cover
Contact Name
Fuad Jaya Miharja
Contact Email
fuad.jayamiharja@umm.ac.id
Phone
+6285156051779
Journal Mail Official
jppg@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang - Indonesia, 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru)
ISSN : 2723006     EISSN : 2746245     DOI : https://doi.org/10.22219/jppg
Core Subject : Education,
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru) is a means to communicate the results of various research activities and scientific studies carried out individually or in groups by lecturers, teachers, students, educational observer institutions, state institutions, and the like. Various research results and scientific studies that have been carried out are expected to contribute to the development of science, technology, and art in the field of education which aims to create professional educators. Thus, every published article must be associated with these goals and targets (which are stated in the contribution statement).
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021): April" : 7 Documents clear
Student Teams – Achievement Divisions (STAD) dalam peningkatan hasil belajar kognitif matematika Dyah Ayu Dwi Sutanti; Ima Wahyu Putri Utami; Elia Rovi Luddi Anofa
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14262

Abstract

Hasil belajar kognitif muatan matematika pada siswa kelas II SDN Nguter 04 Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah tergolong masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif muatan matematika menggunakan model pembelajaran Student Teams – Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini dilakukan pada November  2020.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Nguter 04. Pengambilan data untuk meningkatkan hasil belajar kognitif muatan matematika menggunakan lembar observasi, pretest, postes, dan dokumentasi. Lembar observasi   digunakan untuk mengetahui tingkat keaktifan anak selama mengikuti pembelajaran. Pretest digunakan untuk mengukur hasil belajar sebelum pembelajaran dengan menggunakan STAD, sedangkan postest digunakan untuk mengukur hasil belajar setelah menggunakan model STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan (sig <0,05) antara setelah menggunakan model STAD. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang belajar dan yang tidak menggunakan model pembelajaran STAD.   Student Teams – Achievement Divisions (STAD) in improving mathematics cognitive learning outcomes. Mathematics cognitive learning outcomes in grade II students of SDN Nguter 04, Sukoharjo Regency, Central Java are still low. This study aims to improve the cognitive learning outcomes of mathematics content using the Student Teams – Achievement Divisions (STAD) learning model. This research was conducted in November 2020. The subjects of this research were second-grade students of SD Negeri Nguter 04. Data collection to improve cognitive learning outcomes of mathematics content used observation sheets, pretest, posttest, and documentation. Observation sheets are used to determine children's level of activity during learning. The pretest is used to measure learning outcomes before learning using STAD, while the posttest is used to measure learning outcomes after using the STAD model. The results showed a significant difference in cognitive learning outcomes (sig <0.05) after using the STAD model. This study concludes that there are differences in cognitive learning outcomes between students who study and those who do not use the STAD learning model.
Peningkatan hasil belajar siswa dalam pemanfaatan media TTS Aplikasi Hot Potatoes di SDN Growong Lor 01 Bangun Widodo
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14545

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penggunaan media aplikasi teka teki silang (TTS) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa  Tahapan penelitian tindakan kelas ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian pada siklus satu dan siklus dua menunjukkan bahwa pemanfaatan media teka-teki silang yang dibuat menggunakan Aplikasi Hot Potatoes memberi dampak peningkatan yang signifikan dari hasil belajar siswa terutama berkaitan kosakata dan definisi. Pada awal penelitian jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 10 siswa dari 20 siswa dan mangalami pengurangan, dari enam siswa (siklus satu) menjadi hanya tiga siswa saja yang belum tuntas pada siklus dua. Secara persentase skala peningkatan ketuntasan dari 50 menjadi 76.88 pada akhir siklus satu dan 88.06 pada akhir siklus dua.
Penerapan model discovery learning untuk peningkatan hasil belajar siswa tematik F. Fitriani
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14548

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu proses pembelajaran kelas 2 SD Negeri Karangasem 06 Batang siswa kurang aktif, kurang berpartisipasi, kurang terlibat dan tidak punya inisiatif. Dari hal itu banyak siswa yang hasil belajarnya rendah dan nilainya kurang dari KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik serta untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran Discovery Learning yang dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas 2 SD N Karangasem 06 Batang tahun pelajaran 2020/2021.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Penelitian ini menggunakan empat tahap tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD N Karangasem 06 Batang sebanyak 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi.  Analisis data menggunakan teknik analisis ketuntasan dan analisis komparatif hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas 2 SD N karangasem 06 Batang. Pada saat pra siklus sebanyak 50,0% atau 7 siswa sudah mencapai KKM yang ditetapkan. Setelah diadakan tindakan siklus I, pencapaian siswa yang dapat mencapai KKM meningkat menjadi 71,4% atau sebanyak 10 siswa. Sedangkan pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 92,9% atau 13 siswa. Nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa pra siklus sebesar 70. Setelah tindakan dilaksanakan pada siklus I, ketuntasan meningkat dengan rata-rata nilai 76 dan meningkat kembali pada siklus 2 dengan rata-rata nilai sebesar 80.   Implementation of discovery learning model to improve thematic student learning outcomes. The background of the problem in this research is the learning process of grade 2 SD Negeri Karangasem 06 Batang students are less active, less involved, less involved and have no initiative. From this there are many students whose learning outcomes are low and their scores are less than the KKM. This study aims to determine whether the use of the Discovery Learning learning model can improve thematic learning outcomes and to describe the steps of the Discovery Learning learning model that can improve thematic learning outcomes in grade 2 students of SD N Karangasem 06 Batang in the 2020/2021 school year. The type of research used in this research is classroom action research which consists of two cycles. This study uses four stages of action, namely planning, implementing, observing and reflecting. The subjects of this study were 14 students of grade 2 SD N Karangasem 06 Batang. Data collection techniques used were tests, observation, and documentation. Data analysis used mastery analysis techniques and comparative analysis of learning outcomes Based on the results of data analysis it can be concluded that the use of the Discovery Learning learning model can improve thematic learning outcomes in grade 2 students of SD N Karangasem 06 Batang. During the pre-cycle as many as 50.0% or 7 students had reached the set KKM. After the action cycle I was held, the achievement of students who could reach the KKM increased to 71.4% or as many as 10 students. Whereas in cycle II, the number of students who reached the KKM was 92.9% or 13 students. The average value of pre-cycle student learning outcomes completeness of 70. After the action was carried out in cycle I, completeness increased with an average value of 76 and increased again in cycle 2 with an average value of 80.
Penerapan model pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPA dalam pembelajaran tematik kelas V SD Ratih Mariana Dewi
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA dalam pembelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran mind mapping. Jenis penelitian ini adalah penelitian perbaikan pembelajaran yang dilakukan dalam dua siklus. Perbaikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran mind mapping dalam pembelajaran IPA secara tematik. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V SDN Srondol Wetan 03, yang terdiri dari 12 siswa laki – laki dan 16 siswa perempuan.Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa saat menggunakan metode ceramah tanpa model pembelajaran, nilai rata-rata pada prasiklus sebesar 69,29. Pada Pre Test siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 71,07. Pada post test siklus I mengalami peningkatan sebesar 4,11 dengan nilai rata – rata sebesar 75,18. Pada pre test siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 77,14. Post test sikus II mengalami peningkatan sebesar 5,54 dengan nilai rata-rata 82,68. Pada siklus II 92,86% siswa sudah memenuhi target nilai minimal. Peningkatan nilai rata-rata kelas dari prasiklus sampai siklus II sebesar 13,57. Penelitian memenuhi target keberhasilan yang ditetapkan.Terjadi peningkatan hasil belajar aspek afektif, minat siswa terhadap model dan media dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 3,57. Kemmapuan guru juga lebih baik dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa baik aspek kognitif maupun afektif. Minat siswa terhadap model dan media pembelajaran juga semakin meningkat. Kemampuan guru lebih baik dari siklus I ke siklus II.   Application of the mind mapping learning model to improve science learning outcomes in thematic learning for grade V elementary school. This study aims to describe the improvement of science learning outcomes in thematic learning by using a mind mapping learning model. This type of research is learning improvement research conducted in two cycles. Improvement of learning using mind mapping learning model in science learning thematically. The subjects of the study were 28 fifth grade students at SDN Srondol Wetan 03, which consisted of 12 male students and 16 female students. The results of classroom action research showed that when using the lecture method without a learning model, the average score in the pre-cycle was 69.29. In the Pre Test cycle I the average value of the class is 71.07. In the post test cycle I, there was an increase of 4.11 with an average value of 75.18. In the pre-test cycle II the average value of the class is 77.14. Cycle II post-test increased by 5.54 with an average value of 82.68. In the second cycle 92.86% of students have met the minimum score target. The increase in the average value of the class from pre-cycle to cycle II was 13.57. The research met the success targets set. There was an increase in learning outcomes in affective aspects, student interest in models and media from cycle I to cycle II increased by 3.57. The teacher's ability is also better from cycle I to cycle II. Thus it can be concluded that there is an increase in student learning outcomes both cognitive and affective aspects. Students' interest in learning models and media is also increasing. The teacher's ability is better from cycle I to cycle II.
Peningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD melalui media belajar online dan video pembelajaran pada masa penyebaran Covid-19 Meltha Gustaviona
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Dedikasi Edukasi Kualiva tahun ajaran 2020/2021 melalui media online dan video pembelajaran.Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Dedikasi Edukasi Kualiva tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa yaitu 85% dari jumlah siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media online dan video pembelajaran siswa kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sebelum dilakukan tindakan, dari 20 siswa, 9 siswa mencapai ketuntasan (40%) dan 11 siswa (60%) belum mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan tindakan siklus I siswa yang mencapai ketuntasan 13 siswa (65%) dan belum tuntas 7 siswa (35%). Setelah tindakan siklus II, siswa yang mengalami ketuntasan yaitu 17 siswa (85%) dan belum tuntas 3 siswa (15%).   Improving learning outcomes of grade iv elementary school students through online learning media and learning videos during the spread of Covid-19. This study aims to improve the learning outcomes of fourth grade students of SD Dedikasi Pendidikan Kualiva for the academic year 2020/2021 through online media and instructional videos. This research is a type of classroom action research with the research subjects of fourth grade students of SD Dedikasi Pendidikan Kualiva for the academic year 2020/2021, amounting to 20 students. Data collection techniques using tests and observations. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The indicator of the success of this study is marked by the increase in student learning outcomes, namely 85% of the total number of students fulfilling the Minimum Completion Criteria (KKM), namely 75. The results showed that the use of online media and learning videos for fourth grade students could improve student learning outcomes. Before the action was taken, out of 20 students, 9 students had achieved mastery (40%) and 11 students (60%) had not yet achieved completeness. After the first cycle of action the students achieved 13 students (65%) and 7 students (35%) had not completed. After the second cycle of action, students who had completed were 17 students (85%) and 3 students (15%) had not completed.
Peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa materi pelestarian lingkungan melalui pendekatan contextual teaching and learning Heni Kusumawati; Arti Prihatini; Qoriatul Azizah
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14629

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA serta kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Materi Pelestarian Lingkungan Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Materi Pelestarian Lingkungan Siswa Kelas IV SD. Jenis peneltian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Tlogo dengan jumlah 13 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes dan angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes pilihan ganda, isian dan uraian serta pengisisan angket. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan tabel dan grafik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan pada siklus 1 dari 84.60% siswa belum tuntas pada siklus 2 presentase ketuntasan mencapai 100% dan 100% siswa termotivasi mengikuti pembelajaran. Dengan adanya perbedaan yang signifikan ini membuktikan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar materi Pelestarian Alam Siswa Kelas IV SD Negeri Tlogo. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, penelitian ini memiliki implikasi antara lain: Bagi Siswa (Pendekatan Contextual Teaching and Learning memberikan kesempatan kepada siswa lebih banyak untuk memanfaatkan linkungan dalam mempelajari materi). Bagi Guru (mampu menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran lain) dan Bagi Sekolah (alternative untuk meningkatkan kualitas akademik).   Increasing Students' Motivation and Learning Outcomes on Environmental Preservation Materials Through Contextual Teaching and Learning Approach. The low student learning outcomes in science lessons and the lack of student motivation in participating in learning. The purpose of this study was to see the effect of the Contextual Teaching and Learning Learning Model on Increasing Motivation and Learning Outcomes of Environmental Preservation Materials for Class IV Elementary School Students. This type of research is classroom action research. The research variable was the fourth grade students of SD  Negeri Tlogo. Data collection in this study was carried out using test and questionnaire methods. The data collection instrument used was a multiple choice test, filling and description  and  filling  out  a  questionnaire.  The  data  that  has been collected is analyzed with tables and graphs. The results of hypothesis testing showed that there was a significant increase in cycle 1 from 84.60% of students who had not completed in cycle 2 the percentage of completeness reached 100% and 100% of students were motivated to take part in learning. This significant difference proves that there is an influence of the Contextual Teaching and Learning Learning Model on the Motivation and Learning Outcomes of Class IV Students of SD Negeri Tlogo. Based on the results that have been obtained, this research has implications, including: For Students (The CTL Model provides opportunities for students to take advantage of the environment in studying the material). For teachers (able to apply the CTL Learning Model in other subjects) and for schools (alternatives to improve academic quality).
Peningkatan hasil pembelajaran tematik terpadu menggunakan metode discovery learning menemukan makna kosakata dalam teks bacaan Yeni Oktavia
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i1.14688

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan penerapan model discovery learning untuk  meningkatkan hasil pembelajaran tematik terpadu  menemukan  makna kosakata dalam teks bacaan di SD Negeri 09 Gaung. Secara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1)Perencanaan pembelajaran tematik terpadu dengan penerapan model discovery learning untuk  meningkatkan hasil pembelajaran tematik terpadu  menemukan makna kosakata dalam teks bacaan di SD Negeri 09 Gaung. (2)Pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu dengan penerapan model discovery learning untuk  meningkatkan hasil pembelajaran daring tematik terpadu  menemukan makna kosakata dalam teks bacaan  di SD Negeri 09 Gaung. Pelaksanaan tindakan dibagi atas 2 siklus  dengan rentang waktu 2 minggu. Selama melaksanakan penelitian, peneliti berkolaborasi dengan guru kelas II di sekolah tersebut serta teman sejawat yang membantu dalam melaksanakan penelitian. Data aktivitas peserta didik digali dengan Lembar Pengamatan Aktivitas Peserta Didik, data Pengelolaan Pembelajaran oleh Guru digali dengan Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran, sedangkan data hasil belajar peserta didik digali dengan Tes Hasil Belajar. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II berada dalam kategori BAIK, dan peneliti telah berhasil menerapkan model Discovery Learning pada pembelajaran tematik di kelas II SDN 09 Gaung Kota Padang.   The improvement of integrated thematic online learning outcomes using the discovery learning method finds the meaning of vocabulary in reading texts. "In general, classroom action research aims to improve the application of discovery learning models to improve integrated thematic learning outcomes to find vocabulary meanings in reading texts at SD Negeri 09 Gaung. Specifically, the purpose of this study is to describe (1) Integrated thematic learning planning with the application of the discovery learning model to improve the results of integrated thematic learning to find the meaning of vocabulary in reading texts at SD Negeri 09 Gaung. (2) Implementation of integrated thematic learning with the application of discovery learning models to improve the results of integrated thematic online learning to find the meaning of vocabulary in reading texts at SD Negeri 09 Gaung. The implementation of the action is divided into 2 cycles with a span of 2 weeks. During conducting the research, researchers collaborated with class II teachers at the school as well as colleagues who assisted in carrying out the research. Student activity data were extracted with Student Activity Observation Sheets, Learning Management data by the Teacher was extracted with Learning Management Observation Sheets, while student learning outcome data was extracted with Learning Outcomes Tests. Based on the results of research in cycle I and cycle II are in the GOOD category, and researchers have successfully applied the Discovery Learning model to thematic learning in class II SDN 09 Gaung Kota Padang.

Page 1 of 1 | Total Record : 7