cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
rumahjurnal@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285278566869
Journal Mail Official
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Editorial Address
Data Center Building, 2nd floor, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Gurun Aua St, Kubang Putih, Banuhampu, Agam - West Sumatra - Indonesia Tel. 0752 33136 | Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam
ISSN : -     EISSN : 30264405     DOI : 10.30983/aljamahiria
Core Subject : Education,
Islamic Thought Review (e-ISSN : 3025-695X) is an academic peer-reviewed journal published by the Depatment of Islamic Theology and Philosophy, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia. The journal publishes scholarly articles addressing issues specific to the discipline of Islamic thought and wider issues from an Islamic theological and philosophical perspective. The journal aims to become one of the leading platforms in the world for new findings and discussions of all the aforementioned fields. Editor welcome scholars, researchers and practitioners around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023" : 8 Documents clear
Analisis Framing Pemberitaan Tragedi Kanjuruhan dalam Video Tragedi Kanjuruhan #Usutsampaituntas Mata Najwa di Akun Youtube Najwa Shihab Bunnayah, Siti
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6419

Abstract

Tragedi Kanjuruhan merupakan kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan sepak bola Liga Satu antara Persebaya Vs Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang yang mengakibatkan adanya korban sebanyak 712 orang yang diantaranya terdapat korban jiwa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Framing  Pemberitaan serta Kontruksi realitas Tragedi Kanjuruhan Dalam Video “Tragedi Kanjuruhan #Usutsampaituntas Mata Najwa” Di Akun Youtube Najwa Shihab dengan model Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M Koscki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan Data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, framing “Tragedi Kanjuruhan #usutsampaituntas Mata Najwa” sebagai suatu kasus yang harus diusut setuntas-tuntasnya dengan memberi kesan bahwa terdapat pihak terkait dan otoritas yang harus bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi. Mata Najwa juga menggiring masyarakat untuk sama-sama mengawal kasus ini hingga selesai sampai pihak terkait bertanggungjawab. Adapun kontruksi realitas yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa pihak terkait dan otoritas seharusnya menggunakan kekuasaanya untuk meminimalisir peristiwa ini.The Kanjuruhan Tragedy was a riot that occurred in a football after match Liga Satu between Persebaya Vs Arema FC at the Kanjuruhan Stadium in Malang which resulted in 712 victims, of which there were fatalities. This research was conducted to find out how Framing  Reporting and Construction of the Reality of the Kanjuruhan Tragedy in the Video "Tragedi Kanjuruhan #Usut Sampaituntas Mata Najwa” on Najwa Shihab's Youtube Account with an analysis model Framing Zhongdang Pan and Gerald M Koski. This study uses a qualitative method. Data collection is done by documentation and observation. Based on the research results, framing "Tragedi Kanjuruhan #Usut Sampaituntas Mata Najwa” as a case that must be thoroughly investigated by giving the impression that there are related parties and authorities who must be responsible for the events that occurred. Mata Najwa also led the community to jointly oversee this case until it was finished until the parties involved were held accountable. The construction of reality found in this study is that related parties and authorities should use their power to minimize this incident.
Ceramah Radikal dan Moderat: Analisis Terhadap Wacana Dakwah Ustadz Abdul Somad di Youtube Ustadz Abdul Somad Official Haq, Arinil
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6425

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat dakwah yang dilakukan secara konvensional kini beralih menjadi digital, salah satu tokoh yang berperan melakukan dakwah digital ialah Ustadz Abdul Somad. Hanya saja dalam perjalanan dakwahnya tak jarang ia tersandung isu-isu kontroversial seperti diduga sebagai ustadz yang radikal. Berdasarkan realitas yang demikian, peneliti tertarik melakukan kajian mendalam mengenai bagaimana wacana dakwah Ustadz Abdul Somad pada channel youtube Ustadz Abdul Somad Official ditinjau dari aspek radikal dan moderat? Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana model van Dijk untuk melihat wacana yang terdapat dalam delapan video ceramah ustadz Abdul Somad pada channel youtube official. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan video yang dianalisis diketahui mengandung wacana yang mengarah kepada moderat, seperti: (1) Pernyataan “NKRI harga mati, Pancasila dasar negara, finish” (2) Ajakan kepada umat untuk mengedepankan toleransi (3) Pernyataan mengenai adab terbaik untuk menegur pemimpin dengan mengikuti peraturan yang ada di negara demokrasi, yakni melalui parlemen dan unjuk rasa damai bukan dengan anarkis. (4) Pernyataan kearifan budaya lokal yang dimiliki Indonesia bukan merupakan sesuatu yang bid’ah, karena tidak merusak aqidah. Berdasarkan analisis wacana yang muncul tersebut, penulis menyimpulkan bahwa dalam video ceramah di youtube officialnya, UAS memiliki pandangan yang mengarah pada moderat atau tidak radikal. The rapid development of technology has made conventional da'wah now switch to digital, one of the figures who plays a role in digital da'wah is Ustadz Abdul Somad. It's just that in the course of his preaching, he often stumbles over controversial issues such as being suspected of being a radical preacher. Based on this reality, researchers are interested in conducting an in-depth study of how Ustadz Abdul Somad's preaching discourse on the Ustadz Abdul Somad Official YouTube channel is viewed from radical and moderate aspects? This study uses the van Dijk model discourse analysis method to see the discourse contained in eight videos of Ustadz Abdul Somad's lectures on the official YouTube channel. The results showed that of the eight videos analysed, it is known to contain discourse that leads to moderation, such as: (1) The statement "NKRI harga mati, Pancasila the basis of the state, finish" (2) The invitation to the people to promote tolerance (3) The statement regarding the best manners to reprimand the leader by following the existing regulations in a democratic country, namely through parliament and peaceful demonstrations not with anarchy. (4) The statement that Indonesia's local cultural wisdom is not something heretical, because it does not damage the aqidah. Based on the analysis of the discourse that emerged, the author concludes that in the video lectures on his official youtube, UAS has a view that leads to moderate or not radical.
Analisis Framing Pembertitaan Perayaan Halloween di Riyadh Season Festival, Arab Saudi Tahun 2022 Pada Media Republika.co.id dan Kompas.com Prahadjie, Mhd Shaddam
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6426

Abstract

Riyadh Season Festival adalah festival budaya terbesar di Riyadh, Arab Saudi. Acara ini menampilkan beragam kegiatan seperti musik, seni, dan pameran untuk pengunjung dari dalam dan luar negara. Salah satu atraksi utama adalah "Weekend Scary," sebuah festival yang mengadopsi perayaan Halloween di Arab Saudi. Acara ini dirancang khusus untuk penggemar ketegangan dan horor. Berita tentang festival ini menyebar di Indonesia melalui Republika.co.id dan Kompas.com. Republika.co.id lebih fokus pada kontroversi dan kritik terkait perbedaan perlakuan terhadap perayaan tersebut, khususnya dalam konteks syariat Islam dan perayaan Maulid Nabi. Kompas.com lebih menekankan perubahan sosial dan budaya serta partisipasi positif masyarakat dalam merayakan Halloween di Arab Saudi sebagai bagian dari festival musiman. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan model analisis framing Robert Entman. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan observasi terhadap pemberitaan Republika.co.id dan Kompas.com mengenai Halloween di Arab Saudi. Analisis framing menunjukkan fokus yang berbeda, dengan Republika.co.id lebih menyoroti kontroversi dan kritik, sementara Kompas.com lebih menekankan perubahan sosial dan partisipasi masyarakat dalam perayaan Halloween sebagai bagian dari festival musiman di Arab Saudi.Riyadh Season Festival is the largest cultural festival in Riyadh, Saudi Arabia. The event showcases various activities such as music, art, and exhibitions for visitors from within and outside the country. One of the main attractions is the "Weekend Scary," a festival that adopts Halloween celebrations in Saudi Arabia. This event is specifically designed for fans of suspense and horror. News about this festival spread in Indonesia through Republika.co.id and Kompas.com. Republika.co.id focuses more on controversies and criticism related to the differential treatment of these celebrations, particularly in the context of Islamic Sharia and the celebration of Prophet Muhammad's birthday. On the other hand, Kompas.com emphasizes social and cultural changes as well as the positive participation of the community in celebrating Halloween in Saudi Arabia as part of the seasonal festival. The research used a qualitative method with Robert Entman's framing analysis model. Data was collected through documentation and observation of the news articles on Republika.co.id and Kompas.com regarding Halloween in Saudi Arabia. The framing analysis reveals different focuses, with Republika.co.id highlighting controversies and criticisms, while Kompas.com emphasizes social changes and community participation in Halloween celebrations as part of the seasonal festival in Saudi Arabia.
Strategi Komunikasi Radio Ramayana 98,8 Fm Dalam Produksi Siaran Keagamaan Lumbu, Aliyandi A; Nugraha, Fajar Bayu
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6441

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh Radio Ramayana 98,8 FM dalam meningkatkan produksi siaran keagamaan di radio Ramayana 98,8 FM di Kota Metro Lampung. Metode penelitian yang dilaksanakan dala penelitian ini bersifat kualitatif  deskriptif dengan medeskripsikan fonomena yang berkaitan dengan strategi komunikasi Ramayana FM dalam meningkatkan produksi siaran keagamaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non partisipatif dan dokumentasi, dan dianalisis dengan mengunakan Teknik analisis data kualitatif.  Penelitian ini menemukan bahwa Strategi komunikasi yang digunakan Ramayana 98,8 FM Kota Metro Lampung untuk meningkatkan produksi siaran keagamaan yaitu dengan menciptakan program acara keagamaan. Program acara keagamaan ini dimulai melalui proses perancangan dengan melibatkan penyiar, dan redaksi, pengorganisasian, serta evaluasi yang berkesimbungan untuk menghasilkan program sempurna dan layak untuk didengarkan oleh pendengar. Faktor pendukung kesuksesan siaran program keagamaan ini adalah baiknya performa dan kecakapan penyiar Radio Ramayana 98,8 FM dalam siaran program ini serta sarana dan prasarana yang memadai dalam produksi siaran  radio Ramayana 98,8 FM sangat berpengaruh dalam meningkatkan produksi siaran keagamaan ini. Adapun yang menjadi faktor penghambat produksi siaran keagamaan ini adalah ketidakhadiran narasumber sebagai pemateri dan kebanyakan siaran dilaksanakan dengan taping/rekaman.This article aims to reveal how the communication strategy used by Radio Ramayana 98.8 FM in increasing the production of religious broadcasts on radio Ramayana 98.8 FM in Metro Lampung City. The research method implemented in this study is descriptive qualitative by describing the phenomena related to Ramayana FM's communication strategy in increasing the production of religious broadcasts. Data were collected through in-depth interviews, non-participatory observation and documentation, and analyzed using qualitative data analysis techniques.  This study found that the communication strategy used by Ramayana 98.8 FM Metro Lampung City to increase the production of religious broadcasts is by creating religious event programs. This religious program begins through a design process involving broadcasters and editors, organizing, and evaluating which is balanced to produce a perfect program and worthy of being listened to by listeners. Supporting factors for the success of this religious program broadcast are the good performance and skills of Radio Ramayana 98.8 FM broadcasters in broadcasting this program and adequate facilities and infrastructure in the production of Ramayana 98.8 FM radio broadcasts are very influential in increasing the production of this religious broadcast. As for the inhibiting factors in the production of religious broadcasts, they are the absence of speakers as presenters and most broadcasts are carried out by taping / recording.
Metode Komunikasi Santri dan Ustadz Pengasuh di Pondok Pesantren Dar Al-Amal Kota Metro Lampung Lutfinda, Lailatul; Patminingsih, Astuti
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6442

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan di Indonesia tempat santri menimba ilmu agama dengan segala keunikannya, pesantren juga dapat membantu santri mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Komunikasi merupakan salah satu keterampilan wajib yang harus dimiliki oleh semua manusia yang ingin sukses dalam hidupnya. Dengan komunikasi seseorang mampu menciptakan suasana aktif dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana meningkatkan komunikasi santri di Pondok Pesantren Dar al-amal. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi kepada ustadz dan santri pondok pesantren. Hasil penelitian menyatakan bahwa metode yang digunakan untuk meningkatkan komunikasi santri di Pondok Pesantren Dar Al-Amal menggunakan metode kuliah/ceramah, tanya jawab, diskusi menunjukkan gaya dan syawir dimana kegiatan ini sudah ada sejak lama dengan tujuan untuk menambah wawasan santri terhadap Ajaran Islam dan membantu santri untuk meningkatkan keterampilan berbicara, melatih mental santri untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya di depan banyak orang.Write down here your paper’s abstract in one paragraph consisting of 150-200 words. Abstract should contain: (1) the main question and the background of the discussed issue; (2) the research novelty; (3) how the question is discussed in the paper or methodology; and (4) the main result of the discussion. Other important matters discussed in the paper that significantly contribute to the final result of the research may be noted here, but you have to consider, however, the limited space of the abstract. The abstract is written in two languages; English and Bahasa Indonesia, typing uses line spacing 1 or single, font size 10, font Baltica with the margins narrower than the right and left margins of the main text. The keywords need to be included to reflect the problem context of the research and the main terms that underlie the implementation of the research. The keywords can be one word or compound words. The number of keywords is 3-5 words.
Strategi Komunikasi Lembaga Barka Training dan Consulting Indonesia dalam Pelaksanaan Pelatihan Pratama, Luzian
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6503

Abstract

Kajian ini untuk melihat bagaiamana strategi komunikasi lembaga BARKA Trainingg & Consulting dalam pelaksanaan pelatihan. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dookumentasi yang kemudian dianalisis dengan tiga tahapan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komnikasi lembaga BARKA menerapkan konsep strategi komunikasi model Philip Lesly dengan tahapan riset, perencanaan program, pelaksanaan komunikasi, umpan balik, dan evaluasi program pelatihan. Komunikasi yang dibangun lembaga BARKA dalam pelatihan mengedepanka prinsip komunikasi dua arah dengan model partisipatif antara trainer dan peserta pelatihan.This study is to see how the communication strategy of the BARKA Training & Consulting institution is in implementing the training. This study uses a descriptive qualitative research method approach. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation which were then analyzed using the three stages of data analysis by Miles and Huberman's model. The results of the study show that the communication strategy of the BARKA institution applies the Philip Lesly model communication strategy concept with the stages of research, program planning, communication implementation, feedback, and training program evaluation. The communication built by the BARKA institution in training puts forward the principle of two-way communication with a participatory model between trainers and training participants.
Metode Dakwah Mursyid Tharekat Syadziliyah di Indragiri Hilir Syafitri, Humayroh; Alhidayatillah, Nur
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6564

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang bahwa sebagian masyarakat mengikuti ibadah yang diajarkan dalam Tharekat Syadziliyah meskipun belum dibai'at. Namun di sisi lain, masih ada masyarakat dari berbagai lapisan kalangan masyarakat yang belum mengetahui dan memahami apa pengertian, aktivitas, kegiatan, tujuan dan sejarah awal mula perkembangan majelis tharekat ini. Penelitian ini dilakukan pada tharekat syadziliyah di Desa Madani. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah Mursyid dalam Tharekat Syadziliyah sejalan dengan metode dakwah menurut Al-Qur'an pada Surat An-Nahl Ayat 125, yaitu Pertama, metode dakwah Bil-hikmah yang meliputi Mursyid sebagai uswatun hasanah, Mursyid tidak memaksakan murid untuk melaksanakan ibadah, kemudian mursyid  melaksanakan kegiatan yang menarik perhatian masyarakat melalui agenda yang diselenggarakan Tharekat Syadziliyah. Kedua, Metode Dakwah Mauidzatil Hasanah dilaksanakan melalui kegiatan mursyid memberikan nasehat dan tabsyir wa tandzir, Mursyid menceritakan kisah-kisah guru tharekat yang dijadikan panutan dan Mursyid membimbing jama'ah dalam beribadah. Ketiga, metode dakwah mujadalah billati hiya ahsan yang terdiri dari Mursyid bertanya dan melakukan dialog yang telah dilakukan dengan baik.This research was conducted based on the background that some people follow the worship taught in Tharekat Syadziliyah even though they have not been bai'at. But on the other hand, there are still people from various levels of society who do not know and understand what the meaning, activities, objectives and history of the beginning of the development of this tharekat assembly. This research was conducted on the syadziliyah tharekat in Madani Village. This research is a descriptive qualitative research. Data were collected through non-participatory observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study indicate that the Mursyid's da'wah method in Tharekat Syadziliyah is in line with the da'wah method according to the Qur'an in Surah An-Nahl Verse 125, namely First, the Bil-hikmah da'wah method which includes the Mursyid as uswatun hasanah, the Mursyid does not force students to carry out worship, then the Mursyid carries out activities that attract public attention through the agenda organized by Tharekat Syadziliyah. Second, the Mauidzatil Hasanah Da'wah Method is carried out through the murshyid's activities of giving advice and tabsyir wa tandzir, the murshyid tells the stories of tharekat teachers who are used as role models and the murshyid guides the congregation in worship. Third, the mujadalah billati hiya ahsan da'wah method which consists of Mursyid asking questions and conducting dialogs that have been carried out well
Pesan Dakwah Bil Qalam Ustadzah Halimah Alaydrus melalui Akun Instagram @Halimahalaydrus Ramadhani, Nurul Faizah
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.7301

Abstract

Instagram merupakan salah satunya, saat ini instagram menjadi salah satu media untuk berbagi dan mendapatkan informasi dalam berbagai jenis aspek dan bidang kehidupan, sehingga banyak dai dan daiyah yang memanfaatkan media instagram untuk berdakwah seperti halnya akun Instagram @halimahalaydrus yang menjadikan Instagram sebagai media dalam menyampaiakan pesan dakwah. Proses penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisais isi (content analysis). Data primer diperoleh dari unggahan foto dalam akun @halimahalaydrus. Penelitian ini menggunakan teori kategori substansi pesan oleh Endan Saifuddin. Hasil penelitian menunjukan dari 19 sample foto dalam akun Instagram @halimahalaydrus yang menjadi objek penelitian ini terdapat 3 kategori pesan dakwah yang sudah dianalisis sesuai dengan teori yang dipakai, dimana 3 kategori tersebut yaitu: 1) Pesan dakwah Aqidah meliputi: iman kepada Rasul dan iman kepada Allah. 2) Pesan dakwah Syariah meluputi: berjihad, berdo’a dan bertawakal. 3) Pesan dakwah Akhlak meliputi: akhlak kepada sesama makhluk, lapang dada, bersyukur, melawan ego, sabar, menebar kasih sayang, tidak saling menyakiti, dan perbaikan/ intropeksi diri. Instagram is one of them, currently Instagram is one of the media for sharing and obtaining information in various types of aspects and fields of life, so that many preachers and daiyah utilize Instagram media for preaching, such as the Instagram account @halimahalaydrus which makes Instagram a medium in delivering da'wah messages. This research process uses a qualitative approach. Data collection in the study was carried out by observation and documentation. The method used in the research is the content analysis method. Primary data is obtained from photo uploads in the @halimahalaydrus account. This study uses the theory of message substance categories by Endan Saifuddin. The results showed that of the 19 sample photos in the @halimahalaydrus Instagram account which was the object of this research, there were 3 categories of da'wah messages that had been analyzed in accordance with the theory used, where the 3 categories were: 1) Aqidah da'wah messages include: faith in the Messenger and faith in Allah. 2) Sharia da'wah messages include: jihad, prayer and trust. 3) Moral da'wah messages include: morals to fellow creatures, spaciousness, gratitude, fighting ego, patience, spreading compassion, not hurting each other, and self-improvement / introspection.

Page 1 of 1 | Total Record : 8