cover
Contact Name
Darmanto
Contact Email
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Phone
+6281997773334
Journal Mail Official
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat – Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Gedung LPPM Lt. 2
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Published by Universitas Samawa
ISSN : 26556820     EISSN : 26556677     DOI : https://doi.org/10.58406/jpml
Artikel yang dimuat pada Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal (JPML) adalah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi: biologi, klimatologi, agronomi, ilmu tanah, arsitektur lanskap, proteksi tanaman, kedokteran hewan, gizi dan kesehatan masyarakat, keluarga dan konsumen, teknologi industri, teknologi pangan, keteknikan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, konservasi, lingkungan, sosial-ekonomi, pendidikan, dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MODEL SEGITIGA KEBERLANJUTAN DI KELURAHAN SEKETENG Sudrajat Martadinata; Tri Satriawansyah; Nani Arifah; Syafruddin Syafruddin; Wahyu Haryadi
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2419

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan karena rendahnya praktik pemilahan sampah, terbatasnya pemanfaatan sampah organik, serta belum optimalnya tata kelola bank sampah di tingkat masyarakat. Kondisi tersebut juga ditemukan di Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi warga dalam pengelolaan sampah dan masih adanya praktik pembakaran sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan model Segitiga Keberlanjutan yang mengintegrasikan aspek sanitasi lingkungan, akuntansi lingkungan, dan arsitektur ekologis. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 anggota Sekolah Perempuan Kelurahan Seketeng sebagai mitra utama serta didukung oleh pengurus bank sampah/TPS3R, kader kesehatan lingkungan, dan perangkat kelurahan. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu edukasi sanitasi lingkungan dan pengolahan sampah organik, pelatihan manajemen serta akuntansi bank sampah, dan pendampingan penyediaan sarana pemilahan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber, kemampuan mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme dan mikroorganisme lokal (MOL), perbaikan sistem administrasi dan pencatatan bank sampah, serta meningkatnya pemanfaatan sarana pemilahan sampah pada tingkat rumah tangga. Program juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi bank sampah sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dengan demikian, model Segitiga Keberlanjutan terbukti efektif sebagai pendekatan terpadu untuk memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN SILASE UNTUK PAKAN TERNAK DI MUSIM KEMARAU DI DESA LABUHAN JAMBU, KECAMATAN TARANO, KABUPATEN SUMBAWA Abdul Rahim; Suprianto Suprianto; Binar Dwiyanto Pamungkas; Rini Qurratul Aini; Risman Risman
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2430

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani dan peternak di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa mengenai pembuatan dan pemanfaatan silase sebagai solusi penyediaan pakan ternak di musim kemarau. Metode kegiatan dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu penyampaian materi oleh narasumber dan praktik langsung pembuatan silase bersama peserta. Adapun jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan pembuatan silase untuk pakan ternak ini adalah 15 peserta yang terdiri dari petani, ternak, karang taruna dan perangkat desa Labuhan Jambu. Bahan yang digunakan dalam pembuatan silase meliputi hijauan (rumput lapangan, lamtoro, gamal), dedak halus, serta larutan fermentasi berbasis EM4 dan molase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar silase, langkah-langkah pembuatannya, serta manfaatnya sebagai pakan alternatif dengan daya simpan yang lebih lama dibandingkan hijauan segar. Praktik lapangan juga menekankan pentingnya kondisi anaerob dalam proses fermentasi agar kualitas silase terjaga dan tidak terkontaminasi jamur. Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme peserta yang berpartisipasi aktif selama pelatihan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat didukung melalui pelatihan lanjutan dan pendampingan, sehingga petani dan peternak mampu memproduksi silase secara mandiri dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pakan ternak sekaligus meningkatkan produktivitas peternakan di Desa Labuhan Jambu.
PENDIDIKAN KONSERVASI DAN PENANAMAN MANGROVE DALAM MENDUKUNG PERIKANAN BERKELANJUTAN DAN MITIGASI IKLIM DI TELUK SALEH Neri Kautsari; Dwi Mardhia; Yadi Hartono
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2435

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan mitigasi perubahan iklim, namun mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu kawasan dengan potensi mangrove yang besar adalah Teluk Saleh di Pulau Sumbawa, yang menghadapi tantangan degradasi lingkungan dan sedimentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) merehabilitasi ekosistem mangrove secara partisipatif di Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang, serta (2) meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya konservasi lingkungan pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi konservasi dan penanaman mangrove yang dilaksanakan pada Mei 2026. Edukasi diberikan kepada 70 siswa kelas 4–6 SDN Teluk Santong dengan metode interaktif, sedangkan kegiatan penanaman melibatkan 358 peserta dari berbagai unsur masyarakat.. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 9.000 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. berhasil ditanam pada dua titik lokasi, adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi konservasi ditandai dengan 67% pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan benar, tingginya partisipasi masyarakat, serta keberhasilan pelaksanaan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam rehabilitasi ekosistem pesisir serta membangun kesadaran lingkungan sejak dini sebagai upaya mendukung perikanan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.