cover
Contact Name
Akbar Al Masjid
Contact Email
almasjida@ustjogja.ac.id
Phone
+6289647204929
Journal Mail Official
tuladha@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Kusumanegara, No.157, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55165, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 29646774     DOI : 10.30738
Core Subject : Education, Social,
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar published research result of elementary education, including the following: Thematic learning Elementary mathematics Learning development Literation Thinking process Elementary school curriculum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): December" : 6 Documents clear
Implementasi Kegiatan Praktik dalam meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V Ssekolah Dasar Negeri 77 Buton Fajrianti; Sitti Hermayanti
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21007

Abstract

Tim peneliti di SD Negeri 77 Buton mendokumentasikan langkah-langkah yang mereka ambil untuk membantu siswa kelas lima mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Sumber data utama dan sekunder digunakan untuk mengumpulkan data. Observasi, wawancara, dan laporan praktikum merupakan beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan metode yang digunakan dalam analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan kegiatan praktik. Oleh karena itu, jelas bahwa siswa dapat: 1) mengidentifikasi, 2) menganalisis, 3) mengelompokkan, 4) membandingkan, 5) memberikan argumen (penjelasan kritis), 6) menjawab pertanyaan, 7) membangun keterampilan dasar, 8) membuat ringkasan dengan logis, 9) presentasi dengan penuh tanggungjawab, 10) menyimpulkan hasil presentasi.The research team at SD Negeri 77 Buton set out to document the steps they took to help fifth graders develop their critical thinking abilities. This research makes use of a descriptive qualitative methodology. Both main and secondary sources are used to gather the data. Observation, interviews, and practical reports are some of the methods used to gather data. Reducing data, presenting data, and making conclusions are all methods used in data analysis. The study's findings suggest that students' critical thinking skills might be enhanced through the use of hands-on activities. Because of this, it is clear that pupils can: 1) identify, 2) analyze, 3) group, 4) compare, 5) provide arguments (critical explanations), 6) answer questions, 7) build basic skills, 8) create logical summaries, 9) present responsibly, and 10) conclude presentation results.
Etnomatematika pada Gunungan dalam Tradisi Kirab Budaya Merti Dusun sebagai Sumber Pembelajaran Materi Geometri Fadlun Kamal, Imam
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21175

Abstract

Pendidikan yang baik dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang berkualitas. Beberapa guru dan siswa merasa kesulitan pada proses pembelajaran matematika. Salah satu pendekatan yang kontekstual dalam pembelajaran matematika yaitu etnomatematika. Kirab budaya adalah tradisi yang melibatkan gunungan yang berisi hasil bumi yang diarak sebagai wujud rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Gunungan bisa menjadi salah satu media yang bisa dieksplorasi untuk berbagai konsep matematika. Salah satu konsep matematika yang bisa dieksplorasi pada gunungan yaitu konsep geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih mengenai geometri yang terdapat dalam tradisi gunungan kirab budaya merti dusun Ngalangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu pendataan (data reduction), penyajian data (data display), dan menarik kesimpulan. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yaitu pada pembahasan konsep geometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gunungan bisa dieksplorasi untuk penguasaan materi konsep geometri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gunungan pada acara merti dusun bukan hanya untuk melestarikan budaya saja tetapi bisa untuk menggali konsep matematika. implikasi pada pembelajaran matematika dalam penelitian ini adalah siswa dapat belajar menghitung volume kerucut dan sifat-sifat pada bangun datar yang ada pada alas gunungan.Kata kunci: etnomatematika, kirab budaya, merti dusun, eksplorasi Good education is influenced by a quality learning process. Some teachers and students find the learning process of mathematics difficult. One contextual approach to learning mathematics is ethnomathematics. The cultural parade is a tradition involving gunungan, which are mountains of agricultural produce that are paraded as an expression of the community's gratitude to God Almighty. Gunungan can be a medium that can be explored for various mathematical concepts. One of the mathematical concepts that can be explored in gunungan is the concept of geometry. This study aims to explore more about the geometry found in the tradition of gunungan in the cultural parade of the Ngalangan hamlet. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. The data collection technique used in this study is literature study and documentation. The data analysis techniques used in this research are data collection (data reduction), data presentation (data display), and drawing conclusions. The results of this study indicate that gunungan can be explored to master geometric concepts. The conclusion of this study is that gunungan in the merti dusun event is not only for preserving culture but also for exploring mathematical concepts.
A Pengembangan modul pembelajaran ips berbasis stem terintegrasi tri-n untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Siwi Nurhayati; Zulfiati, Heri Maria
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang terintegrasi dengan ajaran Tri-N (niteni, nirokke, nambahi) guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi dua ahli (materi dan media), satu guru kelas IV, serta 28 siswa sekolah dasar pada uji coba luas. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, lembar observasi, dan tes berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase kelayakan, respon, serta efektivitas melalui uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPAS berbasis STEM terintegrasi Tri-N memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 86% dengan kategori sangat valid. Angket respon guru mencapai 90% dan respon siswa sebesar 88% yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan skor berpikir kritis siswa dari rata-rata pretest 56,42 menjadi 78,75 pada posttest dengan N-Gain sebesar 0,61 yang termasuk kategori sedang–tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran sekolah dasar. Modul IPAS berbasis STEM–Tri-N dapat menjadi alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa.   This study aims to develop a Science and Social Studies (IPAS) module based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) integrated with the Tri-N concept (niteni, nirokke, nambahi) to enhance elementary students’ critical thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants consisted of two experts (subject and media), one grade IV teacher, and 28 elementary school students in the field trial. The instruments used were expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, observation sheets, and critical thinking tests based on Ennis’ indicators. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods by calculating percentages of validity, practicality, and effectiveness with an N-Gain test. The results indicated that the STEM–Tri-N integrated IPAS module obtained an average validation score of 86%, categorized as highly valid. Teacher responses reached 90% and student responses 88%, both categorized as very practical. Effectiveness tests revealed an improvement in students’ critical thinking scores, with the average pretest score of 56.42 increasing to 78.75 in the posttest, and an N-Gain score of 0.61 categorized as medium–high. These findings demonstrate that the developed module is valid, practical, and effective for elementary education. The STEM–Tri-N integrated IPAS module can serve as an innovative teaching material alternative that supports the implementation of the Indonesian Merdeka Curriculum while fostering students’ critical thinking skills.  
Dear Editor, this manuscript has Analisis kebutuhan lingkungan sekolah sebagai laboratorium pada pembelajaran IPA sekolah dasar Sarwindah; Khosiyono, Banun Havifah Cahyo; Nisa, Ana Fitrotun; Cahyani, Berliana Henu
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tematik mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 1 Karangwuni melalui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai laboratorium IPA. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar siswa dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II, serta peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 70% menjadi 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai laboratorium IPA mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna, sehingga berimplikasi positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa sekolah dasar. This study aims to improve the learning activity and learning outcomes of Grade III students at SDN 1 Karangwuni in thematic science learning through the use of the school environment as a science laboratory. The research employed Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed an increase in students’ learning activity from 70% in Cycle I to 80% in Cycle II, as well as an improvement in classical learning mastery from 70% to 90%. These findings indicate that utilizing the school environment as a science laboratory creates more active and meaningful learning, which positively impacts students’ learning activity and outcomes in elementary schools.
Pengembangan lkpd ipas berbasis pbl terintegrasi mikir untuk meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik sd Susanti; Prihatni , Yuli
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21916

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta didik untuk melakukan penyelidikan ilmiah mandiri, sehingga kemampuan bernalar kritis masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan, menguji kelayakan, dan menguji efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPAS berbasis Problem Based Learning (PBL) terintegrasi pendekatan MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan peserta didik kelas IV di SD NN dan SD NG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berkategori "Sangat Layak" dengan skor rata-rata validasi 4,74. Efektivitas produk terlihat dari peningkatan kemampuan bernalar kritis peserta didik dengan rata-rata N-Gain score sebesar 0,61 (kategori sedang–tinggi). Simpulan penelitian ini adalah LKPD IPAS berbasis PBL terintegrasi MIKIR layak dan efektif dalam meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran IPAS dengan menggunakan LKPD IPAS berbasis PBL terintegrasi pendekatan MIKiR dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka This research is motivated by IPAS (Science and Social Studies) learning processes in elementary schools that have not fully provided space for students to conduct independent scientific investigations, resulting in low critical thinking skills. The purpose of this study is to produce, test the feasibility, and test the effectiveness of IPAS Student Worksheets (LKPD) based on Problem-Based Learning (PBL) integrated with the MIKIR approach (Experiencing, Interaction, Communication, and Reflection). The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects involved fourth-grade students at SD NN and SD NG. The results showed that the developed LKPD was categorized as "Very Feasible" with an average validation score of 4.74. The product's effectiveness is evident from the improvement in students' critical thinking skills, with an average N-Gain score of 0.61 (medium-high category). The conclusion of this study is that the IPAS LKPD based on PBL integrated with MIKIR is feasible and effective in improving the critical thinking dimension of elementary school students. The implication of this research is that IPAS learning using PBL-based LKPD integrated with the MIKIR approach can serve as an innovative learning alternative that supports the implementation of the Merdeka Curriculum.
Pengembangan flipbook sains materi metamorfosis hewan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar Raharjo, Slamet
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21944

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keterlibatan dan keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sekolah dasar cenderung mengalami penurunan akibat faktor internal maupun eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton dan keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media Flipbook Sains dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar pada materi metamorfosis hewan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media Flipbook Sains dikembangkan menggunakan aplikasi Canva Heyzine dengan memuat materi pembelajaran, video, serta latihan soal interaktif. Hasil validasi ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media Flipbook Sains berada pada kategori sangat layak untuk digunakan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan setelah penggunaan media, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor observasi motivasi dan nilai N-Gain yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa Flipbook Sains efektif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, media Flipbook Sains dapat dijadikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.Kata kunci: flipbook sains, motivasi belajar, pembelajaran IPA, sekolah dasar, media pembelajaran digital Learning motivation is an essential factor that influences students’ engagement and success in the learning process, particularly in science education at the elementary school level. However, various studies indicate that elementary school students’ learning motivation tends to decline due to both internal and external factors, such as monotonous teaching methods and limited learning media. This study aims to develop and examine the effectiveness of Science Flipbook media in improving the learning motivation of fourth-grade elementary school students on the topic of animal metamorphosis. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The Science Flipbook media was developed using the Canva Heyzine application and included learning materials, videos, and interactive practice questions. The results of validation by material experts and media experts indicated that the Science Flipbook media was categorized as highly feasible for use in learning. Field trial results demonstrated a significant increase in students’ learning motivation after the implementation of the media, as evidenced by improved motivation observation scores and an N-Gain value in the high category. These findings indicate that the Science Flipbook is effective as an interactive learning medium to enhance students’ learning motivation. Therefore, Science Flipbook media can serve as an innovative alternative for science learning in elementary schools.

Page 1 of 1 | Total Record : 6