cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
nemr@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, UNUSIDA Kampus II. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61234
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Entrepreneurship and Management Review
ISSN : -     EISSN : 3030928X     DOI : -
Nusantara Entrepreneurship and Management Review (NEMR) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NEMR menerbitkan artikel penelitian pada bidang kewirausahaan, bisnis, dan manajemen. Nusantara Entrepreneurship and Management Review terbit dua kali setahun pada bulan September dan Maret.
Articles 65 Documents
Peran Akuntan Publik dalam Mendeteksi dan Mencegah Praktik Tindak Pidana Pencucian Uang Rafif, Muhammad; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v4i1.2055

Abstract

Akuntan publik merupakan Pihak Pelapor dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 2015, akuntan publik sebagai Pihak Pelapor memiliki kewajiban melakukan penerapan Prisnip Mengenali Pengguna Jasa dan pelaporan kepada PPATK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran akuntan publik dalam pencegahan dan pemberantasan TPPU. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara dan telaah dokumen peraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAP Hadori Sugiarto Adi dan Rekan telah menerapkan PMPJ secara terstruktur melalui tahapan identifikasi, verifikasi, pemantauan transaksi pengguna jasa dan telah terdaftar pada sistem pelaporan goAML. Hambatan dalam pelaksanaan PMPJ antara lain keterbatasan sumber daya manusia, akses data, dan kurangnya pemahaman prosedur PMPJ oleh pengguna jasa. Untuk mengatasi hambatan tersebut KAP harus meningkatkan sinergi dengan regulator, kapasitas akuntan publik, dan memberikan pemahaman kepada pengguna jasa terkait prosedur PMPJ. Penelitian ini memberikan rekomendasi pentingnya penguatan pelatihan, kolaborasi antarlembaga untuk memperkuat implementasi PMPJ, dan mengikutsertakan akuntan publik dalam pelatihan atau diskusi terkait pencegahan dan pemberantasan TPPU. Public accountants are Reporting Parties in the prevention and eradication of money laundering (TPPU). Based on Government Regulation No. 43 of 2015, public accountants as Reporting Parties have the obligation to implement the Know Your Customer Principle and report to the Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK). This study aims to determine the role of public accountants in the prevention and eradication of ML. This study uses descriptive qualitative research with data collection through interviews and document analysis of regulations. The results show that KAP Hadori Sugiarto Adi dan Rekan has implemented PMPJ in a structured manner through the stages of identification, verification, and monitoring of client transactions and is registered in the goAML reporting system. Obstacles in the implementation of PMPJ include limited human resources, data access, and a lack of understanding of PMPJ procedures by clients. To overcome these obstacles, public accounting firms must improve their synergy with regulators, the capacity of public accountants, and provide clients with an understanding of PMPJ procedures. This study recommends the importance of strengthening training, inter-agency collaboration to strengthen PMPJ implementation, and involving public accountants in training or discussions related to the prevention and eradication of TPPU.
Peningkatan Etika Akuntan untuk Membangun Kepercayaan Publik di Era Teknologi Digital Sinta; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v4i1.2069

Abstract

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review yang bertujuan untuk mengkaji pentingnya penguatan etika akuntan dalam membangun kepercayaan publik dengan tetap memperhatikan manfaat serta mencari solusi untuk menghadapi berbagai tantangan di era digitalisasi. Ini diakukan dengan menelaah berbagai jurnal, buku, dan berbagai sumber terdahulu yang relevan dan saling berkaitan antara etika dengan persepsi publik terhadap akuntan di era digital. Transformasi teknologi digital membawa perubahan yang cukup signifikan dalam praktik akuntansi terutama dalam analisis data hingga proses pelaporan keuangan yang semakin mengandalkan sistem otomatisasi dan membuat laporan menjadi lebih berkualitas. Dibalik itu terdapat tantangan yang cukup kompleks akibat digitalisasi yang meliputi risiko manipulasi informasi, keamanan data, serta ketergantungan pada sistem otomatis. Dalam konteks ini, etika akuntan memegang peranan penting sebagai landasan dasar untuk menjaga kepercayaan publik terhadap informasi keuangan yang dihasilkan, ini bisa dilakukan dengan menerapkan beberapa strategi seperti mengutamakan pendidikan terhadap etika profesi dan teknologi, memperbarui kode etik secara berkala agar tetap selaras dengan perkembangan zaman, serta mengimplikasikan budaya organisasi yang berbasis integritas dilingkungan kerja akuntansi. Artikel ini menyimpulkan bahwa etika akuntan bukan hanya sebatas dasar moral profesi, tetapi juga menjadi faktor untuk mempertahankan kredibilitas dan reputasi akuntan di era teknologi digital dengan harapan akan terciptanya harmonisasi antara etika profesi dan pengguna teknologi digital agar dapat membangun dan meningkatkan kepercayaan publik secara berkelanjutan. This study employs a literature review method aimed at examining the importance of strengthening accountants’ ethics in building public trust while considering the benefits and identifying solutions to address various challenges in the era of digitalization. This is carried out by reviewing various journals, books, and other relevant previous sources that are interconnected and discuss the relationship between ethics and public perceptions of accountants in the digital era. Digital technological transformation has brought significant changes to accounting practices, particularly in data analysis and financial reporting processes, which increasingly rely on automated systems and contribute to higher-quality reporting. However, digitalization also presents complex challenges, including the risk of information manipulation, data security issues, and dependence on automated systems. In this context, accountants’ ethics play a crucial role as a fundamental foundation for maintaining public trust in the financial information produced. This can be achieved through several strategies, such as prioritizing education on professional ethics and technology, regularly updating codes of ethics to remain aligned with technological developments, and implementing an integrity-based organizational culture within the accounting work environment. This article concludes that accountants’ ethics are not merely the moral foundation of the profession, but also a key factor in maintaining the credibility and reputation of accountants in the digital technology era, with the expectation that harmonization between professional ethics and the use of digital technology will be achieved to sustainably build and enhance public trust.
Sistem Pengendalian Internal dalam Meningkatkan Akurasi Laporan Keuangan di Lembaga Pendidikan Nonformal Ifanary, Delyra; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v4i1.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaporan keuangan, mengidentifikasi hambatan pengendalian internal, serta menilai efektivitas penerapan sistem pengendalian internal dalam mendukung akurasi laporan keuangan pada Lembaga Pendidikan Nonformal BBC English Training Specialist Cilegon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang masih dilakukan pencatatan manual berbasis kwitansi fisik dan laporan kas harian yang dicatat menggunakan Microsoft Excel sederhana yang berpotensi menimbulkan keterlambatan penyusunan laporan, kesalahan pencatatan, serta ketidaksesuaian antara saldo kas dan catatan administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama kepala lembaga dan staf administrasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengendalian internal belum berjalan optimal, terutama pada aspek aktivitas pengendalian dan pemantauan. SOP keuangan telah tersedia, namun belum dijalankan secara konsisten; staf administrasi merangkap sebagai pemegang kas sehingga tidak terdapat pemisahan tugas; bukti transaksi sering terlambat atau tidak lengkap; serta rekonsiliasi tidak dilakukan secara rutin. Berdasarkan kerangka COSO, ditemukan bahwa lemahnya implementasi komponen aktivitas pengendalian dan pemantauan menjadi penyebab utama rendahnya akurasi laporan keuangan. Penelitian ini menegaskan perlunya penerapan sistem pencatatan digital, peningkatan kedisiplinan staf dalam menjalankan SOP, serta penguatan monitoring untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal dan kualitas pelaporan keuangan lembaga. This study aims to analyze the financial reporting process, identify internal control barriers, and assess the effectiveness of the internal control system implementation in supporting the accuracy of financial reports at the BBC English Training Specialist Cilegon Non-Formal Education Institution. This research is motivated by the condition where manual recording is still carried out based on physical receipts and daily cash reports recorded using a simple Microsoft Excel, which has the potential to cause delays in report preparation, recording errors, and discrepancies between cash balances and administrative records. This study uses a descriptive qualitative approach through interviews, observation, and documentation, with key informants, namely the head of the institution and financial administration staff. The results show that the implementation of internal control is not yet optimal, especially in the aspects of control and monitoring activities. Financial SOPs are available but have not been implemented consistently; administrative staff also serve as cash holders, resulting in a lack of segregation of duties; transaction evidence is often late or incomplete; and reconciliations are not conducted routinely. Based on the COSO framework, it was found that weak implementation of control and monitoring activity components is the main cause of the low accuracy of financial reports. This study emphasizes the need for the implementation of a digital recording system, increasing staff discipline in implementing SOPs, and strengthening monitoring to improve the effectiveness of internal control and the quality of the institution's financial reporting.
Implementasi SAK-EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan: Studi Kasus Pada DD Stationery Tanjaya, Shallom Glory; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v4i1.2079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui susunan laporan keuangan pada sebuah UMKM dan mengetahui apakah laporan keuangan tersebut telah sesuai dengan SAK-EMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan pada UMKM DD Stationery yang menjual alat tulis dan mainan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami latar belakang masalah secara mendalam dan menyeluruh sehingga hasil yang diperoleh lebih terperinci peneliti mengumpulkan data melalui wawancara tidak terstruktur dan observasi dokumen keuangan. Observasi dokumen keuangan dilakukan dengan mengamati laporan keuangan satu bulan terakhir yang disusun oleh pelaku usaha dan pengolahan data primer diperoleh dari hasil wawancara dan dokumen keuangan satu bulan terakhir milik DD Stationery. Hasil penelitian menunjukkan DD Stationery hanya menyusun laporan keuangan sederhana berupa catatan uang masuk catatan uang keluar dan laporan laba rugi meskipun DD Stationery telah menyusun laporan laba rugi terdapat ketidaksesuaian akun beban pada laporan tersebut yang tidak sesuai dengan ketentuan SAK-EMKM. Hasil ini mempunyai kemiripan dengan beberapa penelitian sebelumnya sehingga dapat disimpulkan laporan laba rugi yang disusun DD Stationery belum sesuai dengan SAK-EMKM dimana hal ini disebabkan pelaku usaha tidak pernah menempuh pendidikan di bidang akuntansi sehingga pemahaman terhadap ilmu akuntansi dan cara penyusunan laporan keuangan yang dimiliki sangat terbatas. The purpose of this study is to determine the structure of financial statements in an MSME and determine whether the financial statements are in accordance with SAK-EMKM. This study uses a qualitative method with a case study approach. The study was conducted at the DD Stationery MSME which sells stationery and toys using a qualitative method with a case study approach to understand the background of the problem in depth and comprehensively so that the results obtained are more detailed researchers collected data through unstructured interviews and observation of financial documents. Observation of financial documents was carried out by observing the financial statements of the last month prepared by business actors and processing primary data obtained from the results of interviews and financial documents of the last month owned by DD Stationery. The results show that DD Stationery only prepares simple financial statements in the form of cash receipts, cash disbursements, and profit and loss reports. Although DD Stationery has prepared profit and loss reports, there are discrepancies in the expense accounts in the report that are not in accordance with the provisions of SAK-EMKM. These results have similarities with several previous studies so it can be concluded that the profit and loss reports prepared by DD Stationery are not in accordance with SAK-EMKM where this is because business actors have never studied in the field of accounting so that their understanding of accounting science and how to prepare financial statements is very limited.
Hubungan Risiko Nilai Tukar Keuangan Bank Konvensional di Palembang Sebelum dan Pada Masa Pemerintahan Joko Widodo Ameyliah, Rizky; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v4i1.2083

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana risiko nilai tukar USD terhadap rupiah memengaruhi kinerja keuangan bank konvensional yang beroperasi di Palembang dengan menempatkan analisis pada dua fase waktu yang berbeda yaitu periode sebelum pemerintahan Joko Widodo dan periode sepanjang tahun 2014 hingga 2024. Perhatian utama penelitian terletak pada hubungan antara fluktuasi kurs dengan indikator kinerja keuangan bank berupa ROA NPL dan CAR sekaligus membandingkan seberapa besar kekuatan pengaruh risiko nilai tukar pada masing-masing periode yang memiliki karakteristik ekonomi yang tidak sama. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain komparatif dan eksplanatif yang didukung analisis deskriptif korelasi Pearson serta regresi berganda. Sumber data diperoleh dari laporan keuangan bank konvensional publikasi resmi OJK serta data nilai tukar bulanan yang dikeluarkan Bank Indonesia dan lembaga resmi lainnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa risiko nilai tukar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perbankan khususnya melalui peningkatan NPL yang pada akhirnya menekan tingkat ROA. Pengaruh tersebut terlihat lebih kuat pada masa pemerintahan Joko Widodo seiring dengan meningkatnya tekanan ekonomi global pandemi COVID-19 serta ketidakpastian pasar internasional. Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen risiko serta keterbukaan pengelolaan eksposur valuta asing guna menjaga stabilitas perbankan daerah secara berkelanjutan. This study aims to gain a deeper understanding of how the USD exchange rate risk against the rupiah affects the financial performance of conventional banks operating in Palembang. The analysis spans two distinct time periods: the period before the Joko Widodo administration and the period from 2014 to 2024. The primary focus of the study is the relationship between exchange rate fluctuations and bank financial performance indicators, namely ROA, NPL, and CAR. The study also compares the extent of the influence of exchange rate risk in each period, which has different economic characteristics. The research approach uses a quantitative method with a comparative and explanatory design supported by descriptive analysis using Pearson correlation and multiple regression. Data sources are obtained from the official publications of conventional banks' financial reports, as well as monthly exchange rate data issued by Bank Indonesia and other official institutions. The research findings indicate that exchange rate risk has a significant impact on banking performance, particularly through increasing NPLs, which ultimately depress ROA levels. This influence appears to be stronger during the Joko Widodo administration, along with increasing global economic pressures from the COVID-19 pandemic and international market uncertainty. These results emphasize the importance of strengthening risk management and transparency in managing foreign exchange exposure to maintain sustainable regional banking stability.