cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalantropocene@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora
Published by Actual Insight
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora adalah jurnal penelitian yang menyediakan wadah bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan, dengan cakupan di bidang antropologi, budaya lisan dan budaya tulisan, bahasa, seni klasik dan kontemporer.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): Mei" : 5 Documents clear
Persepsi Remaja Warga Binaan Panti Asuhan Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Polibatam Pintar Soebagiyo, Slamet
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja warga binaan panti asuhan terhadap pelaksanaan kegiatan Polibatam Pintar oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Batam. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan kuesioner pernyataan tertutup. Responden penelitian ini adalah 45 remaja warga binaan yang dibina di 18 panti asuhan yang tersebar di Kota Batam. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan program aplikasi SPSS 25 for Windows. Penelitian ini memberikan hasil bahwa indeks persepsi remaja warga binaan panti asuhan terhadap pelaksanaan kegiatan Polibatam Pintar pada indikator kehadiran mahasiswa di panti asuhan adalah 75% (Baik), indikator perilaku mahasiswa di panti asuhan adalah 93% (Baik sekali), indikator metode mahasiswa menyampaikan materi adalah 91% (Baik sekali). Rekomendasi, berbagai pihak perlu memberikan kesempatan bagi remaja warga binaan panti asuhan untuk belajar mengenai teknologi informasi komputer. Melalui kegiatan Polibatam Pintar ini mahasiswa ikut berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kepedulian untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
Silek Tari dalam Upacara Pernikahan Adat Melayu Rambah Hilir berbasis Kearifan Lokal Prayogi, Ryan; Betria, Ike; Rusmana, Febri
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1636

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai-nilai tradisi silek tari dalam upacara adat pernikahan suku melayu di rambah hilir kabupaten rokan hulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi. Sedangkan informan dalam penelitian ini ialah guru silek, pesilek, tokoh adat, tokoh agama tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat, dan pemerintah kecamatan rambah hilir. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawaancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pertunjukan silek tari dalam upacara adat pernikahan rambah hilir dimulai ketika mempelai pria di antarkan menuju rumah mempelai wanita, setelah sampai di depan halaman rumah barulah ditampilkan silek tari, pertama sombah sepuluh jai, kedua gorakan silek meliputi gorakan olang bobego, borubah tobang bopulun, tupai bogoluik, tenju, tikam, dan diakhiri salam. Sedangkan alat musik yang ditampilkan mengiringi silek tari ialah godang borogong. Serta pakaian yang digunakan baju tolukbulango dengan warna hitam dan memakai selempang, ikat pinggang dan membawa pisau belati sebagai ciri khas masyarakat melayu.
Dampak Penyalahgunaan Narkoba Terdahap Perkembangan Moral Anak Maimun, Maimun; Sanusi, Sanusi; Hayati, Erna; Munazar, Ari
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1648

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada anak menjadi permasalahan yang semakin meresahkan, sehingga perlu diteliti untuk dapat mengetahui dampak dari penyalahgunaan narkoba terhadap anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui faktor dan dampak penyebab anak mengkomsumsi narkoba yang berpengaruh bagi perkembangan moral anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi penyebab anak menggunakan narkoba yaitu pengaruh pergaulan, rasa penasaran dan ingin mencoba, pengaruh lingkungan sekitar remaja yang menggunankan narkoba, pengaruh lingkungan sekitar yang sering menggunakan narkoba, dan kurang perhatian dari orang tua. Adapun dampak narkoba terhadap perkembangan moral anak adalah anak mendapat stigma negatif akibatnya anak diintimidasi dan dikucilkan dari lingkungan, merusak disiplin dan motivasi anak, prestasi anak menurun, dan berdampak terhadap moral anak seperti sering berbohong, bersikap kasar, berperilaku jahat sehingga membuat orang sekitar terganggu. Sehingga disimpulkan dampak dari narkoba sangat memberikan efek negatif kepada anak yang menyalahgunakannya.
Menepis Diskriminasi: Membaca Proses Liminalitas dan Semangat Stoikisme Seniman Difabel di Kota Malang Aprilia, Erlinda Dian; Kewuel, Hipolitus Kristoforus
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1685

Abstract

Berdasarkan waktu terjadinya, para difabel terbagi menjadi dua yakni difabel kongenital dan non kongenital. Di Kota Malang, terdapat beberapa seniman difabel yang menekuni pada beberapa bidang. Selain terjebak dalam stereotipe masyarakat mereka juga mengalami permasalahan dalam proses berkarya, padahal beberapa dari mereka memiliki prestasi dalam bidang seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara seniman difabel kongenital dan non kongenital serta memahami proses liminalitas yang didalamnya terdapat prinsip stoikisme untuk membantu dalam survive di kehidupan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi yang menghasilkan data kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan antara seniman difabel kongenital dan non kongenital yang terletak pada aspek ekonomi, pendidikan, tingkat dan jenis difabel, serta waktu terjadinya difabel. Hal yang mendasari dari perbedaan tersebut adalah durasi proses adaptasi yang dibutuhkan oleh seniman difabel kongenital dan non kongenital. Dalam proses fase liminalitas, seniman difabel kongenital dan non kongenital juga mengalami perbedaan sejak titik awal terjadinya ketiga fase tersebut. Di samping itu, seniman difabel kongenital dan non kongenital menerapkan prinsip stoikisme dalam menghadapi tantangan saat menghadapi fase liminalitas.
Konsep Kerja dan Praktik Diri Affective Labor atau Relawan Komunitas Turun Tangan Bojonegoro Magfiroh, Lailatul; Kewuel, Hipolitus Kristoforus
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i4.1687

Abstract

Saat ini, kelompok atau komunitas berbasis sosial telah banyak memberi sumbangsihnya dalam membantu masyarakat, misalnya masa sulit COVID-19 maupun pasca COVID-19. Dari pernyataan di atas relevan dengan salah satu komunitas berbasis sosial di Kabupaten Bojonegoro yaitu Turun Tangan. Turun Tangan terdiri dari para relawan atau bahasanya dalam kepenulisan ini yaitu affective labor. Penelitian ini berupaya untuk menelisik terkait konsep kerja yang dipegang teguh oleh relawan Turun Tangan Bojonegoro serta sarana atau teknik perawatan diri yang dilakukan. Penelitian ini disusun dengan metode kualitatif dengan kepenulisan etnografi. Data dalam penelitian ini didapatkan dari observasi partisipasi dan wawancara mendalam, serta dianalisis menggunakan teori affective labor dan teori care of the self. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa affective labor Turun Tangan Bojonegoro dapat merumuskan gerakan sosial berdasar dari tiga konsep kerja. Tindakan yang dilakukan relawan dengan melibatkan orang lain atau masyarakat, nantinya manfaat yang didapatkan harus selalu mengarah untuk kebermanfaatan dan kebaikan diri relawan untuk mencapai bentuk transformasi kehidupan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5