cover
Contact Name
Wiji Suwarno
Contact Email
wiji.suwarno@gmail.com
Phone
+6281914335525
Journal Mail Official
wiji.suwarno@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lingkar Salatiga Km. 2 Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50716
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science
ISSN : 25493493     EISSN : 25493868     DOI : https://dx.doi.org/10.18326/pustabiblia
Core Subject : Humanities, Science,
The Pustabibila : Journal of Library and Information Science invites contributions from practising librarians, Information scientists, educators, administrators, publishers, graduate students and others interested persons from all over the world. The journal is published curently published two times a year, in June, and December. The electronic version of the journal is available at, http://e-journal.iainsalatiga.ac.id/index.php/pustabiblia. The scope of publication includes the following topics: Authorship studies Bibliometrics Catalogs, cataloging and classification Citation studies Collection development Communication behaviour Computer applications in information science Computer assisted instructions Cooperation and collaboration Cybermetrics Decision Support Systems Digital libraries E-Commerce Electronic publishing Expert system in IS Indexes, indexing and abstracting Information management Information professionals and librarians Information resources Information retrieval Information services Information Systems and Databases Information use, need and seeking behaviour Informetrics Internet studies Journal studies Knowledge management Legal issues in IS Library buildings Library science Library systems Management of information environments Multimedia information system Performance measurement and evaluation Reference services Research methods Scientometrics User studies
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): June 2017" : 8 Documents clear
Kualitas Layanan Sirkulasi Berdasarkan Keterampilan Pustakawan di Perpustakaan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Rani Kurnia Vlora
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.61-79

Abstract

This study aims to determine the quality of service based on the skills of the librarian in the University library Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. This research uses descriptive qualitative research methods, techniques collecting data using interviews, direct observation and documentation. The results of this study are characteristics librarian skills that should be poured in the service are as follows: (1) with services provided in accordance with the requirements (2) Oriented to the user. (3) Ongoing rapid time and on target. (4) Walking is easy and simple. (5) Cheap and economical. (6) Attractive, fun, and creates a feeling of sympathy. (7) varied. (8) Suave. (9) Characteristically innovative and direct. (10) able to compete in the field of the other. (11) Ability to foster a sense of trust for users, to be independent and to develop new things if those characteristics as a whole are met then the quality of service is categorized as “very good” and if only some characters met then categorized as “good” and if only a little bit of character above are met then it will be categorized as “fair”. In conclusion The quality of service based on the skills of librarians in the library UST can be categorized as “good” because it meets most of the overall criteria such as: attractive, Participate in every workshop and seminar on libraries and librarianship, Endeavor mastering technological, oriented to the user and Courtesy and decisively against violations.
Invisible College dan Perpustakaan Perguruan Tinggi: Keterlibatan Perpustakaan Sebagai Mitra Pemustaka dalam Proses Komunikasi Ilmiah Umar Falahul Alam
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.95-110

Abstract

This paper tries to describe and analyze the role of university/academic libraries in creating an academic environment to the potential users both students, and dozen, or other institutions. Library must involve directly in the process of developing user’s scholarly communication. Academic library must be a good partner of the activities of scholarly communication, in two ways, firsly, providing channels of scholarly communication, and secondly educating to the students, such providing consultation, training, or other scientific activities. So academic library need to create soon as possible the taskforces such liaison librarian, librarian researcher, specialist subjects, to handle scientific communication activities work properly. These activities termed an invisible college, which should be showed to stakeholders and can be included as an integral part of the curriculum.Tulisan ini mencoba mendeskripsikan dan menganalisis peranan perpustakaan perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan akademis terhadap potensi keilmuwan pemustaka, baik mahasiswa, staf pengajar maupun sivitas lembaga lain yang sedang melangsungkan penelitian. Peran perpustakaan ini sangat strategis dalam mengaktualisasikan fungsi perpustakaan yang sesungguhnya dan tidak hanya sebagai gerbang informasi dan ilmu pengetahuan saja, sebagaimana yang sering dituliskan di berbagai tulisan, moto perpustakaan dan lain sebagainya. Fungsi yang penulis maksud adalah   fungsi yang melekat sebagai ruh perpustakaan untuk melibatkan diri secara langsung dalam proses pengembangan komunikasi ilmiah pemustaka. Dalam era informasi dan komunikasi seperti ini, perpustakaan perguruan tinggi memang harus menjadi kawan baik bagi pemustaka bahkan menjadi mitra sejati terhadap kegiatan-kegiatan komunikasi ilmiah tersebut. Menurut penulis proses ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama, menyediakan saluran-saluran komunikasi ilmiah, kedua memberikan pendampingan dan pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada mahasiswa. Keterlibatan langsung berarti perpustakaan memberikan layanan informasi dengan cara tatap muka, bisa dengan jalan memberikan konsultasi, pelatihan, pendidikan dan seabagainya atau bisa dengan menggunakan media komunikasi secara “real time”, sedangkan keterlibatan secara tidak langsung adalah keterlibatan perpustakaan dalam memberikan konsultasi maupun pelayanan lainnya yang tidak bisa diberikan pada saat proses query itu diberikan, seperti jawaban lewat email, lewat servlist lainnya. Proses komunikasi ilmiah tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari tim riset perpustakaan, subject spesialis, dan pustakawan penghubung yang sengaja diciptakan agar kegiatan komunikasi ilmiah dapat ditangani dengan baik.  Sementara kegiatan komunikasi ilmiah yang disponsori perpustakaan ini bisa diistilahkan dengan invisible college, yang harus disuarakan dengan massif lewat website perpustakaan sebagai tindakan agitasi dan persuasive, sehingga diharapkan mampu menggugah stake holder di perguruan tinggi agar di kemudian hari proses-proses yang ada dalam kegiatan komunikasi ilmiah ini dapat disertakan sebagai bagian integral dari kurikulum yang dijalankan.
Coping with Library Anxiety Using Interactive Technology Ida Fajar Priyanto
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.1-6

Abstract

A library has been viewed as a place for learning outside of the classroom. The information technology that has resulted in digital library does not replace a library as a place. It enhances the library’s role as a learning place. However, students often experience what is called as “library anxiety” when visiting a library, especially when they visit it for the first time. Adding more technological applications will make current users get better information. And it will also help cope with any library anxiety.
Urgensi Kepemimpinan Transformatif dalam Meningkatkan Kinerja yang Efektif bagi Perpustakaan Umum Iwin Ardyawin
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.81-94

Abstract

Kepemimpinan merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk menyetujui dan menyepakati sebuah inisiatif atau gagasan demi pencapaian tujuan bersama. Kepemimpinan juga tidak akan lepas dari sebuah hubungan atau interaksi antara pemimpin dan orang-orang yang dipimpinnya. Dalam hal ini kepemimpinan mempunyai peranan menentukan sebagai satu kekuatan atau kewibawaan dalam menghimpun dan menggerakkan segala sumber daya di dalam kerjasama antara pemimpin dan bawahannya. Pemimpin dengan integritas menginspirasi keyakinan diri dalam diri orang lain karena mereka bisa dipercaya untuk melakukan apa yang mereka katakan akan mereka lakukan. Pada dasarnya, integritas membuat seorang pemimpin dapat dipercaya dan layak mendapat kepercayaan sehingga didalam perpustakaan dapat menimbulkan suasana yang baik, nyaman, informasi yang disajikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemustaka. 
Analisis Kebutuhan Pelestarian Bahan Perpustakaan Tercetak Endang Fatmawati
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.7-27

Abstract

Artikel ini membahas mengenai analisis kebutuhan pelestarian bahan perpustakaan tercetak di perpustakaan. Untuk menyediakan bahan perpustakaan yang berkualitas dan mewujudkan perpustakaan sebagai sumber informasi bagi pemustaka, maka dibutuhkan yang namanya pelestarian bahan perpustakaan. Survei analisis kebutu- han pelestarian bahan perpustakaan sangat penting untuk perencanaan pelestarian. Hal ini didasarkan pada kebutuhan perpustakaan dan tindakan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pelestarian tersebut. Pendekatan yang bisa digunakan oleh perpustakaan untuk menganalisis kebutuhan pelestarian bahan perpustakaan yaitu: survei perencanaan pelestarian umum, survei bahan perpustakaan khusus, dan survei kondisi bahan perpustakaan. Hasilnya diperoleh usulan perbaikan bahan perpustakaan yang tertuang dalam urutan prioritas laporan analisis kebutuhan pelestarian dan kebijakan pelestarian. Perencanaan terkait kebijakan dan prosedur untuk kegiatan pelestarian preventif perlu dilakukan untuk meminimalisir kerusakan bahan perpustakaan tercetak.This article discusses the needs analysis of library printed material preservation in the library. To provide a quality library materials and realize the library as a source of information for users, it takes the name of the preservation of library materials. Analysis survey of library material preservation needs is essential for conservation planning. This is based on the library’s needs and the actions necessary to meet these conservation needs. Approaches that libraries can use to analyze the needs of library materials preservation are: public conservation planning surveys, special library material surveys, and library condition survey. The result of the proposed improvement of library materials as stated in the order of priority conservation needs analysis report and conservation policy. Planning related policies and procedures for preventive preservation activities need to be done to minimize damage to printed library materials. 
Novel Traditions of Library as Societal Culture Conservation Wiji Suwarno
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.111-120

Abstract

Library is not only a space for displaying books, but there are many important values within. The paradigm of library has been shifted from books oriented into user oriented meaning library is as sources of information. Besides that, library plays its roles as an institution of cultural heritage conservators in maintaining cultural values, and revitalizing the tradition. In this technology era, this article tries to explain the interesting phenomena in the libraries of the State Institute for Islamic Studies (PTKIN) in Indonesia concerning the history of the emergence and development of such novel traditions including Online Research Skill (ORS) and Writing Skill (RS).
The existence of Islamic Libraries in the Classical Century in Eastern and Western States & the Role of Libraries in the Era of Islamic Civilization: A Case Study of Baghdad (Daula Abbasiyah) and Spanish (Bani Umaiyyah II) Ulul Absor
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.29-48

Abstract

Islamic library has been exist in the classical era, precisely during the reign of Umayyad dynasty. The type of library in this era is private library and owned by Khalid Ibnu Yazaid, a semi-public library owned by Khalifah and official, the public libraries is mosque library. The civilization is the result of a genius nation’s. This has been generally recognized. Islamic civilization is the result of Muslims, as well as Western civilization which now shows its glory as well as the result of Western genius. The genius of a nation does not seem to be born and developed without support, hard effort and adequate means, one of the most important tools in this regard is the library. The establishment of the library is a re actualization the awareness of Islamic scientist in improving the intellectual potential of Muslims, especially among students and observers of science. This article tries to explain about the relevance of Islamic library development in classical century, the causal development of Islamic literature between East and West and the role of libraries in the delivery of information.
Katalogisasi di Era Digital Fridinanti Yusufhin
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.49-60

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengguna mengenai alat bantu telusur informasi atau sistem temu kembali informasi di era digitalisasi saat ini yang berada di perpustakaan pada umumnya untuk memudahkan pengguna dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Perpustakaan sebagai institusi pengelola informasi merupakan salah satu bidang penerapan teknologi informasi yang berkembang saat ini. Perpustakaan harus memiliki strategi dalam memudahkan pengguna dalam memenuhi kebutuhannya, yaitu dengan memiliki sistem temu kembali informasi. Salah satu layanan temu kembali informasi yang disediakan oleh perpustakaan adalah layanan katalog. Katalog merupakan daftar cantuman bibliografis dari materi perpustakaan yang disusun menurut cara tertentu yang ada di sebuah perpustakan. Seiring berkembangannya teknologi informasi, sangat besar pengaruhnya terhadap kemajuan perpustakaan. Untuk itu, perpustakaan perlu mengubah layanan katalog manual menjadi katalog terkomputerisasi. Katalog terkomputerisasi adalah katalog yang menggunakan program-program komputer. Katalog terkomputerisasi ini disebut dengan OPAC (Online Public Access).

Page 1 of 1 | Total Record : 8