Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam
Sub themes and scope in the scientific publications of Bayan lin-Nass include: 1. Dakwah and Islamic propagation: a. Studies in the science of dakwah, such as history of dakwah, philosophy of dakwah, and methodology of dakwah, include in culturally, economically, and politically. b. Management of dakwah that related to make a plan and strategy for Islamic proselytizing, Islamic global tourism, and Islamic management and religious tourism. c. Dakwah, especially in the analysis of social and psychological, Islamic counseling, and the relationship between dakwah and socio-cultural studies. 2. Communication science: a. Studies in communication science in general, communication theory, and approaches in communication, interpersonal communication, group communication, and organizational communication. b. Political communication, including the strategies of political communication, political campaigns, political marketing, governance, public policy, and political parties. c. Development of communication, such as the communication planning, communication and contemporary issues, and communication management. d. Communication science in the study of psychology and social culture, include in the field of sociology of communication, psychology of communication, communication and local wisdom, and intercultural communication. e. Media studies, including the scope of journalism, mass communication, mass media management, media content analysis, and new media studies. f. Public Relations (PR), consisting of human relations, corporate social resposibility (CSR), media relations, public affair, marketing communications, and advertising.
Articles
93 Documents
Sistematika Dakwah dalam Aliran Aswaja dan Syiah: Sebuah Pendekatan Teks-teks Hadits Tematik
Mohammad Fattah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayan lin-nass.v1i1.143
Hadits merupakan dalil kedua setelah al-Quran yang digunakan oleh umat Islam dalam melaksanakan ibadah sehari-hari. Para ulama Sunni menjadikan al-Kutub al-Sittah sebagai kitab hadits yang dijadikan panduan dan rujukan setelah al-Quran. Justru, kedudukan hadits-hadits yang terdapat dalam kitab-kitab tersebut dapat dibagikan kepada tiga pembagian hadits yang utama yaitu hadits sahih, hasan dan da'if. Sedangkan Ulama Syiah menjadikan kitab Usul al-Kafi karangan al-Kulayni yang dianggap memiliki taraf yang sama dengan al-Kutub al-Sittah. Kajian ini ingin memastikan bahwa sebuah hadits yang terdapat dalam kitab-kitab tersebut diaplikasikan dan diamalkan di kalangan Sunni dan Syiah. Kajian ini merupakan kajian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis bahan-bahan kajian. Kitab utama yang digunakan ialah al-Kutub al-Sittah dan Usul al-Kafi karangan al-Kulayni. Pengumpulan data dilakukan melalui pengelompokan beberapa unsur yang dipastikan sebagai hadits masyhur di kalangan umat Islam dan keasliannya bersumber dari Rasulullah SAW. Hasil kajian ini mendapati bahwa hadits-hadits dalam al-Kutub al-Sittah meliputi hadits marfu' yang disandarkan kepada Rasulullah SAW, atau hadits mauquf yang disandarkan kepada para sahabat dan hadits maqtu' yang disandarkan kepada para tabi'in. Sedangkan kitab Usul al-Kafi pula banyak meliputi hadits mauquf yang disandarkan kepada Sayyidina Ali bin Abi Talib, Ja'far al-Sadiq bin Ali dan yang lainnya dari kalangan sahabat dan tabi'in. Oleh karena itu, teks-teks hadits yang terdapat dalam kitab Usul al-Kafi lebih sesuai dikategorikan sebagai Athar karena diucapkan dan dikatakan oleh selain Rasulullah SAW.
STRATEGI DAKWAH USTADZ HANAN ATTAKI DALAM MEMBANGUN KARAKTER ISLAMI PADA KEHIDUPAN SEHARI-HARI (CHANEL YOUTUBE USTAD HANAN ATTAKI PADA VIDEO “MUSLIM GAUL, EMANG ADA?â€)
zahra nur fadhilah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i1.1294
Dakwah dalam agama Islam yang merujuk pada upaya menyampaikan ajaran dan nilai-nilai agama kepada orang lain dengan maksud untuk mengajak mereka memahami, menerima, dan mengamalkan ajaran Islam. Dakwah saat ini sudah berkembang sangat pesat dengan memanfaatkan media teknologi. Media membantu da’i untuk menyebarkan ajaran Islam secara pesat. Hanan Attaki adalah salah satu ustadz masa kini yang dekat dengan khalayak milenial yang tidak bisa jauh dari adanya media sosial di kehidupan sehari-hari. Hanan Attaki merupakan seorang pendakwah atau ustadz yang terkenal di kalangan anak muda, Gaya dakwahnya yang masa kini membuat Hanan Attaki memiliki banyak pengikut di media YouTube. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi ustadz Hanan Attaki dalam berceramah di channel YouTube dan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam strategi komunikasi yang dilakukan ustadz Hanan Attaki. Metode dalampenelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik yang digunakan untuk menggali data dari sumber data yang berupa peristiwa, tempat atau lokasi, dan benda, serta rekaman gambar. Hasil penelitian strategi dakwah Ustadz Hanan Attaki yakni Ustadz Hanan menggunakan strategi dakwah yang unik yakni dengan menggunakan gaya bahasa gaul atau milenial sesuai mad’u dan berpakaian kekinian.Â
PERAN NAHDLATUL ULAMA CABANG SUMENEP DALAM MEWUJUDKAN KEBIJAKAN PROKES PEMERINTAH MENGATASI PANDEMI COVID-19
sitti khotijah;
Moh. Hamdani
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v5i2.603
Seiring perkembangan zaman, Dakwah Islam mengalami persoalan yang begitu kompleks yang berkaitan dengan masalah kehidupan. Pada dasarnya Agama Islam mampu menjawab segala persoalan yang dihadapi Umat Islam itu sendiri. Sehingga dalam hal ini, tidak hanya dibutuhkan seorang muballigh saja yang mampu memiliki peran dan peta dakwah terhadap obyek dakwah terkait dengan problematika, budaya, dan karakter yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, namun organisasi kemasyarakatan juga dituntut untuk memiliki peran aktif dalam penyebaran dakwah, seperti halnya Nahdlatul Ulama. Tidak dapat di pungkiri bahwa Indonesia pada masa sekarang ini, sedang mengalami polemik pandemik covid-19, yang menuntut akan adanya kerjasama bilateral dan berkesinambungan Antara pemerintah, masyarakat, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang ada didalamnya. Maka dalam penelitian ini, memiliki tujuan untuk mengetahui peran organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama Cabang Sumenep dalam mewujudkan kebijakan Prokes pemerintah mengatasi pandemik covid-19, beserta dengan faktor pendukung dan penghambatnya. Adapun metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi desktiptif. Adapun hasil dari penelitian menyatakan bahwa: ada beberapa peran yang dilakukan oleh Nadlatul Ulama Cabang Sumenep dalam membantu kebijakan Prokes pemerintah mengatasi pandemic Covid-19, diantaranya: sebagai mediator dan menjadi mitra pemerintah. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan faktor penghambatnya adalah adalah adanya ketidaktransparanan anggaran dana Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah. Â
Technology-Based Da'wah Method in Rural Communities: Study of the Delivery of Islamic Teachings at the Jamiatul Muslimin Mosque Lamongan
Bobby Rachman Santoso;
Ana Zulfatul Jannah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1627
This study aims to find out strategies for utilizing multimedia as a means of technology-based da'wah and what are the implications of da'wah method in spreading Islamic religious teachings to rural communities with multimedia. Current technological developments must be able to be put to good use by all groups one of which is the rural community, where they are still many who do not understand the importance of multimedia today. This research method uses qualitative interviews, observations and documents as data collection. The result of his research is the da'wah strategy implemented at the Jamiatul Muslimin mosque for mad'u, namely by using multimedia, both audio or video media and DVD projectors. In addition, the spread of religious teachings through activities is also widely disseminated through social media by administrators and other members of the public. Meanwhile, the implications of da'wah method with technology-based at the Jamiatul Muslimin mosque are being able to create a new breakthrough in spreading Islamic religious teachings and creating cooperation between people so that they are able to adapt to the times. Even the existence of multimedia has a positive impact on youth to participate in da'wah activities at the mosque.
STUDI TENTANG ISLAMIC VALUES DALAM TRADISI BUDAYA PETIK LAUT TERHADAP KEBERAGAMAAN MASYARAKAT PESISIR AENG PANAS TAHUN 2017/2018
Fi Isyatir Rodhiyah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v5i2.539
Pada hakikatnya petik laut tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan nelayan. Seperti halnya petik laut yang dilaksanakan oleh masyarakat pesisir Aeng Panas memiliki arti penting bagi kehidupan mereka khususnya nelayan. Sehingga membentuk sebuah sikap keberagamaan masyarakat dengan mempercayai keberadaan roh yang tertuang dalam suatu tradisi budaya. Kebiasaan sebagian masyarakat nelayan Aeng Panas melakukan selamatan untuk menghormati keberadaan roh penjaga sampan. Sehingga kemudian tokoh masyarakat setempat merasa memiliki kewajiban untuk menyampaikan kebenaran dengan merangkul para pelaku dan penikmat petik laut dengan memasukkan nilai-nilai keislaman di dalam rangkaian acaranya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui nilai-nilai Islam yang terdapat dalam petik laut, dan bagaimana petik laut dapat membentuk keberagamaan masyarakat pesisir desa Aeng Panas tahun 2017/2018. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Kata-kata, tindakan serta data tertulis dilapangan akan dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi yang semuanya dimasukkan dalam catatan lapangan. Kemudian dilakukan analisis data tentang petik laut ini melalui reduksi, kategorisasi, sintesisasi dan penyusunan hipotesis kerja terkait fokus penelitian. Diperoleh kesimpulan bahwa adanya nilai-nilai keislaman dalam petik laut sehingga membentuk sebuah sikap keberagamaan masyarakat pesisir Aeng Panas tahun 2017/2018.  Kata kunci: Nilai-nilai Islam, Petik Laut, Keberagamaan dan Masyarakat
APPLICATION OF CALL CENTER SERVICES AS A MEDIUM OF COMMUNICATION TO WALISANTRI
Rosyidi Rosyidi;
Apriliana Putri Utami
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i1.1041
Abstrak Call centre merupakan suatu kantor informasi yang terpusat dan digunakan untuk tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon, Pondok Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan menggunakan call center sebagai media komunikasi dengan walisantri ataupun masyarakat lainnya. Call center tidak dikhususkan kepada walisantri saja, call center juga melayani masyarakat lain atau calon walisantri yangingin menanyakan tata cara atau proses penerimaan santri baru, dan lain sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas layanan call center dalam melayani wali dan kendala apa saja yang dialami oleh petugas call center dalam melayani wali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas layanan call center masih kurang tanggap dalam menanggapi wali dan petugas call center bersikap sopan dalam menanggapi wali. Hambatan atau hambatan yang dialami oleh call center antara lain: (1) media yang kurang mendukung dalam merespon wali (2) jabatan yang mengakar atau tidak fokus menduduki satu bagian atau jabatan (3) kurangnya kerjasama atau sinkronisasi antar departemen di menyediakan informasi. Kata Kunci: Efektivitas, call center, pelayanan. Â
KONSEP TOLERANSI BERAGAMA DALAM AL-QURAN PERSPEKTIF BUYA HAMKA DAN THOIFUR ALI WAFA
Muthmainnah Muthmainnah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v5i1.246
Dalam kehidupan bermasyarakat terdapat berbagai perbedaan seperti latar belakang budaya dan juga agama. Dalam menghadapi perbedaan tersebut kita harus memiliki sikap toleransi agar kehidupan bermasyarakat tetap bersatu dan tidak terpecah-belah. Menurut Buya Hamka dan Thoifur Ali Wafa, Toleransi merupakan sikap mengulurkan perdamaian terhadap agama lain serta memberi kebebasan terhadap orang lain dalam memilih suatu agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing tanpa adanya paksaan.           Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk dan batasan-batasan toleransi beragama dalam Al-Quran menurut Buya Hamka dan Thoifur Ali Wafa. Metode yang dipakai adalah metode pendekatan kualitatif dengan melakukan penelitian Kepustakaan (library reserch). Adapun sumber data primernya adalah Tafsir Al-Azhar dan Firdaus al-Na‘im. Ayat-ayat yang diteliti meliput surat Al-Baqoroh ayat 256. Surat Al-An’am ayat 108, surat Al-Kafirun ayat 1-6 dan surat Al-Mumtahanah ayat 8-9. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  konsep toleransi beragama menurut Hamka dan Thoifur Ali Wafa hanya terbatas pada hal yang bersangkutan dengan muamalah duniawi saja dan tidak pada hal yang menyangkut pada ranah aqidah atau keyakinan.
STRATEGI PEMASARAN TABUNGAN PRIMA BERHADIAH DALAM PENINGKATAN MINAT MENABUNG NASABAH BANK MUAMALAT INDONESIA KCP SUMENEP
Holilur Rahman;
Ulfa Nur Sakinah;
Dianawati Bt Mat Romli;
Fatin Najwa Nazurah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v5i2.963
Prima savings products with prizes have liquid fund benefits where customers can withdraw their funds, safe, convenient and profitable. This is in accordance with the existing theory where, the pricing strategy offers a fairly high percentage of profit sharing even equivalent to deposits. The purpose of this study was conducted to find out how the marketing strategy of Tabungan Prima Berhadiah in attracting customers to make savings using Tabungan Prima Berhadiah. The results of this study show that the strategy carried out by Bank Muamalat KCP Sumenep in increasing customer interest in saving is to determine the target market, cross-selling, mouth to mouth, and utilize technology networks.
PERILAKU PENGGUNAAN INTERNET PADA REMAJA DESA AENG PANAS KECAMATAN PRAGAAN KABUPATEN SUMENEP
Ahmad Zulfikar Ali;
Mohammad Yasin
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v4i2.914
Increasingly sophisticated technological developments affect human attitudes and behavior in carrying out their daily lives. This influence can be seen by the widespread use of the internet both among adults and adolescents. This is not surprising if you see the various functions and benefits that can be obtained through the use of the internet. This can be seen when assessing the internet from the positive side only. However, like the media in general, if viewed from a negative side, some things that are not good for society will be found. Teenagers are one of the many groups of people who use the internet in their daily lives, teenagers who tend to be active and always filled with great curiosity encourage them to continue to cultivate their existence in facing the current digital era. With this unique typology of teenage characters, this research was conducted to find out how teenagers behave in using the internet and how the impact of internet use on teenagers is.From the results of the study it was found that the internet has become a daily need for teenagers with a duration of internet use between 1 to 12 hours. The internet is used to find information, add insight, and communicate with each other.The impacts arising from internet use on adolescents tend to be negative with several field generations in the form of; often forget the time, lazy to study, lack of socializing, calls parents behind, busy being alone, and more concerned with himself when together.
ANALISIS FILM TRILOGI CINTA SUBUH PRODUKSI DARUL QUR`AN (DAQU) MOVIE TAHUN 2014-2015 MELALUI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Nanda Lifia Pratiwi;
Tawvicky Hidayat
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v4i2.587
AbstractResearch this purposeful for know dakwah messages in the film Love Dawn Movie Daqu production by way of semiotic. researchers use semiotics as a tool of analysis methods. Semiotics is a technique researching and interpreting signs or text.Scene dakwah messages contained in the film Trilogy of Love Dawn. Among them : Dakwah messages that to be pertient with islamic law and ethics, denotation of meaning contained in the film Love Dawn Movie Daqu production is to visualize symbols when lift scene, Ratih to break off Angga, behave a connaction with type a rival, about love that real just to god and prophet, certainty that god`s guedance just ownership god`s, and morals to propose marriage. While meaning connotations dakwah messages to approach adultery, dakwah messages to be muslima woman dutiful, to add love to god and prophet`s, to add certainty god`s guedance just ownership god`s, and morals to propose marriage. Â Â Key Words : Dakwah, Love Dawn, Semiotic.