cover
Contact Name
Ardan Moris
Contact Email
ardan@iblam.ac.id
Phone
+6281282632273
Journal Mail Official
info@neolectura.com
Editorial Address
Graha Mampang 3rd Floor Suite 305 Mampang Prapatan Raya Kav-100 Pancoran, South Jakarta 12760
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KANGMAS: Karya Scientific Community Service is a journal
Published by Neolectura
ISSN : -     EISSN : 27222004     DOI : https://doi.org/10.37010
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat is a journal published by Neolectura, issued three times in one year. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat is a scientific publication media in the form of conceptual paper and field research related to community sevice. It is hoped that KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat can become a media for academics and researchers to publish their scientific work and become a reference source for the development of science and knowledge.
Articles 174 Documents
Penerapan Media Pembelajaran Game Edukatif bagi Anak Usia Dini TKQ Al-Banna
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.394

Abstract

Educational game applications are currently being used by students, from kindergarten to college students. Due to the idea of ??educators providing fun learning when learning is done online (on a network) with the Covid-19 virus outbreak, it requires every resident to practice social distancing where to avoid crowds, activities that require many participants and so on. Of course it is not an easy thing when students are "forced" to be technology literate, especially at an early age, namely the kindergarten level and it becomes quite confusing because the majority of parents and teachers do not understand how to use educational games and this is quite complicated in its application coupled with lack of parental supervision when their children play online games and the use of internet quota which is quite consuming because their children often use them to play online games. The purpose of this activity is to introduce teachers to online games that are more educative to students as a means to refresh students' minds when learning to only use books and train students' focus on deepening the material that has been given. The method used is to provide education as well as workshops and direct practice of using this educational game. The results obtained from this program are educandy games are very useful both teachers and students at TKQ Al-Banna have a new activity, namely the teacher can combine learning methods from conventional ones combined with technology that makes learning easier and teachers can deliver material and practice questions no longer monotonous and distract students from online games that are less educational.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Tas (Tote Bag) dari Limbah Karung Terigu untuk Menumbuhkan Minat Wirausaha bagi Para Guru SD Waskito di Pamulang
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.410

Abstract

This community service activity aims to provide education about how to make tote bags from Wheat Sack Waste to SD Waskito’s Teachers in Yayasan Pendidikan Waskito Pamulang, Tangerang Selatan. The target of this project plan is one of the tri dharma of university is community service activity. The method used by Lecturer Team of Universitas Indraprasta PGRI in this activity begins with giving lecture about utilization of wheat sack waste that can be recycle to a new product, then continued by giving practice make the tote bag for all of SD Waskito’ teacher which amounted 20 teachers. The products will be produced in the form of tote bag made of wheat sack waste materials. This tote bag can function as a reusable shopping bag and has a selling point.
Pembuatan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle untuk Lembaga Bahasa Inggris Supple English Lessons (SPELLs)
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2020): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v1i3.411

Abstract

Sesuai surat edaran dinas Pendidikan No. 4 Tahun 2020 terkait Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19, Lembaga Bahasa Inggris Supple English Lessons (SPELLs) melakukan pengembangan metode pembelajaran melalui metode daring yang dalam hal ini didampingi oleh tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Indraprasta PGRI. Tim abdimas melakukan pembuatan learning management system (LMS) berbasis Moodle yang disesuaikan dengan kebutuhan di Lembaga Bahasa Inggris Supple English Lessons (SPELLs). Hasil dari abdimas ini, Lembaga Bahasa Inggris Supple English Lessons (SPELLs) dapat menyelenggarakan pembelajaran dan tes kemampuan berbahasa Inggris setara TOEFL ITP melalui learning management system (LMS) berbasis Moodle.
Membatik Jumputan untuk Keluarga Ibu-Ibu PKK RW 02 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.419

Abstract

Batik is a craft that has high artistic value and has become part of Indonesian culture which is a legacy of the ancestors of the Indonesian nation which has been widely known in the world. The potential of batik can be used to foster interest in the archipelago's literature, as a historical heritage that is still admired by all levels of society. One of the relics that is also strategic to be developed is wastra jumputan. One of the easier and faster batik fabrics to make and will be easily learned by the public. This jumputan batik training was applied to the families of RW 02 PKK women, Baktijaya Village, Sukmajaya District, Depok. This jumputan batik training was a follow-up to the previous training which was only held at the RT level. Through training with video recording tutorials and online methods, it will be one method of growing public interest in recognizing and developing the potential of Indonesian literature without having to meet in person. The results of the training show that the most prominent interest in jumputan batik is the motifs it produces. Various motifs can be produced with several manufacturing techniques that are relatively easy to master by the trainees. With the Covid-19 pandemic, this batik training is not like before, which is in one place but at home each and also followed by the families of PKK mothers by following the instructions we have given. As the end result of this effort, people who initially did not know or had followed this method of making jumputan wastra, in just two hours the community could master it well in producing various jumputan cloth motifs.
Pengembangan Kemitraan Desa Binaan Melalui Pengembangan Kampung Tematik Jahe-Temulawak di Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.423

Abstract

Kelurahan Kramas merupakan salah satu wilayah Binaan/Desa Binaan Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Pengembangan kemitraan Desa Binaan ini dilakukan oleh civitas akademika Prodi D-IV Teknik Radiologi Jurusan TRR sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma PT, khususnya untuk Pengabdian kepada Masyarakat. Sinergi dari PT dan wilayah Binaan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Binaan atau mengatasi permasalahan yang ada di dalam masyarakat.  Oleh karena itu perlu adanya kegiatan pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan produktivitas kegiatan pengolahan jamu tradisional berbahan dasar jahe dan  temulawak ini nantinya diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan bagi warga kampung tematik khususnya dan wilayah Kramas pada umumnya.  Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan terkait produksi makanan-minuman terkait industri rumah tangga dengan nara sumber dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, cara pengajuan ijin PIRT, cara membuat produk memiliki brand/labelling. Mitra kegiatan ini adalah Kelurahan Kramas kecamatan Tembalang Kota Semarang dan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Selain itu dilakukan pendampingan secara berkala di masyarakat Kramas yang merupakan kampung tematik Jahe-Temulawak di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Setelah dilakukan penyuluhan dan pendampingan tentang pengolahan bahan pangan-jamu tradisional, minuman dan makanan  kemasan dan lain-lain warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dan semangat untuk mendaftarkan produknya yang berpeluang untuk pengajuan PIRT untuk produk yang tahan lama, sementara jamu minuman kemasan tidak membutuhkan PIRT. Dengan adanya pengolahan yang benar, labelling, dan packaging yang menarik yang diproduksi oleh warga kampung tematik Jahe-Temulawak ini diharapkan dapat memiliki daya ungkit untuk menambah nilai ekonomis, atau harga jual produk dengan pangsa pasar yang lebih luas.
Pemberdayaan UMKM (Pemasaran dan Keuangan) Keripik Sukun di Desa Malangsari
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.430

Abstract

In economic development, the role of micro, small and medium enterprises (MSMEs) is one of the drivers of the economy. It can be proven that the existence of MSMEs is able to provide jobs, reduce the number of unemployed and become a means of introducing local products so that they can be known by all circles of society. MSMEs exist because they provide opportunities that are used by MSME actors in providing community needs, businesses that are viral and provide business opportunities, tastes, prices are affordable by the general public, there are consumers who become loyal customers, the availability of raw materials that open up business opportunities, and etc.
Edukasi Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Nifas
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.431

Abstract

Acceptance of the Covid-19 vaccine for pregnant and postpartum women is very low, one of the things that causes it is the lack of information regarding the benefits of the Covid-19 vaccine itself, this causes pregnant and postpartum women not to be vaccinated. The purpose of this community service is conduct counseling related to Covid-19 vaccination education for pregnant and postpartum women. The method of implementing this service is counseling about Covid-19 vaccine education for pregnant and postpartum women, The partners in this service activity are the Kalkubula auxiliary health center in the working area of ??the Biromaru Health Center. The instruments used in this activity are pretest and posttest questionnaires. The average pretest score for 21 pregnant and postpartum women was 40, after education and posttest assessment the average score increased to 70. The conclusion from this activity was that pregnant women and postpartum mothers got better knowledge regarding the Covid-19 vaccination. Suggestions for health workers to further increase education activities for Covid-19 vaccines so that mothers' interest in getting vaccines increases.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi (Cascara) Menjadi Minuman Teh Kemasan UMKM Kopipa.id di Surakarta
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.433

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada mitra adalah penumpukan limbah kulit kopi banyak dikeluhkan petani karena tidak mampu menggunakan menjadi produk yang bernilai jual, limbah kulit kopi yang di hasilkan akan digunakan menghasil produk Teh Kemasan yang bermanfaat dan bermutu, alat pendukung dalam mengolah limbah kulit kopi tersebut masih bersifat sederhana oleh mitra, kandungan gizi juga akan diperhatikan agar produk aman di konsumsi oleh masyarakat, kemasan yang belum menarik konsumen. Pengabdian ini dilakukan di UMKM Kopipa.id yang berada di Surakarta.  Solusi dengan pengadaan peralatan pendukung untuk melakukan pengolahan cascara yang lebih modern, melakukan pengujian laboratorium terhadap kelayakan produk tersebut dikonsumsi, melakukan penjelasan terhadap prosedur pembuatan cascara menjadi minuman teh kemasan, melakukan pengemasan produk yang menarik konsumen, melakukan pelatihan dan pendampingan serta pengelolaan keuangan dalam menghasilkan produk sehingga bisa memperoleh produk yang menguntungkan. Tujuan mampu memanfaatkan limbah kulit kopi yang telah dikeringkan menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi dan membuat produk minuman kemasan yang menarik serta mampu mengelola pemasaran serta keuangan dengan baik dan tepat.  Metode yang dicapai adalah identifikasi kebutuhan masyarakat, Perancangan, Pembuatan produk dari yang tradisional menjadi yang modern, melakukan pengemasan menjadi menarik, melakukan pengujian di laboratorium serta memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan pemasaran dan pengelolaan keuangannya. Pengabdian dilakukan adalah pengadaan peralatan untuk produksi, Tahap pelatihan manajemen bisnis dan packaging dan manajemen keuangan. Produk yang dihasilkan berupa cascara yang telah diujikan di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Surakarta.
Edukasi Penanaman Kesadaran Hukum dalam Keluarga
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v3i1.439

Abstract

Tingginya kesadaran hukum di suatu wilayah akan memunculkan masyarakat yang beradab, dan kesadaran hukum juga perlu dibangun sejak dini agar tidak lagi menunggu setelah terjadinya pelanggaran dan penindakan yang dilakukan oleh penegak hukum. Masyarakat pada umumnya juga memiliki tingkat kesadaran hukum yang masih rendah sehingga mengakibatkan adanya permasalahan hukum. Untuk itu upaya pencegahan ini sangat penting dan harus dimulai dari dalam keluarga sebagai bagian terkecil dalam masyarakat, oleh karena itu perlu ada edukasi terkait  penanaman kesadaran hukum dalam keluarga. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan penyuluhan terkait penanaman kesadaran hukum dalam keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan terkait edukasi penanaman kesadaran hukum dalam keluarga, objek dalam kegiatan pengabdian ini adalah warga masyarakat Desa Mata Allo, kecamatan Bontomarannu, kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan. Instrument yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuesioner pretest dan postest. Hasil dari pengabdian ini setelah diberikan edukasi dan pemaparan materi terhadap peserta rata-rata belum memahami kesadaran hukum dilihat dari hasil pretest 45 dan hasil postest 78. Simpulan dari kegiatan ini pengetahuan dari peserta tentang kesadaran hukum semakin bertambah. Saran bagi Desa Mata Allo untuk kegiatan edukasi penanaman kesadaran hukum supaya meningkat maka dilakukan lagi secara berlanjut supaya pengetahuan masyarakat meningkat.
Pemanfaatan Kain Perca dan Pemasaran Online sebagai Sarana untuk Meningkatkan Kreativitas Kewirausahaan bagi Peserta Didik SMA Negeri 21 Bekasi
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v2i3.453

Abstract

Abstract: the purpose of community service is that students have skills in the recycling of used cloth waste, especially the use of patchwork and students can produce creative works and have an entrepreneurial spirit. The methods used are observation, interview, and training. Based on the training that has been carried out the following results are obtained: 1) Students have been able to assemble patchwork into crafts (bross). 2) Students are able to make attractive packaging in marketing. 3) Students are able to market bross through social media. 4) Students are able to motivate themselves in making patchwork crafts. 5) Students show an interest in entrepreneurship.

Page 7 of 18 | Total Record : 174