cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)
ISSN : 30264723     EISSN : 30264715     DOI : https://doi.org/10.62017/jkmi.v1i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) merupakan Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini merupakan jurnal yang dapat akses secara terbuka bagi para Peneliti, Mahasiswa dan Dosen yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat mempublikasikan artikel-artikel kajian empiris dan teoritis dalam bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Obat-obatan, Psikologi Kesehatan dan bidang penelitian lain yang berkaitan dalam kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Januari" : 20 Documents clear
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PERUBAHAN TANDA GEJALA DAN FUNGSI PADA PASIEN SKIZOFRENIA  DI RUANG RAWAT INAP RSJD Dr. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA Lis Hartanti; Norman Wijaya Gati; Luluk Purnomo
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.227

Abstract

Latar belakang; Salah satu gangguan jiwa yang masih tinggi di RSJD Dr. Arif Zainuddi Surakarta adalah skizofrenia dengan jumlah pasien 3603. Halusinasi tercatat salah satu masalah yang paling tinggi dengan jumlah 3.694 pasien. sebagian klien skizofrenia mengalami halusinasi pendengaran. Terapi musik merupakan salah satu bentuk dari teknik relaksasi yang bertujuan memberikan relaksasi pada tubuh dan pikiran penderita, sehingga berpengaruh terhadap pengembangan diri, dan menyembuhkan gangguan psikososial. Tujuan; Untuk mengetahui hasil implementasi pemberian terapi musik klasik terhadapa perubahan tanda gejala dan fungsi pasien skizofrenia di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Metode; Penerapan jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dilakukan pada 2 responden yakni Tn. E dan Tn. R dengan gangguan persepsi sensori pada halusinasi pendengaran. Instrument yang digunakan yakni lembar observasi berupa kuesioner tanda dan gejala pasien halusinasi yang terdiri 11 item. Penelitian ini menggunakan analisis data primer yaitu wawancara dengan pasien secara langsung dan juga analisa data sekunder yaitu berasal dari rekam medis pasien di RS DR. Arif Zainuddin Surakarta serta menggunakan lembar observasi. Hasil; hasil penerapan menunjukan perubahan terapi musik klasik terhadap tanda gejala dan fungsi pasien skizofrenia yang di lakukan selama 7 hari dan durasi 30 menit serta penilaian sebelum dan sesudah di lakukan terapi musik klasik. Kesimpulan; Penerapan Terapi musik klasik mampu menurunkan tanda gejala dan fungsi skizofrenia dengan halusinasi di Ruang Sena RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta.
Studi Deskriptif Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penyapihan Asi pada Anak dibawah Usia 6 Bulan Nora Rahmanindar; Seventina Nurul Hidayah; Evi Zulfiana
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.246

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi serta melindungi terhadap penyakit. Kurangnya pemberian ASI atau bahkan tidak diberinya ASI hingga berusia 24 bulan banyak menimbulkan dampak antara lain, meningkatnya insiden penyakit diare, malnutrisi pada anak usia di bawah dua tahun, timbulnya alergi makanan serta dapat menyebabkan hubungan anak dan ibu yang kurang keeratannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang  penyapihan ASI pada anak dibawah usia 6 bulan. Metode yang digunakan rancangan cross sectional, sampel yang digunakan sebanyakn 73 ibu. Hasil penelitian yaitu Tingkat pengetahuan responden tentang penyapihan ASI menunjukkan sebagian besar (41,1%) mempunyai tingkat pengetahuan baik, berdasarkan karakteristik umur menunjukkan sebagian besar (34,2%) mempunyai tingkat pengetahuan baik pada kelompok responden umur 20-35 tahun, berdasarkan karakteristik paritas menunjukkan sebagian besar (30,1%) mempunyai tingkat pengetahuan baik pada kelompok responden yang pernah melahirkan anak lebih dari satu (multipara), berdasarkan karakteristik pendidikan menunjukkan sebagian besar (19,2%) mempunyai tingkat pengetahuan baik pada kelompok responden yang berpendidikan SMU/SMK, berdasarkan karakteristik pekerjaan menunjukkan sebagian besar (35,6%) mempunyai tingkat pengetahuan baik pada kelompok responden yang sebagai ibu rumah tangga.
KETERKAITAN GAYA HIDUP MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TERHADAP PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 Devina Febrianti Mulyana; Nadia Naswa Salsabila; Rahil Salimah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.386

Abstract

Gaya hidup zaman sekarang tentunya berbeda dengan gaya hidup pada zaman sebelumnya, teknologi semakin canggih sehingga mempengaruhi seluruh aspek. Makanan yang dijual saat ini dengan masa lampau tentunya ada berbeda sehingga penyakit yang disebabkan oleh hal tersebut semakin meningkat, penyakit tersebut salah satunya adalah Diabetes Melitus Tipe 2. Penyakit tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya adalah faktor makanan dan gaya hidup yang tidak seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai seberapa banyak mahasiswa menyukai makanan manis dan seberapa sering mahasiswa suka melakukan olahraga. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-November 2023. Metode yang digunakan adalah metode literature review yang bersifat deskriptif analisis dengan penggunaan data kualitatif sebagai jenis penelitiannya. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa diabetes melitus ini benar adanya disebabkan oleh gaya hidup setiap manusia. Data menunjukan bahwa sekitar 74% mahasiswa menyukai makanan manis, selain itu sekitar 44% mahasiswa memakan makanan manis lebih dari lima kali per minggu.Olahraga merupakan salah satu gaya hidup yang perlu diterapkan, hasil data menunjukan bahwa 26% mahasiswa tidak pernah melakukan olahraga dan 42% mahasiswa tidur di atas jam 11 malam. Ada baiknya untuk menghindari terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2 ini maka, perlu untuk mengurangi makanan manis, sering berolahraga rutin, dan tidur di bawah jam sepuluh malam.
Pengaruh Kaderisasi  terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia Angga Nur Rizki; Farhan Isma Padilah; Raissa Rahma; Siti Tahara Nurfalah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.514

Abstract

Kaderisasi adalah kegiatan yang umum dilakukan oleh mahasiswa yang baru memasuki universitas. Tujuan dari kaderisasi sendiri adalah untuk menciptakan kader yang unggul serta untuk memperkenalkan lingkungan kampus mulai dari fakultas dan prodi. Tetapi dalam pelaksanaannya kaderisasi sendiri memberikan beban lebih kepada mahasiswa karena mahasiswa dituntut untuk mengikuti rangkaian kaderisasi tersebut di hari libur serta tugas -tugas kaderisasi yang berat. Dengan kegiatan ini mahasiswa jadi lebih menghabiskan waktu dan tenaga dengan padatnya kegiatan perkuliahan yang dilakukan mahasiswa baru ditambah dengan kegiatan kaderisasi ini mahasiswa baru jadi harus bisa mengelola waktunya lebih baik. Padatnya kegiatan mahasiswa baru khususnya mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia bisa berdampak terhadap kesehatan mahasiswa itu sendiri baik itu kesehatan fisik ataupun kesehatan mahasiswa itu sendiri. Beratnya kegiatan tersebut membuat mahasiswa baru mendapatkan tekanan yang lebih dan akhirnya mahasiswa merasakan stress dan cemas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kaderisasi terhadap kesehatan mental mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang dipakai adalah menanyakan langsung kepada mahasiswa baru di lingkup Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesegatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaderisasi yang dilakukan membebani mahasiswa baru dan berpengaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa baru. Kami harap dengan penelitian ini pembaca dapat mengetahui pengaruh kaderisasi terhadap kesehatan mental dan bisa menjadi referensi untuk penelitian sejenis.
PENGETAHUAN REMAJA TENTANG STUNTING Yohanes Nipa; Yudi Meliaki Anabanu; Koleta Norcela Sandia; Gratia Deltiana Lurum
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.535

Abstract

Latar Belakang Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada balita di Indonesia yang belum teratasi. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukan prevalensi balita dengan status pendek dan sangat pendek di Indonesia adalah 37,2% pada tahun 2023, dan menurun menjadi 30,8 pada tahun 2018. Sedangkan pada tahun 2018 terdapat 29,9% dan mengalami penurunan dari 32,8% pada tahun 2013. Angka stunting di Indonesia masih tinggi yaitu 24,4% (SSGI, 2021 dalam Kementrian Kesehatan Rebublik Indonesia, 2023). Jika diperhatikan menurut data SSGI, sejak tahun 2018 – 2021 tidak terjadi perubahan status gizi yang signifikan pada anak Indonesia tiap tahunnya. Laporan data Riskesdas tahun 2018 menggambarkan bahwa prevalensi status gizi pada balita menurut kabupaten/kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total gizi kurang 22,23%, total yang mengalami gizi buruk 7,33%. Data untuk Kabupaten Ende adalah 6,16% yang menderita gizi buruk dan 20,24% yang mengalami gizi kurang. Tingkat pengetahuan menjadi variabel dalam menentukan seberapa besar penguasaan seseorang terhadap suatu informasi khususnya stunting. Sehingga tingkat pengetahuan seorang individu ataupun kelompok perlu diperhatikan sehingga dapat menilai seberapa besar pengetahuan seseorang atau kelompok tentang stunting. Tujuan. Menggambarakan pengetahuan remaja tentang stunting baik, cukup atau kurang. Metode Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah review literatur yang merupakan metode secara sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya - karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dan praktisi. Hasil. Pengetahuan tentang stunting pada setiap individu mempunyai tingkatan yang berbeda karena faktor internal (umur dan Intelligence Quotient) maupun faktor eksternal (pendidikan, pekerjaan, informasi, pengalaman dan lingkungan). Kesimpulan. Upaya dalam mencegah keadaan stunting yaitu dengan meningkatkan pengetahuan remaja tentang apa itu stunting dan bagaimana dampak yang dapat timbul jika anak mengalami stunting.
Peran Manajemen Diri dalam Menjaga Kebersihan Menstruasi pada Remaja Perempuan Arinda Talitha Cahyaningrum; Atik Qurrota A’yunin Al Isyrofi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.572

Abstract

Masalah kebersihan menstruasi pada remaja perempuan menjadi isu kesehatan yang serius di banyak negara, termasuk dalam konteks pendidikan. Banyak remaja perempuan menghadapi kesulitan dalam menjaga kebersihan menstruasi mereka, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan kesejahteraan mereka. Kendala ekonomi juga menjadi faktor yang membatasi akses remaja perempuan terhadap produk menstruasi yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan studi literature review. Sumber data yang digunakan berasal dari database Google Scholar dan PubMed dari rentang waktu 2017-2023. Kata kunci yang digunakan "Peran Manajemen Diri dalam Menjaga Kebersihan Menstruasi pada Remaja Perempuan". Hasil yang didapatkan adalah Beberapa faktor penghambat : seperti stigma sosial, kurangnya akses terhadap kebersihan menstruasi, dan kurangnya fasilitas snitasi yang memadai, dapat menjadi hambatan dalam pelaksanaan manajemen diri Hasil menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan yang baik memiliki dampak positif pada pengetahuan dan praktik kebersihan menstruasi. Oleh karena itu, peningkatan program pendidikan kesehatan di sekolah dapat membantu memperbaiki pemahaman siswa. Manajemen diri yang baik dalam kebersihan menstruasi dapat memiliki dampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan siswa, termasuk mengurangi risiko infeksi dan meningkatkan partisipasi sekolah. Berdasarkan temuan, disarankan untuk mengembangkan kebijakan sekolah dan program pendidikan kesehatan yang lebih baik untuk mendukung remaja perempuan dalam manajemen diri mereka selama menstruasi.
Diseminasi Pengembangan Safety Induction Video Sebagai Penerapan Safety Culture Di Lingkungan Kerja Sofiyun Nabila; Abdul Hakim Zakkiy Fasya
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.573

Abstract

Pada Januari-November 2022 ada sebanyak 265.334 kasus kecelakaan akibat kerja, kasus ini mengalami peningkatan dari tahun 2021 yakni sebesar 13,26%. Salah satu penyebab kecelakaan kerja tersebut adalah belum optimalnya pengawasan, pelaksanaan serta perilaku K3 di tempat kerja. Upaya yang dapat dilakukan adalah mengadakan kegiatan promosi K3 di tempat kerja berupa pelaksanaan  Safety Induction. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik observasi dan studi Pustaka. Penelitian ini dilaksanakan di PT X. waktu penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan terhitung sejak bulan Agustus-Desember 2023. Hasil menunjukkan bahwa sangat diperlukannya promosi K3 berupa pengadaan  Safety Induction Video sebagai Upaya penerapan Safety Culture di lingkungan kerja sehingga dapat menekan risiko kecelakaan akibat kerja baik bagi pekerja maupun visitor. Simpulan dari penelitian ini  Safety Induction Video  dapat dijadikan sebagai upaya penerapan Safety Culture karena dapat memberikan gambaran visual situasi di lingkungan kerja sehingga dapat mempermudah pemahaman dan efisiensi waktu.
Analisis Efektifitas Promosi Kesehatan pada  akun Instagram @klinikpratamauinsa sebagai media komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan Nur Fatihah Purwati; Atik Qurrota A’yunin Al Isyrofi; Siti Nur Asiyah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.579

Abstract

Melalui media sosial dengan pengguna terbanyak pada kalangan milenial, instagram menjadi pilihan setiap penggerak sosial dalam melaksanakan promosi termasuk promosi Kesehatan. Penelitian analisis isi konten media sosial instagram @klinikpratamauinsa dilakukan untuk mengetahui konten mana saja mempunyai nilai engangement yang tinggi, Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian analisis isi dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Adapun penelitian ini dilakukan dengan meneliti konten yang dimuat pada akun instagram @klinikpratamauinsa dengan menggunakan aplikasi insight instagram. Hasil dari penelitian ini menunjukan media social mampu dimanfaatkan oleh @klinikpratamauinsa sebagai media promosi kesehatan yang menjangkau 1.668 akun dengan jumlah followers 220 (per Februari 2023) yang memiliki impressions sebanyak 21.484 akun. Adapun konten yang yang dimuat pada akun instagram bersumber pada sumber daya informasi yang dikelola oleh Klinik Pratama UINSA seperti layanan Kesehatan klinik, isu Kesehatan terkini dan sebagainya.
Implementasi Safety Induction untuk Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Kerja di Lingkungan ULP Gedangan Sidoarjo Nabilul Fawaid; Abdul Hakim Zakkiy Fasya; Gatut Dirgantara
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.634

Abstract

Unit Layanan Pelanggan (ULP) seperti Gedangan Sidoarjo adalah bagian penting dalam jaringan distribusi energi yang memasok listrik ke masyarakat. Keselamatan kerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam setiap kegiatan, termasuk dalam kegiatan operasional PLN ULP Gedangan Sidoarjo. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di lingkungan PLN ULP Gedangan Sidoarjo adalah dengan mengadakan safety induction. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Safety Induction untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja di PLN ULP Gedangan Sidoarjo melalui pembuatan video. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi. Inovasi pembuatan video safety induction berhasil diterapkan di PLN ULP Gedangan dan respon pekerja yang positif. Isi dari video tersebut merupakan infromasi induksi keselamatan di area lingkungan kantor saat terjadi bencana. Memberikan informasi tentang induksi keselamatan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan dapat mengendalikan potensi bahaya dan risiko di area kantor PLN ULP Gedangan, Sidoarjo.
GAMBARAN PHBS PADA SANTRI DI SALAH SATU PONDOK PESANTREN DI SURABAYA Dimas Syafi Aldi; Ahmad Ashlih Sya‘ni; Abdul Hakim Zakkiy Fasya
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.641

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu cara untuk mencapai kesehatan yang baik. Selama ini pemberdayaan kesehatan di lingkungan pesantren belum terlaksana secara merata, akibatnya masih terdapat permasalahan kesehatan yang diakibatkan oleh kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran PHBS di Pondok Pesantren. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan berdasarkan hasil observasi secara langsung terhadap pengurus dan santri di Al-Jihad Surabaya. Riset ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk melihat tingkat keberhasilan santri pondok pesantren Al-Jihad dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden sudah mengetahui dan bisa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Namun ada sebagian kecil yang belum sepenuhnya diperhatikan oleh santri dalam menjalankan hidup bersih dan sehat, seperti makan sayur dan buah, serta menggantungkan baju sembarangan. Para santri sudah menerapkan PHBS dengan baik, tetapi hendaknya tetap meningkatkan dengan melakukan pemberdayaan kesehatan dilingkungan Pondok Pesantren.

Page 1 of 2 | Total Record : 20