cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
publikasi@itscience.org
Editorial Address
Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Health Community Service
ISSN : -     EISSN : 30266912     DOI : https://doi.org/10.47709/hcs
Core Subject : Health, Social,
Health Community Service | E-ISSN : 3026-6912 ] adalah jurnal ilmiah kesehatan yang menerbitkan artikel asli mengenai Pengabdian Masyarakat dibidang kesehatan masyarakat. Jurnal ini Diterbitkan dua kali setahun, pada bulan November dan Februari. Yang fokus dan ruang lingkupnya dalam permasalahan kesehatan masyarakat, meliputi: epidemiologi, pendidikan dan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, administrasi dan kebijakan kesehatan, biostatistik, kesehatan reproduksi, manajemen rumah sakit, ilmu gizi, dan sistem informasi kesehatan. Selain itu, penulis dapat mengirimkan artikel tentang isu apa pun yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dengan pertimbangan editor. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan artikel penelitian asli atau artikel review. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, antara lain: Epidemiology Health Education and Promotion Environmental Health Occupational Health and Safety Health Administration and Policy Biostatistics Reproductive Health Hospital Management Nutrition Science Health Information System
Articles 64 Documents
Optimalisasi PHBS melalui Edukasi Kesehatan pada Anak TK Fajar Ary Chardo; Made Sudirga; Ni Made Apriliani; Olyvia Apriska Putri; Ivana Cynthia Thedy; Lilik Pranata
Health Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v4i1.8143

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia dini. Anak Taman Kanak-kanak (TK) termasuk kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit karena masih dalam tahap perkembangan serta belum sepenuhnya mampu menjaga kebersihan diri secara mandiri. Oleh karena itu, edukasi kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan anak dalam menerapkan PHBS, khususnya dalam praktik mencuci tangan yang benar. Kegiatan dilaksanakan pada anak-anak TK RA Shazia melalui metode edukasi interaktif yang meliputi penyuluhan sederhana, demonstrasi enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO, permainan edukatif, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan. Sebagian besar peserta juga dapat mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan dengan benar. Selain itu, kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran guru dan orang tua untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun rumah. Dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak, program ini menunjukkan bahwa edukasi PHBS dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Menjaga Lingkungan guna Mewujudkan Lingkungan yang Sehat Fernando Pratama; Ni Wayan Runi Anggraeni; Made Melly; Theresia Flora Avilia; Aloysius Bani Putra Ndruru; Lilik Pranata
Health Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v4i1.8144

Abstract

Lingkungan yang sehat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan permukiman. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui gerakan menjaga lingkungan guna meningkatkan kepedulian dan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat terutama anak-anak dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dengan mitra, identifikasi permasalahan lingkungan, perancangan program, pelaksanaan edukasi, serta evaluasi kegiatan. Program diikuti oleh lebih dari 30 anak usia 6–12 tahun yang merupakan warga sekitar RT 43 RW 07. Materi edukasi disampaikan secara interaktif melalui video animasi, lagu edukatif, diskusi, serta praktik langsung seperti mencuci tangan dengan metode enam langkah WHO dan pembiasaan membuang sampah pada tempatnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai kebersihan diri dan lingkungan, yang terlihat dari hasil post-test yang meningkat dari 35% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui gerakan menjaga lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.
Membangun Kebiasaan PHBS pada Anak Jeasy Von Cludia Visca Carera; Thomas Riduan Prasetyo; Secilia Clara; Junita Maria Selvi Simbolon; Indah Maulidia; Lilik Pranata
Health Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v4i1.8146

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak. Penanaman kebiasaan PHBS sejak usia dini sangat penting karena masa kanak-kanak merupakan periode pembentukan perilaku yang akan terbawa hingga dewasa. Namun, masih banyak anak yang belum memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kebiasaan PHBS pada anak melalui edukasi kesehatan yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Baasith Palembang dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi kelompok, permainan edukatif, serta praktik langsung seperti mencuci tangan yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pola makan seimbang, pentingnya olahraga, kebersihan diri, serta kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan gigi dan tubuh. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap perilaku hidup sehat serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga mendorong munculnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan demikian, edukasi PHBS melalui kegiatan pengabdian masyarakat dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak secara berkelanjutan.
PENYULUHAN KESEHATAN HIPERTENSI DAN PENERAPAN RELAKSASI PROGRESIF PADA LANSIA DI MEDAN ESTATE Widyawati Widyawati; Eriyani; Nurhaida
Health Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v4i1.9255

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan menjadi faktor risiko utama berbagai komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Rendahnya pengetahuan lansia mengenai pengelolaan hipertensi serta ketergantungan pada terapi farmakologis menjadi permasalahan yang ditemukan di Dusun III Desa Medan Estate. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi serta memperkenalkan teknik Relaksasi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR) sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung PMR dengan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 10 orang lansia penderita hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi, pola makan rendah garam, dan pentingnya kepatuhan minum obat. Selain itu, terjadi penurunan rerata tekanan darah dari 155/93,5 mmHg sebelum intervensi menjadi 145,5/88 mmHg setelah pelaksanaan PMR. Rerata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 9,5 mmHg dan diastolik sebesar 5,5 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan yang dikombinasikan dengan latihan relaksasi otot progresif efektif meningkatkan pengetahuan lansia serta membantu menurunkan tekanan darah sebagai terapi pendamping yang aman, mudah, dan dapat dilakukan secara mandiri.