cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): MUARA" : 12 Documents clear
PELAKSANAAN PELAYANAN SURAT PERSETUJUAN SYAHBANDAR KAPAL SPOB. SEROJA VI DI PT ARPENI PRATAMA OCEAN LINE CABANG MERAK Martin Wahyu Setyawan; Rifki Aziz
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.24

Abstract

            Permasalahan dalam pelaksanaan SPS System dalam pelayanan SPOB Seroja VI adalah tingginya intensitas kedatangan dan/ atau keberangkatan kapal, tingginya biaya operasional, koneksi internet yang buruk dan terbatasnya jumlah staff agency.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pelayanan kapal dengan menggunakan SPS System. 2)Untuk mengetahui apa saja persiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan SPS System. 3) Untuk dokumen apa saja yang diperlukan dalam penyelesaian dokumen kapal menggunakan SPS System. 4) Untuk mengetahui proses penyelesaian dokumen kapal menggunakan SPS System. 5) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pelayanan SPS System oleh PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak.            Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak dari bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Juni 2019. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara,observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan, informan yang dijadikan penelitian adalah Head Operation dan Staf Operasional/ Agency PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian ini adalah: 1) Pelayanan dalam penyelesaian dokumen kapal di PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak dengan menggunakan SPS System. 2) Persiapan pelaksanaan SPS System dalam penyelesaian pelayanan jasa keagenan kapal melalui 4 (empat) tahap,yaitu: persiapan peralatan, persiapan tenaga kerja, persiapan waktu, dan persiapan dokumen. 3) Dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan SPS System secara garis besar ada tiga, yaitu: dokumen kapal, dokumen muatan, dan dokumen crew. 4) Proses penyelesaian dokumen kapal dengan menggunakan SPS System melalui tujuh tahap, diantaranya: a) menerima SPK keagenan. b) Membuat permohonan PKK. c) Pengambilan dokumen. d) Pemeriksaan sertifikat kapal. e) Permohonan Clearance In. f) Monitoring Kegiatan Kapal. g) Proses Clearance Out. 5) Upaya untuk meningkatkan SPS System adalah dengan menyediakan perangkat pendukung dan mengadakan pelatihan terkait penggunaan SPS System. SPS System/ Sistem Informasi (SI) KSOP Banten dapat mempermudah dan memberikan layanan kepada pengguna jasa serta mengefisiensikan waktu penyelesaian dokumen kapal dalam mempercepat proses Port Clearance, sehingga terhindarnya kapal dari delay yang dapat merugikan pihak kapal.
UPAYA PENGURANGAN DEMURRAGE TERHADAP PELAKSANAAN BONGKAR MUAT KAPAL CHEMICAL TANKER PADA PT SAMUDERA INDONESIA JAKARTA Shinta Mardiana Dewi; Mustaqim Majid
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.25

Abstract

Demurrage merupakan bentuk pengenaan denda karena kapal melebihi batas waktu yang telah ditentukan.Mengenai permasalahan dari penelitian ini adalah sering kali terjadinya tempat pembongkaran muatan di Jetty penuh yang menyebabkan kapal tertunda untuk kegiatan bongkar atau muat dan waktu kapal sandar yang lama sehingga menyebabkan terjadinya demurrage kapal chemical tanker.Tujuan penelitian ini adalah 1) Tercapainya target waktu (laycan) kegiatan di lapangan ketika kapal chemical tanker melaksanakan bongkar atau muat 2) Memaksimalkan kegiatan bongkar atau muat kapal chemical tanker guna mengurangi adanya demurrage.            Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Penelitian ini dilaksanakan di PT. Samudera Indonesia Jakarta pada bulan Januari sampai Juli 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Sedangkan informasi dalam penelitian ini adalah staf operasional PT. Samudera Indonesia Jakarta.            Dari hasil Penelitian nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atau masukan kepada perusahaan yaitu 1) Upaya yang dilaksanakan untuk mencapai target waktu (laycan)dalam bongkar atau muat kapal chemical tanker yakni:   a) Berjalannya koordinasi ke agen dengan baik sesuai dengan persetujuan owner ship dan pencharter, b) Penyandaran posisi kapal yang cepat dan tepat waktu untuk kelancaran kegiatan di dermaga, dan c) Terlaksananya operasi bongkar muat alih kapal ke kapal (ship to ship)2) Maksimalnya kegiatan bongkar muat terkait usaha untuk penguranganadanya demurrage kapal chemical tanker yaitu a) Penunjukan agen untuk shipment kapal yang baik dan benar sesuai permintaan dari pencharter b) Terlaksananya kegiatan tankcleaning untuk mempercepat proses muat dan bongkar kapal.
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Noviana Puspitasari; Fitria Rahmawati
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.26

Abstract

Kelancaran bongkar muat harus sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan alat yang sedang beroperasi serta memerlukan perawatan yang baik untuk mendukung agar kapal bongkar muat equipment di dermaga tidak terkena  demmurage (denda biaya keterlambatan, biaya tambahan  yang harus  dikeluarkan  pencharter). Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui proses penanganan bongkar muat equipment dengan double crane, serta mengetahui hambatan dalam proses penanganan bongkar muat, dan cara pengurusan dokumen bongkar muat oleh PT. Samudra Indah Sejahtera yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif ini dilaksanakan di PT Samudra Indah Sejahtera Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dilakukan selama 7 bulan, November 2018 - Mei 2019. Dengan menggunakan teknik data seperti observasi untuk melihat langsung kegiatan bongkar muat, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini diketahui proses penanganan bongkar muat equipment dengan double crane yaitu dengan Proses penanganan bongkar muat, Hambatan dalam proses penanganan bongkar muat dan cara mengurus dokumen bongkar muat. 
PENGARUH WORD OF MOUTH DAN BRAND LOYALTY TERHADAP PURCHASE INTENTION AIR MINERAL DALAM KEMASAN UTRA PADA PT GUWATIRTASEJAHTERA Erwan Nurhidayat; Hidup Marsudi
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.21

Abstract

In the era of rapid development of nearly everyone consume bottled mineral water. This affects the mineral water company is developing rapidly. One of them is AMDK company (AIR MINUM DALAM KEMASAN) Guwatirta Sejahtera Company with name brand Utra. Therefore Utra must be excelent improve continue and innovate to attract attention and get his confidence of consumers in order to create a consumer buying interest that continues to exist in the market.This purpose of this research is determine the effect of word of mouth and Brand Loyalty to Purchase Intention sample that amount taken from 77 respondents. Measurement variables using research instruments such as questionnaires. The Methods of data analysis is a method of Validity, reliability testing, t Test, F test and R2 test.The results of the test is indicate that Word of mouth and brand loyalty positve and significant effect on purchase intention. Increased purchase intent for the review should be through influential because big brand loyalty , brand loyalty singer must be supported and enhanced by the company.
PROSES PENERBITAN SURAT PERJANJIAN ANGKUTAN LAUT DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PELAYANAN PORT TO DOOR SERVICE PADA PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK Supriyanta Supriyanta; Iqwan Saipudin
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.22

Abstract

Penerbitan surat perjanjian atau kontrak adalah layaknya membuat undang-undang yaitu mengatur hak dan kewajiban para pihak dan menjadikannya alat bukti jika terjadi sengketa. Permasalahan dalam proses penerbitan Surat Perjanjian Angkutan Laut (SPAL) dengan menggunakan sistem pelayanan port to door service ini adalah sulitnya mencapai kata sepakat dalam penentuan harga uang tambang (freight), ketidaksiapan armada kapal laut saat harga uang tambang sudah terjadi kesepakatan, negosiator yang handal masih kurang. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses penerbitannya, hambatan yang dihadapi dalam proses penerbitan surat tersebut serta bagaimana cara mengatasinya.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Pupuk Indonesia Logistik dari bulan November sampai Mei 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Staf Marketing PT Pupuk Indonesia Logistik.Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) proses penerbitan surat perjanjian angkutan laut dengan menggunakan sistem pelayanan port to door service pada PT Pupuk Indonesia Logistik meliputi: a) komunikasi/ negosiasi uang tambang (freight), b) membuat pasal yang tidak merugikan kedua belah pihak, c) mengirim ke pihak kedua supaya dikoreksi apabila ada yang tidak sesuai dan apabila sudah terjadi kesepakatan, maka sudah terjadi surat perjanjian angkutan laut, d) perusahaan pelayaran menunjuk agen di pelabuhan tujuan untuk mengurus clearence in & clearence out kapal, e) perusahaan pelayaran menunjuk PBM untuk melakukan bongkar muat dan f) menunjuk EMKL untuk mengirimnya ke gudang consignee; 2) hambatan-hambatan yang terjadi adalah: a) penentuan harga uang tambang (freight) belum mencapai kesepakatan, b) ketidaksiapan armada kapal pada saat harga surat perjanjian angkutan laut sudah tercapai kata sepakat, c) masalah negosiator yang handal masih kurang; 3) cara mengatasinya adalah yaitu dengan melakukan komunikasi yang lebih intensif lagi dan yang sifatnya persuasif, koordinasi antara karyawan perusahaan dengan nakhoda untuk memberikan informasi kemana lagi rute pelayaran, dan dengan cara proses perekrutan karyawan di divisi pemasaran lebih selektif lagi serta harus berkompeten di bidangnya
PENGURUSAN DOKUMEN IMPOR SEMENTARA MELALUI JALUR LAUT PADA PT JATRINDO ANTARANSENTRA Arif Nofa Sugiyanto; Prapdita Budi Argo
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.23

Abstract

Pengurusan dokumen impor sementara sangat penting untuk barang-barang yang akan di ekspor kembali ke negara asal (re-ekspor). Beberapa masalah yang ada antara lain: barang impor sementara tidak memiliki paspor, serta penolakan atas permohonan ijin impor sementara oleh Bea & Cukai. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui proses impor sementara, 2) mengetahui proses pengurusan dokumen dan perijinan impor sementara, dan 3) untuk mengetahui adakah hambatan dalam pengurusan dokumen impor sementara.Penelitian ini adalah termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif yang akan mendeskripsikan bagaimana proses impor sementara dan proses pengurusan dokumen impor sementara. Penelitian dilaksanakan pada Februari sampai dengan Agustus 2019 di PT Jatrindo Antaransentra Jakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara pada narasumber kantor PT Jatrindo Antaransentra Jakarta. Teknik analisa data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan impor sementara di PT Jatrindo Antaransentra diuraikan dalam tiga tahap yaitu (1) pelengkapan dokumen sebelum dilaksanakan impor sementara, (2) pengajuan ke Bea & Cukai serta pelaksanaan impor sementara, dan (3) pengembalian barang ke negara asal. Proses pengurusan dokumen impor sementara dilaksanakan dengan: (1) persiapan petugas bagian customs, (2) persiapan dokumen ke Bea & Bukai, (3) pengajuan surat permohonan ijin impor sementara, (4) pembuatan dokumen pemberitahuan impor barang, (5) penerbitan surat penjaluran, (6) pemeriksaan barang di pelabuhan, (7) pengambilan delivery order, (8) penerbitan surat penyerahan peti kemas, dan (9) proses unstuffing. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada yaitu: (1) penolakan dari Bea & Cukai untuk permohonan ijin dengan jaminan tertulis, maka pihak importir melakukan pengajuan kembali dalam bentuk permohonan jaminan customs bond sehingga mendapatkan ijin dari Bea & Cukai, (2) masalah keterlambatan original dokumen, pihak importir bagian messenger selalu menghubungi dan memastikan untuk permintaan original dokumen supaya segera dikirim agar dapat segera diselesaikan pengurusan impor supaya tidak timbul demurrage.
PELAKSANAAN PELAYANAN SURAT PERSETUJUAN SYAHBANDAR KAPAL SPOB. SEROJA VI DI PT ARPENI PRATAMA OCEAN LINE CABANG MERAK Setyawan, Martin Wahyu; Aziz, Rifki
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.24

Abstract

            Permasalahan dalam pelaksanaan SPS System dalam pelayanan SPOB Seroja VI adalah tingginya intensitas kedatangan dan/ atau keberangkatan kapal, tingginya biaya operasional, koneksi internet yang buruk dan terbatasnya jumlah staff agency.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pelayanan kapal dengan menggunakan SPS System. 2)Untuk mengetahui apa saja persiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan SPS System. 3) Untuk dokumen apa saja yang diperlukan dalam penyelesaian dokumen kapal menggunakan SPS System. 4) Untuk mengetahui proses penyelesaian dokumen kapal menggunakan SPS System. 5) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pelayanan SPS System oleh PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak.            Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak dari bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Juni 2019. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara,observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan, informan yang dijadikan penelitian adalah Head Operation dan Staf Operasional/ Agency PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian ini adalah: 1) Pelayanan dalam penyelesaian dokumen kapal di PT Arpeni Pratama Ocean Line Cabang Merak dengan menggunakan SPS System. 2) Persiapan pelaksanaan SPS System dalam penyelesaian pelayanan jasa keagenan kapal melalui 4 (empat) tahap,yaitu: persiapan peralatan, persiapan tenaga kerja, persiapan waktu, dan persiapan dokumen. 3) Dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan SPS System secara garis besar ada tiga, yaitu: dokumen kapal, dokumen muatan, dan dokumen crew. 4) Proses penyelesaian dokumen kapal dengan menggunakan SPS System melalui tujuh tahap, diantaranya: a) menerima SPK keagenan. b) Membuat permohonan PKK. c) Pengambilan dokumen. d) Pemeriksaan sertifikat kapal. e) Permohonan Clearance In. f) Monitoring Kegiatan Kapal. g) Proses Clearance Out. 5) Upaya untuk meningkatkan SPS System adalah dengan menyediakan perangkat pendukung dan mengadakan pelatihan terkait penggunaan SPS System. SPS System/ Sistem Informasi (SI) KSOP Banten dapat mempermudah dan memberikan layanan kepada pengguna jasa serta mengefisiensikan waktu penyelesaian dokumen kapal dalam mempercepat proses Port Clearance, sehingga terhindarnya kapal dari delay yang dapat merugikan pihak kapal.
UPAYA PENGURANGAN DEMURRAGE TERHADAP PELAKSANAAN BONGKAR MUAT KAPAL CHEMICAL TANKER PADA PT SAMUDERA INDONESIA JAKARTA Dewi, Shinta Mardiana; Majid, Mustaqim
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.25

Abstract

Demurrage merupakan bentuk pengenaan denda karena kapal melebihi batas waktu yang telah ditentukan.Mengenai permasalahan dari penelitian ini adalah sering kali terjadinya tempat pembongkaran muatan di Jetty penuh yang menyebabkan kapal tertunda untuk kegiatan bongkar atau muat dan waktu kapal sandar yang lama sehingga menyebabkan terjadinya demurrage kapal chemical tanker.Tujuan penelitian ini adalah 1) Tercapainya target waktu (laycan) kegiatan di lapangan ketika kapal chemical tanker melaksanakan bongkar atau muat 2) Memaksimalkan kegiatan bongkar atau muat kapal chemical tanker guna mengurangi adanya demurrage.            Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Penelitian ini dilaksanakan di PT. Samudera Indonesia Jakarta pada bulan Januari sampai Juli 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Sedangkan informasi dalam penelitian ini adalah staf operasional PT. Samudera Indonesia Jakarta.            Dari hasil Penelitian nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atau masukan kepada perusahaan yaitu 1) Upaya yang dilaksanakan untuk mencapai target waktu (laycan)dalam bongkar atau muat kapal chemical tanker yakni:   a) Berjalannya koordinasi ke agen dengan baik sesuai dengan persetujuan owner ship dan pencharter, b) Penyandaran posisi kapal yang cepat dan tepat waktu untuk kelancaran kegiatan di dermaga, dan c) Terlaksananya operasi bongkar muat alih kapal ke kapal (ship to ship)2) Maksimalnya kegiatan bongkar muat terkait usaha untuk penguranganadanya demurrage kapal chemical tanker yaitu a) Penunjukan agen untuk shipment kapal yang baik dan benar sesuai permintaan dari pencharter b) Terlaksananya kegiatan tankcleaning untuk mempercepat proses muat dan bongkar kapal.
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Puspitasari, Noviana; Rahmawati, Fitria
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.26

Abstract

Kelancaran bongkar muat harus sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan alat yang sedang beroperasi serta memerlukan perawatan yang baik untuk mendukung agar kapal bongkar muat equipment di dermaga tidak terkena  demmurage (denda biaya keterlambatan, biaya tambahan  yang harus  dikeluarkan  pencharter). Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui proses penanganan bongkar muat equipment dengan double crane, serta mengetahui hambatan dalam proses penanganan bongkar muat, dan cara pengurusan dokumen bongkar muat oleh PT. Samudra Indah Sejahtera yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif ini dilaksanakan di PT Samudra Indah Sejahtera Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dilakukan selama 7 bulan, November 2018 - Mei 2019. Dengan menggunakan teknik data seperti observasi untuk melihat langsung kegiatan bongkar muat, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini diketahui proses penanganan bongkar muat equipment dengan double crane yaitu dengan Proses penanganan bongkar muat, Hambatan dalam proses penanganan bongkar muat dan cara mengurus dokumen bongkar muat. 
PENGARUH WORD OF MOUTH DAN BRAND LOYALTY TERHADAP PURCHASE INTENTION AIR MINERAL DALAM KEMASAN UTRA PADA PT GUWATIRTASEJAHTERA Nurhidayat, Erwan; Marsudi, Hidup
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.21

Abstract

In the era of rapid development of nearly everyone consume bottled mineral water. This affects the mineral water company is developing rapidly. One of them is AMDK company (AIR MINUM DALAM KEMASAN) Guwatirta Sejahtera Company with name brand Utra. Therefore Utra must be excelent improve continue and innovate to attract attention and get his confidence of consumers in order to create a consumer buying interest that continues to exist in the market.This purpose of this research is determine the effect of word of mouth and Brand Loyalty to Purchase Intention sample that amount taken from 77 respondents. Measurement variables using research instruments such as questionnaires. The Methods of data analysis is a method of Validity, reliability testing, t Test, F test and R2 test.The results of the test is indicate that Word of mouth and brand loyalty positve and significant effect on purchase intention. Increased purchase intent for the review should be through influential because big brand loyalty , brand loyalty singer must be supported and enhanced by the company.

Page 1 of 2 | Total Record : 12