa ada 5 siswa  atau 50% yang tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 70,66. Namun hasil pada siklus I masih belum memberikan dampak yang yang signikan, oleh karena itu peneliti kembali melakukan revisi dari perencanaan dan melaksankan pembelajaran siklus II. Pada siklus II menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Dari 10 siswa semuanya memperoleh nilai di atas KKM atau 100% tuntas dengan nilai rata-rata 86,74  Dengan demikian pelaksanaan penelitian sudah mencapai target yang diharapakn dan dihentikan pada siklus II.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS TPACK Epin Jamilah
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28644

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah kurangnya pemahaman konsep siswa pada materi ajar yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa Kelas II SDN Rahayu Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya tahun pelajaran 2021-2022, dalam pembelajaran tematik muatan pelajaran Bahasa Indonesia, materi kosakata keragaman benda dan kosakata lingkungan geografis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi tersebut dengan menerapkan model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintifik berbasis TPACK. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument soal tes tertulis, lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi pada setiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus mencapai 68. Setelah menerapkan model PBL dengan pendekatan Saintifik berbasis TPACK nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 76 dengan capaian ketuntasan 60% pada siklus I dan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 82, siswa tuntas 100%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model PBL dengan pendekatan Saintifik TPACK dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA KELAS V SDN PAHAMPA Ramlan Mahmud; Abdul Muhaemin Hasbullah
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28694

Abstract

Pembelajaran di SDN Pahampa khususnya kelas V  siswa cenderung bersifat pasif, seperti mencatat, diam dan mendengarkan, sehingga hasil prestasi belajar masih kurang dari Standar Ketuntasan Belajar Minimal. Hal ini disebabkan karena rendahnya sikap percaya diri para siswa dalam pembelajaran. Maka dari itu perlu inovasi pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menyajikan materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan sikap percaya diri siswa kelas V SDN Pahampa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learningn (PBL). Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Pahampa . Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase sikap percaya diri siswa pada siklus I dan siklus II. Nilai pencapaian sikap percaya diri dalam 3 aspek indikator penilaian pada pra siklus yaitu pada aspek keyakinan akan kemampuan 20%, Aspek kemandirian 20 %, keberanian dalam bertindak 30 % dan rata-ratanya mencapai 23% atau hanya 2 siswa yang memiliki sikap percaya diri, siklus I aspek keyakinan akan kemampuan menjadi 51%, aspek kemandirian 48 % dan aspek keberanian dalam bertindak menjadi 47% dengan rata-rata 48 % atau sekitar 5 siswa menjadi percaya diri. pada siklus II I aspek keyakinan akan kemampuan menjadi 80%, aspek kemandirian 80 % dan aspek keberanian dalam bertindak menjadi 90% dengan rata-rata 83 % atau sekitar 9 siswa menjadi percaya diri dari keseluruhan 11 siswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Pbroblem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan sikap percaya diri siswa             

Page 1 of 2 | Total Record : 15