Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles
23 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 4"
:
23 Documents
clear
STRES DENGAN STRATEGI KOPING KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA SKIZOFRENIA
robertus malau;
syarifah rauzatul jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stres pada keluarga merupakan sebuah krisis, dimana untuk mengatasinya diperlukan strategi koping yang tepat sebagai upaya pemecahan masalah atau mengurangi stres selama melakukan perawatan pada anggotakeluarga yang menderita skizofrenia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stres dengan strategi koping keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita skizofrenia di wilayah kerja PuskesmasKuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 44 keluarga, dengan menggunakan tenik pengambilan sampel total sampling.Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 6-28 Juni 2018. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Brief Cope, dengan metode wawancara. Pengolahan data menggunakan Chi-Square Test (X2). Hasil penelitian diketahui ada hubungan stres dengan strategi koping keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita skizofrenia (p=0,00). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk dapat memberikan edukasi serta evaluasi tentang perawatan skizofrenia oleh keluarga secara berkala, selain sebagai bentuk support system dari pihak Puskesmas kepada keluarga, juga dapat sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam melakukan tugas dan fungsi keluarga dalam kesehatan saat merawat anggota keluarganya yang sakit. Dengan adanya pemahaman yang baik tentang perawatan skizofrenia diharapkan stres keluarga dapat diminimalisir, dengan cara melakukan strategi koping yang adaptif saat menghadapi stresor.
RISIKO DEPRESI PADA IBU POSTPARTUM
iga nurharyani;
hasmila sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ibu postpartum memiliki kerentanan terhadap berbagai gangguan mental, salah satunya adalah depresi postpartum. Depresi postpartum merupakan keadaan perubahan suasana alam perasaan (mood) yang dialami oleh ibu setelah melahirkan akibat dari munculnya berbagai permasalahan selama melahirkan atau setelah persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran risiko depresi pada ibu postpartum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 46 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner baku yaitu Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan kuesioner untuk mengukur data demografi. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 - 15 Juli 2018. Hasil penelitian didapatkan dari 46 responden, hampir sebagian tidak mengalami depresi (47,8%) dan sebanyak (26,1%) berada pada kategori depresi mungkin terjadi. Risiko depresi yang mungkin terjadi pada ibu postpartum terjadi pada ibu yang memiliki rentang usia 26 – 35 tahun (17,4%), memiliki jenjang pendidikan menengah (15,2%), merupakan ibu rumah tangga (19,6%), memiliki hasil yang sama pada jenis persalinan normal dan Sectio Caesarea (13,0%), dan memiliki jenis paritas Multipara (15,2%). Disarankan kepada pihak rumah sakit khususnya perawat dan bidan di Ruang Kebidanan untuk melakukan deteksi dini atau screening depresi pada ibu postpartum dan diharapkan adanya institusi pelayanan kesehatan maupun pendidikan kesehatan dapat menyediakan fasilitas dan pelayanan psikologis yang dapat mencegah serta menangani gangguan mental ini.
GAMBARAN TUGAS CAREGIVER DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI
cut rita maharani;
Syarifah rauzatul Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keluarga merupakan faktor penting yang menentukan berhasil tidaknya asuhan keperawatan yang diberikan. Kemampuan keluarga dalam merawat anggota dengan halusinasi seperti mampu mengenal masalah, mengambil keputusan, menggunakan fasilitas kesehatan dan memodifikasi lingkungan mempengaruhi kekambuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tugas caregiver dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi di Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional.Penelitian dilakukan di Kecamatan Banda Raya Banda Aceh pada tanggal 5 hingga 6 Juni 2018 dengan bantuan 4 enumerator. Jumlah responden sebanyak 96 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuisioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besartugas caregiver berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 84 responden (87,5%).Dari hasil penelitian disarankan kepada Puskesmas Banda Raya untuk meningkatkan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan persepsi sensori sehingga memberikan pemahaman yang baik dan menghilangkan stigma negatif.
KESIAPAN PERAWAT MENUJU PENERAPAN INTERNATIONAL PATIENT SAFETY GOAL
muhammad aidil fikri;
Ardia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
International Patient Safety Goal adalah salah satu standar yang berada di dalam akreditasi Joint Commission International yang bertujuan untuk membuat asuhan keperawatan yang dilakukan di Rumah Sakit khususnya ruang inap menjadi lebih aman. Kesiapan adalah suatu titik kematangan untuk menerima dan mempraktekkan tingkah laku tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kesiapan perawat pelaksana menuju penerapan IPSG di ruang rawat inap Rumah sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified proportional random sampling dari populasi yang berjumlah 237 perawat sehingga di dapatkan sampel sebanyak 92 perawat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Mei sampai 30 Mei 2018. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala likert dengan skala ukur ordinal yang terdiri dari 19 item pertanyaan. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian diperoleh gambaran kesiapan perawat pelaksana menuju penerapan IPSG di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada tingkat kesiapan tinggi (92,4%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan kepada komisi keselamatan pasien RSUD Zainoel Abidin terus memantau dan mengembangkan kemampuan perawat akan keselamatan pasien sehingga dapat memberikan pelayanan kesehahatan yang berfokus pada keselamatan pasien
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN RESIKO PERILAKU DELINQUENCY PADA REMAJA
elita zahara;
Suryane sulistiana susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Remaja meupakan suatu fase perkembangan yang dinamis dalam perkembangan kehidupan individu. Remaja mempunyai karakteristik sebagai kelompok resiko (population at risk) yang mencakup risiko biologik dan usia, sosial, ekonomi, lingkungan, dan gaya hidup. Kenakalan remaja (delinquency) merupakan salah satu masalah utama yang menjadi resiko yang akan muncul dalam masyarakat. Hubungan yang sangat berpengaruh penting yang menjadi perhatian yaitu hubungan afektif antara anggota keluarga dengan remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan fungsi afektif keluarga terhadap resiko munculnya perilaku Delinquency pada remaja di kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional study yang mempelajari dinamika korelasi (n=65). Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan kepada responden. Metode analisa data menggunakan pengujian statistik Chi Square test. Melalui uji statistik didapatkan nilai p-value 0.127 0.05 untuk tanggapan afetif dan p-value 0.352 0.05 untuk keterlibatan afektif sehingga Ha ditolak yang berarti tidak ada hubungan fungsi afektif keluarga terhadap resiko perilaku delinquency remaja. Diharapkan pada keluarga agar menciptakan bentuk komunikasi yang baik dengan cara komunikasi yang terbuka,saling menghargai, dan saling percayaguna tercipta karakter perilaku remaja dalam berinteraksi dengan masyarakat sebagai wadah kegiatan sosial dan kehidupan.
PEMBERIAN OBAT OLEH PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANDA ACEH
Alya Nurul Mahfudhah;
putri mayasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemberian obat merupakan salah satu prosedur yang paling sering dilakukan oleh perawat dengan menggunakan prinsip 7 benar yaitu benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar cara pemberian, benar dokumentasi dan benar informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan prinsip 7 benar di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Mei sampai 21 Mei 2018. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel 67 responden. Penelitian dilakukan dengan mengobservasi pemberian obat oleh perawat menggunakan format cheklist yang terdiri dari tujuh item. Metode analisis data menggunakan uji statistik univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar cara pemberian dan benar dokumentasi berada pada kategori baik (100%) serta gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan benar informasi didapatkan hasil berada pada kategori baik (92,5%) sehingga dapat disimpulkan bahwa gambaran pemberian obat oleh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh berada pada katagori baik (92,5%). Direkomendasikan kepada perawat untuk dapat meningkatkan penerapan prinsip tujuh benar khususnya pada prinsip benar informasi sehingga pasien akan lebih mengerti tentang intervensi yang diberikan serta lebih puas dengan pelayanan rumah sakit.
TINGKAT STRESS DAN MEKANISME KOPING PADA GURU DALAM MENGHADAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Rifka Amna;
Syarifah Rauzatul Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Guru anak berkebutuhan khusus adalah salah satu profesi yang mengkhususkan diri pada penanganan anak didik yang mengalami masalah khusus, dalam melaksanakan tugasnya guru sangat rawan mengalami stress, seperti saat menghadapi perilaku anak berkebutuhan khusus yang seringkali berubah-ubah. Salah satu cara agar stress guru berkurang yaitu dengan memiliki mekanisme koping yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat stress dan mekanisme koping guru dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus di SLB Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif: deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel adalah 52 Guru yang mengajar di SLB Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan membagikan angket, instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner Perceived Stress Scale dan Brief Cope. Metode analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stress dan mekanisme koping guru dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus di SLB Banda Aceh (p-value 0,005) .Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan bagi guru untuk mengembangkan perilaku koping yang adaptif saat berhadapan dengan tuntutan lingkungan pekerjaan yang memberikan tekanan agar dapat terhindar dari masalah stress.
CITRA TUBUH PADA PASIEN WANITA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT
tria fitri deswinda;
syarifah rauzatul jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kanker yang paling tinggi pada perempuan di Indonesia adalah kanker servik dan kanker payudara. Salah satu terapi yang digunakan pada pasien kanker adalah kemoterapi yang dapat menimbulkan efek samping seperti, mual muntah, rambut rontok, sariawan, perubahan warna kulit, kerusakan pada kuku, dan nyeri pada otot yang akan mempengaruhi citra tubuh seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah pasien wanita yang menjalani kemoterapi di Ruang Thursina 2 Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel non probability sampling menggunakan metode convinience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner data demografi dan Body Image Scale (BIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi adalah negatif sebanyak 32 responden (61,5%). Direkomendasikan kepada perawat ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin lebih berusaha mengenal perasaan pasien dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang konsep keperawatan holistik dalam asuhan keperawatan serta dapat memberikan informasi tentang keadaan dan kondisi pasien, dan memberikan motivasi kepada pasien yang menjalani kemoterapi agar pasien lebih menerima citra tubuhnya.
PERAN PERANGKAT DESA DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH
hamdardi hamdardi;
budi satria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk melindungi masyarakat dari ancaman dan dampak bencana dengan mengambil peran mengurangi resiko terutama dalam penyusunan strategi penanggulangan bencana.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran perangkat desa dalam mengurangi resiko yang akan dihadapi pada saat bencana berdasarkan prioritas aksi sendai frame work di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden dari 137 perangkat desa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling. Alat ukur dan metode pengumpulan data berbentuk kuesioner dengan teknik angket. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran perangkat desa dalam mengurangi resiko bencana di Kecamatan Meuraxa berada pada kategori baik yaitu 32(58,18%) dimana secara khusus peran prangkat desa dalam memahami resiko bencana berada pada kategori baik yaitu 34(61,82%), penguatan tata kelola resiko berada pada kategori baik 30(54,55%), investasi dalam pengurangan resiko bencana untuk ketahan berada pada kategori baik 32(58,18%), meningatkan manajemen resiko bencana berada pada kategori baik 28(50,-9%) dan mengurangi resiko bencana berada pada kategori baik 32 (58,18%). Dari hasil penelitian diharapkan keterpaparan resiko dari suatu bencana dapat dikurangi dengan melatih dan membimbing aparatur desa dengan sebaik mungkin dan membekali ilmu pengetahuan tentang bencana dan resiko yang akan dihadapi pada saat bencana terjadi.
PELAKSANAAN SUPERVISI KEPALA RUANG TERHADAP FIVE MOMENT FOR HAND HYGIENE PERAWAT PELAKSANA
viona delinda;
Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hand hygiene merupakan salah satu faktor penting dalam melaksanakan pencegahan terjadinya infeksi di rumah sakit dan perawat harus melaksanakan five moment for hand hygiene karena perawat berinteraksi langsung dengan pasien selama 24 jam. Supervisi merupakan bagian dari fungsi directing (pengarahan), yang berperan untuk mempertahankan segala kegiatan yang telah diprogramkan untuk dilaksanakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan supervisi kepala ruang terhadap five moment for hand hygiene perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif exploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap sebanyak 313 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling, sehingga diperoleh 84 responden dengan alat pengumpul data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi kepala ruang terhadap five moment for hand hygiene perawat pelaksana semua dalam kategori baik (94,0%). Persentase pelaksanaan supervisi kepala ruang dalam kategori baik terdiri dari teknik perencanaan (95,2%), pengarahan (98,8%), bimbingan (96,4%), motivasi (95,2%) dan evaluasi (94,0%). Rekomendasi untuk kepala ruang RSUDZA Banda Aceh hendaknya meningkatkan supervisi dengan teknik observasi terhadap pelaksanaan five moment for hand hygiene perawat pelaksana, karena pemantauan secara langsung maupun menggunakan lembar observasi dapat memastikan perawat melaksanakan hand hygiene sesuai dengan ketentuan.