cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2" : 24 Documents clear
PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA renny octaviani; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi, dimana remaja rentan mengalami masalah serta berperilaku resiko tinggi, seperti perilaku merokok. Perilaku merokok pada remaja terus meningkat disetiap tahunnya. Perilaku merokok juga dapat mengganggu proses belajar dan berdampak buruk bagi kesehatan remaja. Peran keluarga dalam pembentukan perilaku sangatlah dibutuhkan dalam masa remaja yang dikenal sebagai masa yang penuh kesukaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran keluarga dalam pencegahan perilaku merokok pada remaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptive explorative. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak usia remaja di Desa Siron di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Ingin Jaya. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa peran peran keluarga dalam pencegahan perilaku merokok pada remaja berada pada kategori kurang (52,4%), peran keluarga sebagai pendidik berada pada kategori kurang (63,5%), peran keluarga sebagai pendorong berada pada kategori kurang (50,8%) dan peran keluarga sebagai panutan berada pada kategori baik (61,9%), peran keluarga sebagai teman berada pada kategori baik (55,6%), peran keluarga sebagai pengawas berada pada kategori baik (50,8%) dan peran keluarga sebagai konselor berada pada kategori baik (58,9%). Diharapkan kepada petugas Puskesmas Kecamatan Ingin Jaya agar dapat meningkatkan program promosi kesehatan
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI Putri Nadia Alfathan; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka kematian ibu hamil dan prevalensi anemia defisiensi zat besi pada kehamilan adalah kepatuhan ibu hamil yang kurang baik. Prevalensi ibu hamil yang mengkonsumsi tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan hanya 33,3%. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi adalah adanya dukungan dari suami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi di Kota Banda Aceh dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 102 ibu hamil di Puskesmas Meuraxa dan Baiturrahman Kota Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.Hasil pengolahan data menunjukkan variabel dukungan suami berada pada kategori tinggi sebesare 53% dan variabel kepatuhan ibu hamil berada dalam kategori patuh sebesar 50%.Ditemukan adanya hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi di Kota Banda Aceh (p-value 0.05). Diharapkan petugas kesehatan untuk memberikan informasi mengenai tablet zat besi melalui promkes bukan hanya diberikan kepada ibu hamil saja tetapi kepada suami. 
FUNGSI KOGNITIF PASIEN PASCA CEDERA KEPALA Siska Safitri; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan nengara yang sedang berkembang dimana angka kematian dan kecacatan karena cedera sangat tinggi, terutama cedera bagian kepala. Dampak yang ditimbulkan pasca cedera kepala yaitu kerusakan otak akibat perdarahan atau pembengkakan otak sebagai respon terhadap cedera, sehingga dapat  mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pasien salah satunya gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran fungsi kognitif pasien pasca cedera kepala. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskripstif exploratif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh dengan jumlah sampel 48 pasien menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan dari tanggal 28 Agustus sampai dengan 16 September 2018. Penelitian ini menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE) dengan cara ukur wawancara dan observasi. Hasil penelitian tentang fungsi kognitif pasien pasca cedera kepala di Rumah Sakit Umum Daerah Banda Aceh berada pada kategori probable gangguan kognitif (54,2%). Dari hasil penelitian, diharapkan RSUDZA dan RSUD Meuraxa agar dapat meningkatkan pelayanan intervensi keperawatan primer khususnya di IGD dalam upaya penanganan awal pasien cedera kepala, karena penanganan awal yang baik dapat meminimalkan kerusakan otak yang lebih luas sehingga dapat mengurangi resiko gangguan fungsi kognitif.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DIET MAHASISWA PUTRI Yunita ariska; Teuku Tahlil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet adalah usaha sadar seseorang dalam membatasi dan mengontrol makanan yang akan dimakan dengan tujuan untuk mengurangi atau mempertahankan berat tubuh. Pengetahuan mengenai diet tentunya sangat penting untuk dipahami oleh setiap orang, dengan diet yang baik seseorang dapat meningkatkan kualitas hidupnya, baik dalam hal kesehatan, kebugaran bahkan dalam hal pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku diet pada mahasiswa putri disalah satu Universitas di Aceh. Jenis penelitian ini deskriftif corelation dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian adalah 196 responden yang dipilih dari 2753 mahasiswa putri dengan teknik proportional sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner yang mempunyai nilai reabilitas dan validitas yang baik. Metode analisis data yang digunakan adalah Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku diet pada mahasiswa putri Universitas (p-value= 0,43%). Direkomendasikan kepada mahasiswa putri agar lebih banyak lagi mempelajari tentang pengetahuan terkait diet dan melakukan diet sesuai dengan pengetahuannya.
TINGKAT KECEMASAN IBU TERHADAP KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DIFTERI PADA ANAK USIA SEKOLAH khalida zia; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit difteri menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan pada anak usia sekolah karena dipengaruhi oleh sistem imun di dalam tubuh anak yang memang belum terbangun dengan sempurna. Hal ini menimbulkan berbagai kekhawatiran pada ibu. Kekhawatiran yang muncul disebabkan oleh toksin yang beredar dalam tubuh melalui darah dapat merusak organ tubuh dan menutup saluran nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan ibu terhadap kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri pada anak usia sekolah di Gampong X Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai  anak usia sekolah (6-12 tahun) di Gampong X Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 49 responden yang merupakan total dari keseluruhan populasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat. Berdasarkah hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kecemasan ibu terhadap kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri pada anak usia sekolah, didapatkan bahwa mayoritas pada kategori kecemasan ringan sebanyak 69.4%. Diharapkan bagi orangtua untuk dapat mencari berbagai informasi mengenai masalah kesehatan anak, sehingga apabila anak mengelami masalah kesehatan, ibu tidak mengalami kecemasan yang berlebihan atau panik dan anak mendapatkan penanganan dengan cepat.
GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Suci Febrianti; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia lebih sering menggunakan komputer di era perkembangan teknologi saat ini. Penggunaan komputer ternyata juga dapat menimbulkan penyakit kerja, yaitu computer vision syndrome, (CVS) yaitu masalah mata dan penglihatan yang berawal dari penggunaan komputer. CVS dapat menyebabkan gangguan fisiologis pada mata, kepala ataupun badan yang berupa kelelahan dan rasa ketidaknyamanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran gejala computer vision syndrome pada mahasiswa keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif. Populasinya adalah seluruh mahasiswa keperawatan di Universitas Syiah Kuala. Sampel adalah 417 orang dengan Teknik total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 18-28 Mei 2018. Alat pengumpulan data berupa lembar kuesioner dalam bentuk dikotomi berjumlah 18 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala astenopia yang paling dominan adalah mata lelah sebanyak 324 responden (77,7%), gejala pada permukaan okuler yang paling dominan adalah mata berair sebanyak 196 responden (47%), gejala visual yang paling dominan adalah sensitif terhadap cahaya sebanyak 211 responden (50,6%), dan gejala ekstraokuler yang paling dominan adalah nyeri punggung sebanyak 211 responden (50,2%). Disarankan  kepada mahasiswa untuk dapat menjaga mata dari efek samping penggunaan komputer yang berlebihan dengan cara mengurangi frekuensi penggunaan komputer 3 jam
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DI RUMAH SAKIT ulpana ulpana; teuku samsul bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung kongestif merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol atau dikendalikan. Kepatuhan diet adalah suatu aturan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter atau tenaga kesehatan terhadap pengendalian penyakit. Faktor yang mempengaruhi keyakinan sehingga dapat meningkatkan kepatuhan adalah perceived benefiets, dan perceived bariers. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang memepengaruhi kepatuhan diet pasien gagal jantung kongestif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien gagal jatung yang berobat jalan di Poliklinik jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling  menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 195 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuisioner the Beliefs about Dietary Compliance Scale (BDCS). Hasil uji reliabilitas Cronbach α pada BDCS yaitu perceived benefiets (0,84) dan perceived bariers (0,68). Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan berdasarkan perceived benefiets 6.7% pasien memiliki diet rendah garam yang tidak patuh dan kepatuhan berdasarkan perceived bariers 47.2% pasien memiliki diet rendah garam yang tidak patuh. Direkomendasikan kepada perawat poliklinik jantung agar meningkatkan pendidikan kesehatan tentang pentingnya diet rendah garam bagi pasien gagal jantung kongestif.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI DENGAN INVOLUSI UTERI DAN PENGELUARAN LOCHEA PADA IBU POST PARTUM NORMAL verra zeverina; halimatussakdiah halimatussakdiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi dini merupakan aktivitas gerakan   segera pada masa post partum. Jika mobilisasi dini tidak dilakukan maka dapat menghambat pengeluaran darah dan sisa plasenta sehingga menyebabkan perdarahan dan terganggunya kontraksi uterus yakni sekitar 50-60%. Tahapan mobilisasi dini dimulai dari miring kanan miring kiri hingga mampu berjalan ke kamar mandi kurang dari 6 jam pasca persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan involusi uteri dan pengeluaran lochea pada ibu post partum normal di ruang kebidanan Rumah Sakit Pemerintah Aceh Jenis penelitian ini descriptive korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini  adalah ibu post partum normal yang berada di ruang kebidanan Rumah Sakit Pemerintah Aceh, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 55 responden, alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan wawancara terpimpin dan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan mobilisasi dengan involusi uteri pada ibu post partum normal dengan nilai  p-value 0,011, tidak  terdapat hubungan mobilisasi dini dengan pengeluaran lochea pada ibu post partum normal di ruang kebidanan Rumah Sakit Pemerintah Aceh dengan   nilai p-value 1,000. Disarankan agar perawat disarana pelayanan dapat  meningkatkan komunikasi terapeutik dalam memberikan promosi dan  edukasi dengan demonstrasi cara melakukan mobilisasi dini kepada ibu post partum normal.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT hayaturrahmi hayaturrahmi; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan sering menimbulkan kecemasan pada pasien dan keluarga. Keluarga pasien yang berada di InstalasiGawatDarurat mengalami kondisi cemas, sehingga keluarga membutuhkan informasi, dukungan dan kenyamanan. Fenomena yang terjadi di InstalasiGawatDarurat keluarga sering terabaikan karena perawat memiliki waktu yang terbatas untuk anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan keluarga pasien di InstalasiGawatDarurat RumahSakit dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah keluarga pasien yang berada di InstalasiGawatDarurat, dengan teknik pengambilan sampel Non probability Sampling yaitu accidental sampling, dan didapatkan sampel sebanyak 140 responden. Alat pengumpulan data beruba kuesioner state anxiety, dengan menggunakan skala likert, kemudian data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara jenis kelamin, dan kondisi medis dengan  tingkat kecemasan keluarga (p-value 0,05), namun pada variabel usia, tingkat pendidikan, pengalaman, dan akses informasi tidak terdapat hubungan  dengan p-value0.05. Implikasi dari penelitian ini diharapakan perawat dapat membantu keluarga dalam mengatasi kecemasan dengan terapi seperti teknik napas dalam dan berzikir. 
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN GELAJA DEPRESI PADA LANSIA Suci maghfirah; Suryane sulistiana susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi dasar keluarga adalah memenuhi kebutuhan anggota keluarga itu sendiri dan kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Pada lansia sering muncul masalah-masalah perubahan fungsi mental seperti kecemasan, depresi, insomnia, paranoid dan demensia. Untuk itu pendekatan keluarga sangat diperlukan dalam mencegah depresi pada lansia yaitu dengan memberikan dukungan pada lansia. Kebutuhan akan dukungan dan perhatian keluarga berlangsung sepanjang hidup lansia tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga dengan gejala depresi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terpimpin pada tanggal 01 s/d 10 Agustus 2018, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan fungsi keluarga dengan gejala depresi pada lansia dengan nilai  p-value = 0,000 (0,05). Diharapkan bagi tempat penelitian lebih sering melakukan home visite ke rumah lansia yang tidak hadir ke posyandu lansia agar mudah mendeteksi dan menemukan gejala lansia yang mengalami depresi serta membuat program dimana lansia yang datang ke posyandu harus didampingi oleh keluarga supaya informasi yang diberikan dalam kegiatan posyandu lansia diterima dengan baik dan keluarga dapat menjalani fungsi keluarga dengan lebih baik lagi.

Page 2 of 3 | Total Record : 24