cover
Contact Name
Velma Nindita
Contact Email
velmanindita@upgris.ac.id
Phone
+6281802424968
Journal Mail Official
umpakarsitekturupgris@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
ISSN : 26226464     EISSN : 26226472     DOI : -
UMPAK - Jurnal Arsitektur dan Lingkugan Binaan It is a journal containing material related to the field of architecture and the environment in which the architectural building is located (the built environment), both on a micro (interior), meso (building) to macro (area/city) scale.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): September" : 5 Documents clear
Analisis Kebutuhan dan Sirkulasi Parkir di Gedung Pusat Universitas PGRI Semarang Luri, Muhammad Abdul
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.15860

Abstract

Tempat parkir merupakan hal terpenting bagi para pengguna kendaraan. Permasalahan tempat parkir sangat penting untuk di analisis supaya permasalahan tersebut dapat terpecahkan, karena hampir semua aktivitas kegiatan yang berhubungan dengan kendaraan sangat memerlukan sarana tempat parkir adapun diruang terbuka maupun gedung. Tempat parkir yang tersedia harus memadai bagi para pengguna. Di gedung pusat Universitas PGRI Semarang memiliki pengguna yang banyak sehingga kebutuhan parkir memerlukan lebih besar pula. Dengan banyaknya pengguna sirkulasi yang ada di gedung pusat juga membahayakan, masih banyak cross saat keluar dari tempaat parkir. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, maka fokus penelitian ini adalah mengindentifikasi pengguna kendaraan saat tempat parkir di gedung pusat penuh. Selanjutnya menganalisis pemecahan masalah kebutuhan parkir dan menentukan sirkulasi parkir yang aman dan nyaman bagi pengguna. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah dengan cara servey lapangan secara langsung (RDS), RDS (Real Demand Survey / Survey Kebutuhan Nyata) adalah survei terhadap kebutuhan yang benar-benar memang mencerminkan apa yang sebenarnya dibutuhkan.Hasil penelitian ini adalah permasalahan pada kebutuhan parkir yang kurang dan pola sirkulasi parkir.
Analisis Aksesibilitas Halte Bagi Penyandang Disabilitas Di Jalan Pandanaran Semarang Azhar, Fera Febriawati; Wahyudi, M Agung
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.15862

Abstract

Aksesibilitas merupakan masalah utama yang dihadapi penyandang disabilitas di ruang publik. Walaupun di Indonesia sudah menerapkan aturan hukum untuk melindungi penyandang disabilitas tetapi belum banyak ruang publik yang menyediakan fasilitas baik fasilitas fisik maupun non fisik yang memudahkan aktivitas penyandang disabilitas. Penelitian  ini akan menganalisis berbagai aspek meliputi kondisi halte di sepanjang Jalan Pandanaran, persyaratan tentang kemudahan mengakses halte untuk penyandang disabilitas dan melakukan perbandingan setiap halte di Jalan Pandanaran Semarang dengan standar aturan hukum. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif melalui pengukuran dan pengamatan visual untuk mengidentifikasi kondisi pada halte. Dari identifikasi dan analisis masing-masing halte, maka selanjutnya dilakukan analisis komparatif. Dari hasil penelitian, semua halte masih memiliki kendala untuk dapat diakses bagi penyandang disabilitas. Permasalahan yang terbesar yaitu kemiringan ram yang terlalu curam, area ruang tunggu pada halte yang terlalu sempit dan ubin jalur pemandu yang kurang dapat dimanfaatkan bagi penyandang disabilitas. Akibat dari kondisi ini penyandang disabilitas masih terkendala dalam memanfaatkan halte dan jalur pedestrian yang berada di Jalan Pandanaran
Analisis Kebutuhan Ruang pada Bangunan London Aquatic Center Wicahya, Nukman; Wibawa, Bayu Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.6159

Abstract

Perkembangan olahraga air di Indonesia ditandai dengan prestasi atlit-atlit akuatik pada ajang perlombaan Asean Games ke IV Tahun 1962. Pada saat itu, Indonesia berhasil menduduki peringkat dua dari klasemen perolehan medali dengan mendapatkan total 51 medali, di bawah Jepang yang memuncaki klasemen.Dari total 51 medali, 9 medali disumbangkan oleh cabang akuatik yang memperlihatkan kemampuan atlet Indonesia yang cukup menjanjikan di cabang ini. Perkembangan akuatik di Indonesia juga berdampak pada pembangunan sarana prasarana yang dapat memenuhi kebutuhan Olahraga Akuatik. Oleh sebab itu, bangunan Akuatik di Indonesia juga perlu memenuhi standar standar Internasional. Maka dari itu perbandingan dengan bangunan Aquatic Internasional perlu diterapkan. Salah satu nya adalah kebutuhan ruang pada bangunan arsitektur terkenal di Kota London yaitu London Aquatic Center. Analisis Perbandingan kebutuhan ruang ini akan berdampak pada pelaku kegiatan dan standar kebutuhan ruang bangunan Aquatic di Indonesia.
ANALISIS DIMENSI SOKO GURU TERHADAP KETINGGIAN BANGUNAN RUMAHTRADISIONAL JOLGO DI DESA NGABLAK KECAMATAN CLUWAK KABUPATEN PATI Khoeroni, Brevi Muhajir Rizqon; Utami, Lestari Ayuningtyas
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.15858

Abstract

Abstrakrumah joglo sendiri mempunyai ukuran yang berbeda-beda terutama pada bagian soko guru. soko guru berfungsi sebagai struktur yang menyangga bangunan joglo. Soko guru atau tiang penyangga pada bangunan joglo berjumlah empat. Rumah joglo pati pada jaman sekarang semakin susah untuk ditemukan karena masyarakat lebih memilih merenofasi rumahnya dari pada membiarkan bentuk asli dari rumah joglo tersebut. Tapi masyarakat yang berada di pedalaman desa masih ada beberapa rumah yang terjaga atau membiarkan bentuk asli dari rumah joglo pati. Nilai-nilai filosofi dalam rumah tradisional Joglo, yaitu memiliki berbagai keindahan budaya dan seni yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakatnya. Di desa ngablak kecamatan cluwak kabupaten pati masih banyak rumah joglo dengan keadaan bagus. Di desa tersebut rumah joglo mempunyai ketinggian yang berbeda-beda begitu juga dengan bagian soko guru mempunyai dimensi atau ukuran yang berbeda. Penelitian ini untuk menganalisis apakah besar kecilnya dimensi soko guru bisa mempengaruhi ketinggian bangunan. Kata Kunci : Dimensi soko guru, ketinggian rumah joglo Abstractjoglo house itself has different sizes, especially in the soko guru section. the soko guru functions as a structure that supports the joglo building. Soko guru or buffer poles in the joglo building are four The joglo starch house is now more difficult to find because people prefer to renovate their homes rather than leaving the original form of the joglo house. But there are still a number of people who are in the interior of the village who are awake or leave the original form of the joglo pati house. Philosophical values in traditional Joglo homes, which have various cultural and artistic beauties that are integrated with the lives of the people. In the village of Ngablak, the subdistrict of cluwak regency, pati, there are still many joglo houses in good condition. In the village joglo houses have different heights as well as the teacher's section has different dimensions or sizes. This research is to analyze whether the size of the dimensions of the teacher's storehouse can affect the height of the building. Keywords : Dimensions of the soko guru, the height of the joglo house
Analisis Kebutuhan Ruang Pedangang di Pasar Bulu Semarang Tsalatsia, Dhurra Ayu; Widiastuti, Kurnia; Nindita, Velma
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.15857

Abstract

Pasar Bulu Semarang menjadi buah bibir masyarakat Kota Semarang. Suasana pasar yang harusnya ramai pembeli, tetapi didapati tidak saat berada di Pasar Bulu. Suasana Sepi sampai banyak Kios dan Los yang kosong membuat peneliti ingin mencari titik permasalahan dari peristiwa tersebut. Banyak Kios dan Los yang tidak disewa oleh pedagang. Hal tersebut menjadi pertanyaan bagi peneliti untuk menganalisis kebutuhan ruang pedagang di Pasar Bulu Semarang. Analisis kebutuhan ruang merupakan salah satu tahap perancangan suatu bangunan. Kebutuhan ruang juga menjadi Indikator kelayakan suatu bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan ruang pedagang berdasarkan Regulasi Peraturan Menteri Perdagangan.dan menganalisis Kondisi Pasar Bulu Semarang. Dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi atau masukan bagi perkembangan ilmu Arsitektur tentang pentingnya kebutuhan ruang Pasar yang berpengaruh pada aktifitas pedagang dan pembeli. Metode yang dilakukan peneliti yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan Kondisi Pasar Bulu Semarang, Pedagang membutuhkan ukuran kios yang lebih lebar dengan spesifikasi jenis dagangan dan ukuran Kios yang jelas. Selain Ukuran Kios dan Los, Ditinjau dari Ketersediaan Akses masuk bangunan di pasar Bulu, Baik Pedagang maupun Pembeli membutuhkan Kemudahan Akses seperti mmperlebar pintu masuk, memperbanyak pintu alternatif, dan memperlebar lorong masuk bangunan

Page 1 of 1 | Total Record : 5