cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30481856     DOI : https://doi.org/10.47134/stti
Core Subject : Engineering,
Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia ISSN 3048-1856 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. STTI publishes four issues annually in the months of February, Mei, Agustus and November. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia include articles concerned with Urban Transportation, Intermodal Connectivity, Sustainable and Green Transport, Infrastructure Development, Logistics and Freight Transport. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper. The submitted paper should follow the author FORMAT available on the GUIDELINES
Articles 12 Documents
Konfirmasi Multi-Aktor terhadap Kebutuhan Infrastruktur Stasiun Barang untuk Pengadopsian Piggyback Transportation Yeremia Andy Putra; Dewanti Dewanti; Suryo Hapsoro Tri Utomo
Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/stti.v3i1.6196

Abstract

Sistem logistik di Pulau Jawa masih sangat bergantung pada angkutan jalan, sehingga menghadapi persoalan kemacetan, biaya operasional, pembatasan kendaraan, dan pengendalian over dimension over loading. Penelitian ini bertujuan mengonfirmasi kebutuhan infrastruktur stasiun barang untuk pengadopsian piggyback transportation berdasarkan perspektif pengguna jasa, regulator, dan operator perkeretaapian, serta mengaitkannya dengan persepsi awal pasar logistik. Penelitian menggunakan desain metode campuran berurutan. Tahap pertama berupa survei eksploratori terhadap 50 operator truk dan perusahaan logistik di koridor Jakarta–Jawa Barat yang dipilih secara purposive dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Tahap kedua berupa wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam informan kunci dari APTRINDO, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dan PT Kereta Api Indonesia, yang dianalisis melalui koding tematik, matrix coding query, dan framework matrix menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 24,5% armada responden berpotensi dialokasikan ke layanan piggyback, tetapi minat tersebut masih bersifat bertahap dan bergantung pada kepastian jadwal, tarif, keamanan muatan, serta kualitas pelayanan. Ramp pemuatan, akses jalan masuk stasiun, dan holding area menjadi tiga fasilitas prioritas, masing-masing dipilih oleh 26% responden. Temuan wawancara mengonfirmasi bahwa kebutuhan kritis tidak hanya mencakup fasilitas fisik, tetapi juga verifikasi beban gandar dan clearance, sistem pengikatan kendaraan, slot perjalanan, standar operasional prosedur, digitalisasi layanan, serta regulasi dan pembagian tanggung jawab antarpihak. Secara praktis, implementasi awal perlu didahului audit teknis, penyesuaian fasilitas terminal, penyusunan prosedur operasi, dan pembentukan kerangka regulasi yang terkoordinasi. Penelitian menyimpulkan bahwa kesiapan piggyback transportation merupakan persoalan multidimensi yang menuntut kesiapan pasar, infrastruktur, operasi, dan kelembagaan secara simultan sebelum pelaksanaan pilot project.
Evaluasi Pelayanan Keselamatan Penumpang Rentan di KRL Yogyakarta–Solo Integrasi Importance-Performance Analysis (IPA) dan Analisis Kesenjangan Regulasi Andhika Teguh Putranto; Siti Malkhamah; Muhammad Zudhy Irawan
Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/stti.v3i1.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai ketersediaan fasilitas, mengevaluasi kondisi keselamatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keselamatan penumpang rentan pada layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta–Solo. Fokus studi dibatasi pada penumpang lanjut usia, ibu hamil, dan orang tua yang membawa balita. Melalui metode deskriptif kuantitatif–kualitatif, data primer dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dari 210 responden (Purposive Sampling) dan observasi lapangan berdasarkan standar PM 63 Tahun 2019. Analisis data menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA) yang dikomparasikan melalui analisis kesenjangan regulasi (benchmarking) dengan Inclusive Design Code dari Land Transport Authority (LTA) Singapura. Hasil pemetaan IPA menunjukkan bahwa ketersediaan infrastruktur fisik dasar sudah sangat memadai dan melampaui ekspektasi (Kuadran IV dan II), namun kualitas pelayanan operasional justru menjadi titik lemah yang mendesak untuk diperbaiki (Kuadran I). Keselamatan penumpang rentan terkompromi akibat minimnya ketegasan petugas dalam melindungi hak ruang prioritas serta kelemahan respons darurat medis. Analisis kesenjangan membuktikan bahwa standar domestik masih berorientasi pada penyediaan perangkat keras (compliance-based) dan belum menjamin perlindungan proaktif yang berpusat pada pengguna (outcome-based). Rekomendasi penelitian mendesak transformasi SOP petugas menjadi pelindung ruang yang proaktif serta pembentukan norma sosial keselamatan secara sistemik.

Page 2 of 2 | Total Record : 12