cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalrhizome@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rhizome: Jurnal Kajian Ilmu Humaniora
Published by Actual Insight
ISSN : 27764850     EISSN : 27755851     DOI : https://doi.org/10.56393/rhizome.v1i1.28
Rhizome: Jurnal Kajian Ilmu Humaniora adalah jurnal penelitian yang bergerak sebagai jaringan akar keilmuan yang merambah di bidang ilmu-ilmu humaniora, termasuk di bidang antropologi, linguistik, seni klasik & kontemporer, sosial-politik, tradisi lisan, filologi, sastra. Rhizome menyediakan ruang kajian bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini juga mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Juli" : 5 Documents clear
Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Warga Negara Ekologis Pinakesti, Angestiya; Kania, Delila; Elan, Elan
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v4i2.1733

Abstract

Hubungan perilaku masyarakat dengan krisis ekologi yang dapat menjadi salah satu contoh kurangnya kesadaran warga negara terhadap lingkungan itu ditunjukkan dengan lingkungan yang kotor, dan tidak sehat. Setiap warga negara bertanggung jawab terhadap lingkungan, warga negara ekologis menjelaskan manusia jangan hanya memanfaatkan lingkungan untuk kebutuhan hidup jangka pendek saja, namun juga harus dijaga, dilestarikan demi kelangsungan hidup jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan Di Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sebagai pembentukan warga negara ekologis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan terdapat sebagian masyarakat yang sudah berpartisipasi dan masih ada sebagian masyarakat yang belum berpartisipasi. Terdapat kendala yang dihadapi masyarakat dalam kegiatan pengelolaan lingkungan seperti bencana banjir yang merusak tanaman warga, selokan yang dangkal, sampah yang masih dibuang sembarangan dan masih terdapat warga yang kesadaran lingkungannya rendah.
Internalisasi Nilai Pancasila Dalam Kesenian Jaranan Turonggo Rejo Budoyo Desa Wonorejo dengan Pendekatan Etnografi Hidayat, Wahyu
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v4i2.2395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya nilai-nilai Pancasila dalam kesenian jaranan Turonggo Rejo Budoyo dan bagaimana proses internalisasi nilai-nilai Pancasila itu terjadi pada kesenian ini. kesenian jaranan tidak hanya menjadi sebagai hiburan semata akan tetapi kesenian jaranan juga mengandung nilai-nilai Pancasila di dalamnya, penelitian ini mengungkapkan temuan baru yang signifikan dalam bidang kesenian jaranan dengan menginternalisasikan nilai-nilai pancasila yang ada dalam kesenian jaranan Turonggo Rejo Budoyo di desa Wonorejo. penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada perkembangan seni jaranan tetapi juga pada penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan memperoleh informasi dan data melalui tindakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. kesenian jaranan Turonggo Rejo Budoyo memiliki anggota kurang lebih sekitar 70 orang yang dipimpin langsung oleh bapak Selamet, dalam esensinya kesenian jaranan turonggorjo Budoyo mengandung nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam keberagaman dan kebersamaan.
Menyimak Ketidakadilan Dalam Konteks Perkembangan Politik di Indonesia Varianus, Wolda
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v4i2.2419

Abstract

Fokus utama dalam penulisan ini adalah Tantangan Ketidakadilan dalam Konteks Perkembangan Politik di Indonesia. Tujuan tulisan ini adalah melakukan analisis kritis terhadap dinamika ketidakadilan dalam masyarakat pada umumnya. Ketidakadilan merupakan suatu fenomena yang tidak diinginkan atau diperjuangkan oleh masyarakat secara umum. Masyarakat menginginkan keadilan, kesejahteraan, dan kebebasan yang meningkatkan martabat mereka sebagai warga negara. Ketidakadilan bukanlah masalah yang mudah, melainkan suatu penderitaan yang berdampak pada kemiskinan. Dampak ketidakadilan tersebut adalah meningkatnya kesenjangan antara kelompok-kelompok masyarakat, di mana mereka yang kurang beruntung sering kali terpinggirkan dan tidak memiliki akses yang sama terhadap peluang ekonomi dan sosial. Dalam masyarakat yang tidak adil, kesempatan untuk maju dan mencapai potensi penuh sering kali terbatas hanya untuk segelintir orang, sementara banyak lainnya terjebak dalam lingkaran kemiskinan dan ketidaksetaraan. Untuk membangun keadilan yang merata dan kesejahteraan bagi masyarakatnya, penting untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam perkembangan masyarakat adalah ketersediaan fasilitas-fasilitas yang memadai seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, dan akses internet. Melalui implementasi ini, masyarakat dapat mencapai hidup yang sejahtera dan memperoleh rasa keadilan yang memadai.
Peran Masyarakat Manggarai dalam Pelestarian Tradisi Belis di Dusun Lancang, Kabupaten Manggarai Barat Irma, Elisabeth
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v4i2.2420

Abstract

Keterlibata Masyarakat Manggarai sangat penting dalam melestarikan tradisi belis yang dimana masyarakat ini sangat terlibat dalam melestarikan budaya belis seperti mereka ikut terlibat jika salah satu di Desa tersebut melaksanakan proses perkawinan mereka ikut serta membantu dalam membuat perkemahan agar semua acara bisa berjalan dengan baik harus adanya kerja sama antara keluarga dari pihak laki-laki dan dari pihak keluarga perempuan untuk melasungkan proses perkawinan harus adanya kerja sama dari kedua belak pihak keluarga.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk keterlibatan dari masyarakat dalam melestarikan tradisi belis. Dengan adanya penelitian ini peneliti dapat mengetahui bentuk-bentuk keterlibatan dari masyarakat dalam meningkatkan budaya belis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yang menggambarkan secara langsung terkait data yang ada dilapangan penelitian seperti data terkait masyarakat, lembaga, oarganisasi dan data-data lainnya, Dan dari data yang ada akan dianalisis untuk bisa memecahkan suatu persoalan yang ada. dan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif.
Nilai Budaya dalam Ritual Tengi Watu bagi Masyarakat Desa Tebara, Kabupaten Sumba Barat Kaka, Debora Weru Raddi
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v4i2.2421

Abstract

Pelestarian Nilai Kebudayaan Ritual Tengi Watu melambangkan kebudayaan khas masyarakat Sumba Secara umum untuk penyembahan pada sang pencipta (Mawolu Marawi) dan roh leluhurnya (Marawi). Kekuatan spiritual tertinggi yang membuat keputusan besar untuk mempertahankan kehidupan sebagai manusia dan masyarakat. tahapan pelaksanaan pelestarian nilai kebudayaan ritual Tengi Watu, yaitu mengetahui perannya dalam menjaga nilai kebudayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan memperoleh data di Desa Tebara. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Proses dalam pelestarian nilai kebudayaan ritual Tengi Watu dari tempat asal menuju lokasi baru merupakan fenomena yang sangat menarik. (2) makna yang termasuk dalam pelestarian ritual Tengi Watu adalah nilai gotong royong yang sangat tinggi, masyarakat Sumba khususnya masyarakat Desa Tebara melakukannya secara bersama-sama sehingga mempermudah dalam penyelesaian suatu pekerjaan. Dimana tarik batu masih dilakukan sepenuhnya dengan tangan. Ratusan bahkan ribuan orang bekerja sama menarik batu yang beratnya bisa mencapai puluhan ton.

Page 1 of 1 | Total Record : 5