cover
Contact Name
Lukas Umbu Zogara
Contact Email
lukasumbuzogara68@gmail.com
Phone
+6285333440949
Journal Mail Official
admin@igakerta.com
Editorial Address
Jl. Palem Raya No. 15 Petukangan Utara, Pesanggrahan Jakarta Selatan 12260
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovasi Gagasan Abdimas & Kuliah Kerja Nyata
Published by IGAKERTA Publisher
ISSN : -     EISSN : 30484499     DOI : https://doi.org/10.70234.
Core Subject : Education,
Jurnal Igakerta (Inovasi Gagasan Abdimas & Kuliah Kerja Nyata) adalah sebuah platform publikasi yang bersifat terbuka dan memberikan ruang bagi para mahasiswa, dosen, akademisi, maupun praktisi untuk berbagi inovasi, gagasan, dan pengalaman yang terkait dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) & Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dengan berbasis Open Jurnal System, Jurnal Igakerta memberikan akses luas bagi penulis dan pembaca yang tertarik pada beragam topik seputar inovasi dan gagasan kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Jurnal ini menjadi wadah inovasi dan gagasan yang memperkaya wawasan dan pengetahuan, serta mendorong kolaborasi dan pertukaran pemikiran di kalangan akademisi tentang kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Pembekalan PKL bagi Siswa SMK Prudent School: Mempersiapkan Diri untuk Sukses Menuju Dunia Kerja Rizqi Darmawan
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/60vrzd24

Abstract

Kegiatan  pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk  memberikan  pembekalan  kepada  siswa kelas XII  SMK Prudent  School  yang  akan melaksanakan Praktik Kerja  Lapangan  (PKL)  di  tahun  2025. Pembekalan  berbentuk  seminar  bertajuk  "Mempersiapkan  Diri  untuk  Sukses:  Langkah-Langkah Menuju  Dunia  Kerja"  pada  21  Februari  2025.  Sebanyak  126  siswa  dari  lima  jurusan—Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Multimedia (MM), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), dan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP)—mengikuti kegiatan ini. Rata‑rata skor pre‑test 59.5 meningkat menjadi 70.3 pada post‑test, dengan kenaikan 10.8 poin. Hasil  ini  menegaskan  efektivitas  seminar  dalam  meningkatkan  kesiapan  siswa  menghadapi  dunia kerja. 
Alat Pengusir Hama Tikus Sawah Dengan Tenaga Surya Di Desa Kandangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Azka Adzkiya; Dwi Prasetyo; Bara Kristanto; Ida Widihastuti
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/gzmeze86

Abstract

Hama pada tanaman padi, terutama di lahan sawah Indonesia, menjadi tantangan utama bagi petani karena dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi. Salah satu hama utama yang meresahkan adalah tikus sawah (Rattus argentiventer), yang sulit dikendalikan dan berdampak signifikan terhadap produktivitas pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, dengan tujuan memberikan solusi teknologi tepat guna berupa alat pengusir hama tikus berbasis tenaga surya. Alat ini dirancang untuk bekerja dengan memancarkan gelombang ultrasonik guna mengusir tikus, serta memanfaatkan energi matahari sebagai sumber dayanya. Proses pelaksanaan meliputi perancangan alat, perakitan, pengujian fungsional, dan sosialisasi kepada petani setempat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pada frekuensi 30 kHz hingga 40 kHz, tikus mulai menunjukkan respons menghindar dan ketakutan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu petani mengatasi gangguan hama secara efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan tanpa risiko dari penggunaan racun atau perangkap listrik
Transformasi Lingkungan Belajar sebagai Upaya Meningkatkan Minat Siswa di SDN Panunggangan 5 Reskyono, Tahta
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/k0f8rh87

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan dasar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SDN Panunggangan 5 sebagai respons atas lingkungan belajar yang  kurang  mendukung  keterlibatan  aktif  siswa.  Tujuan  kegiatan  ini  adalah  untuk  meningkatkan minat belajar siswa melalui transformasi lingkungan belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan  ramah  anak.  Metode  yang  digunakan  meliputi  observasi  awal,  diskusi  dengan  guru,  serta pelaksanaan program penataan kelas, penyediaan media pembelajaran menarik, dan pengenalan zona belajar  tematik.  Hasil  kegiatan  menunjukkan  peningkatan  partisipasi  siswa  dalam  proses pembelajaran serta antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti kegiatan belajar. Kesimpulannya, perubahan fisik dan atmosferik lingkungan belajar mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa secara signifikan. 
Peranan Kuliah Kerja Nyata Dalam Pemberdayaan Siswa Melalui Bimbingan Belajar Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Di Desa Rancagong Rw 09 Kusuma, Michael; Luisa Cornelia Wijaya; A.Kelvin Kristyanto Hadi; Wieke Mutiara; Adzra Anniqa; Annisa Nurwasyilah; Alfonsius Nicholas; Ivan Chayadi; Ryo Ferdinand; Eka Rifail Saipuddin Rachman
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/hmezpw71

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran KKN dalam meningkatkan kompetensi pelajar melalui kegiatan bimbingan belajar di RW 09 Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahapan observasi lapangan, dilanjutkan dengan koordinasi, sosialisasi, dan pelaksanaan program bimbingan belajar. Program bimbingan belajar terfokus pada pelajaran dasar seperti bahasa Inggris, matematika, dan kegiatan mewarnai. Metode pengajaran dilakukan secara interaktif dan dikelompokkan berdasarkan tingkat pemahaman siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya antusias yang tinggi dari para pelajar dengan tingkat kehadiran yang mencapai 80%. Evaluasi melalui survei kepada orang tua menunjukkan tanggapan positif terhadap metode pembelajaran dan dampak program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa KKN berperan penting dalam pemberdayaan siswa dan berpotensi untuk dilanjutkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.
Optimalisasi Pemanenan Air Hujan untuk Ketahanan Pangan dan Adaptasi Kekeringan di Desa Tepus, Gunungkidul Nurdiansyah, Muhamad Irfan; Ruslanjari, Dina; Heru Jatmiko, Retnadi; Auriel Fajarian, Nabilla; Silfani, Silfani
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/3fgwe262

Abstract

Ketersediaan air bersih di kawasan karst menjadi tantangan utama bagi ketahanan pangan dan adaptasi terhadap kekeringan. Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, menghadapi keterbatasan sumber air bersih akibat rendahnya retensi tanah kapur dan ketergantungan pada distribusi eksternal saat musim kemarau. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan rainwater harvesting (RWH) berbasis partisipasi komunitas untuk meningkatkan akses air bersih dan mendukung kesejahteraan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pembangunan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan ketersediaan air rumah tangga dan dukungan terhadap ketahanan pangan lokal. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam kerangka pentahelix dan berkontribusi pada pencapaian SDG 6 (Clean Water and Sanitation) serta mitigasi risiko kekeringan. Dengan demikian, RWH berpotensi menjadi model berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah rawan kekeringan serupa.

Page 4 of 4 | Total Record : 35