cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2019): Juni" : 10 Documents clear
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jeruk (Citrus Sp) Di Desa Bambakoro Kecamatan Lariang Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Mamuju Utara Adia Novayanti; Ramlan Ramlan; Abdul Rahman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi lahan sangat penting dalam proses penilaian potensi suatu lahan untuk penggunaan-pengguaan tertentu, karena evaluasi lahan merupakan salah satu mata rantai yang harus dilakukan agar rencana tata guna lahan dapat tersusun dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman Jeruk di Desa Bambakoro Kecamatan Lariang Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat. Metode penelitian yaitu metode survei dengan melakukan survei langsung di lapangan. Penentuan pengambilan titik sampel pengamatan dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahap yaitu, persiapan, kegiatan lapangan, analisis laboraturium, pengolahan data, pembuatan peta dan penyusunan laporan. Variabel pengamatan yang digunakan diambil dari data sifat fisik dan kimia tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman jeruk Di Desa Bambakoro Kecamatan Lariang Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat kelas kesesuian lahan aktual untuk tanaman jeruk di Desa Bambakoro, dibedakan menjadi dua kelas yaitu S2 (cukup sesuai) dan S3 (sesuai marginal). Kelas S3 aktual (tidak sesuai saat ini) terdapat pada SPL 1A dan 1B dengan faktor pembatas f (C-organik dan pH tanah), kelas kesesuaian lahan aktual ini dapat di tingkatkan kelasnya menjadi S2 melalui usaha-usaha perbaikan dengan cara pemberian bahan organik, sehinggah setalah di perbaiki maka kelas kesesuaian potensialnya menjadi S2 (cukup sesuai). Kelas S2 aktual (cukup sesuai saat) terdapat pada SPL 1A, 2A, 1B, 2B, 2C, 2D, 3D, dan 4D dengan faktor pembatas n,f,r, (Total N, pH tanah, dan Kedalaman efektif). Setelah dilakukan usaha perbaikan dengan cara, penambahan pupuk urea dan penambahan bahan organik, sehingga termasuk dalam kelas kesesuaian lahan potensial S2r (cukup sesuai) karena kedalaman efektif merupakan faktor pembatas permanen sehingga tidak dapat di lakukan usaha perbaikan.
Cadangan Karbon Pada Tiga Macam Penggunaan Lahan Di Desa Tudua Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali Anas Latae; Anthon Monde; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim dapat dikurangi dengan cara, antara lain menekan laju perubahan karbon tanah, menyerap karbon dan disimpan dalam bentuk biomassa kayu, sehingga cara termudah untuk meningkatkan cadangan karbon adalah mempertahankan keutuhan hutan alami dan menanam pohon pada lahan-lahan pertanian untuk tetap bervegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan total bahan organik tanah, C-organik serasah dan rumput pada permukaan tanah, berat jenis dan kandungan karbon pohon pada tiga macam penggunaan lahan yaitu lahan hutan, lahan kakao dan lahan cengkeh di Desa Tudua Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Analisis cadangan karbon dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai dengan Maret 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuadran, yang merupakan salah satu cara untuk pengambilan data yang paling umum digunakan dalam analisis vegetasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa total bahan organik tanah tertinggi terdapat pada lahan hutan yaitu sebesar 178,41 t ha-1 pada kedalaman tanah 0-20 cm dan 108,76 t ha-1 pada kedalaman 21-40 cm. Lahan hutan mampu menghasilkan serasah dan tumbuhan penutup tanah yang cukup tinggi yaitu 67,60 t ha-1 dengan cadangan karbonnya 31,09 t ha-1. Sementara itu cadangan karbon tertinggi terdapat pada tegakan lahan hutan yaitu 42,1490 t ha-1, sedangkan tegakan lahan cengkeh berjumlah 36,215 t ha-1 dan pada tegakan lahan kakao sebesar 8,9873 t ha-1.
Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Sitokinin Terhadap Vigor Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Andri Andri; Enny Adelina; Adrianton Adrianton
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi yang tepat zat pengatur tumbuh yang terdapat dalam air kelapa terhadap vigor bibit kakao (Theobroma cacao L.), terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Pelaksanaan penelitian dimulai pada Bulan Maret sampai dengan Mei 2017. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor yaitu pemberian air kelapa yang terdiri dari tiga taraf = 50% air kelapa, = 75% air kelapa, = 100% air kelapa. Diulang sebanyak 10 kali, sehingga terdapat 30 unit perlakuan, masing-masing unit digunakan 3 tanaman, sehingga jumlah tanaman yang diamati adalah 90 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 100% air kelapa muda pada bibit kakao mampu memberikan vigor bibit kakao lebih baik terhadap pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan diameter batang, dan jumlah klorofil daun dibanding pada konsentrasi 75% air kelapa maupun konsentrasi 50% air kelapa.
Dosis Efektifekstrak Umbi Gadung (Discorea hispida Dennst) Terhadap Spodoptera Exigua Hubner Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Hendrianto Hendrianto; Mohammad Yunus; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spodoptera exigua Hubner adalah salah satu hama penting pada tanaman bawang merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan beberapa dosis ekstrak umbi gadung untuk mengendalikan S. exigua (Lepidoptera : Noctuidae) pada tanaman bawang merah varietas lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 sampai Januari 2017 di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Variabel pengamatan yang dilakukan yaitukepadatan populasi, intensitas serangan dan produksi bawang merah varietas lembah palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwakepadatan populasi hama tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan (P0) sebesar 27,73 ekor/20 tanaman dan terendah pada (P5) sebesar 7,81 ekor/20 tanaman. Pengamatan intensitas serangan tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan(P0) 25,64% dan terendah pada (P5) sebesar 9,40%. Pengamatan produksi bawang tertinggi terdapat pada tanaman perlakuan (P5) sebesar 7,82 ton/ha dan terendah terdapat pada tanaman tanpa perlakuan (P0) sebesar 4,13 ton/ha.
Tingkat Keberhasilan Sambung Pucuk Mangga (Mangifera indica L.) Pada Berbagai Panjang Dan Posisi Penyisipan Entris Jufran Jufran; Syamsuddin Laude; Muhardi Muhardi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris dan posisi penyisipan entris pada batang bawah terhadap keberhasilan sambung pucuk mangga (Mangifera indica L.). Penelitian dilaksanakan di Balai Benih Hortikultura (BBH) Sidera, Kabupaten Sigi, dimulai pada bulan Juli sampai September 2017. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 2 faktor. Faktor pertama yaitu panjang entris (10 cm, 12,5 cm, dan 15 cm) dan faktor kedua yaitu posisi penyisipan entris (ditengah buku dan dibawah buku). Terdapat enam kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Setiap unit percobaan menggunakan lima tanaman sehingga terdapat 90 tanaman sebagai unit pengamatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan dilakukan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang entris 12,5 cm merupakan panjang entris yang menghasilkan pertambahan jumlah daun tertbanyak dengan rata-rata 6,83 helai dan panjang entris 15 cm merupakan panjang entris yang ideal terhadap tinggi tanaman dengan rata-rata 26,02 cm. Posisi penyisipan yang tepat yaitu ditengah buku dengan rata-rata jumlah daun 6,40 helai. Presentase entris mati yang terendah terdapat pada panjang entris 15 cm dengan rata-rata entris mati hanya 3,33%. Presentase entris dorman yang terendah terdapat pada panjang entris 12,5 cm dengan rata-rata entris dorman 0,00%.
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kasar Daun Paitan (Tithonia diversifolia)Terhadap Kepadatan Populasi, Intensitas Serangan Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) Dan Produksi Bawang Merah Megawati Megawati; Alam Anshary; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian yang efektif dan ramah terhadap lingkungan misalnya pemanfaatan pestisida alami yaitu daun paitan (Tithonia diversifolia). Salah satu hama yang sering ditemukan pada tanaman bawang merah yakni Spodoptera exigua Hubner. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak kasar daun paitan (Tithonia diversifolia) yang terbaik dalam mengendalikan hama Spodoptera exigua Hubner. Penelitian ini bertempat di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dan dilaksanakan dari Bulan Mei hingga Juli 2017. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan 6 perlakuan yaitu 0 (tanpa perlakuan), 2,5 g/1 liter air, 5 g/1 liter air, 7,5 g/1 liter air, 10 g/1 liter air, dan 12,5 g/1 liter air dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan populasi, intensitas serangan larvaS. exigua, dan produksi bawang merah yang tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan serta yang terendah pada perlakuan 12,5 g/1 liter air. Ekstrak T. diversifolia mampu mengendalikan larva S. exigua yang menunjukkan adanya penurunan serangan yang ditimbulkan larva S. exigua dengan bertambahnya konsentrasi perlakuan.
Pengaruh Waktu Penyambungan Terhadap Tingkat Keberhasilan Pertautan Sambung Pucuk Pada Tanaman Nangka (Artocarpus heteropyllus Lamk) Moh. Hendra Ahsan; Yohanis Tambing; Burhanuddin Latarang
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentasi keberhasilan pertautan sambung pucuk yang lebih baik pada batang bawah dan entris, bibit tanaman nangka dengan waktu perlakuan grafting yang berbeda (sesuai perlakuan). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan waktu grafting (sambung pucuk) terdiri dari lima keadaan (W) yaitu : W1(pukul 06.00 – 08.00 WITA), W2 (pukul 09.00 – 11.00 WITA), W3 (pukul 12.00 – 14.00 WITA), W4 (pukul 15.00 – 17.00 WITA), W5 (pukul 17.00 – 18.00 WITA). Setiap perlakuan diulang tiga kali dan setiap unit percobaan digunakan 10 bibit, dan terdapat jumlah bibit keseluruhan 150 bibit. Pada penyambungan nangka mengungkapkan bahwa pada siang hari jam 12.00-14.00 (W3), dimana saat laju transpirasi terjadi, kandungan getah pada nangka yang tinggi dan juga cekaman suhu udara/radiasi matahari pada siang hari malah membuat pertautan sambungan lebih baik. Hasil penelitian ini bertolak belakang dari penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa laju transpirasi dan getah pada nangka yang tinggi, serta cekaman suhu matahari akan menghambat pertautan sambungan, akan tetapi itu tidak terjadi pada penelitian ini justru sebaliknya.
Pengaruh Berbagai Jenis Mulsa Terhadap Kepadatan Hama Lalat Buah (Bactrocera sp.) Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Nur Alisa; Burhanuddin Nasir; Moh. Hibban Toana
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hama yang menyerang tanaman cabai (Capsicum annum L.) yaitu lalat buah (Bactrocera sp.). Adapun cara pengendalian lalat buah (Bactrocera sp.) yaitu dengan menggunakan berbagai jenis mulsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis mulsa terhadap kepadatan lalat buah (Bactrocera sp.) pada tanaman cabai (Capsicum annum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kegiatan penelitian ini berlangsung pada bulan Mei 2016 sampai September 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 16 unit pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mulsa plastik hitam perak memperoleh populasi lalat buah yang banyak dengan rata-rata 13 ekor, 22 ekor, 31 ekor, 28 ekor, 24 ekor, 27 ekor, 34 ekor, dan 39 ekor dan intensitas serangan lalat buah yaitu dengan rata-rata 1,04%, 1,04, 2,09%, 6,25%, 7,29%, 9,37%, 9,37%, 10,42% dan 15,63% sedangkan produksi tanaman cabai yang diperoleh pada perlakuan mulsa hitam perak yaitu dengan rata-rata 75,00 ton/ha, 18,17 ton/ha, 98,33 ton/ha, 107,92 ton/ha.
Respons Empat Kultivar Padi Gogo (Oryza sativa L.) Terhadap Kadar Lengas Tanah Yang Berbeda Peggi Melati Sukma; Sakka Samudin; Fathurrahman Fathurrahman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan beras sebagai salah satu sumber pangan utama penduduk Indonesia terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dengan laju 2% per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons empat kultivar padi gogo terhadap kadar lengas tanah yang berbeda, kultivar yang tahan terhadap kekeringan dan kadar air dimana kultivar sulit atau tidak dapat tumbuh. Penelitian ini dilakukan di Green House Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Di mulai Maret sampai Juni 2017. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor yang terdiri dari Kultivar padi lokal sebagai faktor pertama yaitu Kultivar Tagolu, Kultivar Habo, Kultivar Uva Buya dan Kultivar Dongan. Sedangkan Tingkat Kelengasan Tanah sebagai faktor kedua Tingkat Kelengasan Tanah 100%, 75%, 50% dan 25%. Hasil penelitian menunjukan Kultivar Habo dan Kultivar Dongan memiliki daun panjang dan lebih luas, jumlah gabah berisi, jumlah anakan, jumlah daun, dan berat 1000 bulir yang baik dibanding kultivar lain. Pada tingkat kelengasan tanah 75% dan 50% masih dapat tumbuh tanaman dengan baik dibanding tingkat kelengasan tanah 25%. Pengaruh Tingkat Kelengasan Tanah sama pada semua Kultivar.
Analisis Sifat Fisik Tanah Pada Beberapa Penggunan Lahan Di Daerah Aliran Sungai Tawaeli Siti Haryati; Uswah Hasanah; Salapu Pagiu
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisik tanah pada beberapa penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tawaeli Kota Palu pada 8 unit lahan pertanian lahan kering, semak belukar, hutan primer dengan tiga kelas kelerengannya termasuk 0-8%, 8-15% dan 15-25%. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 sampai bulan April 2018. Penentuan lokasi pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis dilaboratorium ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling) sebanyak 8 titik sampel. Hasil penelitian menunjukan sifat fisik tanah pada DAS Tawaeli pada 8 unit lahan yaitu pertanian lahan kering, semak belukar, hutan primer dengan masing-masing kelerengan berbeda, mempunyai sifat fisik tanah yang beragam ditemukan pada beberapa penggunaan lahan yang diteliti di DAS Tawaeli. Fraksi tanah didominasi oleh pasir dan debu dengan kelas tekstur lempung berpasir, lempung berdebu dan pasir berlempung, mempunyai bahan organik bervariasi rendah hingga sangat tinggi, konduktivitas hidrolik sedang sampai agak cepat, bobot volume sedang hingga berat, porositas sangat buruk sampai buruk, kapasitas lapang dan kadar air jenuh rendah sampai tinggi, batas cair dan plastis sedang hingga tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue