cover
Contact Name
-
Contact Email
tips@uinsu.ac.id
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
tips@uinsu.ac.id
Editorial Address
http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/jurnaltips/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Tips : Jurnal Riset, Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 30467381     DOI : -
Jurnal Tips : Jurnal Riset, Pendidikan dan Ilmu Sosial aims to publish and disseminate original works and current issuess on the subject of research and studies in the field of education and social science including Studies in science, teaching and learning, educational philosophy, educational quality, educational religion, etc.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
STUDI MASYARAKAT SOSIAL DALAM PERSFEKTIF KELOMPOK SOSIAL DAN STRATIFIKASI SOSIAL Basiah, Basiah; Br. Tarigan, Dea Anisa; Dayanti, Monalia
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok atau group adalah kumpulan dari individu yang berinteraksi satu sama lain, pada umumnya hanya untuk melakukan pekerjaan, untuk meningkatkan hubungan antar individu, atau bisa saja untuk keduanya. Sebuah kelompok suatu waktu dibedakan secara kolektif, sekumpulan orang yang memiliki kebersamaan dalam aktifitas umum namun dengan arah interaksi terkecil. Kelompok sosial adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi.  Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat. Kelompok juga dapat mempengaruhi perilaku para anggotanya. Kelompok sosial merupakan hal yang sudah lazim dikenal di masyarakat baik zaman dahulu maupun sekarang. Akibatnya hal seperti ini menimbulkan konflik di masyarakat disebabkan perpedaan dalam memaknai kelompok sosial itu sendiri, padahal dalam ajaran Islam adanya perbedaan jenis kelamin, perbedaan warna kulit, ras, suku, bangsa dan adat istiadat merupakan sebuah keunikan tersendiri sehingga di mata Tuhan manusia yang mulia adalah manusia yang memiliki kepribadian takwa yang saleh dan salehah serta bermuamalah yang baik dengan sesama.Secara sosiologis pengertian kelompok sosial adalah suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungan dan saling berinteraksi satu sama lain dan dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama.
EKSISTENSI WHITE COLLAR CRIME DI INDONESIA: KAJIAN KONSEP DAN KASUS Kartika Sari, Adinda; Ritonga, Nabilah
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas mengenai White Collar Crime yakni jenis kejahatan yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang bekerja dalam kapasitas profesional, eksekutif, atau manajemen, dan melibatkan aktivitas ilegal yang terkait dengan bisnis, keuangan, atau urusan pemerintah. Karakteristik White Collar Crime meliputi: Kompleksitas, Non-kekerasan, motivasi finansial, penggunaan posisi dan kepercayaan, penipuan dan manipulasi, kerugian keuangan besar. Kasus-kasus terkenal White Collar Crime di Indonesia: Kasus Bank Century, Kasus BLBI, Kasus e-ktp, kasus Century Textiles, kasus Jiwasraya, kasus Meikarta, Kasus Pemalsuan Obat, kasus BLT. Factor-faktor yang mendorong White Collar Crime di Indonesia: kerawanan kondisi social ekonomi, penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan serba tertutup, masih lemahnya perundang-undangan yang ada, tindakan hukum yang belum tegas, manajemen yang kurang baik dan control yang kurang efektif dan efisien. Upaya penanggulangan dan pemberantasan White Collar Crime adalah peningkatan profesionalisme dan kerjasama antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat termasuk profesionl akan banyak membantu, menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan manusia, selanjutnya dengan penegakan hukum yang jelas.
PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT PADA MASA PENJAJAHAN Musliati, Musliati; Aulia, Cyndy; Erwinsyah, Erwinsyah
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial masyarakat pada masa penjajahan di berbagai negara dapat berbeda-beda tergantung pada konteks historis, politik, dan sosial masing-masing negara. Namun secara umum, penjajahan dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial masyarakat di bawahnya. Di Indonesia, misalnya, penjajahan Belanda selama hampir tiga abad telah mengakibatkan berbagai perubahan sosial dalam masyarakat Indonesia. Selama masa penjajahan, Belanda telah memperkenalkan sistem kasta yang memisahkan masyarakat Indonesia ke dalam beberapa kelompok berdasarkan ras, agama, dan status sosial. Sistem kasta ini telah menciptakan kesenjangan sosial yang besar antara orang Indonesia pribumi dan orang Belanda atau keturunan Belanda. Sebelum Belanda menguasai Indonesia, telah terjadi penjelajahan samudera dalam konteks imperialisme dan kolonialisme kuno ke nusantara.Portugis dan Spanyol adalah dua negara yang menjadi pelopor dan sangat antusias dalam penjelahan samudera. Sehingga untuk mencegah agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat antara kedua negara, atas prakarsa Paus Alexander VI, penguasa Agama Katolik di Vatikan, merasa perlu mengatur penjelajahan samudera pada dua negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik.
PERAN NEGOSIASI TERHADAP KONFLIK Zulfa, Nabila; Oktaviani, Dita
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik merupakan gejala sosial yang pastinya selalu hadir dalam kehidupan sosial, Dalam menangani permasalahan konflik, negoisasi sangat berperan penting disini, dikarenakan dengan bernegosiasi konflik yang terjadi bias terselesaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan atau studi literature. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Proses negosiasi dianggap selesai apabila diperoleh kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.
PARADIGMA PEMBELAJARAN IPS DAN PERMASALAHANNYA Ikhwana, Amanda; Nabilla Syahputri, Dinda; Hasibuan, Khairunisa
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah program IPS membutuhkan Pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk mengambil keputusan. Pengajaran ilmu sosial di sekolah memerlukan pengetahuan dan pemahaman konsep dasar ilmu sosial dan humaniora, kepekaan dan kesadaran terhadap masalah sosial dan lingkungan, serta kemampuan memecahkan masalah sosial dengan baik agar peserta didik ilmu sosial berkembang menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab.

Page 1 of 1 | Total Record : 5