cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): MUARA" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI EKSPOR DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG DARI PERSPEKTIF PELAYANAN PUBLIK Mahardika Yudha Setiawan
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.2

Abstract

Globalisasi yang ditandai dengan perdagangan internasional, proses ekspor dan impor yang semakin ramai dan kompleks menjadi suatu keharusan. Salah satu pelabuhan yang digunakan untuk melakukan aktivitas ekspor-impor dan merupakan kategori pelabuhan khusus adalah Pelabuhan Tanjung Emas yang terletak di Pantai Utara Kota Semarang. Berdasar pada hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: mengetahui pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedure) implementasi ekspor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dalam perspektif pelayanan publik; dan mengetahui penyelesaian sengketa pelaksanaan SOP antara eksportir dengan Bea Cukai pelabuhan sesuai Undang-Undang Pelayanan Publik.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis isi dokumen dan analisis interaktif. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan informan dari Kantor Bea Cukai, KSOP Semarang dan Pengusaha. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber data.Mengenai metode ekspor yang berstandarkan pada SOP, pihak Bea Cukai menjelaskan bahwa secara otomatis metode ekspor akan bekerja sesuai dengan SOP, karena semua tahapan telah ter-cover oleh server secara otomatis dan sistematis. Metode pengiriman data yang dilakukan melalui PDE (Pertukaran Data Elektronik) dengan sistem on line. Dan data dapat langsung di-input oleh tiap-tiap eksportir melalui kantornya masing-masing sesuai dengan modul yang ada dalam hal ini PEB. Kemudian modul akan diterima oleh server Bea-Cukai dan akan diproses berdasarkan tingkat kewenangan yang dimiliki. Kegiatan ekspor dan impor yang berlangsung di pelabuhan, khusunya Pelabuhan Tanjung Emas Semarang banyak ditemui permasalahan bahkan sampai kepada persengketaan yang terjadi antara pihak bea cukai pelabuhan dengan eksportir. Selanjutnya untuk menyelesaikan persengketaan/konflik yang terjadi pihak Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menurut azas hukum yang menerapkan ADR (Alternatif Dispute Resolution). Istilah ADR (Alternatif Dispute Resolution) mempunyai definisi sebagai berikut pola penyelesaian masalah sosial melalui jalur alternatif selain proses hukum/ non litigasi antara lain melalui upaya perdamaian.
UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DALAM KEGIATAN STEVEDORING SUPPLY VESSEL OSAM MANILA PADA PT EASTERN LOGISTICS LAMONGAN SHOREBASE Hotmanahan Sihombing; Haidar Nur Fauzan
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.9

Abstract

Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Kegiatan Stevedoring Supply Vessel Osam Manila Pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase masih terdapat kendala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : kurangnya kepedulian Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja, tidak ada pengawasan dari Departement Health Safety and Environment (HSE) saat kegiatan stevedoring berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pada saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Juli 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah Supervisor Jetty, dan Tallyman.Hasil penelitian ini adalah : 1) upaya pencegahan penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase adalah : terpasangnya cctv dan kartu Hazard Observation Card (HOC) sebagai alat untuk mengetahui jika terjadinya keadaan/ kondisi tidak aman, pada saat proses stevedoring berlangsung wajib dibawah pengawasan Departement Health Safety and Environment (HSE), mensosialisasikan peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku dengan memberikan sanksi tegas kepada TKBM yang masih tetap melanggar, mengadakan diklat Basic Safety Trainning untuk TKBM dan pekerja lainnya, sebelum melaksanakan kegiatan stevedoring wajib melaksanakan safety briefing/ internal meeting, menambah rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja di area jetty yang disesuaikan dengan risiko yang ada pada saat kegiatan stevedoring tersebut. 2) penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja kegiatan stevedoring perlu adanya pengawasan, yaitu : mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, memperbaiki dan memberikan arahan ketika terdapat kondisi yang tidak aman, untuk meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.
AKTIVITAS RECEIVING DI GUDANG UMUM PT EASTERN LOGISTICS LAMONGAN JAWA TIMUR Dwi Nuryani; Intan Shara Dewi
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.3

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu, barang yang dipesan tidak sesuai purchase order, banyak material yang rusak akibat pengepakan yang kurang sesuai saat pengiriman, terbatasnya karyawan dalam gudang yang mengakibatkan keterlambatan saat proses pemeriksaan dan bongkar barang. Tujuan penelitian ini adalah : 1). Untuk mendeskripsikan Aktivitas Receiving di Gudang umum PT Eastern Logistics di Lamongan Jawa Timur. 2). Untuk mendeskripsikan hambatan-hambatan apa saja yang terjadi pada Aktivitas Receiving di gudang umum PT Eastern Logistics di Lamongan Jawa Timur.Penelitian ini dilaksanakan di PT Eastern Logistics di Lamongan Jawa Timur dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan April. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dokumen yang digunakan saat aktivitas receiving antara lain, purchase order, delivery order, dan receiving report.Hasil penelitian ini adalah: 1). Aktivitas Receiving di gudang umum PT Eastern Logistics di Lamongan Jawa Timur terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain: a). Persiapan Peralatan. b). Persiaan Tenaga Kerja. c). Persiapan Dokumen. d). Persiapan Tempat. f). Proses Receiving di Gudang Umum. h). Pelaporan dan Evaluasi Receiviving. 2) Secara umum Aktivitas Receiving di Gudang umum Lamongan Jawa Timur masih ada beberapa hambatan antara lain: a). Pengiriman barang Chemical yang dipesan tidak sesuai dengan ketentuan dan persyaratan Safety, tidak menyertakan Material Safety Data Sheet (MSDS). b).Saat pengiriman solar diarea Fuel Station driver tidak menggunakan sarung tangan, Coverall, Safety Shoes, dan Helmet. c). Banyak material ditempatkan di lantai yang mengakibatkan kerusakan pada barang.
PROSES PENINGKATAN PELAYANAN GUDANG CONTAINER FREIGHT STATION DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Sajudi Sajudi; Muhammad Rangga Tony Alamsyah
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.7

Abstract

Gudang CFS ( Container Freight Station ) berperang angat penting dalam penyimpanan barang impor maka pelayanannnya perlu ditingkatakn unutk mengatasi kendala- kendala dalam proses pelayanan di gudang. Dalam proses Peningkatan Pelayanan Gudang CFS terdapat masalah yang terjadi seperti kekurangan fasilitas gudang yanf kuran memedai yang memadai yan menghambat kinerja dalam gudang. Tujuan dari penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengetahui tentang kegiatan pelayanan gudang CFS di PT Terminal Petikemas Semarang.Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiia kualitatif deskroftif. Penelitian ini dilakukan pada PT Terminal Petikemas Semarang dari bulan April 2018 sampai dengan blan juni 2018. Teknik pengmpulan data yang di gunakan yaitu dengan metode observasi, studi pustaka wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil Penleitian yaitu : 1) Proses Peningkatan Pelayanan Gudang Conatiner Freight Station yang menerangkan proses peningkatan pelayanan gudang, kegiatan delivery, biaya penupukan gudang container freight station dan beserta penambahan kekurangan fasilitas digudang beserta peenyelesaiannya. 2) hambatan- hambatan yang terjadi saat melakukan proses peningkatan pelayanan gudang container Freight Station yang mana menerangkan banyak atau tidaknya hambatan tersebut terjadi. Saran : bagi gudang CFS harus memperhatikan fasilitas- fasilitas yang kurang menunjang di gudang dan yang belum terdapat digudang dan jika sudah mengetahui , mengajukan pengadaan kepada Kantor TPKS untuk segera memberikan fasilitas-fasilitas atau peralatan yang kurang di Gudang CFS
PELAYANAN PENUMPANG PADA KAPAL PESIAR MS SEABOURN ENCORE OLEH OPERASIONAL KEAGENAN PT BAHARI EKA NUSANTARA CABANG SEMARANG Supriyanta Supriyanta; Febrianto Nur Syafii
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.4

Abstract

Pelayanan penumpang kapal pesiar oleh operasional keagenan PT Bahari Eka Nusantara Cabang Semarang masih terdapat kendala sehingga menghambat kegiatan keagenan,Permasalahan dalam penelitian ini adalah : Pembayaran terkait pelayanan kapal yang tidak efisien, Kurangnya fasilitas pelayanan penumpang kapal pesiar. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pelayanan penumpang pada kapal pesiar MS. Seabourn Encore oleh operasional keagenan PT Bahari Eka Nusantara Cabang Semarang, Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi selama pelaksanaan pelayanan penumpang kapal pesiar MS. Seabourn Encore oleh operasional keagenan PT Bahari Eka Nusantara Cabang Semarang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Bahari Eka Nusantara Cabang Semarang dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dan studi pustaka. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah staff operasional, staff keuangan, dan karyawan freelance.Hasil penelitian ini adalah: pelayanan penumpang pada kapal pesiar MS. Seabourn Encore oleh operasional keagenan PT Bahari Eka Nusantara Cabang Semarang. Pelayanan penumpang kapal pesiar dimulai dari tahap persiapan pelayanan penumpang kapal pesiar, pelaksanaan pelayanan penumpang kapal pesiar, dan terlayaninya penumpang kapal pesiar. Dalam pelaksanaan pelayanan penumpang kapal pesiar masih terdapat beberapa hambatan, hambatan tersebut yaitu pembayaran terkait pelayanan kapal yang tidak efisien dan kurangnya fasiltas pelayanan kapal pesiar.
SISTEM VOYAGE CHARTER DALAM PENGADAAN KAPAL LAUT DI PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK Shinta Mardiana Dewi; Arif Muhammad Tri Nugroho
MUARA Vol 1, No 1 (2018): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v1i1.5

Abstract

Pencharteran kapal laut merupakan suatu cara yang baik untuk mengatasi terbatasnya armada kapal yang dimiliki oleh perusahaan pelayaran. Disamping itu, dengan carter kapal, barang dapat diangkut dengan aman, cepat dan relatif lebih murah Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sistem voyage charter dalam pengadaan angkutan kapal laut di PT Pupuk Indonesia Logistik          Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanaakan di PT Pupuk Indonesia Logistik. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi,dan studi dokumentamsi. Sementara keabsahan data diuji dengan menggunakan teknik trianggulasi data Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah manager marketing dan pegawai PT Pupuk Indonesia Logistik.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengadaan Surat Perjanjian Kerja kapal Laut dengan menggunakan voyage charter, sudah sesuai dengan ketentuan dalam standar charter kapal maupun ketetntuan internal operasional dan administrasi kapal charter dari perusahaan. Namun, masih ditemukan beberapa permasalahan terkait dengan monitoring perusahaan yang kurang maksimal. Permasalahan terutama terjadi pada adminitrasi dokumen yang disebabkan karena kurang tanggapnya ship broker atau agen yang ditunjuk untuk mengurusi kapal saat pemuatan atau pembongkaran sehingga menghambat proses monitoring terhadap perkerjaan pada kapal charter

Page 1 of 1 | Total Record : 6