cover
Contact Name
Yolanda Pratami
Contact Email
yolandapratami3@eco.uir.ac.id
Phone
+6285231505599
Journal Mail Official
jafar@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaharuddin Nst No.113, Simpang Tiga, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Islamic Finance and Accounting Research
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 29634504     DOI : https://doi.org/10.25299/jafar.2024.16531
Core Subject : Religion, Economy,
Journal of Islamic Finance and Accounting Research (JAFAR) professionally managed and published by UIR PRESS in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. UIR PRESS is a consortium in the field of social and applied sciences that plays an active role in developing the field of study following the Dikti guidelines, related to journal management which is one of the authorities of scientific organizations with research. Therefore, this journal exists in order to carry out this task.
Articles 62 Documents
DETERMINAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL Kenty Riesmi Mustika Anggraini; Ramdani, Safier; Indriastuti, Mila; Wulan, Mulyaning
Journal Of Islamic Finance And Accounting Research Vol. 5 No. 2 AGUSTUS (2026): JAFAR 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jafar.2026.29334

Abstract

Dalam era globalisasi, transparansi laporan corporate social responsibility (CSR) sektor health care menjadi krusial akibat maraknya krisis legitimasi publik terkait isu lingkungan dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh profitabilitas dan keberadaan dewan komisaris independen terhadap pengungkapan CSR, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder, populasi penelitian mencakup perusahaan sektor health care yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2023 dan sampel yang digunakan sebanyak 16 perusahaan dengan 32 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS 26 setelah dinyatakan lolos seluruh uji asumsi klasik. Hasil uji t menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR, mengindikasikan bahwa perusahaan dengan laba tinggi cenderung mengurangi pengungkapan karena merasa posisi legitimasinya telah aman. Sebaliknya, dewan komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan, membuktikan efektivitas fungsi pengawasan eksternal dalam mendorong akuntabilitas dan transparansi pelaporan. Sementara itu, variabel kontrol ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan (uji F), seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 50,8%. Kesimpulannya, pengungkapan CSR sektor kesehatan pasca-pandemi lebih didorong oleh kebutuhan memulihkan legitimasi saat profit turun dan kuatnya pengawasan tata kelola.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH DITINJAU DARI RASIO EFEKTIVITAS, EFISIENSI, KEMANDIRIAN DAN PERTUMBUHAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2020–2025 M Abel Radifan Rifki; Nurwani; Laylan Syafina
Journal Of Islamic Finance And Accounting Research Vol. 5 No. 2 AGUSTUS (2026): JAFAR 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jafar.2026.29831

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kinerja finansial Badan Keuangan Daerah Kabupaten Langkat selama periode 2020 hingga 2025, dengan menggunakan indikator efektivitas, efisiensi, kemandirian, dan pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai ukuran penilaian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Langkat. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan setiap rasio keuangan daerah yang kemudian diinterpretasikan sesuai dengan kriteria penilaiannya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indikator efektivitas mencapai 99,92%, yang menunjukkan bahwa kinerja keuangan tergolong cukup efektif. Rata-rata koefisien efisiensi sebesar 12,71% menandakan manajemen keuangan daerah dilakukan dengan sangat efisien. Di sisi lain, rasio kemandirian hanya sebesar 10,66%, sehingga menunjukkan bahwa kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhannya sendiri masih tergolong rendah dan masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Rata-rata pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) adalah 7,67%, meskipun angka tersebut mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Kabupaten Langkat sudah cukup baik dalam hal efektivitas dan efisiensi, tetapi masih memerlukan peningkatan lebih lanjut terkait kemandirian dan stabilitas pertumbuhan pendapatan daerah (PAD).