cover
Contact Name
Lukita Ambarwati
Contact Email
jmt@unj.ac.id
Phone
+6282120260679
Journal Mail Official
jmt@unj.ac.id
Editorial Address
Gedung Dewi Sartika Lt. 6, Kampus A Universitas Negeri Jakarta Jln. Jl. Rawamangun Muka, RT.11/RW.14, Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JMT (Jurnal Matematika dan Terapan)
ISSN : -     EISSN : 26156792     DOI : https://doi.org/10.21009/jmt.6.1
Core Subject : Economy, Science,
JMT (Jurnal Matematika dan Terapan) is a journal that publishes about scientific papers containing fields of mathematics such as analysis, geometry, algebra and its application. This mathematics journal contains about the result of student thesis, research lecturer both in mathematics prodi unj and outside unj. This math journal helps me to write the results briefly, clearly, and densely. So that students, lecturers, or researcher of mathematics have a container to write the results of research being worked on.
Articles 52 Documents
Penerapan Algoritma K-Medoids pada Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur Berdasarkan Indikator Kemiskinan Saderisa, Saderisa; Syaripuddin, Syaripuddin; Raming, Indriasri
JMT (Jurnal Matematika dan Terapan) Vol. 7 No. 1 (2025): JMT (Jurnal Matematika dan Terapan)
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmt.7.1.5

Abstract

Algoritma K-Medoids merupakan metode berbasis partisi yang menggunakan objek representatif yang disebut Medoids sebagai titik pusat atau centroid. Algoritma K-Medoids dipilih karena mampu mengelompokkan data dengan outlier dan lebih stabil dibandingkan algoritma K-Means. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur berdasarkan indikator kemiskinan menggunakan algoritma K-Medoids. Data yang digunakan adalah data indikator kemiskinan tahun 2021. Variabel yang digunakan yaitu jumlah penduduk miskin, jumlah apotek, jumlah desa yang berpenghasilan dari sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, jumlah desa yang memiliki kegiatan pendidikan paket A/B/C, jumlah desa yang masih menggunakan kayu bakar, dan jumlah desa yang memiliki sumur sebagai sumber air. Proses pengelompokan dilakukan dengan menggunakan algoritma K-Medoids untuk membentuk 2 dan 3 klaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan yang baik adalah 2 klaster, di mana klaster pertama terdiri dari 7 kabupaten/kota dan klaster kedua terdiri dari 3 kabupaten/kota. Validasi hasil pengelompokan dilakukan dengan menggunakan nilai Silhouette Coefficient yang menunjukkan nilai terbesar pada kualitas pengelompokan yaitu pengelompokan 2 klaster dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,6354268 yang menyatakan bahwa struktur klaster yang dihasilkan adalah Medium Structure (struktur yang baik). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan untuk mengatasi kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur.
Preferensi Generasi Z terhadap Skema Dana Pensiun Syariah dan Konvensional: Simulasi dan Analisis Awal Dewi, Eka Yuslita; Mardiyah, Siti Fatikhatul; Nadia, Nadia
JMT (Jurnal Matematika dan Terapan) Vol. 7 No. 2 (2025): JMT (Jurnal Matematika dan Terapan)
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmt.7.2.1

Abstract

Artikel ini membahas preferensi generasi Z di Indonesia terhadap skema dana pensiun syariah dan konvensional, serta melakukan simulasi matematis untuk menghitung kebutuhan dana pensiun di masa depan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada 75 responden dari kalangan generasi Z. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas responden cenderung memilih skema pensiun syariah karena dianggap lebih sesuai dengan nilai-nilai agama dan menawarkan transparansi dalam pengelolaan dana. Simulasi perhitungan dilakukan berdasarkan asumsi usia saat ini 28 tahun, usia pensiun 60 tahun, masa pensiun 15 tahun, tingkat inflasi 3% per tahun, dan imbal hasil investasi 6% per tahun. Perhitungan menggunakan rumus Future Value (FV) digunakan untuk memproyeksikan pengeluaran bulanan saat pensiun sebesar Rp3.912.854, sedangkan Present Value (PV) digunakan untuk mengestimasi total kebutuhan dana pensiun sebesar Rp469.542.480 Untuk mencapai jumlah tersebut, diperlukan iuran bulanan sebesar Rp405.617,20 selama 32 tahun masa kerja, yang dihitung dengan rumus Future Value Anuitas. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan pensiun sejak dini serta perlunya peningkatan literasi keuangan bagi generasi muda guna menciptakan masa depan finansial yang lebih aman.