cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2020): April" : 30 Documents clear
Karakter Warna Dan Persentase Perubahan Warna Hasil Persilangan Jagung Ungu Dan Jagung Kuning Manis Pada Generasi F1, F2 Dan F3 Mustakim Mustakim; Sakka Samudin; Maemunah Maemunah; Jeki Jeki; Yusran Yusran
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemurnian dan evaluasi varietas hasil persilangan penting dilakukan untuk menghasilkan varietas unggul baru. Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh beberapa karakter warna dan persentase perubahan warna yang muncul pada generasi F1 hingga F3. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 sampai Agustus 2019 di desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode seleksi massa. Seleksi menggunakan benih beragam warna yang ditanam dibeberapa petakan. Setiap warna di tempatkan pada satu petakan. Penanaman benih menggunakan isolasi waktu selama 21 hari setelah tanam. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, yang ditampilkan dalam bentuk gambar. Variabel pengamatan antara lain jumlah warna yang muncul ditiap generasi dan persentase perubahan warna yang muncul pada generasi F2 dan F3. Hasil penelitian menunjukkan jumlah warna yang muncul pada generasi F1 yaitu ungu, kuning dominan ungu, ungu dominan kuning, dan warna kuning. Generasi F2 terdapat lima warna baru yaitu: kuning dominan putih, putih dominan kuning, putih, putih dominan ungu dan ungu dominan putih. Persentase perubahan warna yang signifikan terdapat pada warna ungu, kuning dan putih. Persentase warna yang tidak signifikan terdapat pada warna, ungu dominan kuning, kuning dominan ungu, putih dominan kuning, kuning dominan putih, putih dominan ungu, ungu dominan putih dan biji kisut.
ANALISIS PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DENGAN SISTEM TANAM PINDAH DI DESA SIOYONG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Moh. Rifai; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui faktor produksi luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi usahatani padi sawah dengan sistem tanam pindah di Desa Sioyong Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Penelitian dilaksanakan di Desa Sioyong Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala.Pemilihan daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Sioyong merupakan salah satu daerah dengan produksi padi sawah terbesar di Kecamatan Dampelas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2018. Analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglass.Hasil penelitian menunjukkan Secara simultan (Uji F) variabel luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah sistem tapin di Desa Sioyong.Sedangkan secara parsial (Uji t) variabel luas lahan, benih dan pupu berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah sistem tapin di Desa Sioyong, sedangkan variabel tenaga kerja berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Sioyong.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN KELAPA (Cocos nucifera L.) DI DESA SIDOLE KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Berkatchriseymal Berkatchriseymal; Danang Widjajanto; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman Kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi MoutongProvinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian yaitu metode survey dengan melakukan survey langsung di lapangan. Penentuan pengambilan titik sampel menggunakan dua jenis peta unit lahan yang di overlay menjadi peta satuan pengamatan lahan (SPL) yaitu peta penggunaan lahan dan peta kemiringin lereng, pengambilan titik sampel tanah dilakukan dengan metode acak terstratifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan empat tahap yaitu, Persiapan, kegiatan lapangan, Analisis Laboraturium, pengolahan data dan pembuatan peta. Variabel pengamatan yang diambil yakni dari data sifat fisik yaitu tekstur tanah, permeabilitas, porositas, bulkdencity, partikeldencity dan sifat kimia tanah yaitu pH tanah, C-Organik, dan KTK tanah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesesuaian lahan Untuk pengembangan tanaman kelapa di Desa Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Kelas S3 (sesuai marginal) Aktual memiliki faktor pembatas pada SPL 1 yaitu f (KTK tanah) dan n (Total N), pada SPL 2 f (KTK tanah) dan n (Total N), SPL 3 e (Bahaya erosi), dan SPL 4 memiliki faktor pembatas yaitu f (KTK tanah) dan e (Bahaya Erosi). Setelah dilakukan usaha perbaikan dengan cara penambahan bahan organik, melakukan pemupukan, dan pembuatan terasering maka kelas kesesuian lahan potensial Kelas S2 (cukup sesuai) pada desa Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong terdapat Pada SPL 1 w (curah hujan), f (KTK tanah), dan n (Total N), SPL 2 w (curah hujan), f (KTK tanah), dan n (Total N), SPL 3 w (curah hujan) dan e (Bahaya Erosi), dan SPL 4 w (curah hujan), f (KTK Tanah), dan e (Bahaya Erosi dan Kemiringan Lereng).
ANALISIS PRODUKSI USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA LABUAN TOPOSO KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA Fitriani Fitriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Jagung merupakan salah satu makanan pokok kedua setelah padi di indonesia. Jagung secara fesifik merupakan tanaman pangan yang sangat bermanfaat bagi kahidupan manusi atau pun hewan. Berdasarkan urutan bahan makanan pokok di dunia, jagung menduduki urutan ketiga setelah gandum dan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor produksi jagung hibrida di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan 0ktober 2017. Penelitian ini menggunakan analisis Regresi umum yang menggunakan lebih dari dua variabel independen dengan model sebagai berikut: Y= b0 X1 b1 X2 b2 X 3 b3 X4 b4 .e µ. Produktivitas jagung juga dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi lain seperti lahan, pupuk, pestisida, tenaga kerja dan lain-lain. Analisis produksi menunjukan bahwa F-hitung (54.502) > F-tabel (2,701) pada taraf α 5%. Sehingga H1 diterima H0 ditolak secara simultan (Bersama-sama) faktor-faktor produksi mempengaruhi produksi Jagung Hibrida (Y) di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Secara Parsial Variabel luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh sangat nyata terhadap produksi Jagung Hibrida di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala.
ANALISIS KEMUNDURAN BENIH KAKAO (Theobroma cacao L.) BERDASARKAN LAMA PENGERINGAN Dewi Anjarwati; Enny Adelina; Maemunah Maemunah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang terus mendapat perhatian untuk dikembangkan. Benih kakao termaksud rekalsitran yaitu benih yang tidak tahan dikeringkan peka terhadap suhu dan kelembaban rendah. Viabilitas benih rekalsitran hanya dapat dipertahankan sampai beberapa minggu atau beberapa bulan saja, meskipun disimpan pada kondisi optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemunduran benih kakao setelah pengeringananginan dan mengkaji hubungan lama pengeringanginan terhadap kadar air kritikal benih. Penelitian ini dilakukan dua tahap, tahap pertama uji viabilitas benih kakao di pesemaian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu perbedaan lama waktu pengeringan, tahap kedua yaitu uji viabilitas bibit menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu lama waktu pengeringan, benih yang dipindahkan adalah benih yang berkecambah normal pada tahap pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringanginan pada benih kakao mempengaruhi viabilitas kecambah yaitu semakin lama benih dikeringanginankan maka kadar air benih, persentase daya berkecambah, persentase potensi tumbuh semakin menurun dan persentase kecepatan berkecambah benih semakin lambat. Pengeringanginan benih juga mempengaruhi viabiltas pembibitan indeks vigor hipotetik yaitu semakin lama benih dikeringanginkan makan indeks vigor hipotetik semakin menurun. Pengeringanginan pada kakao klon S1 dengan kadar air 55,62% dan kakao klon S2 dengan kadar air 48,64% diperoleh selama 30 jam, merupakan batas kadar air kritikal benih kakao klon S1 dan klon S2.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN POLA SISTEM TABELA DI DESA POLY KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Abd Razak; Max Nur Alam; Dafina Howara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya Kontribusi sektor Pertanian dapat dilihat dari beberapa hal yaitu pertanian merupakan tumpuan hidup sebagian besar penduduk Indonesaia khususnya Sulawesi Tengah, karena 75% dari angkatan kerja tergantung pada sektor agribisnis. Sektor pertanian penghasil bahan pokok yang merupakan prasyarat utama bagi terciptanya ekonomi maupun ketahanan ekonomi.Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani padi sawah di Desa Poly. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diambil dengan teknik sampel acak sedarhana, ada sebanyak 31 petani padi sawah telah diwawancara. Data sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik, Lembaga-lembaga terkait dan berbagai literatur lainnya sebagai pendukung dalam penyusunan hasil penelitian ini.Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukan rata-rata produksi sebesar 3.926 kg beras/0,92 ha/MT atau 4.267 kg beras/ha/MT dengan harga jual beras Rp. 8.000/kg, rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp. 31.406,452 /0,92 ha/MT atau Rp. 34.137,447,41 Ha/MT. Rata-rata biaya total yang dikeluarkan petani responden sebesar Rp.6.841,839/0,92/ha/MT atau Rp.7.436,782/ha/MT, maka diketahui rata-rata pendapatan petani responden yaitu sebesar Rp. 24.564,612/0,92/ha/MT atau Rp.26.700,665 /ha/MT.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PEMANGKASAN BUAH Muhamad Agus Pranoto; Abd. Syakur; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dari pemberian pupuk organik cair dan pemangkasan buah dengan berbagai taraf terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon, mengetahui dosis pupuk organik cair urin sapi yang lebih baik melon dan mengetahui taraf pemangkasan buah yang lebih baik pada pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah. Penelitian berlangsung pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu Faktor Pertama: Konsentrasi Pupuk Organik Cair dengan 4 taraf yaitu N1 (50 ml/L), N2 (100 ml/L), N3 (150 ml/L) dan N4 (200 ml/L). Faktor Kedua: Pemangkasan Buah dengan 3 taraf yaitu P1 (2 buah ditinggalkan di tanaman), P2 (3 buah ditinggalkan di tanaman) dan P3 (4 buah ditinggalkan di tanaman). Masing-masing kombinasi perlakuan di ulang sebanyak 3 kali sehingga total unit percobaan berjumlah 36 unit. Hasil penelitian menunjukan yaitu tidak ada pengaruh interaksi antara perlakuan dosis pupuk organik cair dan pemangkasan buah terhadap semua variabel yang diamati, perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon yaitu untuk parameter pertumbuhan tanaman melon diperoleh pada perlakuan N4 dan P3. perlakuan konsentrasi pupuk organik cair 200 ml/L (N4) memberikan pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman melon yang lebih baik terhadap semua variabel yang diamati dan perlakuan P1 memberikan pengaruh hasil tanaman melon yang lebih baik.
APLIKASI BEBERAPA SISTEM HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Mohammad Rifqi Arianto; Maemunah Maemunah; Ramal Yusuf
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya tanaman dengan sistem hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas. Keuntungan dari penggunaan sistem ini dapat menghasilkan kuantitas dan kualitas produksi yang lebih tinggi dan bersih. Keuntungan lainnya penggunaan lahan lebih efisien, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, serta periode tanam yang lebih singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sistem hidroponik terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di kebun hidroponik, jl. Setia Budi, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Palu. Berlangsung pada bulan April sampai Mei 2018, disusun menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan penelitian terdiri atas tiga sistem yaitu sistem NFT (Nutrient Film Technique), sistem DFT (Deep Flow Technique), dan sistem Wicks yang diulang sebanyak lima kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Setiap unit percobaan menggunakan tiga tanaman, dengan demikian diperoleh 45 sampel tanaman. Parameter amatan, yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), volume akar, bobot segar tanaman (g), bobot kering tanaman (g). Data pengamatan di Analisis Of Varian (Anova) dengan uji F 5%, bila analisis ragam menunjukkan adanya pengaruh perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ 5% untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa aplikasi beberapa sistem hidroponik memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada dan perlakuan terbaik diperoleh pada sistem Wicks karena memiliki jumlah daun terbanyak yaitu 10, 80 helai, bobot segar tertinggi yaitu 56,56 g dan bobot kering tanaman tertinggi 3,53 g.
PERTUMBUHAN TUNAS NANGKA (Artocarpus heterophyllus L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI KINETIN DENGAN NAPHTHALENE ACETIC ACID Iin Nurlita; Muhd. Nursangadji; Henry N. Barus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi konsentrasi Kinetin dan Naptahalen Acetic Acid yang sesuai untuk pertumbuhan tunas nangka. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi Kinetin dengan Naptahalen Acetic Acid yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu Kinetin 2 ppm dengan penambahan NAA0,1 ppm, Kinetin 3 ppm dengan penambahan NAA0,1 ppm, Kinetin2 ppm dengan penambahan NAA 0,2 ppm dan Kinetin 3 ppm dengan penambahan NAA0,2 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Kinetin 2 ppm dengan penambahan NAA 0,2 ppm memberikan rata-rata saat muncul tunas tanaman nangka terbaik yaitu rata-rata 10,5 tunas per eksplan. Penambahan Kinetin 2 ppm dengan NAA0,2 ppm menghasilkan jumlah tunas terbaik yaitu 2,125 tunas per eksplan. Penambahan Kinetin 2 ppm dengan NAA0,2 ppmmenghasilkan jumlah daun terbaik yaitu 3helai daun.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) PADA BERBAGAI KOMBINASI NPK DAN BIOURIN SAPI Andriansyah Andriansyah; Yohanis Tambing; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 2 (2020): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh kombinasi pupuk NPK dan biourin sapi pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2018 sampai September 2018 di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu : P1 = 100% NPK (2 gram/tanaman) Tanpa Biourin sapi. P2 = 100% NPK (2 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). P3 = 75% NPK (1,5 gram/tanaman) Tanpa Biourin Sapi. P4 = 75% NPK (1,5 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). P5 = 50% NPK (1 gram/tanaman) Tanpa Biourin Sapi. P6 = 50% NPK (1 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk NPK yang dikombinasikan dengan Biourin sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, saat munculnya bunga, jumlah buah, dan bobot buah tanaman cabai rawit. Pemberian dosis NPK 100% (2 gram/tanaman) + Biourin sapi (40 ml/tanaman) memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit terbaik.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue