cover
Contact Name
Bulan Kakanita Hermasari
Contact Email
dr.bulan.kakanita@staff.uns.ac.id
Phone
+6281225381332
Journal Mail Official
pmjfkuns@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A Kentingan Jebres
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Plexus Medical Journal
ISSN : 2828187x     EISSN : 28284801     DOI : https://doi.org/10.20961/plexus.v1i1.4
Core Subject : Health,
Plexus Medical journal (PMJ) publishes original research articles or article review in the basic medical sciences, clinical medical sciences, medical education and public health science. Plexus Medical journal is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, community or public health research, and medical education to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): April" : 5 Documents clear
Studi Tindak Lanjut Visum Et Repertum Kasus Cedera Gawat Darurat Beta Ahlam Gizela; Kanina Sista
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i2.388

Abstract

Pendahuluan: forensik klinik adalah sub bagian ilmu kedokteran forensik dan medikolegal dengan subjek hidup. Penanganan kasus ini seringkali harus dilakukan secara serial, baik untuk kepentingan asesmen maupun terapi, mencakup trauma fisik maupun psikis. Panjangnya rangkaian penanganan kasus forensik klinik tidak diikuti dengan aturan khusus dalam skema jaminan kesehatan nasional. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan studi tindak lanjut pembuatan Visum et Repertum forensik klinik pada kasus cedera di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini bertujuan memetakan kasus forensik klinik berdasar penyebab, pembiayaan, serta kepatuhan penanganan lanjut. Metode: penelitian menggunakan desain observasional. Subjek penelitian adalah pasien forensik klinik Instalasi Gawat Darurat RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro tahun 2019 dan pasien yang kontrol sesuai saran. Pengambilan data secara kohort retrospektif. Data diolah secara deskriptif terkait demografi dan penyebab kasus forensik klinik, dilanjutkan analisis penyebab terkait kepatuhan tindak lanjut. Hasil: hasil penelitian, terdapat 943 kasus cedera sepanjang tahun 2019. Pasien cedera yang ditindaklanjuti dengan pembuatan Visum et Repertum forensik klinik berdasarkan surat permintaan penyidik berjumlah 80 kasus. Delapan puluh empat pasien kasus forensik klinik ini pembiayaannya digratiskan oleh rumah sakit. Terdapat 15% pasien yang tercatat datang kembali untuk tindak lanjut pemeriksaan. Kesimpulan: simpulan dari penelitian ini adalah 8,4% pasien cedera ditindaklanjuti dengan permintaan Visum et Repertum Forensik Klinik. Dua belas persen kasus forensik klinik datang untuk tindak lanjut pemeriksaan.
Deskripsi Hasil Pemeriksaan Visum Bayi di Forensik RSUD Dr. Moewardi Surakarta Sebelum dan Selama Pandemi COVID-19 Tahun 2018-2021 Farah Fatimah Azzahra; Wahyu Dwi Atmoko; Adji Suwandono
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i2.466

Abstract

Pendahuluan: Indikator kesejahteraan negara dalam pelayanan kesehatan terhadap anak dilihat dari kasus kematian bayi. Untuk mengetahui gambaran kasus kematian bayi maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus kematian bayi di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Dr. Moewardi tahun 2018-2021 Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan teknik total sampling. Sampel berupa seluruh kasus kematian bayi di Forensik RSUD Dr.Moewardi tahun 2018-2021 diambil dari Visum et Repertum. Variabel penelitian berupa jenis kelamin, usia dalam kandungan, lahir mati/hidup, viabilitas, lama kematian, tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar dada, tanda perawatan, cacat bawaan, instansi pengirim SPV. Hasil: Data sebelum pandemi didominasi kasus kematian bayi laki-laki, cukup umur, lahir mati, belum membusuk, tidak teridentifikasi viabilitasnya, pendek, BB sangat kurang, LIKA kecil, LIDA normal, tidak ada tanda perawatan, tidak ada cacat bawaan dan terdapat 3 daerah pengirim SPV terbanyak yaitu Boyolali, Sukoharjo, Solo. Pada dua tahun selama pandemi didapatkan kasus kematian bayi terbanyak berjenis kelamin laki-laki,  cukup umur, lahir hidup, sudah membusuk, viabel, pendek, BB sangat kurang, LIKA kecil, LIDA normal, tidak ada tanda perawatan, tidak ada cacat bawaan dan pengiriman SPV terbanyak dari Karanganyar. Kesimpulan: : Jumlah kasus kematian bayi yang diperiksa di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Dr. Moewardi tahun 2018-2021 sebanyak 31 kasus dengan kriteria dominan berupa: Laki-laki, cukup bulan, lahir hidup, viabel, mengalami pembusukan, pendek, BB sangat kurang, LIKA
Hubungan Tingkat Kecemasan Sosial dengan Durasi Penggunaan Media Sosial pada Mahasiswa Kedokteran Christopher William Purnomo; Tri Oktaviyantini; Yunia Hastami
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i2.467

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan sosial merupakan gangguan mental yang banyak terjadi pada individu. Individu dengan tingkat kecemasan sosial yang lebih tinggi, cenderung lebih banyak menggunakan media sosial saat hendak berkomunikasi, dalam rangka untuk menghindari interaksi sosial secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan sosial dengan durasi penggunaan media sosial pada mahasiswa kedokteran. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2019 Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, sebanyak 75 orang. Penilaian tingkat kecemasan sosial menggunakan kuesioner LSAS versi bahasa Indonesia. Penilaian durasi penggunaan media sosial menggunakan kuesioner SONTUS versi bahasa Indonesia. Data kemudian dianalisis dengan uji nonparametrik Spearman. Hasil: Dari 75 subjek penelitian yang diteliti dalam penelitian ini, didapatkan hasil yang signifikan, p=0,000. Didapatkan Correlation Coefficient sebesar 0,545. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan sosial dengan durasi penggunaan media sosial pada mahasiswa kedokteran.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Konstipasi Pada Santri Pondok Pesantren di Kabupaten Sidoarjo Belvathilda Jennidan Moedjiono; Evi Rokhayati; David Anggara Putra
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i2.607

Abstract

Pendahuluan: Konstipasi merupakan permasalahan digestif yang kerap terjadi di masyarakat, khususnya pada anak-anak. Masa kanak-kanak merupakan periode terbaik dalam berbagai aspek kehidupan, maka problematika kesehatan ini memerlukan atensi lebih agar meningkatkan kualitas hidup dan membangun generasi yang lebih sehat. Melatarbelakangi inkonsistensi penelitian terdahulu, peneliti tertarik untuk meneliti kembali hubungan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada anak pra-remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada santri pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo Metode:  Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada dua pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 191 sampel memenuhi kriteria inklusi, kemudian dari data yang diperoleh akan dilakukan analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pada analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value sebesar 0.307 (>0.05). Hal tersebut menandakan bahwa aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian konstipasi pada penelitian ini. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada santri pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo.
Hubungan Pengetahuan dan Kesadaran terhadap COVID-19 dengan Asupan Vitamin D dan Seng pada Mahasiswa Kedokteran UNS Muhammad Daffa Ardiawan; Amelya Augusthina Ayusari; Sulistyani Kusumaningrum
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i2.615

Abstract

Pendahuluan: COVID-19 telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO). Pengetahuan dan kesadaran yang berhubungan dengan COVID-19 pada mahasiswa khususnya mahasiswa kedokteran sudah baik. Penelitian telah membuktikan vitamin D berperan sebagai imunomodulator sistem kekebalan tubuh dan seng yang memiliki peran dalam kekebalan antivirus termasuk coronavirus. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kesadaran terhadap COVID-19 dengan asupan vitamin D dan seng pada mahasiswa kedokteran Universitas Sebelas Maret. Metode: Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran UNS dengan kriteria inklusi. Subjek dipilih dengan metode simple random sampling dengan jumlah 91 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis dengan metode Spearman. Hasil: Hasil penelitian didapatkan hubungan lemah dan tidak signifikan antara pengetahuan dan kesadaran terhadap COVID-19 dengan asupan vitamin D dan seng. Hubungan Pengetahuan dan kesadaran terhadap asupan vitamin D memiliki koefisien masing-masing r = 0.257 dan r = 0.129. Hubungan pengetahuan dan kesadaran terhadap asupan seng memiliki koefisien masing-masing r = 0.057 dan r = 0.112. Kesimpulan: Didapatkan hasil berupa hubungan lemah dan tidak signifikan antara pengetahuan dan kesadaran terhadap COVID-19 dengan asupan vitamin D dan seng pada mahasiswa kedokteran Universitas Sebelas Maret  

Page 1 of 1 | Total Record : 5