cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 48 Documents clear
Motivasi Response Cost Masyarakat Melakukan Vaksinasi Covid-19 Di Kota Banda Aceh Nada Sabrina; Cut Husna; Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus COVID-19 di dunia termasuk Indonesia pada tahun 2021 mengharuskan pemerintah membuat kebijakan terhadap pengendalian COVID-19. Program pengendalian COVID-19 yang dijalankan pemerintah adalah vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dipengaruhi oleh motivasi individu. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi motivasi response cost masyarakat melakukan vaksinasi COVID-19. Jenis penelitian merupakan deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yaitu 2.427 orang. Metode pengambilan sampel pada penelitian adalah purposive sampling, sejumlah 343 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner peneliti dengan nilai reliabilitas 0,946. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor response cost  merupakan salah satu motivasi masyarakat melakukan vaksinasi COVID-19 dan berada pada kategori tinggi,  yaitu 333 responden ( 97,1%). Hasil penelitian ini didukung oleh adanya kebijakan vaksinasi gratis yang dijalankan pemerintah, dan peraturan administrasi yang berlaku sebagai syarat dalam pendidikan,perjalanan serta pekerjaan.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA MYASTHENIA GRAVIS DI INTENSIVE CARE UNIT: SUATU STUDI KASUS Bazlia Husna; Marlina Marlina; Rahmalia Amni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Myasthenia Gravis menjadi penyakit ini cukup langka terjadi, dengan jumlah insiden 4,1 hingga 30 kasus tiap satu juta orang pertahunnya di Eropa dan di Amerika mencapai 20 kasus per 100.000 populasi penduduknya. Gejala yang ditimbulkan berupa kelemahan otot dengan salah satu komplikasinya berupa crisis myatshenia yang mengakibatkan acute respiratory paralysis sehingga membutuhkan perawatan intensif dan ventilasi mekanik. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami myasthenia gravis di intensive care unit. Diagnosis keperawatan prioritas pada Tn.FF yang pertama adalah bersihan jalan napas tidak efektif dengan rencana keperawatan manajemen jalan napas dan manajemen jalan napas buatan. Diagnosis keperawatan kedua adalah gangguan penyapihan ventilator dengan rencana keperawatan penyapihan ventilasi mekanik dan manajemen asam-basa: asidosis respiratorik. Diagnosis ketiga adalah hambatan mobilitas di tempat tidur dengan rencana keperawatan terapi latihan: mobilitas sendi dan pencegahan emboli. Diagnosis Keempat adalah risiko aspirasi dengan rencana keperawatan pencegahan aspirasi. Hasil evaluasi selama 6 hari rawatan ialah bersihan jalan napas dan mobilitas di tempat tidur dapat dipertahankan secara optimal. Serta, risiko aspirasi dapat diminimalisir dengan baik. Sedangkan, penyapihan ventilator belum dapat dilakukan karena pasien masih menunjukkan hemodinamik yang tidak stabil, adanya pneumonia, asidosis respiratorik, dan hipoksemia. Oleh karena itu, asuhan keperawatan komprehensif masih perlu dilanjutkan.
MOTIVASI MEMPELAJARI ELEKTROKARDIOGRAM PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN Teuku Muda Attarich Zuriansyah; Devi Darliana; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrokardiogram (EKG) merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa keperawatan. Banyaknya variasi disritmia menjadikan mahasiswa harus belajar dengan tekun agar mampu menguasai keterampilan menginterpretasi EKG dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa membutuhkan motivasi yang tinggi untuk mempelajari EKG kompetensi tersebut. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi motivasi mempelajari elektrokardiogram pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian deskripsi exploratif dengan desain cross sectional pada mahasiswa aktif S1 ilmu Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 134 mahasiswa. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Motivation Strategies Learning Questionnaire (MSLQ) yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat motivasi mempelajari elektrokardiogram tinggi pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan berada pada kategori tinggi dengan jumlah 111 (82,8%), kategori sedang berjumlah 23 (17,2%) dan tidak ditemukan mahasiswa dengan motivasi belajar kategori rendah.Kesimpulan menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki motivasi tinggi dalam mempelajari elektrokardiogram. Diharapkan kepada instruktur maupun pihak pengajar kompetensi EKG agar dapat menerapkan model pembelajaran yang bervariasi salah satunya dengan menggunakan aplikasi berbasis digital
PEMAHAMAN PERAWAT TENTANGDISCHARGEPLANNING PASIEN DI RUANGRAWAT INAP: SUATU STUDI KASUS Fitria Melani; Muhammad Yusuf; Mayanti Mahdarsari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discharge planning mencakup komponen-komponen seperti pengkajian berkelanjutan, diagnosa keperawatan, serta intervensi agar dapat terlaksana secara efektif. Tujuan studi kasus ini adalah mengidentifikasi Gambaran Pemahaman Perawat Tentang Discharge Planning Pasien di ruang rawat Zamzam 3 RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Sampel pada studi kasus ini berjumlah 17 orang perawat di ruang rawat Zamzam 3 RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.Studi kasus ini menggunakan kuesioner online berupa google form yang berisi data gambaran pemahaman perawat tentang pengertian, tujuan, prinsip, proses dan pelaksanaandischarge planning. Berdasarkan hasil studi kasus dapat disimpulkan bahwa pemahaman perawat mengenai pengertian discharge planningsebagian besar perawat (76,47%) berada dalam kategori baik, pemahaman tentang tujuan discharge planning sebagian besar perawat (76,47%) berada dalam kategori baik, pemahaman tentang prinsip discharge planning sebagian besar perawat (53%) berada dalam kategori cukup, pemahaman tentang proses pelaksanaan discharge planning sebagian besar perawat (70,59%) berada dalam kategori baik, dan gambaran pemahaman perawat tentang discharge planning pasien sebagian besar perawat (70,59%) dalam kategori baik.
STRES KERJA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH Ferra Nuraeni; Ardia Putra; Yuswardi Yuswardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan suatu kondisi tekanan yang berasal dari lingkungan kerja, organisasi dan individu yang menuntut perawat untuk dapat melakukan penyeseuaian guna mempertahankan kesemibangan. Munculnya pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya peningkatan stres kerja pada perawat karena banyak nya tekanan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja pada perawat ruang rawat Covid-19 dengan desain retrospective descriptive study. Populasi penelitian adalah perawat yang pernah merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh yaitu sebanyak 65 perawat. Sampel penelitian ini sebanyak 65 perawat dengan metode total  sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner faktor-faktor stres dan kuesioner psychometric evaluation of healthcare workers stress related to caring for patient with a highly infectious didease scale developed.  Hasil analisa univariat menunjukkan mayoritas perawat Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa memiliki faktor-faktor yang menyebabkan stres sedang sebanyak 43 (66,2%) responden. Faktor lingkungan sedang 38 (58,5%), faktor organisasi sedang 39 (60,0%) dan faktor individu sedang sebanyak 41 (63,1%) responden serta stres berat perawat dalam bekerja 28 (43,1%) responden. Disarankan kepada Rumah Sakit untuk melakukan beberapa intervensi yang dapat menurunkan tingkat stres kerja pada perawat dan meningkatkan kesehatan kerja lingkungan perawat.
PENERAPAN ASUHAN PERKEMBANGAN DAN TRANSFUSI PADA BAYI DI NICU: SUATU STUDI KASUS T. Putri Berliana Jihan; Hilman Syarif; Nova Fajri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan neonatus merupakan tahap penting dalam kehidupan karena risiko kematian yang tinggi.Kelahiran bayi berat lahir rendah (BBLR) sebagai penyebab tertinggi pada neonatus.Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan angka kelahiran BBLR dan prematur terbanyak.Salah satu morbiditas yang umum dijumpai adalah anemia, sehingga dilanjutkan dengan kejadian ikterus yang masih cukup tinggi. Dengan begitu BBLR akan berisiko menyebabkanikterik neonatum dan necrotikans enterocilitis (NEC). BBLR juga rentan terhadap kejadian infeksi pada neonatus.Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui penerapan asuhan perkembangan dan transfusi pada bayi di NICU Rumah Sakit di Banda Aceh. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan melalui asuhan keperawatan pada Bayi Ny. D. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah ikterik neonatus, termoregulasi tidak efektif, perfusi perifer tidak efektif, risiko syok (sepsis), defisit nutrisi, gangguan perlekatan dan risiko gangguan tumbuh kembang. Intervensi yang diberikan berdasarkan standar intervensi keperawatan Indonesia (SIKI), meliputi tindakan observasi, teurapetik dan kolaborasi serta penerapan intervensi berdasarkan evidence based seperti asuhan perkembangan dan pemberian transfusi darah pada BBLR. Evaluasi menunjukan bahwa masalah ikterik teratasi sebagian, termoregulasi teratasi sebagian, perfusi perifer mengalami peningkatan, tidak menunjukkan terjadinya syok (sepsis), defisiti nutrisi teratasi sebagian ditandai dengan penambahan diet ASI, dan adanya reflek hisap yang baik serta intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan untuk mengatasi dan pencegahan masalah.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI ACEH BARAT DAYA Della Maulidiya; Teuku Samsul Alam; Syarifa Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 50% perempuan Indonesia pernah mengalami keputihan. Remaja putri berisiko mengalami keputihan. Keputihan tersebut dapat disebabkan oleh stress, perubahan hormon, pengetahuan, sikap, dan perilaku yang tidak baik dalam menerapkan kebersihan perorangan (personal hygiene). Salah satu cara yang bisa dilakukan remaja putri untuk mencegah keputihan adalah dengan menerapkan personal hygiene yang baik.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku personal hygiene remaja putri dalam pencegahan keputihan di Aceh Barat Daya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri yang bersekolah di salah satu SMA di Aceh Barat Daya. Sampel berjumlah 111 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data  univariat dilakukan menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 92 responden (82,9%) memiliki pengetahuan yang baik, 80 responden (72,1%)  memiliki sikap yang baik, 82 responden (73,9%) memiliki perilaku positif terkait personal hygiene dalam pencegahan keputihan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk dilakukan intervensi seperti memberikan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan keputihan dan diharapkan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan pelayanan kesehatan agar memberikan pendidikan kesehatan terkait personal hygiene dalam pencegahan keputihan pada siswi.
GAMBARAN SELF-CARE AGENCY DIABETES MELLITUS PADA LANSIA LAKI – LAKI DI KOTA BANDA ACEH Dina Fajarina; Juanita Juanita; Sarini Vivi Yanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit tingginya kadar glukosa dalam darah yang sering terjadi pada lansia, sehingga lansia harus memiliki kemampuan dalam perawatan diri (Self-care Agency) dan untuk mencegah komplikasi yang berbahaya.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self-care agency diabetes mellitus pada lansia laki-laki di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif eksploratif, metode pendekatan sectional study. Jumlah sampel sebanyak 118 lansia laki-laki diabetes mellitus yang diambil dengan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner The Summary of Diabetes mellitus Activities questionnaire dengan nilai validitas 0,98 dan nilai reliabilitas 0,72. Hasil penelitian menunjukkan self-care agency lansia laki-laki dengan diabetes mellitus pada lima dimensi yaitu diet/pola makan, aktivitas fisik rata-rata, perawatan kaki, dan minum obat rata-rata 3 hari dalam satu minggu terakhir, untuk monitoring gula darah rata-rata 2 hari dalam satu minggu terakhir. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih ada lansia yang belum melakukan aktivitas self-care agency selama seminggu dimana masih ada diet yang tidak sehat sehingga disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan manajemen promosi kesehatan tentang diabetes mellitus.
RESUSITASI CAIRAN PADA ANAK DENGAN HIPOVOLEMIA DI RUANG PICU: SEBUAH STUDI KASUS Aminatar Rakhiah; Sufriani Sufriani; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan merupakan faktor penyebab kematian anak tertinggi kelima di Indonesia dengan presentase 7,3% (per 100.000) kasus, termasuk diantaranya Crush Injury. Crush Injury dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi, amputasi, dan kematian jika tidak ditangani segera Tujuan studi kasus adalah mengetahui pemberian resusitasi cairan pada anak hipovolemia dengan Crush Injury di ruang PICU Rumah Sakit di Banda Aceh. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan melalui asuhan keperawatan pada anak Y. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah hipovolemia, ketidakefektifan perfusi jaringan perifer (ekstremitas bawah kanan), nyeri akut, kerusakan integritas jaringan, hambatan mobilitas fisisk, dan risisko infeksi. Intervensi yang diberikan berdasarkan standar intervensi keperawatan Indonesia (SIKI), meliputi tindakan observasi, teurapertik dan kolaborasi serta penerapan intervensi berdasarkan evidence based seperti pemberian resusitasi cairan. Hasil perawatan anak selama 4 hari, diketahui ada tiga masalah yang teratasi sebagian yaitu hipovolemia, nyeri akut, dan risiko infeksi dan 4 masalah lainnya yang belum teratasi sehingga intervensi lanjutanya pada anak Y adalah melanjutkan pemberian cairan intravena, transfusi darah, pemeriksaan tungkai, melakukan perawatan luka jaringan secara rutin, memantau tanda-tanda infeksi, memantau keadaan umum anak, dan kolaborasi pemberian terapi heparin dan analgetik pada anak.
Gambaran Status Gizi Pada Lansia Yang Kehilangan Gigi di Kota Banda Aceh Syifa Luthfia; Nurhasanah Nurhasanah; Sarini Vivi Yanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi pada lansia umumnya disebabkan oleh kehilangan gigi, gigi tercabut, gigi goyah, gigi tambal, gigi berlubang dan karies. Masalah ini dapat menyebabkan kesulitan pada saat mengunyah makanan dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, sehingga menyebabkan lansia sulit untuk makan yang akan berdampak pada status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran status gizi pada lansia yang kehilangan gigi di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah lanjut usia ≥ 60 tahun yang berada di Kota Banda Aceh. Sampel penelitian berjumlah 389 lansia yang memiliki masalah kehilangan ≥ 3 gigi. Pengambilan sampel menggunakan proporsional purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin. Instrumen penelitian ini menggunakan MNA (Mini Nutritional Assesment) dengan cronbach alpha sebesar 0,7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi pada lansia yang kehilangan gigi di Kota Banda Aceh berada pada kategori malnutrisi yaitu sebanyak 153 responden (39,3%). Disarankan kepada perawat agar mampu menjadi fasilitator dengan memberikan pengetahuan dan informasi tentang pentingnya status gizi dan kesehatan gigi.