cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
jpmi@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Address: Metuk No.8 RT.2 RW. 1, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
ISSN : 3026717X     EISSN : 30264855     DOI : https://doi.org/10.62017/jpmi.v1i4
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Jurnal ini memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu antara lain pendidikan, ekonomi, teknik, pertanian, sosial, humaniora, dan komputer. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember di terbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 403 Documents
Menentukan Arah Masa Depan Peran Pendidikan Tinggi Bagi Siswa Di  MA Riadlul Muta’allimin Desa Sedayu Dea Artika Sanri; Dewanty Sukma Dewi; Nurul Isnaini; M. Baharuddin Maulana Ishaq; Risqi Karunia Ramadhan; Rifqi Aulia Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7076

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk orientasi dan perencanaan masa depan peserta didik, khususnya siswa madrasah aliyah yang berada pada fase transisi menuju dunia dewasa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran pendidikan tinggi dalam menentukan arah masa depan di MA Riadlul Muta’allimin Desa Sedayu. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 60 siswa kelas XII sebagai peserta utama. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, serta pemaparan pengalaman mahasiswa sebagai representasi dunia perguruan tinggi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa setelah edukasi, ditandai dengan penurunan jumlah siswa pada kategori pemahaman rendah serta peningkatan pada kategori baik dan sangat baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi yang komunikatif dan kontekstual efektif dalam membangun kesadaran, motivasi, serta kesiapan siswa dalam merencanakan pendidikan lanjutan. Kegiatan KPM ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk pola pikir siswa yang lebih visioner dan terarah terhadap pendidikan tinggi sebagai sarana pengembangan diri dan penentu arah masa depan. Dengan demikian, penguatan literasi pendidikan tinggi di lingkungan madrasah perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
PEMBERDAYAAN UMKM DESA KETOSARI MELALUI PELATIHAN PENGEDITAN VIDEO PROMOSI MENGGUNAKAN APLIKASI CAPCUT Isqi Faidla Rahmatika; Khofifah; Isma Maulana; Ahlul Nazza Kaffi; Adinda Septi Hendriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7077

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Desa Ketosari memiliki potensi UMKM yang cukup besar, namun masih menghadapi keterbatasan dalam hal pemasaran digital, khususnya pembuatan konten promosi yang menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Desa Ketosari melalui pelatihan pengeditan video promosi menggunakan aplikasi CapCut. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, praktik langsung pengeditan video, serta pendampingan penggunaan aplikasi CapCut sebagai media promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman dan keterampilan dasar dalam membuat video promosi yang kreatif dan komunikatif, sehingga mampu dimanfaatkan untuk pemasaran produk melalui media sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong kemandirian pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Edukasi Bahaya Penggunaan Gadget Berlebihan terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak pada Siswa Kelas I,II,III,IV, V, dan VI SD Negeri Sedayu Andri; Muhammad Zaenaldi Musthofa; Nur Kholifah; Vivi Nurin Fatimah; Zulia Nela Aziza; Rifqi Aulia Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7078

Abstract

  Perkembangan teknologi digital dan peningkatan penggunaan gadget di kalangan anak sekolah dasar membawa tantangan signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan gadget berlebihan dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap pengetahuan serta perilaku sosial-emosional siswa kelas I,II,III,IV, V, dan VI di SD Negeri Sedayu. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada Hari Rabu, 28 Januari 2026, dengan melibatkan 117 siswa, menggunakan metode edukasi berbasis media interaktif berupa PowerPoint dan video animasi, serta didampingi guru dan mahasiswa. Materi edukasi mencakup dampak negatif penggunaan gadget berlebihan, termasuk ketergantungan, gangguan interaksi sosial, penurunan kontrol emosi, serta strategi untuk mengurangi kecanduan gadget melalui pengaturan waktu, bermain bersama teman, dan interaksi dengan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan. Mayoritas siswa (67%) masuk kategori “Sangat Baik” dalam post-test, sementara kategori “Rendah” menurun secara drastis. Monitoring perilaku siswa selama dan setelah kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif, seperti peningkatan kemampuan mengendalikan penggunaan gadget dan interaksi sosial yang lebih baik. Edukasi dengan media interaktif terbukti efektif dalam menyampaikan materi secara menarik, mudah dipahami, dan membentuk sikap positif terhadap penggunaan gadget. Kegiatan ini juga berperan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko gangguan perkembangan sosial-emosional dan dampak negatif gadget pada fungsi otak, khususnya pre-frontal cortex, yang berhubungan dengan kontrol diri, pengambilan keputusan, dan nilai-nilai moral. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan sosial-emosional siswa, sekaligus mendorong pengelolaan penggunaan gadget secara bijak. Penelitian ini menegaskan bahwa edukasi berbasis media interaktif merupakan strategi efektif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional anak di era digital.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI MELALUI PENERAPAN INSINERATOR SEDERHANA MINIM ASAP DI DESA KEMIRI Lathifa Yusra Khoirunisa; Nulngafan; Sada Hana; Dika Saputra; Syintia Fajriyah; Andi Marzuqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7080

Abstract

Pengelolaan sampah di Desa Kemiri masih didominasi pembakaran terbuka yang berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan insinerator sederhana minim asap sebagai solusi pengelolaan sampah mandiri. Metode meliputi observasi, sosialisasi, pembuatan insinerator sistem pembakaran bertingkat, pelatihan penggunaan, serta evaluasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat, terbentuknya kelompok kecil pengelola, serta berkurangnya praktik pembakaran terbuka di sekitar lokasi program. Insinerator membantu menekan emisi dan mengurangi volume sampah, meskipun partisipasi warga dan kelembagaan pengelola masih perlu diperkuat. Program ini membuktikan bahwa kombinasi teknologi sederhana dan pemberdayaan masyarakat efektif mendukung pengelolaan sampah ramah lingkungan di tingkat desa.
IMPLEMENTASI PROGRAM TEMPAT SAMPAH MINIM ASAP SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI DESA REDIN KABUPATEN PURWOREJO Zahrotul Ulia; Ahmad Farih Rahman; Vina Maratul Khasanah; Ayu Pramudita Maharani; Tuti Nur Janah; Nul Ngafan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7081

Abstract

Di daerah pedesaan, termasuk di Desa Redin, Kabupaten Purworejo, sampah masih merupakan masalah lingkungan yang signifikan. Pengendalian sampah yang buruk, terutama pembakaran sampah terbuka, menyebabkan pencemaran udara, masalah kesehatan, dan penurunan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, program Tempat Sampah Minim Asap adalah solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Tujuan program adalah untuk mengurangi emisi asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah melalui penggunaan desain tempat sampah khusus yang meminimalkan bau dan asap serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Metode pelaksanaan program termasuk perencanaan, pembuatan dan pemasangan tempat sampah minim asap, dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan dan keuntungan program. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa program ini mampu mengurangi tingkat pembakaran sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan desa. Oleh karena itu, program Tempat Sampah Minim Asap dapat menjadi solusi pengelolaan sampah yang efisien dan praktis di Desa Redin, Kabupaten Purworejo.
PELATIHAN PEMBUATAN PEMPEK LOW BUDGET SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF IBU-IBU PKK DI DESA TRIREJO Nur Fais; Wafro Hani; Salis Amhailun Naja; Arif Tri Maulana; Nurmala Dewi; Qurrota A’yun; Muchammad Zulfan Addi Ma’ruf; Ana Fitrotun Nisa’; Deny Setiawan; Siriatun Nazah; Nur Baiti Jannat Jannati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7088

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo melalui praktik pembuatan pempek low budget sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Metode yang digunakan adalah partisipatif-edukatif melalui pelatihan dan praktik langsung pembuatan pempek dengan bahan baku terjangkau. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Januari 2026 dan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengolahan pempek, penghitungan biaya produksi, serta penentuan harga jual. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan minat kewirausahaan peserta untuk mengembangkan usaha kuliner rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan. Praktik pembuatan pempek low budget terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Optimalisasi Informasi Wilayah Melalui Pembuatan Peta Desa Tridadi Farhat Abdurrahman; Tia Hanny Hapsari; Siti Nurul Anjani Safitri; Anggun Handayani; Danang Isworo Wijayanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7089

Abstract

Keterbatasan ketersediaan dan akurasi informasi wilayah desa secara visual menjadi permasalahan empiris yang berdampak pada rendahnya efektivitas perencanaan pembangunan dan pelayanan publik di Desa Tridadi, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyajian informasi wilayah melalui pembuatan peta desa yang informatif, akurat, dan mudah diakses oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana subjek penelitian adalah perangkat desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan data dan administrasi wilayah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk menggali kebutuhan, persepsi, dan kendala perangkat desa terkait penyediaan informasi spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta desa yang disusun mampu meningkatkan pemahaman perangkat desa terhadap batas wilayah, potensi desa, dan distribusi fasilitas umum, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Kesimpulannya, pembuatan peta desa merupakan solusi yang relevan dan aplikatif dalam optimalisasi informasi wilayah desa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pemetaan desa sebagai instrumen strategis dalam tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan partisipatif.
Peningkatan Aksesibilitas UMKM Melalui Pemanfaatan Google Maps Anastasya Meilani Safitri; Viorena Damayanti; Aulia Kharismawan; Firdaus Disa-ae; Muhammad Faishol Yusuf; Hoerus Sifa; Alvian Ramadhan; Sunaryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7090

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi UMKM di beberapa dusun Desa Ngasinan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo adalah kecilnya jangkauan pasar, keterbatasan literasi digital pelaku usaha yang disebabkan oleh faktor usia, serta minimnya keterlibatan wirausaha muda dalam pemasaran berbasis media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan aksesibilitas UMKM melalui pemanfaatan Google Maps sebagai media pemasaran digital yang sederhana dan mudah diakses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, terjun ke lapangan, serta dokumentasi terhadap pelaku UMKM dan lingkungan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Google Maps mampu meningkatkan visibilitas lokasi usaha, memudahkan konsumen dalam mengakses UMKM, serta mendorong peningkatan jangkauan pasar tanpa memerlukan kemampuan teknologi yang kompleks. Selain itu, keterlibatan generasi muda berperan penting dalam mendampingi pelaku UMKM lanjut usia dalam penggunaan fitur digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Google Maps merupakan solusi alternatif yang efektif dan kontekstual dalam menjawab permasalahan aksesibilitas UMKM pedesaan, serta berimplikasi pada penguatan strategi pemasaran berbasis teknologi sederhana dan kolaboratif di tingkat lokal.
PENGUATAN KAPASITAS SDM MELALUI PENDIDIKAN MENGAJI SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN MASYARAKAT RELIGIUS YANG BERKELANJUTAN DI DESA NGASINAN Putri Anairotus Sa’diyah; Khayatul Mustaqimah; Yajid Hamdani; Nailatur Rohmah; Trisna Wahyuningsih; Fakih Bunaedi; Ferlina Nurlitasari; Shoimatus Safitri; Sunaryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7091

Abstract

Permasalahan penelitian ini berangkat dari kondisi empiris di beberapa dusun Desa Ngasinan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, yang menunjukkan sistem pendidikan mengaji masih kurang terstruktur, minimnya edukasi religius yang berkelanjutan, serta rendahnya kepekaan masyarakat terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan mengaji sebagai upaya mewujudkan masyarakat religius yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan subjek penelitian meliputi tokoh agama, pengelola kegiatan mengaji, dan masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, keterlibatan langsung peneliti, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kapasitas SDM melalui pendidikan mengaji yang terstruktur mampu meningkatkan pemahaman keagamaan, membentuk karakter religius, serta mendorong adaptasi nilai-nilai keislaman terhadap dinamika sosial modern. Kesimpulannya, pendidikan mengaji berperan strategis dalam membangun masyarakat religius yang berkelanjutan apabila dikelola secara sistematis dan kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi pendidikan keagamaan berbasis masyarakat sebagai solusi lokal yang relevan dan berkelanjutan.
Penguatan Pemahaman dan Praktik Keagamaan Anak melalui Pendampingan TPQ Berbasis Potensi Lokal di Desa Banyuasin Kembaran Muhammad Zulfan Ilyas; Anisa Triyani; Laela Silvia Dewi; Moch Albin Bahari; Rifqi Aulia Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7092

Abstract

Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan terukur, Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UNSIQ Kelompok 29 di Desa Banyuasinkembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik keagamaan anak-anak melalui pendampingan intensif di TPQ Kyai Aziz, TPQ Kyai Fuad, dan TPQ Kyai Panut. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya motivasi belajar santri, metode pembelajaran yang monoton, serta ketimpangan rasio pengajar yang berdampak pada rendahnya kualitas bacaan santri. Dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) berbasis partisipasi aktif dan pendekatan mahasiswa sebagai companion learners, tim KPM mengimplementasikan strategi habituation (pembiasaan) yang mencakup pendampingan membaca Al-Qur'an, hafalan doa harian, penguatan adab, serta praktik ibadah sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara kuantitatif, di mana literasi Al-Qur’an (makhraj dan tajwid) santri meningkat drastis dari 40% menjadi 85%, dan kemampuan hafalan doa harian meningkat dari 35% menjadi 90%. Secara kualitatif, terjadi perubahan positif pada karakter dan kedisiplinan santri yang diakui oleh pengajar lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan TPQ berbasis potensi lokal dan kolaborasi erat dengan tokoh agama setempat efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta membangun fondasi karakter religius anak usia dini di pedesaan.