cover
Contact Name
Sandi Abriaman
Contact Email
admin@inkhas.ac.id
Phone
+6285624438224
Journal Mail Official
attatbiq@inkhas.ac.id
Editorial Address
Jl. Bhayangkara No. 33 Gunungpuyuh Kota Sukabumi
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah
ISSN : 26552612     EISSN : 27154858     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah (JAS) is an informative media which aims to place publications and share information in the field of Islamic Family Law, Islam and gender discourse, and legal drafting of Islamic civil law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 35 Documents
Hukum Uang Digital sebagai Instrumen Transaksi bebasis Virtual Currency Dodih Suhardih
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 8 No 1 (2023): Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Volume 08 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pembayaran transaksi yang telah digunakan oleh beberapa komunitas atau non komunitas di Indonesia adalah virtual currency. Fenomena ini telah menyebar ditahun 2000 an di bidang keuangan dalam hal modal, investasi, sirkulasi mata uang, dan lain-lain. Jika dilihat dalam perspektif hukum Islam, yang berkaitan dengan penerbitan uang sebagai alat transaksi di suatu negara, adalah masalah yang dilindungi oleh aturan umum dalam hukum Islam. Untuk itu, kajian ini bertujuan untuk membahas uang digital sebagai instrumen transaksi bebasis virtual currency. Teknis Penulisan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yang mana penelitian dengan obyek hukum dengan meneliti kajian pustaka atau data sekunder untuk bahan yang diteliti kemudian melakukan penelusuran teori-teori yang berhubungan dan terkait dengan permasalahan yang diteliti. Berdasarkan kajian, penggunaan digital sebagai taransaksi dalam dunia virtual hingga saat ini masih terbuka sangat luas dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Oleh sebab itu hal yang perlu diwaspadai adalah risiko yang ditimbulkan dari penggunaan virtual currency ini. Meski mulai terbuka transaksi dan investasi menggunakan virtual di beberapa merchant atau toko online, akan tetapi kedudukannya masih tetap berada di wilayah abu-abu.
Penemuan Hukum di dalam Pembatalan Putusan Pengadilan Tinggi Jabar oleh Mahkamah Agung tentang Sengketa Pilkada Rinrin Warisni
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 8 No 1 (2023): Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Volume 08 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan dan kebutuhan manusia yang semakin beragam, makin pelik juga permasalahan hukum yang timbul di masyarakat. Hakim dituntut untuk berupaya menemukan hukum yang dapat diterapkan terhadap peristiwa hukum yang belum ada peraturan atau undang-undangnya. Kajian ini mencoba mangkaji salah satu contoh penemuan hukum oleh hakim pada sengketa pilkada yang terjadi di Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode ini dipakai dengan pertimbangan bahwa hampir seluruh bahan yang menjadi rujukan (historiografi) berbentuk literer, dengan berbentuk deskriptif analitis. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa Putusan pengadilan yang sudah Inkracth atau tetap, dapat dibatalkan jika dalam putusan tersebut ditemukan unprofesional conduct (tindakan yang tidak profesional)
Perbandingan Hukum tentang Pembagian Harta Warisan di Indonesia dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) dengan Counter Legal Draft-Kompilasi Hukum Islam (CLD-KHI) Hilyas Hibatullah Abdul Kudus
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 8 No 1 (2023): Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Volume 08 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Kewarisan sebagai salah satu bagian dari hukum kekeluargaan (al-ahwalus syahsiyah) sangat penting dipelajari agar supaya dalam pelaksanaan pembagian harta warisan tidak terjadi kesalahan dan dapat dilaksanakan dengan seadil-adilnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasikan hukum tentang pembagian harta warisan di Indonesia dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) dengan Counter Legal Draft-Kompilasi Hukum Islam (CLD-KHI). Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). penelitian kepustakaan. Adapun sifat dari penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil dari berbagai studi literatur ini akan digunakan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang berkaitan dengan Kajian perbandingan hukum tentang pembagian harta warisan di Indonesia dalam perspektif KHI dan CLD-KHI. Berdasarkan kajian, Kompilasi Hukum Islam (KHI) diakui sebagai kerangka hukum yang mendetail mengenai syariat Islam dan menjadi acuan utama dalam penyelesaian masalah hukum keluarga bagi masyarakat Islam di Indonesia terutama dalam perkawinan dan kewarisan. Sedangkan dalam Counter Legal Draft (CLD-KHI) Pandangan bahwa RUU tersebut tidak sesuai dengan sistem hukum nasional dan berpotensi menciptakan diskriminasi terhadap warga non-Muslim didasarkan pada sudut pandang hukum Islam. menurut pandangan Kompilasi Hukum Islam (KHI) Hukum waris dianggap sebagai hukum ta'abbudi karena semua aspek teknis dan detailnya telah dijelaskan secara rinci (muhkam) dalam ayat-ayat al-Qur'an, sehingga tidak ada ruang bagi ijtihad.
Komunikasi Efektif dalam Relasi Suami – Isteri Dadang Jaya
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 8 No 1 (2023): Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Volume 08 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejatinya kehidupan rumah tangga dipenuhi suasana rasa senang di antara suami isteri. Melalui komunikasi yang baik, suami istri dapat saling mengenal lebih dalam. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi efektif dalam relasi suami isteri. Penelitian ini bersifat kualitatif karena data-data yang ada merupakan data yang bersifat normatif dokumenter yang berupa kitab-kitab fiqih dan peraturan perundang-undangan. Data-data yang dipergunakan dalam penulisan jurnal ini dapat dibedakan menjadi tiga sumber data yaitu sumber data primer, sumber data sekunder dan sumber data tertier. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Berdasarkan kajian, komunikasi efektif dalam relasi suami isteri ialah menyampaikan pesan dan penerimaan pesan antara suami dan istri baik secara verbal maupun non verbal sehingga dapat memahami arti dari pesan dengan baik dan dapat berhasil guna dengan merealisasikan pesan tersebut oleh masing-masing pihak baik suami maupun isteri.
Penafsiran Fakhr Al-Dîn Al-Râzî pada Konsep Maqâmât dalam al-Tafsîr al-Kabîr Aramdhan Kodrat Permana
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 8 No 1 (2023): Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Volume 08 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang penafsiran Fakhr al-Dîn al-Râzî terhadap konsep maqâmât ala al-Ghazâlî dalam tafsir tafsirnya, al-Tafsîr al-Kabîr. Artikel ini merupakan kelanjutan dari “Nuansa Tasawwuf dalam Surah al-Fâtihah: Analisis Mafâtîh al-Ghaib” dan ditulis untuk mempertegas nuansa tasawwuf dalam tafsir al-Râzî. Dengan menggunakan library research dan analisis konten dan komparatif, hasil dari penelitian ini : 1) dari sisi sumber al-Râzî menggunakan banyak sumber sufistik, semisal al-Ghazâlî, al-Kubrâ, Dzû Nûn al-Mishr dan al-Syiblî, 2) al-Râzî secara konsisten menggunakan metode munâsabah dâkhiliyyah ketika menafsiran konsep maqâmât, 3) awal dan muara maqâmât versi al-Râzî adalah Allah swt.
Kualifikasi untuk Menjadi Perwalian Menurut Pandangan Hakim dan Undang-Undang Milda Alba; Imraatus Solikhah; M. Faqihuddin Tikase
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 9 No 1 (2024): Relevansi Hukum Keluarga Islam dalam Konteks Kekinian
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak yang masih dibawah umur masih belum mempunyai kecakapn tersendiri dalam masalah hukum, sehingga harus ada seseorang yang berada dipengawasannya yang biasa disebut dengan perwalian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hukum yang ada di Indonesia mengatur tentang siapakah yang akan menjadi wali dari anak yang sudah ditinggalkan kedua orang tuanya dan bagaimana kualifikasi yang berhak menjadi seorang wali. Penelitian ini menganalisis data dari kepustakaan berupa data sekunder dan juga sumber penelitian primer. Untuk sumber jukuan primer sendiri adalah sumber hukum yang bersifat autoritatif yang maknanya memiliki otoritas. Sementara bahan hukum sekunder dari buku-buku yang membahas tentang apa saja kewajiban dari para wali dan juga hak asuh pada anak. Berdsarkan kajian dalam melakukan proses dan tata cara pelaksanaan perwalian, hakim bertujuan untuk menjaga dan melindungi kepentingan terbaik anak yatim-piatu dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kelayakan, kemampuan, dan kepentingan anak dalam mengambil keputusan terkait perwalian. Sementara terkait kualifikasi yang berhak menjadi seorang wali terdapat pada Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali.
Peran Perempuan dalam Perspektif Teori Konstruksi Sosial Dadang Jaya
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 9 No 1 (2024): Relevansi Hukum Keluarga Islam dalam Konteks Kekinian
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada asumsi yang berkembang dalam masyarakat bahwa menurut agama perempuan tidak mendapatkan tempat kehidupan sosial, peran perempuan hanya sebatas dalam wilayah ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran perempuan dalam perspektif teori konstruksi sosial. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif karena data-data yang ada merupakan data yang bersifat normatif. Metode pengumpulan data penulis yang dgunakan adalah studi perpustakaan dengan membaca, mempelajari dan meneliti buku-buku yang ada hubungan peran perempuan perspektif teori konstruksi sosial. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan analisis kualitatif. Berdasarkan kajian, seorang istri diperbolehkan melakukan suatu pekerjaan selama hal tersebut tidak mengganggu kehidupan rumah tangganya, dan istrinya harus meminta izin terlebih dahulu kepada suami dan suami tidak boleh melarang istri untuk melakukan suatu pekerjaan tersebut.
Analisis Surat an-Nisa Ayat 34 Mengenai Hukum Nusyuz bagi Seorang Istri dalam Kehidupan Berumah Tangga Hilyas Hibatullah Abdul Kudus
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 9 No 1 (2024): Relevansi Hukum Keluarga Islam dalam Konteks Kekinian
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan dimaksudkan untuk membangun fondasi rumah tangga yang harmonis, di mana kesejahteraan, ketenangan, dan kasih sayang menjadi landasan utama dalam kehidupan berumah tangga. Sayangnya, kenyataan di lapangan masih menunjukkan adanya rumah tangga yang tidak harmonis karena kurangnya perhatian terhadap tanggung jawab dan ketidakpenuhan hak-hak setiap pasangan suami dan istri. Secara sederhana, ketidakharmonisan ini dapat diakibatkan oleh sikap nusyuz. Penelitian ini bertujuan untuk merinci dengan cermat hukum nusyuz bagi istri dalam kehidupan berumah tangga. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Sumber data yang dianut terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer melibatkan analisis tafsir Surat An-Nisa ayat 34 dan kompilasi hukum Islam. Sementara itu, data sekunder melibatkan referensi tambahan yang mendukung proses penelitian, seperti buku, artikel jurnal, karya-karya kitab klasik, dan literatur lainnya. Hasil kajian menemukan bahwa Hukum Islam menganggap nusyuz sebagai perbuatan durhaka, al-Qur'an menjelaskan bahwa nusyuz adalah pembangkangan dan pengabaian tanggung jawab serta hak pasangan. Penyelesaian nusyuz diatur dalam Al-Qur'an (Surat An-Nisa ayat 34 dan 128), melalui tiga tahap: nasihat, berpisah tempat tidur, dan sebagai pilihan terakhir, pukulan. Untuk nusyuz yang dilakukan suami, penyelesaiannya melibatkan nasihat dari istri dan musyawarah.
Itsbat Nikah Sebagai Upaya Perlindungan Hukum terhadap Anak dan Harta Kekayaan dari Perkawinan yang Tidak Dicatatkan Rinrin Warisni Pribadi
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 9 No 1 (2024): Relevansi Hukum Keluarga Islam dalam Konteks Kekinian
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka pernikahan siri (pernikahan di bawah tangan) atau pernikahan yang tidak dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah menimbulkan keprihatinan di masyarakat. Hak anak yang dilahirkan dalam pernikahan siri dan status harta kekayaan dalam pernikahan tersebut tentu saja tidak mendapatkan perlindungan hukum. Kajian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui itsbat nikah sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi hak anak dan harta kekayaan dalam hukum. Penulis mengkaji penelitian ini dengan metode kajian pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa Secara normatif Perkawinan yang harus dicatatkan merupakan kesepakatan nasional dengan maksud untuk mewujudkan tujuan hukum, untuk masyarakat guna terwujudnya ketertiban, kepastian, dan perlindungan hukum. Dengan adanya pencatatan nikah ini akan berupaya melindungi nilai maslahah mursalah dalam kehidupan rumah tangga terlebih untuk melindungi hak2 anak.
Efektivitas Mediator Pengadilan Agama dalam Menanggulangi Perceraian Akibat Judi dan Pinjaman Online Zahra Qurrota Ayuni; Asep Indra Gunawan
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 9 No 1 (2024): Relevansi Hukum Keluarga Islam dalam Konteks Kekinian
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang persoalan yang acapkali terjadi di Pengadilan Agama dengan banyaknya pengajuan cerai gugat dan cerai talak yang disebabkan judi dan pinjaman online. Tujuan peneilitian ini untuk mengetahui faktor utama penyebab perceraian di kota Sukabumi dan untuk mengetahui efektivitas peran mediator Pengadilan Agama Sukabumi dalam menanggulangi perceraian. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, studi kepustakaan dari berbagai literatur buku yang berhubungan dengan Penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa judi dan pinjaman online merupakan faktor pemantik terjadinya perceraian. Selanjutnya efektivitas peran mediator Pengadilan Agama Sukabumi dinilai efektiv namun hasilnya hanya sekitar 5% dari seluruh perkara perceraian yang masuk di Pengadilan Agama Sukabumi dalam satu tahun. Kemudian peran Pengadilan Agama Sukabumi dalam menanggulangi perceraian akibat judi dan pinjaman online dapat dilakukan dengan cara sosialisasi bersama instansi lain.

Page 3 of 4 | Total Record : 35