cover
Contact Name
Adit Widodo Santoso
Contact Email
adit.santoso@ukrida.ac.id
Phone
+6285171706076
Journal Mail Official
meditek@ukrida.ac.id
Editorial Address
Gedung A Lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jl. Arjuna Utara No. 6, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Meditek
ISSN : 26861437     EISSN : 26860201     DOI : https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada Fakultas Kedokterandan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, dengan misi mendorong penyebarluasan perkembangan ilmu kedokteran & biomedis di Indonesia maupun secara global dengan menerbitkan 3 edisi dalam setahun, yaitu: Januari, Mei dan September.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012" : 6 Documents clear
Manfaat Pemberian Probiotik pada Usia Lanjut Terhadap Hitung Bakteri Asam Laktat, Coliform, Aerob, Anaerob serta Enzim β-glukosidase dan β-glukuronidase Ernawaty Tamba
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.905

Abstract

Asbtrak         Pribiotik adlah salah satu mikroorganisme hidup yang jika dikomsumsi dalam jumlah adekuat ,dapat mengubah keadaan bakteri dan aktivitas enzim di saluran cerna dengan meningkatkan bakteri baik,menurunkan aktivitas enzim yang berperan pada perubahan suatu prokarsinogen menjadi karsinogen,sehingga di harapkan pemberian probiotik akan menurunkan risiko terjadi kanker kolorektal dalam jangka panjang. Penelitian dilakukan di Panti Werda Hana, jakarta selatan,penelitian ini merupakan suatu penelitian eksprimental dengan desain pre-post test pada satu kelompok mendapat susu yang di tambahkan pribiotik yg mengandung leuconostoc mesenteroides.sampel sebanyak 34 orang diambil dri populasi yg memenuhi kriteria penerimaan .Periode perlakuan di lakukan selama 6 minggu yang terbagi atas dua tahap pemberian susu selama 3minggu dan tahap pemberian susu yang di tambahkan probiotik selama 3 minggu . Setelah pemberian susu dan setelah pemberian probiotik dilakukan pemeriksaan hitung bakteri asam laktat,coliform,aerob,anaerob,serta enzim β-gukuronidase dan β-glukuronidase. Hasil  penelitian dengan uji test berpasanhgan di dapatkan setelah pemberian susu probiotik, terjadi kenaikan hitungan bakteri asa laktat penurunan total bakteri coliform dan aktivitas enzim β-glukuronidase. Penelitian ini menunjukan potensi probiotik dalam mencegah kanker kolorektal,oleh karena itu disarankan pemberian probiotikpada lansia,karena kelompok ini mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kanker kolorektal .Kata kunci :probiotik,bakteri,asamlaktat,coliform,bakteri,aerob, β-glukosidase, β-glukuronidase,lanjut usia
Pembentukan Cluster Gen Vancomisin Resisten Enterococcus Donna Mesina Rosadini Pasaribu
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.906

Abstract

AbstrackResistensi vancomisin diekspresika oleh kehadiran gen VanA pada transposon atau loncatan elemen genetik Tnl 546. Ada lima fenotip Vancomisin resistensi yaitu VanA, VanB, VanC, VanD dan VanE. Mekanisme resistensi Enterococcus terhadap golongan glikopeptida karena ekspresi gen VanA menyebabkan sentesis terminasi prekoursor peptidoglikan tidak normal, menjadi D-Ala-D-lactat yang seharusnya D-Ala-D-Ala. Selain itu ekspresi gen VanA, juga memengaruhi sintesis terminasi pentadepsipeptida dalam D-Ala-D-Lac dan aktivitas fungsi protein inti untuk menghasilkan ligase, asam D-hidroksi dehidrogenase, dan D-lactase.Kata kunci : Elemen genetik Tn546, Vancomisin Resisten Enterococcus, VanA
Penatalaksanaan Terkini pada Pasien BPPV(Benign Paroxysmal Positional Vertigo) Susilo .
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.907

Abstract

AbstrackVertigo merupakan keluhan yang sering kita jumpai pada praktik sehari-hari. Salah satu penyebabnya adalah BPPV (Benign Paroxysmal Posotional Vertigo). Dikarenakan perkembangan dari anatomi dan fisiologi pada ilmu pengetahuan kedokteran saat ini, mulai dari sistem-sistem yang bekerja untuk keseimbangan sampai gangguan yang terjadi pada penyakit-penyakit ini, penatalaksanaan dari vertigo sudah banyak yang berkembang pesat terutama latihan-latihan vestibuler yang saat ini semakin diperhatikan. Penatalaksanaan pada BBPV sekarang sudah mengurangi obat-obatan, dikarenakan latiha-latihan vestibuler sederhana sampai yang sedikit rumit dapat kita lakukan, baik di praktik maupun di rumah. Sehingga memudahkan bagi kita untuk mengobati pasien BPPV ini. Meskipun pada beberapa kasus masih diperlukan adanya pengobatan maupun terapibedah.Kata kunci : Vertigo, BPPV, Latihan-latihan Vestibuler
Karsinogenesis Kanker Kolorektal, Hubungannya dengan Diet dan Mikroflora Usus Ernawaty Tamba
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.908

Abstract

Abstrackcolorectual cancer is a type of cancer that exists in the colon and rectum. In Indonesia, the number of patients who suffer the disease under the age of 40 years old, rose up until 35.26% and placed in the rank of 10th. In the highly advanced country. the disease climbs sharply as the patient with age more than 50 years old, only 3% less compared to the patient less than 40 years old. Colorectal cancer has become the 2nd most frequent disease that causing death at the end. Diet has also become one of the significant factor that may cause the cancer. The diet mechanism goes to be one of the etiology of colorectal cancer, which actually still undiscovered. For individuals who had high opprtunity for colorectal cancer to be exist, there are significant alteration in the feces’ microflora. Diet gives huge role with the changes in the microflora’s activity, which reflected in the changes of enzyme’s activities.Key words : colorectal cancer, microflora, enzyme’s activities
Self Directed Learning dalam Problem Based Learning di FK UKRIDA Budiman Hartono
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.909

Abstract

strategi Problem based learning pada kurikulum Berbasis Kompetensi didasari atas adult learning theory, dimana salah satu ciri dari adult learning adalah mandiri. Mandiri yang dimaksud dalam hal ini adalah kemandirian dalam belajar (self directed learning). Kemampuan self directed learning dalam belajar perlu diberikan dan dilatih, agar siswa kelak lulus nanti dapat mengembangkan keilmuannya. Kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan self directed learning dapat dikembangkan secara bertahap sesuai dengan tingkatan mahasiswa.Kata kunci : self directed learning, problem based learning
Penerapan Standard Setting dengan Metoda Angoff, Modified Angoff, Ebel, dan Contrasting Groups Darminto Salim
Jurnal Kedokteran Meditek Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v18i48.910

Abstract

AbstrackStandard setting merupakan salah sau komponen penting dalam evaluasi pembelajaran. Ada dua tipe standar evaluasi dalam institusi, pendidikan yaitu : standar relative dan standar absolut. Standar setting bertujuan untuk menentukan nilai batas lulus. Penerapan standard seting tidak berttujuan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang lulus. Setiap institusi pendidikan berhak menentukan standard setting yang digunakan, tergantung kemampuan institusi tersebut. Peran serta standard setting dalam dunia pendidikan adalah: untuk menentukan bahwa peserta ujian yang lulus telah memenuhi kriteria minimal yang disyaratkan, nilai batas lulus suatu ujian berbeda-beda tergantung dari tujuan ujian tersebut, dan mencegah mahasiswa yang tidak pantas lulus menjadi lulus. Bagi masyarakat pengguna jasa lulusan mendapatkan lulusannya lebih kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Penerapan standard setting, dapat diterapkan pada semua evaluasi, baik paa institusi pendidikan kedokteran maupun diluar kedokteran.Kata kunci : standard setting, nilai batasan lulus, metoda angoff

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 31 No 6 (2025): November Vol 31 No 5 (2025): SEPTEMBER Vol 31 No 4 (2025): JULI Vol 31 No 3 (2025): MEI Vol 31 No 2 (2025): MARCH Vol 31 No 1 (2025): JANUARI Vol 30 No 3 (2024): SEPTEMBER Vol 30 No 2 (2024): MEI Vol 30 No 1 (2024): JANUARI Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER Vol 29 No 2 (2023): MEI Vol 29 No 1 (2023): JANUARI Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER Vol 28 No 2 (2022): MEI-AGUSTUS Vol 28 No 1 (2022): JANUARI-APRIL Vol 27 No 3 (2021): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 27 No 2 (2021): MEI - AGUSTUS Vol 27 No 1 (2021): JANUARI - APRIL Vol 26 No 3 (2020): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS Vol 26 No 1 (2020): JANUARI - APRIL Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018 VOL. 24 NO. 67 JULI-SEPTEMBER 2018 VOL. 24 NO. 66 APRIL-JUNI 2018 VOL. 24 NO. 65 JANUARI-MARET 2018 VOL. 23 NO. 64 OKTOBER-DESEMBER 2017 VOL. 23 NO. 63 JULI-SEPTEMBER 2017 VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017 VOL. 23 NO. 61 JANUARI-MARET 2017 VOL. 22 NO.60 SEPTEMBER-DESEMBER 2016 VOL. 22 NO. 59 MEI-AGUSTUS 2016 VOL. 22 NO. 58 JANUARI-APRIL 2016 Vol. 21 No. 57 September-Desember 2015 Vol. 21 No. 56 Mei-Agustus 2015 Vol. 21 No. 55 Januari - April 2015 Vol. 20 No. 54 September-Desember 2014 Vol. 20 No. 53 Mei-Agustus 2014 Vol. 20 No. 52 Januari-April 2014 Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012 Vol. 18 No. 47 Mei - Agustus 2012 Vol. 18 No. 46 Januari - April 2012 Vol. 17 No. 45 September - Desember 2011 vol. 17 no. 44 Mei-Agustus 2011 vol. 17 no. 43 Januari-April 2011 Vol. 16 No. 43B Mei - Agustus 2010 Vol. 16 No. 42A Januari - April 2010 vol. 16 no. 42 September-Desember 2009 vol. 15 no. 40 Januari-April 2009 Vol. 15 No. 39C Januari-April 2008 Vol. 15 No. 39E September-Desember 2008 Vol. 15 No. 39B September-Desember 2007 vol. 15 no. 39 Januari-April 2007 Vol. 15 No. 39A Mei-Agustus 2007 vol. 14 no. 38 September-Desember 2006 vol. 14 no. 37 Mei-Agustus 2006 vol. 14 no. 36 Januari-April 2006 vol. 13 no. 35 September-Desember 2005 vol. 13 no. 34 Mei-Agustus 2005 vol. 13 no. 33 Januari-April 2005 vol. 12 no. 32 September-Desember 2004 vol. 12 no. 31 Mei-Agustus 2004 vol. 12 no. 30 January-April 2004 vol. 11 no. 29 Agustus-Desember 2003 vol. 11 no. 28 April-July 2003 Vol. 10 No. 27 Januari-April 2002 Vol. 9 No. 26 September - Desember 2001 Vol. 9 No. 25 Mei-Agustus 2001 Vol. 8 No. 23 September - Desember 2000 Vol. 7 No. 20 Juli-Oktober 1999 Vol. 6 No. 17 Oktober-Desember 1998 Vol. 6 No. 15 April-Juni 1998 Vol. 5 No. 13 Oktober-Desember 1997 Vol. 5 No. 12 Juli-September 1997 Vol. 5 No. 11 Juli-September 1997 Vol. 4 No. 10 September-Desember 1996 Vol. 4 No. 9 Mei-Agustus 1996 Vol. 4 No. 8 Januari-April 1996 Vol. 3 No. 7 September-Desember 1995 Vol. 3 No. 6 Mei-Agustus 1995 Vol. 3 No. 5 Januari-April 1995 More Issue