cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 10 Documents clear
STUDI DESKRIPTIF FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI TABLET FE SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BREBES Aprelia Khiki Anggraeni Indah Siloka Dina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.40

Abstract

Pada wanita hamil, konsumsi tablet fe sangatlah penting selama kehamilan hal ini berpengaruh besar pada meningkatnya frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat badan bayi lahir rendah, dan angka kematian perinatal meningkat. Di samping itu, perdarahan antepartum dan postpartum lebih sering dijumpai pada wanita yang riwayat kehamilanya kurang mengkonsumsi tablet fe, sebab wanita yang selama kehamilanya kurang mengkonsumsi tablet fe tidak dapat mentolerir kehilangan darah. Peneiltian ini bertujuan untuk mengetahui faktor  yang  mempengaruhi konsumsi tablet zat besi (Fe) selama kehamilan. Rancangan penelitian menggunakan studi Deskriptif dengan teknik survey dan teknik wawancara  kepada 80 responden serta digunakan teknik sempel dengan Accidental sampling.Hasil penelitian ini adalah pengetahuan ibu tentang tablet fe pada ibu hamil dalam kategori baik 87,5 % dan untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur sebesar 80,0 % berumur 20 – 35 tahun. Responden berpendidikan dasar sebesar 55,0 %, responden dengan pekerjaan IRT sebesar 87,5 %  dan respon paritas multipara sebesar 50,0 %, responden yang mengikuti punyuluhan sebesar 60,0 %, sedangkan responden yang mendapat dukungan sebesar 61,3 %.                                                                                                                                                                                 Kata kunci            : Tingkat pengetahuan, sikap, konsumsi tablet fe
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMANYA WAKTU PERSALINAN PADA KALA I DI BPS NY . U SIDAHARJA Nis Najichati Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.36

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Tegal masih tinggi yaitu ada 42 per 100.000 kelahiran hidup. penyebeb langsung kematian ibu adalah perdarahan (9,6%), hipertensi dalam kehamilan (28,7%), lain-lain (61,7%).Posisi bersalin pada Kala I dalam persalinan dapat mempengaruhi lamanya proses berlangsung, ibu yang lebih banyak bergerak dan dibiarkan memilih posisi yang mereka pilih sendiri mengalami proses persalian yang lebih singkat. Kala I persalinan itu dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus, dan pembukaan serviks, sehingga mencapai pembukaan lengkap ( 10 cm).  Lamanya/waktu persalinan kala I pada primigravida lamanya 6 sampai 18 jam dan pada multipara 2 sampai 10 jam.Hasil Penelitian Menunjukan umur responsden 20-35 tahun paling banyak yaitu 12 responden (40%), paritas responden Multipara paling banyak yaitu 16 responden (53,3%), kontraksi responden sedang paling banyak 14 responden (46,7%), posisi responden miring paling banyak digunakan sebanyak 18 responden (60%), lama/waktu responden mempunyai jumlah yang sama. Berdasarkan analisis tersebut berarti bahwa ada Hubungan Posisi Ibu Bersalin Dengan Lamanya Waktu Persalinan Pada Kala I dengan p value 0,001. Kata kunci         : Posisi ibu bersalin,  kala I, lama/waktu persalinan
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI LUWUNGGEDE Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.41

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian utama kanker pada wanita di negara-negara sedang berkembang. Kematian pada kasus kanker serviks terjadi karena sebagian besar penderita yang berobat sudah berada dalam stadium lanjut.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ apakah ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada wanita di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur dan pendidikan, mengetahui tingkat pengetahuan ibu-ibu tentang kanker serviks sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan, serta mengetahui perbedaan pengetahuan ibu-ibu tentang kanker serviks sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011.  penelitian menunjukan bahwa nilai t hitung yaitu 21,362 dan p value sebesar 0,000 (p value 0,05) sehingga hasil analisis penelitian ini adalah Ha diterima yang berarti bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang kanker serviks pada ibu-ibu di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011, sehingga diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan sering melakukan penyuluhan yang berkesinambungan tentang kanker serviks pada masyarakat luas, agar kejadian kanker serviks dapat dicegah secara dini dengan adanya informasi tersebut. Kata kunci : Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Kanker Serviks
KONSELING ZAT BESI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS NY. E SUMUR PANGGANG Mutiarawati Iroma Maulida Amalia
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.37

Abstract

Di ketahui prevalensi kejadian anemia secara Nasional sebesar 50,9 %(Depkes, 2007), prevalensi kejadian anemia di kota Tegal berkisar 7,64 % (Dinkes Jateng,2002), dan kejadian anemia pada ibu hamil TM III di BPS NY. E Kelurahan Sumur Panggang Kecamatan Margadana Kota Tegal tahun 2010 pada bulan januari sebesar 94,28 %. Studi pendahuluan yang di lakukan terdapat 7 dari 10 responden yang mengaku kurang mendapatkan konseling. Fungsi konseling sebagai upaya pencegahan terjadinya kejadian anemia (Wiknjosastro, 2002).  Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh konseling zat besi terhadap kejadian anemia.Hasil penelitian ini adalah hubungan antara gambaran konseling dengan kejadian anemia (ada / tidaknya perubahan kadar Hb ) pada ibu hamil trimester III di BPS Ny. E kelurahan Sumur Panggang  kecamatan Margadana  Tegal tahun 2010, di ketahui bahwa pada responden yang mendapat konseling dengan baik, lebih banyak mengalami perubahan kadar Hb yaitu sebesar (80,8 %) di bandingkan dengan responden yang tidak mengalami perubahan kadar Hb yaitu (50 %). Sementara pada responden yang mendapat konseling kurang baik, lebih banyak yang tidak mengalami perubahan kadar Hb sebesar 50 % di bandingkan yang mengalami perubahan kadar Hb sebesar 19,2 %.Kata Kunci: Pengaruh Konseling, Kejadian anemia, Ibu hamil TM III
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB WANITA DI TUWEL Aminatul Maula Iroma Maulida Mutiarawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.42

Abstract

Proporsi pasangan usia subur indonesia menurut BKKBN Kabupaten Tegal tahun 2014 menunjukan bahwa jumlah akseptor KB Aktif mencapai 266.413 orang. Untuk wilayah kecamatan bojong pencapaian peserta KB aktif tahun 2013 yaitu 64,44%. Sehingga sudah hampir mencapai target pancapaian KB di Kabupaten Tegal sebesar 65%.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB wanita di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Dari hasil uji kolerasi, terdapat hubungan antara umur dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara riwayat KB yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,001 0,05. Tidak ada hubungan antara status kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,375 0,05. Tidak ada hubungan antara riwayat haid yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara riwayat haid sekarang dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,012 0,05. Tidak ada hubungan antara efektifitas dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara efek samping dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,005 0,05. Tidak ada hubungan antara biaya dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata kunci : akseptor KB, pemilihan alat kontrasepsi, wanita
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB WANITA DI TUWEL Aminatul Maula Iroma Maulida Mutiarawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.42

Abstract

Proporsi pasangan usia subur indonesia menurut BKKBN Kabupaten Tegal tahun 2014 menunjukan bahwa jumlah akseptor KB Aktif mencapai 266.413 orang. Untuk wilayah kecamatan bojong pencapaian peserta KB aktif tahun 2013 yaitu 64,44%. Sehingga sudah hampir mencapai target pancapaian KB di Kabupaten Tegal sebesar 65%.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB wanita di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Dari hasil uji kolerasi, terdapat hubungan antara umur dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara riwayat KB yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,001 0,05. Tidak ada hubungan antara status kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,375 0,05. Tidak ada hubungan antara riwayat haid yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara riwayat haid sekarang dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,012 0,05. Tidak ada hubungan antara efektifitas dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara efek samping dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,005 0,05. Tidak ada hubungan antara biaya dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata kunci : akseptor KB, pemilihan alat kontrasepsi, wanita
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI UMUR 0-6 BULAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA KRAMAT Nur Khofifah Amaliyah Nora Rahmanindar Istichomah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.38

Abstract

ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai 6 bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. ASI mengandung zat-zat kekebalan atau antibody yang bisa melindungi bayi dari berbagai penyakit sehingga resiko kematian dan kesakitan akan menurun. Itu artinya jika seorang bayi tidak mendapatkan ASI dan diganti dengan susu formula, maka bayi tidak akan mendapatkan kekebalan, serta akan kekurangan gizi. Tujuan peneiltian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu bayi tentang pemberian ASI Ekslusif di Desa Kramat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2014.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan ibu bayi tentang ASI Ekslusif dalam kategori baik 69,8% dan untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur sebanyak 85,7% berumur 20-35 tahun. Responden berpendidikan SMP sebanyak 44,4% Responden yang tidak bekerja sebanyak 87,3% dan responden dengan paritas multipara sebanyak 61,9%.Kata kunci           : Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Bayi, ASI Ekslusif
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI UMUR 0-6 BULAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA KRAMAT Nur Khofifah Amaliyah Nora Rahmanindar Istichomah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.38

Abstract

ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai 6 bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. ASI mengandung zat-zat kekebalan atau antibody yang bisa melindungi bayi dari berbagai penyakit sehingga resiko kematian dan kesakitan akan menurun. Itu artinya jika seorang bayi tidak mendapatkan ASI dan diganti dengan susu formula, maka bayi tidak akan mendapatkan kekebalan, serta akan kekurangan gizi. Tujuan peneiltian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu bayi tentang pemberian ASI Ekslusif di Desa Kramat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2014.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan ibu bayi tentang ASI Ekslusif dalam kategori baik 69,8% dan untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur sebanyak 85,7% berumur 20-35 tahun. Responden berpendidikan SMP sebanyak 44,4% Responden yang tidak bekerja sebanyak 87,3% dan responden dengan paritas multipara sebanyak 61,9%.Kata kunci           : Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Bayi, ASI Ekslusif
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM MENGHADAPI DYSMENORRHEA PADA SISWI KELAS XI SMA NEGERI 3 SLAWI Aniq Maulidiyah Nilatul Izah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.39

Abstract

       Dysmenorrhea merupakan nyeri yang hebat dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dysmenorrhea merupakan suatu fenomena yang simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, dan sakit punggung (Eny Kusmiran, 2013, 112).       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri dalam menghadapi dysmenorrhea pada siswi kelas XI SMA N 3 Slawi Tahun 2014 serta dapat memberikan informasi tentang dysmenorrhea pada siswi supaya mereka dapat mempunyai pengetahuan yang baik tentang dysmenorrhea dan dapat bersikap positif  dalam menghadapi dysmenorrhea.       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang dysmenorrhea sebagian besar dalam kriteria Cukup sebanyak 30 responden (46,9%) , yang memiliki pengetahuan Baik sebanyak 20 responden (31,2%), dan berpengetahuan Kurang sebanyak 14 responden (21,9%), untuk gambaran sikap dalam menghadapi dysmenorrhea sebagian besar responden bersikap Positif atau menerima sebanyak 62 responden (96,9%) dan yang bersikap negatif atau kurang menerima ada 2 responden (3,1%). Diharapkan responden yang masih mempunyai tingkat pengetahuan kurang dan masih bersikap negatif atau kurang bisa menerima keadaan dysmenorrhea dapat lebih banyak mencari informasi-informasi mengenai dysmenorrhea khususnya tentang pencegahan dan penanganan dysmenorrhea. Kata kunci                           : Pengetahuan, Dysmenorrhea, Sikap.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM MENGHADAPI DYSMENORRHEA PADA SISWI KELAS XI SMA NEGERI 3 SLAWI Aniq Maulidiyah Nilatul Izah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.39

Abstract

       Dysmenorrhea merupakan nyeri yang hebat dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dysmenorrhea merupakan suatu fenomena yang simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, dan sakit punggung (Eny Kusmiran, 2013, 112).       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri dalam menghadapi dysmenorrhea pada siswi kelas XI SMA N 3 Slawi Tahun 2014 serta dapat memberikan informasi tentang dysmenorrhea pada siswi supaya mereka dapat mempunyai pengetahuan yang baik tentang dysmenorrhea dan dapat bersikap positif  dalam menghadapi dysmenorrhea.       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang dysmenorrhea sebagian besar dalam kriteria Cukup sebanyak 30 responden (46,9%) , yang memiliki pengetahuan Baik sebanyak 20 responden (31,2%), dan berpengetahuan Kurang sebanyak 14 responden (21,9%), untuk gambaran sikap dalam menghadapi dysmenorrhea sebagian besar responden bersikap Positif atau menerima sebanyak 62 responden (96,9%) dan yang bersikap negatif atau kurang menerima ada 2 responden (3,1%). Diharapkan responden yang masih mempunyai tingkat pengetahuan kurang dan masih bersikap negatif atau kurang bisa menerima keadaan dysmenorrhea dapat lebih banyak mencari informasi-informasi mengenai dysmenorrhea khususnya tentang pencegahan dan penanganan dysmenorrhea. Kata kunci                           : Pengetahuan, Dysmenorrhea, Sikap.

Page 1 of 1 | Total Record : 10