cover
Contact Name
-
Contact Email
admin.journal@unika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin.journal@unika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Katolik Soegijapranata, Jl. Pawiyatan Luhur IV/1, Bendan Dhuwur, Semarang 50234, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pranata Biomedika
ISSN : -     EISSN : 28281233     DOI : https://doi.org/10.24167/jpb
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan adalah artikel yang mencakup semua aspek di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan dari mahasiswa, dosen, dan praktisi yang bekerja di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: September 2024" : 6 Documents clear
PERBEDAAN JUMLAH TROMBOSIT PADA KEJADIAN PERDARAHAN POST-PARTUM SAAT PANDEMI DI RS PANTI WILASA dr. CIPTO Susianto, MSi.Med, SpOG, Indra Adi
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.10745

Abstract

Latar belakang : Menurut WHO sebanyak 529.000 kematian ibu terjadi setiap tahun, 136.000 dan dua pertiga kematian ibu ini terjadi setelah melahirkan, perdarahan post-partum menjadi yang paling komplikasi yang sering dilaporkan. Menurut Profil kesehatan Indonesia tahun 2019 jumlah kematian ibu menurut provinsi tahun 2018-2019 dimana terdapat penurunan dari 4.226 menjadi 4.221 kematian ibu di Indonesia berdasarkan laporan. Pada tahun 2019 penyebab kematian ibu terbanyak adalah perdarahan yaitu sebanyak 1.280 kasus.Tujuan penelitian : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan jumlah trombosit pada kejadian perdarahan post- partum.Metode : . Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah case control, Data yang digunakan adalah data kasus perdarahan post-partum dan kelompok kontrol adalah ibu hamil yang tidak mengalami perdarahan post- partum. Jumlah trombosit pada ibu tanpa perdarahan post-partum dengan nilai median 240.000 dan nilai minimum-maksimum adalah 156.000-388.000Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan jumlah trombosit pada ibu yang melahirkan dengan perdarahan post-partum dan ibu melahirkan tanpa perdarahan post-partum di RS. Panti Wilasa dr.Cipto Semarang, dimana p value 0.613.
KAJIAN PRELIMINARY PROGRAM KB PASCA PERSALINAN PUSKESMAS MANYARAN TAHUN 2023 Gracia, Lintang; Samsuria, Valentino Dhanu Adiputra; Sianturi, Alfonso Septian; Purba, Fransiska Nia Adelina; Hartono, Edward
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.11613

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan salah satu program intervensi untuk melakukan pengendalian kehamilan dan kelahiran. KB Pasca Persalinan adalah pelayanan KB yang diberikan sebagai upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat/obat kontrasepsi segera setelah persalinan sampai jangka waktu 42 hari setelah melahirkan/masa nifas. Puskesmas Manyaran menjalankan beberapa program dalam upaya melaksanakan program KB Pasca Persalinan yaitu, Kelas ibu hamil, Bumil Cetar dengan Aling, dan bekerja sama dengan jejaring swasta. Sesuai dengan tema Soegijapranata Community Project (SCP) kali ini mahasiswa diharapkan untuk memahami dan mengetahui pentingnya KB Pasca Persalinan. Melihat tercapainya target KBPP Puskesmas Manyaran. Penelitian ini dilakukan dengan desain preliminary Study dengan pendekatan Cross-Sectional melalui metode observasional deskriptif yang mengacu pada program kesehatan, pertimbangan periode program, standar pelayanan minimal yang ditentukan untuk program kesehatan yang dimaksud dan indikator proksi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan dari cakupan program Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Puskesmas Manyaran. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa program Pemasangan KB Pasca Persalinan yang dilakukan di Puskesmas Manyaran tahun 2023 telah memenuhi indikator keberhasilan. 
AMYAND’S HERNIA WITH ILEOILEAL AND ILEOCAECAL ADHESION: A CASE REPORT Irawan, Aji Nawa; Patinggi, Septin Kamillia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.11726

Abstract

Amyand’s hernia is a type of hernia which determined by the presence of appendix in hernia sac. This type of hernia is rare, with the incidence about 1%. To diagnose this type of hernia is quite challenging, especially when there’s no complication such as adhesions, incarceration, strangulation or perforation. Thus incidental finding of Amyand’s hernia during operation is common[i]. Adhesions of bowel are band of scar tissue of bowel serosa which formed secondary to surgery, infection, trauma or radiation. Adhesion can be said as a normal healing process but it can lead to abdominal pain or even total bowel obstruction called Adhesive Small Bowel Obstruction (ASBO)[ii].We report a 72 years old male Amyand’s hernia with ileoileal dan ileocaecal adhesion. The patient then treated with open inguinal approach surgery. Although the adhesion didn’t lead to complication of the hernia sac content, but it became quite challenging when we try to reduce caecum and ileum through inner inguinal ring. 
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN MENGENAI KEBERSIHAN DIRI (PERSONAL HYGIENE) DI PANTI ASUHAN GRIYA BAHTERA KASIH SEMARANG Defi, Ratna Shintia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.5005

Abstract

Latar belakang : Personal Hygiene (Kebersihan Diri) meruapakan suatu cara untuk mencegah penyakit dan penularannya. Untuk mendapatkan personal hygiene yang baik dan benar dibutuhkan suatu pengetahuan mengenai hal tersebut. Maka dari itu peneliti mendapatkan prioritas masalah yang ditemukan yaitu kurangnya pengetahuan dan pemahaman  mengenai personal hygiene yang meliputi handuk yang digunakan secara bersama-sama dan pakaian yang digunakan secara bertukar sesama subjek penelitian di panti. Pakaian dan handuk yang tidak digunakan secara pribadi, dapat menyebabkan adanya permasalahan kulit berupa jamur (panu/tinea versicolor, tinea corporis, tinea kruris), scabies. Permasalahan yang ditemukan ini didasari karena para penghuni Panti Asuhan Griya Bahtera Kasih belum memahami pengetahuan mengenai personal hygiene.Tujuan penelitian : Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan pemahaman mengenai personal hygiene dalam upaya meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan Panti Asuhan Griya Bahtera Kasih.Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan penelitian Pre test-Post test dalam satu kelompok (one group Pre-post test Design) dengan jumlah 20 orang yang dilakukan kepada penghuni Panti Asuhan Griya Bahtera Kasih.Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai kebersihan diri (personal hygiene) penghuni Panti Asuhan Griya Bahtera Kasih. Hal ini dapat terlihat dari hasil post test yang telah dilakukan.
PENDAMPINGAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS NGEMPLAK SIMONGAN, SEMARANG. Ida, William Adisaputra; Allobua, Cyntia Grace; Redinka, Skolastika Bena; Jazzyca, Gloria Serena; Tjitradinata, Cynthia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.12323

Abstract

Hasil Long Form SP2020 (sensus penduduk 2020) menunjukkan Angka Kematian Ibu di Indonesia sebesar 189/100.000 yang artinya terdapat 189 kematian perempuan pada saat hamil, saat melahirkan atau masa nifas per 100.000 kelahiran hidup. Kehamilan dengan risiko tinggi merupakan penyebab utama tingginya angka kematian ibu. Ibu hamil dengan risiko tinggi memerlukan perhatian khusus untuk memastikan kehamilan dan kelahiran yang sehat. Puskesmas sebagai faskes menerapkan beberapa program pendampingan ibu hamil risiko tinggi sebagai upaya untuk menekan angka kematian ibu. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang diberikan oleh pelaksanaaan program pendampingan ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Ngemplak Simongan pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis observational preliminary study, data diperoleh dengan mewawancarai petugas kesehatan di Puskesmas Ngemplak Simongan serta analisis dokumen terkait. Hasil dari penelitian ini adalah pendampingan ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Ngemplak Simongan dilakukan dengan kunjungan ke rumah ibu hamil dan nifas oleh petugas kesehatan serta pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil kurang energi kronik dan anemia yang dilakukan sepanjang bulan Januari s/d Desember 2023. Pengawasan PMT mencapai target sedangkan program kunjungan masih belum mencapai target. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pendampingan ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Ngemplak Simongan sudah terlaksanakan namun belum mencapai target. Penekanan angka kematian ibu di Puskesmas Ngemplak Simongan masih belum mencapai target 0 kematian. Kami merekomendasikan Puskesmas Ngemplak Simongan untuk mempertimbangan rekomendasi kami untuk program kegiatan tahun 2024. Penelitian ini memiliki keterbatasan waktu dan jumlah data yang dapat dianalisis, penelitian berikutnya sebaiknya dilakukan dengan data yang lebih lengkap.
“PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TOTAL PROTEIN MENGGUNAKAN SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA” Munabari, Faiza; Syahputra, Arief
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.5108

Abstract

Kadar total protein didalam darah dapat diketahui dengan pemeriksaan dilaboratorium klinik. Pemeriksaan total protein dapat menggunakan darah vena yang dibuat plasma atau serum. Bahan sampel yang dapat digunakan untuk pemeriksaan total protein yaitu serum, plasma, cairan serebrospinal dan urine. Pemeriksaan menggunakan sampel plasma dapat menyebabkan kadar total protein menjadi lebih tinggi 3 – 5 % karena pengaruh fibrinogen dalam plasma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar total protein dengan menggunakan sampel serum dan plasma.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Biuret. Dalam pemeriksaan total protein ini yang sering digunakan adalah metode Biuret karena lebih mudah dikerjakan dan hasilnya bersesuaian dengan metode Kjeldahl. Jenis penelitian ini observasi analitik dengan menggunakan 30 sampel.Dari hasil penelitian didapatkan rata - rata kadar total protein dengan sampel serum 77,36 g/dl. Sedangkan rata - rata kadar total protein dengan sampel plasma EDTA adalah 81,30 g/dl. Dari hasil analisis uji beda pada kedua variabel (Serum dan Plasma EDTA) didapatkan P-value ( P-value 0,05 ) yang artinya Ho ditolak dam ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan.Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar total protein dengan sampel serum dan plasma EDTA dimana kadar dalam plasma lebih tinggi dari pada serum. Bagi tenaga analis hendaknya dalam pemeriksaan total protein sebaiknya menggunakan serum sebagai sampelnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6