cover
Contact Name
Muhammad Alhada Fuadilah Habib
Contact Email
m.alhada@uinsatu.ac.id
Phone
+6281215079617
Journal Mail Official
annisbah@uinsatu.ac.id
Editorial Address
Gedung KH. Saifudin Zuhri Jl.Mayor Sujadi Timur No 46 Tulungagung Jawa Timur 66221 Indonesia
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 24068276     EISSN : 25495712     DOI : https://doi.org/10.21274/an.v10i2
Core Subject : Religion, Economy,
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah is a scientific journal contains original works from lecturers, researchers, students and other concerned parties who have not been published or are not on the publication in the form of articles on the research and conceptual ideas on the subject of sharia economy. This journal publishes twice in a year.
Articles 192 Documents
THE ROLE OF ENVIRONMENTAL KNOWLEDGE AND ATTITUDE IN SHAPING THE BEHAVIOR OF SME ACTORS (A MULTI-CASE STUDY IN KEDIRI CITY) Yuliani, Yuliani; Sugiarto, Suprihantosa
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/an.v11i1.8104

Abstract

Abstract: In Indonesia, Small and Medium Enterprises (SMEs) make up approximately 99% of the total businesses and absorb 97% of the workforce, making SMEs a key contributor to the economic sector. However, the waste produced by SMEs is also considerable when compared to large-scale businesses. Research discussing the environmental impact of SME economic activities is still very limited, despite the importance of the relationship between SMEs and the environment as a critical issue to study. The aim of this study is to obtain an in-depth and holistic description of the knowledge, attitude, and production behavior of SME actors regarding environmentally conscious production. This research is qualitative in nature. Three data collection procedures will be used in this study: interviews, observations, and documentation. Based on the analysis conducted, the research findings are: (1) business owners have limited knowledge of environmentally conscious economics; (2) SME owners have a positive attitude towards environmentally conscious business practices; (3) some SMEs still use raw materials harmful to the environment and do not engage in waste management. Keywords: Knowledge, Attitude, Environmentally Conscious Behavior Abstrak: Di Indonesia, jumlah pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sekitar 99% dari total perusahaan/usaha yang ada di Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja sehingga UKM memainkan peran penting memberikan konstribusi di sektor ekonomi. Namun, limbah yang dihasilkan oleh UKM juga tidak kalah besar jika dibandingkan dengan usaha skala besar. Penelitian yang membahas dampak aktivitas ekonomi dari UKM terhadap permasalahan lingkungan juga masih minim sekali. Padahal, antara UKM dan lingkungan merupakan permasalahan yang penting untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi secara mendalam dan holistik tentang pengetahuan, sikap, perilaku produksi yang dimiliki oleh pelaku UKM tentang produksi berwawasan lingkungan. Sehingga penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Ada tiga prosedur pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, temuan penelitian adalah (1) pengusaha memiliki pengetahuan yang terbatas tentang ekonomi berwawasan lingkungan. (2) pemilik UKM memiliki sikap yang setuju/mendukung terhadap usaha yang berwawasan lingkungan. (3) masih terdapat UKM yang mengunakan bahan baku yang membahayakan lingkungan dan tidak melakukan pengolahan limbah. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku Berwawasan Lingkungan
MANAGEMENT AND DEVELOPMENT MODEL OF VILLAGE-OWNED ENTERPRISES IN ISLAMIC ECONOMIC STUDIES Adlan, Muhamad Aqim
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/an.v11i1.8723

Abstract

Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk merumuskan model ideal pengelolaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis ekonomi Islam. Hal ini didasarkan adanya amanat Undang-Undang untuk membangun perekonomian desa melalui institusi BUMDes, namun selama ini eksistensi BUMDes belum berjalan sesuai dengan harapan dan hanya terkesan sebagai lembaga politik ekonomi di tingkat pemerintah desa. Padahal, pemerintah dan masyakat desa memiliki beban berat untuk menjalankan BUMDes di tengah masyarakat desa dalam rangka memberikan pengembangan di sektor perekonomian. Dalam ekonomi Islam, pengelolaan dan pengembangan BUMDes memiliki esensi pada terealisasinya nilai kesejahteraan, keadilan, dan pemerataan. Kajian ini merupakan kajian kualitatif melalui studi lapangan dari data observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan metode deskriptif dan content analysis sebagai metode paparan dan analisis data. Temuan dalam kajian ini menunjukkan bahwa pengelolaan dan pengembangan BUMDes di lapangan masih mengedepankan pola pengelolaan berbasis lokalitas, metode pengembangan konvensional dan terlihat belum maksimalnya sinergisitas para stakeholder di tingkat desa. Sementara ekonomi Islam melalui esensi tujuan syariat (maqashid syari’ah) dapat dijadikan landasan dalam pengelolaan dan pengembangan BUMDes. Kata kunci: Ekonomi Islam, BUMDes, Maqashid Syari’ah. Abstract: This study aims to formulate an ideal model of management and development of Village-Owned Enterprises (BUMDes) based on Islamic economics. This is based on the mandate of the Law to develop the village economy through the BUMDes institution, but so far the existence of BUMDes has not run as expected and only seems to be a political economic institution at the village government level. In fact, the government and village community have a heavy burden to run BUMDes in the middle of the village community in order to provide development in the economic sector. In Islamic economics, the management and development of BUMDes has the essence of realising the values of welfare, justice and equity. This study is a qualitative study through field studies from observation, interview, and documentation data with descriptive methods and content analysis as methods of data exposure and analysis. The findings in this study show that the management and development of BUMDes in the field still prioritise locality-based management patterns, conventional development methods and there is no maximum synergy of stakeholders at the village level. Meanwhile, Islamic economics through the essence of sharia objectives (maqashid shari'ah) can be used as a foundation in the management and development of BUMDes. Keywords: Islamic Economics, BUMDes, Maqashid Shari’ah.