cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3" : 24 Documents clear
PENGETAHUAN PETUGAS KESEHATAN TENTANG PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA Fitri Yanti; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga adalah program yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI (KEMENKES RI) guna mewujudkan masyarakat Indonesia untuk berperilaku sehat. Dalam menjalankan sebuah program diperlukan pengetahuan petugas kesehatan yang baik, karena dengan pengetahuan yang baik mampu menentukan keberhasilan dari suatu program. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan petugas kesehatan tentang Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Puskesmas Kota Banda Aceh sebanyak 10 Puskesmas. Metode penelitian ini deskriptif eksploratif. Populasinya adalah Puskesmas Kota Banda Aceh dengan jumlah 50 responden, masing-masing Puskesmas terdiri dari 5 petugas kesehatan. dengan total sampel, kuesioner yang digunakan berupa pernyataan dengan pilihan jawaban pilihan berganda berjumlah 7 pernyataan untuk mengukur pengetahuan tentang pengertian, 5 pernyataan mengukur pengetahuan tentang tujuan, 4 pernyataan mengukur pengetahuan tentang sasaran dan 10 pernyataan mengukur pengetahuan metode pelaksanaan, analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukan 58,0% memiliki pengetahuan tinggi, sedangkan 42,0% memiliki pengetahuan yang rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan maka dapat menentukan keberhasilan dari suatu program yang akan dijalankan. Diharapkan Dinas Kesehatan Aceh dapat mengevaluasi program ini, serta dapat mengadakan kembali pelatihan dasar bagi petugas yang baru dan pelatihan lanjutan kepada petugas lama.
PERILAKU MENGONTROL CAIRAN PADA PASIEN HEMODIALISIS Fina Jasitasari; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik menduduki peringkat 18 penyebab kematian didunia dan peringkat ke-2 perawatan dengan pembiayaan terbesar di Indonesia, Hemodialisis adalah salah satunya. Status cairan sangat menentukan kecukupan cairan dan terapi cairan selanjutnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku mengontrol cairan pada pasien hemodialisis di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Pengumpulan data dilakukan di Instalasi Hemodialisis RSUDZA. Alat ukur menggunakan modifikasi kuesioner Tatu Hirmawaty (2014) Perilaku Mengontrol cairan yang terdiri dari 20 pertanyaan dalam skala Likert dengan validitas (r = 0,52 – 0,86) dan reliabilitas (R = 0,8). Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan perilaku mengontrol cairan baik sebanyak 54 orang (58,7%), usia terbanyak menunjukkan lansia awal sebanyak 36 orang (39,1%), Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki sebanyak 60 orang (65,2%), pendidikan terakhir menunjukkan pendidikan menengah sebanyak 47 orang (51,1%), lama hemodialisis menunjukkan lebih dari 24 bulan sebanyak 50 orang (54,3%). Dapat disimpulkan bahwa perilaku pasien hemodialisis dalam mengontrol cairan dalam kategori baik. Direkomendasikan kepada pasien agar mengikuti prosedur terapi serta mematuhi diet dan terapi cairan sesuai yang sudah dianjurkan guna menghindari memburuknya kondisi kesehatan fisik pasien.
INTENSITAS BELAJAR DENGAN TINGKAT STRES PADA SISWA PESANTREN yuni shelma; Arfiza Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres dikalangan siswa sekolah menjadi perhatian saat ini, adapun faktor yang memicu terjadinya stres diantaranya adalah intensitas belajar yang tinggi. Pesantren sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan formal Islam yang memadukan kurikulum nasional dan kurikulum yang dibuat oleh pesantren. Siswa pesantren dapat menghabiskan waktu hampir 24 jam untuk belajar. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 Mei 2018. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas belajar dengan tingkat stres dengan pendekatan model adaptasi Roy pada siswa di Pesantren Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 87 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini Proportional Random Sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner intensitas belajar dan DASS 42. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: tidak terdapat hubungan intensitas belajar dengan tingkat stres pada siswa di Pesantren (p-value = 0,47), selanjutnya bila dilihat dari subvariabel didapatkan tidak terdapat hubungan motivasi (p-value = 0,86), durasi kegiatan (p-value = 0,43), frekuensi kegiatan (p-value = 0,26), arah sikap (p-value = 0,81), minat (p-value = 0,47) dengan tingkat stres. Dari hasil penelitian diharapkan menjadi masukan yang bermanfaat bagi sekolah terkait kegiatan belajar mengajar serta bagi perawat menjadi dasar untuk pengembangan upaya promkes di sekolah.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA LAKI-LAKI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Cut Dirna Armanda; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Pada masa ini remaja laki-laki dipenuhi rasa kecemasan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. Kecemasan yang tidak diekspresikan akan berdampak pada kesejahteraan psikologis yaitu kondisi seseorang yang merasakan kebahagiaan, mempunyai fungsi mental yang sehat serta dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada remaja laki-laki di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah 189 siswa kelas sepuluh dan sebelas di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah  non probability sampling  menggunakan metode convinience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 30 April 2018. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang disusun peneliti dengan merujuk pada teori Ryff dalam bentuk likert dengan 22 pernyataan. Hasil penelitian didapatkan dari 57 responden, (90,5%) memiliki psyhological well-being yang tinggi. Direkomendasikan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk meningkatkan prestasi sehingga aspek tujuan hidup dan perkembangan kepribadian akan meingkat. Kepada perawat puskesmas juga diharapkan dapat memberikan penyuluhan terkait teknik manajemen stress pada remaja sehingga psychological well-being akan meningkat.
SPIRITUALITAS LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL intan zahrina; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia adalah fase akhir dari rentang  kehidupan yang merupakan suatu hal yang wajar akan dialami oleh semua orang yang dikarunia umur yang panjang. Spiritualitas bagi lanjut usia menjadi aspek yang sangat dibutuhkan sebagai dasar dalam membina hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan diri sendiri, hubungan denga orang lain dan hubungan dengan alam untuk mempersiapkan diri menghadapi masa akhir kehidupan. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui gambaran spiritualitas lanjut usia di Panti Sosial Kota Banda Aceh. Desain penelitian deskriptif study. Populasi penelitian berjumlah 55 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling, berjumlah 55 responden.Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin. Metode analisis data menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil analisis data di dapatkan bahwa gambaran spiritualitas lanjut usia berdasarkan hubungan dengan Tuhan berada pada kategori baik (85,5%), berdasarkan hubungan dengan diri sendiri berada pada kategori baik (80,0%), berdasarkan hubungan dengan orang lain berada pada kategori baik (80,0%), dan berdasarkan hubungan dengan alam berada pada kategori baik yaitu (78,2%). Secara umum Gambaran spiritualitas lanjut usia di Panti Sosial Kota Banda Aceh berada pada kategori baik yaitu 47 orang (85,5%) dan pada kategori kurang baik yaitu 8 orang (14,5%). Penulis menyarankan kepada kepal Panti Sosial Kota Banda Aceh agar lebih meningkatkan motivasi untuk lanjut usia dalam pemenuhan spiritualitas lanjut usia khususnya hubungan dengan alam supay lebih baik. 
PERILAKU KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) Risma Astuti; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi oleh virus yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di internasional dan di Indonesia selama 47 tahun terakhir. Perilaku merupakan faktor terbesar kedua setelah faktor lingkungan yang mempengaruhi kesehatan individu, kelompok, atau masyarakat. Meskipun kesadaran dan pengetahuan masyarakat sudah tinggi tentang kesehatan, namun praktek tentang kesehatan atau perilaku hidup sehat masih rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku kesehatan dalam pencegahan DHF. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptive explorative dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah 5.810 rumah di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah  non probability sampling  menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104. Pengumpulan data dilakukan tanggal 19 - 26 Mei 2018 menggunakan kuesioner berupa lembar observasi yang dikembangkan oleh peneliti yang terdiri dari 10 pernyataan menggunakan skala dikotomi yang telah diuji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku kesehatan dalam pencegahan DHF di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 69 orang (66,3%), sedangkan 35 orang (33,7%) lainnya termasuk dalam kategori kurang. Direkomendasikan bagi masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam pemberantasan penyakit DHF melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M-Plus. Diharapkan bagi Puskesmas Baiturrahman untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan mengenai penyakit DHF dan cara pencegahannya serta dapat membagikan bubuk larvasida (abate) secara merata kepada masyarakat. 
TINGKAT DEPRESI LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN Fazila Fitriana; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan gangguan mental yang paling sering terjadi pada lansia. Namun, gangguan ini sering tidak terdeteksi dan diabaikan. Faktor pencetus depresi yaitu kematian pasangan, penurunan kemampuan fisik, pensiun, interaksi sosial, pekerjaan dan tempat tinggal. Perkotaan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, memiliki jenis pekerjaan yang beragam, bersifat individualistis dan materialistis. Pedesaan adalah daerah dengan masyarakat mayoritas petani, memiliki interaksi sosial dan adat istiadat yang masih erat. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan tingkat depresi lanjut usia yang tinggal di perkotaan dan pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah comparative study dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah  30.335 lansia yang tinggal di Kota Banda Aceh dan 32.254 lansia di Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling  menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 200 responden terdiri dari 100 responden di Kota Banda Aceh dan 100 responden di Aceh Besar. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terpimpim menggunakan Geriatric Depression Scale Short Version (GDS-15). Data penelitian dianalisis menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian didapatkan p-value 0,114 (p0,05) sehingga tidak ada perbedaan antara tingkat depresi lanjut usia di perkotaan dan pedesaan. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan khususnya bagian kesehatan masyarakat untuk melakukan screening rutin dan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan depresi lansia.
PERILAKU PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH intan putri bahagia; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah picky eater dimana anak memilih-milih makanan sehingga asupan makanan kurang dari yang dibutuhkan oleh tubuh. Dampak dari picky eater yang tidak tertangani dapat menyebabkan kegagalan tumbuh kembang pada anak, BB dan TB anak menjadi tidak sesuai dengan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan perilaku picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah berdasarkan indeks BB/U. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang berada di 32 desa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara proportional random sampling sebanyak 101 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan daftar pertanyaan berbentuk kuesioner dan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan perilaku picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah berdasarkan indeks BB/U (p-value 0,000). Disarankan kepada orangtua untuk memberikan variasi menuterhadap jenis makanan dalam satu hari, yang bertujuan untuk mengenalkan anak pada berbagai jenis makanan dan cara pengolahan makanan yang sehat.
PREVALENSI ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL Desy Rahmiyanti; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian ibu dan prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil membutuhkan perhatian dan penanganan intensif dari instansi pelayanan kesehatan. Salah satu cara yang dapat diterapkan melalui pengendalian faktor yang mempengaruhi terjadinya insiden anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian adalah untuk mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil di Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah correlation study dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berada di Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling mengunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 161 responden. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan prevalensi anemia pada ibu hamil yaitu sebanyak 96 responden (59.6%) anemia dan 65 responden (40.4%) tidak anemia. Ditemukan adanya hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dan asupan makanan dengan anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil di Kabupaten Aceh Besar (p-value 0.05). Direkomendasikan kepada instansi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan dirinya dan bayinya dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai anemia melalui konseling. Bagi keluarga untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada ibu hamil dalam meningkatkan kesehatannya melalui konsumsi makanan yang mengandung zat besi. 
KONSEP DIRI REMAJA PENYANDANG DISABILITAS Ezi Emira; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Namun, diluar sana banyak remaja yang kurang beruntung atau mengalami disabilitas sehingga tidak dapat merasakan hal yang sama dengan remaja normal lainnya. Tentunya dengan segala kekurangan yang mereka miliki akan mempengaruhi konsep diri mereka. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran konsep diri pada remaja penyandang disabilitas di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif naratif. Populasinya adalah seluruh siswa remaja penyandang disabilitas di SMPLB dan SMALB (YPPC) dan Yayasan (BUKESRA). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini purposive sampling sebanyak 69 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 05-07 Mei 2018. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang telah dimodifikasi dari teori Stuart dalam bentuk dikotomi dengan 27 pernyataan. Hasil penelitian didapatkan dari 69 responden, sebanyak 59,4% memiliki konsep diri positif. Hasil olah data penelitian diperoleh bahwa semua variabel konsep diri berada pada kategori positif, diantaranya citra tubuh (69,6%), ideal diri (59,4%), harga diri (52,2%), peran diri (52,2) dan identitas diri (60,9%). Disarankan kepada pihak sekolah untuk tetap mempertahankan konsep diri siswa yang positif dan terus memberikan dukungan sosial pada siswa dengan konsep diri negatif.

Page 2 of 3 | Total Record : 24