cover
Contact Name
Mega Sari Juane Sofiana
Contact Email
oseanologia@untan.ac.id
Phone
+6285252072824
Journal Mail Official
msofiana@marine.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Oseanologia
ISSN : -     EISSN : 28307771     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jose.v1i1.51948
Oseanologia publishes articles on wide range of topics in Marine Science, including Marine Biodiversity, Biotechnology, Marine Ecology, Marine Pollution, Oceanography, Marine and Coastal Conservation, and Geography Information System (GIS).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2022): Desember" : 5 Documents clear
KARAKTERISASI GUGUS FUKOIDAN DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK FUKOIDAN RUMPUT LAUT Sargassum sp ASAL PERAIRAN LEMUKUTAN, KALIMANTAN BARAT, INDONESIA Risdo Sahputra Sinaga; Warsidah Warsidah; Shifa Helena
Oseanologia Vol 1, No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i3.55556

Abstract

Sargassum sp contains fucoidan compounds that have potential to be natural antioxidants. Fucoidan is a complex sulfate polysaccharide derived from brown seaweed through extraction processes. The purpose of this study was to determine the characteristics of functional groups and antioxidant activity of fucoidan compounds Sargassum sp from Lemukutan Island, West Kalimantan, Indonesia. Extraction of fucoidan compounds from Sargassum sp was carried out using ethanol solvent at 71°C temperature for 2 hours, re-extracted with cold water as much as 25 ml, and heated at 250°C temperature for 2 hours. Characterization of fucoidan functional groups using FT-IR and determination of antioxidant activity using the DPPH method. The results showed fucoidan yield was 10.67%. Based on FT-IR showed  carbohydrate group, sulfate group, fucosal group, and monosaccharide group. At 300 ppm concentration, the antioxidant activity produced was 11.14%, IC50 (Inhibition Concentration 50) of the fucoidan antioxidant sargassum sp seaweed was more than 300 ppm and classified as a weak antioxidant. Keywords: Fucoidan; Sargassum sp; DPPH; FT-IR (Fourier Transform Infrared)
KARAKTERISTIK DAN SEBARAN JENIS SEDIMEN DI PANTAI SAMUDRA INDAH KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Julkipri Tampubolon; Muliadi Muliadi; Yusuf Arief Nurrahman
Oseanologia Vol 1, No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i3.55783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan sebaran jenis sedimen di pantai Samudra Indah. Analis butiran dilakukan dengan menggunakan metode pengayakan bertingkat. Prosedur penelitian diawali dengan pengukuran kondisi fisis seperti pasang surut dan arus yang diukur secara berkala tiap 1 jam selama 15 hari. Pengambilan data sedimen dasar dari 4 stasiun perairan selama 1 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebaran fraksi didominasi oleh fraksi sedimen pasir dengan tipe sedimen liat berpasir, liat lempung berpasir dan lempung berpasir. Kecepatan arus tertinggi sebesar 1,7 m/s dan tipe pasang surut di perairan ini merupakan tipe pasang surut campuran condong harian tunggal dilihat dari bilangan Formzhal (F) 0,42.Kata Kunci:  Fraksi Sedimen; Sebaran Sedimen; Pantai Samudra Indah
STUDI BATIMETRI DAN PASANG SURUT DI KAWASAN PERAIRAN PULAU BAWAL KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Piani Piani; Arie Antasari Kushadiwijayanto; Risko Risko
Oseanologia Vol 1, No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i3.56438

Abstract

Pulau Bawal terletak di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pulau ini memiliki luas perairan 3.212,92 km2 dan panjang garis pantai 433,71 km yang berperan penting dalam distribusi barang dan jasa. Pembangunan dan pengelolaan pelabuhan memerlukan pemahaman mengenai kondisi hidro-oseanografi. Salah satu aspek penting yaitu topografi dasar laut dan karakteristik pasang surut. Informasi mengenai data batimetri dan pasang surut sangat krusial untuk kegiatan navigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pasang surut dan topografi dasar laut di kawasan rencana pembangunan pelabuhan di perairan Pulau Bawal, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pengukuran batimetri dilakukan dengan menggunakan single beam echosounder yang dikoreksi oleh data pasang surut untuk menentukan nilai chart datum. Data pasang surut didapatkan dari program TMD selama 15 hari, pada tanggal 7–23 Agustus 2019 dengan interval waktu 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut di perairan Pulau Bawal adalah harian tunggal (diurnal tide) dengan nilai amplitudo komponen O1, K1, M2, S2 adalah 0,2015 cm, 0,2921 cm, 0,0526 cm, dan 0,0322 cm. Bentuk morfologi perairan Pulau Bawal diklasifikasi dalam kategori agak landai, dengan kemiringan antara 7-15%.Kata kunci: Pasang Surut; Batimetri; TMD; Selat Karimata; Pelabuhan
LAJU PERTUMBUHAN Eucheuma cottonii DENGAN METODE LONG LINE BERBINGKAI DI PERAIRAN PULAU LEMUKUTAN Ayu Nurqomar; Nora Idiawati; Sukal Minsas
Oseanologia Vol 1, No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i3.54314

Abstract

Rumput laut E. cottonii merupakan salah satu carragaenophtytes yaitu rumput laut penghasil karaginan, yang berupa senyawa polisakarida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan rumput laut jenis E. cottonii Sakul dengan metode long line berbingkai dan mengetahui parameter fisika kimia yang mempengaruhi laju pertumbuhan rumput laut E. cottonii Sakul. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa laju pertumbuhan mutlak E. cottonii yang didapatkan pada metode long line berbingkai sebesar 11,69 g/hari, sedangkan untuk laju pertumbuhan spesifik tertinggi E. cottonii pada metode long line berbingkai sebesar 11,6% pada hari ke-10 dan hari ke-50. Kata kunci: E. cottonii Sakul, long line berbingkai, laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, Pulau Lemukutan.
RENDEMEN EKSTRAK DAN PENGUJIAN ANTIOKSIDAN DARI RUMPUT LAUT Turbinaria sp. DENGAN MENGGUNAKAN 3 PELARUT YANG BERBEDA Julizar Julizar; Warsidah Warsidah; Syarif Irwan Nurdiansyah; Mega Sari Juane Sofiana; Ikha Safitri
Oseanologia Vol 1, No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i3.55252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen dan aktivitas antioksidan pada rumput laut Turbinaria sp. dengan menggunakan pelarut organik yang berbeda. Rendemen ekstrak rumput laut Turbinaria sp. dihitung berdasarkan berat sampel setelah proses evaporasi terhadap berat kering awal sampel (berat kering bahan baku). Uji antioksidan dilakukan dengan metode DPPH Absorbansi DPPH yang diukur adalah absorbansi dari DPPH yang telah direaksikan dengan larutan uji. Dari nilai absorbansi DPPH sisa dapat diketahui aktivitas antioksidan tiap larutan uji dalam menghasilkan radikal bebas DPPH. Dari nilai absorbansi yang diperoleh lalu dihitung persentase inhibisi terhadap radikal bebas DPPH yaitu bersama aktivitas senyawa antioksidan yang dapat menangkap radikal bebas DPPH. Dari hasil perhitungan rendemen ekstrak  menunjukkan bahwa pelarut metanol memiliki nilai rendemen ekstrak yang paling tinggi yaitu sebesar 12,87% dibandingkan pelarut etil asetat sebesar 1,05% dan n-heksana sebesar 0,37%. Berdasarkan hasil pengujian antioksidan diperoleh nilai %inhibisi pelarut etil asetat 11,43%  lebih besar dibandingkan pelarut n-heksana 9,82% dan metanol sebesar 8,50% hasil pengujian ini menunjukkan pelarut semi polar menghasilkan nilai %inhibisi lebih besar dibandingkan dengan pelarut polar dan non polar. Aktivitas antioksidan terhadap rumput laut Turbinaria sp. ini tergolong sangat lemah dikarenakan nilai IC50 nya tidak sampai.

Page 1 of 1 | Total Record : 5