cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 21 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN FOLK CARE Desliza Musrita; Asniar Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Folk care merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari dan ditransmisikan melalui budaya secara asli atau tradisional, rakyat (berbasis rumah), yang digunakan untuk memperbaiki cara hidup manusia, kondisi kesehatan (atau kesejahteraan) dan juga untuk mengatasi cacat dan situasi kematian. Folk care atau pengobatan tradisional tersebut masih menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat Aceh khususnya masyarakat pedesaan karena masyarakat menganggap pengobatan tradisional dapat menyembuhkan segala penyakit dan tempatnya mudah dijangkau oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor penggunaan folk care di Kabupaten Aceh Selatan. Desain penelitian ini menggunakan deskritif eksploratif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini melibatkan 216 masyarakat yang dipilih dengan menggunakan stratified random sampling. Hasil analisa data menunjukkan bahwa faktor teknologi berada pada kategori tinggi (68,6%), faktor agama dan filsafah hidup berada pada kategori tinggi (50%), faktor sosial dan keterikatan keluarga berada pada kategori tinggi (79,2%), nilai-nilai budaya dan gaya hidup berada pada kategori tinggi (60,2%), faktor kebijakan dan peraturan yang berlaku berada pada kategori tinggi (72,2%), dan faktor ekonomi berada pada kategori tinggi (56,6%). Berdasarkan penelitian tersebut perawat komunitas diharapkan dapat mengkaji kebiasaan masyarakat dalam menggunakan folk care, sebagai bagian dari health seeking behavior, terutama jenis folk care yang sesuai dengan agama dan kondisi perekonomian masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD BANDA ACEH Rumaiza Rumaiza; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres dan Diabetes Mellitus memiliki hubungan yang sangat erat terutama pada penduduk perkotaan. Stres pada penderita Diabetes Mellitus berakibat gangguan pada pengontrolan kadar gula darah Faktor-faktor yang mempengaruhi stress pada lansia yaitu kondisi kesehatan fisik, kondisi psikologis, kondisi lingkungan, keluarga dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada lansia penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD Banda Aceh. Desain penelitian cross sectional study, dan cara pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 92 responden. Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner yang terdiri dari 37 item pernyataan. Metode analisis data menggunakan uji statistik pearson chi square. Hasil penelitian; ada hubungan antara kondisi kesehatan fisik p-value (0,000) dari α (0,05), kondisi psikologis p-value (0,004) dari α (0,05), kondisi lingkungan p-value (0,001) dari α (0,05), kondisi keluarga p-value (0,004) dari α (0,05), pekerjaan p-value (0,004) dari α (0,05) dengan tingkat stress pada lansia penderita diabetes mellitus tipe II di RSUD Banda Aceh 2019. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan RSUD Banda Aceh lebih memperhatikan dan memberikan pelayanan serta fasilitas yang semakin optimal agar para lansia tetap berdaya, melalui penyediaan dan peningkatan layanan-layanan baik psikologis, medis, maupun sosial
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI SEKOLAH Cut Mahabbah; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi merokok pada remaja tiap tahunnya terus meningkat. Peningkatan ini terjadi karena banyak hal yang dapat mempengaruhi perilaku merokok diantaranya faktor lingkungan sosial, faktor karakteristik psikologis dan faktor gaya hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada remaja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di salah satu MadrasahTsanawiyah Negeri (MTsN) di Aceh Besar pada tanggal 22 juli 2019. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dengan jumlah sampel 104 responden berjenis kelamin laki-laki. Teknik pengumpulan data adalah self report menggunakan kuesioner. Uji analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor lingkungan sosial terhadap perilaku merokok pada remaja dengan nilai p= 0,004 0,05, tidak ada hubungan faktor karakteristik psikologis dengan perilaku merokok pada remaja dengan nilai p=0,182 0,05, dan tidak ada hubungan faktor gaya hidup dengan perilaku merokok pada remaja dengan nilai p= 0,132 0,05. Direkomendasikan kepada  pihak sekolah untuk bekerja sama dengan puskesmas melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk melakukan upaya pencegahan merokok dan penghentian perilaku merokok, yang berguna untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja.
HUBUNGAN KEDEKATAN AYAH DENGAN PENINGKATAN EMOSI POSITIF PADA REMAJA PUTRI DI PESANTREN Dhenok Megawulandari; Syarifah Rauzatul Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedekatan ayah dengan anak, khususnya remaja putri selama ini lebih digambarkan sebagai sikap kepatuhan dan penyokong materi. Namun, lebih dari itu, kedekatan ayah berhubungan erat dengan perkembangan psikologis pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat  hubungannya kedekatan ayah dengan peningkatan emosi positif pada remaja putri yang berada di pesantren Banda Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh santri kelas VII di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengambilan sampel yakni nonprobability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria khusus yang telah ditentukan. Jumlah sampel sebanyak 49 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan empat kuesioner yaitu, kuesioner demografi, Nurturant Fathering Scale, Father Involvement Scale, dan Scale of Positive and Negtive Experience (SPANE). Hasil penelitian didapatkan nilai skala pengasuhan ayah (Nurturant Fhatering) berada pada kategori baik (93,9%),  nilai keikutsertaan ayah yang dilaporkan (Reported Father Involvement) berada pada kategori baik (91,8%), nilai keikutsertaan ayah yang diharapkan (Desired Father Involvement) berada pada kategori baik (93,9%), dan nilai emosi berada pada kategori positif (83,7%). Analisis hasil menggunakan uji Chi-Square dengan hasil terdapat hubungan antara kedekatan ayah dengan peningkatan emosi positif pada remaja putri di pesanren Banda Aceh dengan p-value 0,003 α (0,05) pada aspek Nurturant Fathering dan p-value 0,000 α (0,05) pada Reported Father Involvement serta p-value 0,003 α (0,05) pada aspek Desired Father Involvement. Direkomendasikan kepada pihak pesantren untuk memberikan edukasi kepada orang tua khususnya ayah agar dapat meningkatkan keterlibatan dalam pegasuhan dengan anak antara lain dengan memberikan saran dan masukan, lebih banyak menyediakan waktu untuk sharing minat dan bakat, bermain, serta terlibat dalam aspek sosial pertemanan remaja putri.
GAMBARAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR PERSONAL HYGIENE OLEH PERAWAT RSUD Nufus Diana Putri; Hajjul Kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan yang harus terpenuhi sebelum kebutuhan lainnya, salah satu kebutuhan dasar adalah personal hygiene. Dampak personal hygiene yang tidak terpenuhi menimbulkan gangguan fisik dan psikososial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan dasar personal hygiene oleh perawat di ruang  rawat inap kelas III RSUD Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif; deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ditentukan berdasarkan jumlah tempat tidur sebanyak 144 tempat tidur. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode porposive sampling berjumlah 105 pasien di ruang rawat inap. Pengumpulan data mengunakan kuesioner dan wawancara terpimpin, analisa data menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian pemenuhan kebutuhan personal hygiene oleh perawat di ruang  rawat inap kelas III RSUD Meuraxa Banda Aceh berada pada kategori tidak dilakukan. Delapan subvariabel personal hygiene, yaitu pemenuhan kebutuhan perawatan mandi 78,1%  tidak dilakukan, perawatan tangan dan kaki 100% tidak dilakukan, perawatan rambut 89,5% tidak dilakukan, perawatan gigi dan mulut 89,5% tidak dilakukan, perawatan mata 94,3% tidak dilakukan, perawatan telinga 100% tidak dilakukan, perawatan perineum 84,8% tidak dilakukan dan toileting 80,0% tidak dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan untuk bidang keperawatan, kepala seksi keperawatan dan kepala ruang agar melakukan supervisi secara berkala. Komite keperawatan perlu melakukan kredensial ulang untuk menentukan kewenangan klinik perawat dan bagi perawat pelaksana untuk dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar khususnya personal hygiene pada pasien.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA BALITA Yulia Mawaddah Indah Sari; sufriani sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyebab pertama kematian balita di negara berkembang.Aceh menduduki urutan ISPA tertinggi pertama dari 16 provinsi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko ISPA status gizi, status imunisasi, ASI Eksklusif, defisiensi vitamin A, kebiasaan merokok anggota keluarga, dan polusi udara. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita menderita ISPA yang berjumlah 274 ibu dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden.Teknik pengambilan sampel digunakan adalah purposive sampling.Alat ukur kuesioner dengan metode wawancara terpimpin. Hasil penelitian diketahui bahwa yang menjadi faktor risiko ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh yaitu status gizi balita berada pada kategori normal (41,3%), status imunisasi balita tidak lengkap (57,5%), ASI Eksklusif  baik (87,5%), defisiensi vitamin A baik ( 82,5%), polusi udara tinggi (88,75%) dan kebiasaan merokok anggota keluarga berada pada ketogri tinggi (92,50%). Diharapkan pada kader Kesehatan dalam mengurangi kejadian ISPA pada balita melakukan penyuluhan kesehatan tentang faktor risiko ISPA pada balita khususnya bahaya perokok pasif dan keadaan ventilasi rumah untuk mengurangi kejadian ISPA.
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DIRUMAH SAKIT Ula Urzia; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku caring merupakan inti dalam asuhan keperawatan. Perilaku caring merupakan suatu sikap, rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Perilaku caring perawat memberikan dampak bagi pasien maupun perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat di Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis Penelitian ini menggunakan deskriptif eksploratif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convienence sampling dengan jumlah sampel 44 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner baku Caring Behavior Assessment (CBA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 81% pasien memiliki persepsi tinggi terhadap perilaku caring perawat. Direkomendasikan kepada perawat untuk mempertahankan dan terus meningkatkan perilaku caring dengan melakukan pertemuan dan pemberian materi terkait perilaku caring yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
GAMBARAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUMAH SAKIT DI BANDA ACEH ridha muzaiyanah; Putri Mayasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat menjadi sumber daya manusia yang penting dalam pelayanan kesehatan dan yang paling sering berinteraksi dengan pasien, perawat harus memiliki perilaku caring yang baik dalam melaksanakan tindakan keperawatan yang dapat membantu proses penyembuhan dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku caring perawat di Rumah Sakit Prince Nayef bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian merupakan kuantitatif, descriptive ekslopratif dengan desain cross sectional study, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Caring Behavior Inventory (CBI) oleh Watson dengan 42 pernyataan yang diukur berdasarkan persepsi perawat. Hasil penelitian dari persepsi perawat menunjukkan bahwa 28 perawat (93,3%) memiliki perilaku caring yang tinggi. Diharapkan agar perawat dapat meningkatkan pengetahuan terkait perilaku caring karena akan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan pasien sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
PENGETAHUAN PEROKOK AKTIF TENTANG QANUN KAWASAN TANPA ROKOK DENGAN MOTIVASI BERHENTI MEROKOK PADA MAHASISWA Marthunis Marthunis; Teuku Tahlil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking is a behavior that is still practiced by many people, including students, even though the danger of smoking is often conveyed in the mass/electronic media and the government has issued a Qanun on non-smoking areas. Motivation is a process that trigger an individual's intensity, direction, and perseverance to stop smoking. The purpose of this study was to examine the relationship between the knowledge about Qanun Number 5 of 2016 (KTR) with motivation to quit smoking of students in Syiah Kuala University Banda Aceh. This study used a cross sectional design with a sample of 110 students selected by purposive sampling technique. Data collection was conducted using a questionnaire that was analyzed by chisquare test. The results of this study stated that the level of student knowledge about Qanun Number 5 Year 2016 (KTR) at the Syiah Kuala University in Banda Aceh was in the unfavorable category (51.8%), the level of motivation to quit smoking for students at the Syiah Kuala Banda Aceh University was in the category low (52.7%), and there was a relationship between the level of knowledge about Qanun Number 5 of 2016 (KTR) with motivation to quit smoking in Syiah Kuala University students (p-value = 0,000). Therefore, it is recommended that te university not only to create a No-Smoking Zone, but also to continue to monitor and evaluate to see the extent of the implementation of the No-Smoking Zone and to increase te awareness of students in order to disseminate information about the No-Smoking Zone.
TINDAKAN PERSONAL HYGIENE IBU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KECAMATAN TEUNOM Tia Rahayu; Maulina Maulina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit menular dan penyebab kematian kedua terbesar pada balita dan urutan ketiga bagi bayi serta urutan kelima bagi semua umur. Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kasus diare salah satunya adalah cakupan personal hygiene ibu yang buruk. Merawat dan menjaga pertumbuhan balita sering dilakukan oleh si ibu, sehingga praktik personal hygiene yang buruk akan berdampak kepada masalah kesehatan pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tindakan personal hygiene ibu terhadap kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Teunom. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah ibu yang memiliki balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Teunom. Teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling yang didasarkan pada kriteria inklusi dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan personal hygiene ibu berada pada kategori baik yaitu 20 responden (52,6%). Untuk itu direkomendasikan kepada perawat puskesmas agar dapat meningkatkan perannya sebagai edukator yaitu memberikan edukasi kepada keluarga khususnya ibu tentang pentingnya menjaga kebersihan diri agar dapat meminimalisir kejadian diare pada balita.

Page 1 of 3 | Total Record : 21